00:10Intro
00:13Api Karhutla masih membara
00:15Lahirkan asap yang menyebar ke penjuru Nusantara hingga Malaysia dan Singapura
00:20Sejumlah pihak meminta pemerintah dapat segera memadamkan api
00:24Karena ancaman Karhutla kian menjadi nyata
00:27Di Kayung Utara, Kalimantan Barat, seorang anak berusia 6 tahun meninggal dunia
00:32Diduga terpapar asap Karhutla
00:34Pekatnya asap diduga berpengaruh pada kondisi anak yang didiagnosa mengalami infeksi paru-paru
00:40Di ronsen dan dinyatakan si anak saya itu infeksi paru-paru
00:45Karena yang saat ini kemungkinan yang paling parah ini imun tubuh anak itu bang udah sakit
00:51Kalau tentang kabut asap kayak gini ini bang
00:56Tak hanya di Kalimantan, asap juga membuat kualitas udara di Palembang, Sumatera Selatan
01:01Berada pada kategori berbahaya
01:03Cara pandang menurun drastis hingga mengganggu aktivitas warga
01:06Untuk menanggulanginya pemerintah melakukan uji coba penggunaan dry ice
01:11Untuk mengurangi pekatnya asap
01:14Kualitas udara di Makassar dan Maros, Sulawesi Selatan juga terpantau di level tidak sehat
01:19Kondisi tersebut diduga akibat adanya kiriman asap karhutlah dari Kalimantan, Maluku hingga Papua
01:26Sementara di Papua kabut asap tak hanya menghambat aktivitas warga
01:30Namun juga mengganggu jadwal penerbangan dari Bandara Sentani, Jayapura
01:34Karhutlah kian menjadi petaka
01:37Empat orang petugas dan relawan pemadam kebakaran gugur saat berupaya memadamkan api
01:42Di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Jawa Timur
01:45Tiupan angin kencang menyebabkan api membesar dan membuat mereka terjebak saat proses pemadaman
01:51Pergerakan angin juga membuat asap karhutlah bergerak jauh dari lokasi kebakaran
01:56BMKG bahkan memantau adanya indikasi sebaran asap karhutlah
02:00Yang sempat memasuki lapisan atmosfer Jakarta, Banten, dan Jawa Barat
02:07Fenomena kabut asap lintas batas menjadi gambaran karhutlah meluas di Indonesia
02:11Dasarkan data yang diolah Ayana dan Center for Policy and Public Management SBM ITB
02:16Papua menjadi wilayah dengan dampak karhutlah terluas
02:20Yaitu diperkirakan mencapai 173.000 hektare
02:24Di susul Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara, Sumatera, Jawa, dan Sulawesi
02:30Dalam laporan SBM ITB juga menyoroti tak seragamnya luasan hutan dan lahan yang terbakar
02:36Dasarkan data Sipongi Kementerian Kehutanan, sepanjang Januari hingga Juli
02:40Kebakaran menghanguskan 202.000 hektare hutan dan lahan
02:43Jumlah ini jauh lebih sedikit jika dibandingkan dengan data organisasi masyarakat sipil Auriga Map Biomas Fire
02:50Yang mencatat luasan karhutlah mencapai 637.000 hektare
02:54Bahkan Nusantara Atlas mendata luasan karhutlah menyentuh lebih dari 895.000 hektare sepanjang Januari hingga Agustus 2026
03:03Tak hanya membekap Nusantara asap karhutlah turut jadi perhatian Perdana Menteri Malaysia
03:33Terkait tawaran bantuan dari negara tetangga, pemerintah menyebut telah membahasnya
03:38Terkait ke apa yang bantuan yang ingin diberikan oleh negara-negara tetangga itu sudah dibahas
03:47Bapak Presiden juga seperti kita ketahui sudah menyampaikan persetujuannya
03:52Dan juga ini sudah dalam proses pembahasan di level teknis
03:56Jadi ini kan level teknisnya adalah BMPB
04:00Kerjasama penanganan karhutlah penting
04:02Namun pemerintah harus punya strategi jangka panjang yang menyentuh agah persoalan
04:06Agar kebakaran di lahan gambut tak terus berulang
04:11Ini gambut kebakaran dari tahun 90-an bukan dari tahun 2015 saja
04:15Dalam konteks mitigasi bukan berarti kita tunggu sampai
04:19Nanti musim hujan tiba
04:21Tapi ada cara yang bisa lebih efektif
04:24Dengan catatan kita bisa prediksi
04:25Misalnya dalam 3 hari kedepan desa A itu akan probabilitasnya tinggi terbakar
04:31Disitu baru ada upaya dibasahin dulu, diinjek
04:34Karena kalau gambutnya sudah kering
04:36Bukan saja dia gampang terbakar
04:39Tapi dia juga menolak air
04:41Gambut Indonesia itu menyimpan 84% karbon
04:46Dari seluruh gambut di Asia Tenggara
04:49Pas Asia Tenggara itu sebenarnya bergantung kepada Indonesia untuk menyimpan karbon
04:53Dia menyelamatkan planet, kalau dia terbakar dia menghancurkannya sekaligus
04:58Penanganan karhutlah harus dilakukan secara cepat dan akurat
05:01Di sisi lain, penjagaan juga harus terus diperkuat
05:04Pemerintah harus memiliki komitmen memutus bara
05:07Agar karhutlah tak terus berulang dan langit Nusantara kembali terap
05:15Setelah sejak periode Juni hingga Oktober 2026
05:19Kurang lebih terdapat 10.000 kasus ISPA yang terdapat di kota Palangkaraya
05:24Akibat paparan asap, kebakaran hutan dan lahan
05:26Dan jika di rata-rata per bulannya terdapat 1.900 kasus
05:30Dan perharinya terdapat 90 kasus ISPA di kota Palangkaraya
05:35Saya berada di Puskiasmas Menteng untuk mendalami seberapa masif sebenarnya
05:41Dampak kesehatan bagi warga Palangkaraya terkait dengan paparan asap, kebakaran hutan dan lahan
05:47Saya akan tanyakan secara langsung kepada Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangkaraya
05:51Dengan Bapak Ridwan, Pak Ridwan terima kasih untuk waktunya
05:53Terima kasih
05:54Pak kita tahu bahwa asap tarhutlah di kota Palangkaraya ini begitu menjadi perhatian
06:00Tidak hanya masyarakat Palangkaraya tetapi juga seluruh Indonesia
06:03Dampak kesehatan yang kemudian dirasakan oleh masyarakat Palangkaraya sejauh apa Pak?
06:08Di saat kakutlah, ada beberapa kasus ada peningkatan, salah satunya penyakit ISPA
06:13Ada peningkatan salah satunya penyakit ISPA?
06:15Jadi biasanya rata-rata per hari, kalau tidak kakutlah itu paling 50 sampai 60, sampai 70
06:24Nah saat kakutlah itu ada 102 kasus yang terjadi, kasus ISPA di kota Palangkaraya
06:32Secara total Pak, dari periode Juni hingga Oktober 2026, kalau tidak salah sudah mencapai angka 10.000
06:38Angka pastinya berapa?
06:3910.335 kasus
06:4210.335 kasus?
06:45Kemudian saat ini kita juga berada di Pukes Mas Menteng
06:49Jadi sesuai dengan program Pak Wali Kota, menyiapkan dua armada mobil oksigen keliling
06:58Dan ini bisnya Pak?
06:59Ya ini bisnya yang kita lihat di depan, boleh kita lihat?
07:02Boleh kita lihat Pak ya?
07:03Ya
07:03Oke, artinya untuk operasional mobil oksigen ini seperti apa Pak nantinya?
07:08Jadi nantinya ini akan berada di tempat-tempat masyarakat yang berdampak terhadap kasus karhutlah
07:17Kasus karhutlah, oke
07:19Ini sebenarnya seperti bis yang biasa digunakan oleh masyarakat tapi dimodifikasi menjadi seperti rumah sakit dadakan
07:28Jadi kami mau dimodifikasi sehingga mobil ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat yang mengalami batuk, pilek, sesak
07:36Selain mobil oksigen Pak, tadi Pak Ridon juga sempat menyinggung rumah oksigen?
07:41Rumah oksigen, jadi kita punya 47 titik rumah oksigen yang tersebar di 30 kelurang
07:47Oke
07:48Nah salah satunya Pukes Mas Menteng juga menyiapkan ruang oksigen untuk warga-warga yang membutuhkan 24 jam kita buka
07:5824 jam buka?
07:5924 jam buka
08:00Pukes Mas yang 24 jam siap melayani untuk warga yang memang membutuhkan pelayan oksigen
08:18Jadi ini salah satu pasiennya Pak?
08:20Ini salah satu pasien ISPA pada anak
08:22Nomor seberapa ya Bu?
08:245 tahun Pak
08:25Saya izin ngobrol ya
08:27Silahkan
08:27Ibu dengan ibu?
08:29Detsiana
08:30Ibu ke Pukes Mas Menteng ini memang karena gejala ISPA?
08:34Iya betul
08:34Gejala ISPA, demamnya ada, terus nyilu-nyilu di sekujur tubuhnya
08:41Dan ISPA ini karena paparangga?
08:43Iya betul, karena dapatnya hari minggu kemarin
08:47Yang terdampak ini ibu atau sama anak ibu?
08:50Semua anak kami sebenarnya, cuma dia yang paling parah
08:53Satu keluarga kan?
08:54Iya
08:54Sejak hari minggu kemarin
08:56Ini kurang lebih sudah satu minggu
08:57Iya betul
08:59Pertama kali yang ibu ketahui ketika asap parhutlah semakin tebal
09:02Yang ibu alami pertama kali yang ibu rasakan itu apa?
09:06Sesak
09:06Sesak?
09:07Batuk, fileknya itu langsung demam
09:12Dan ade juga?
09:13Iya betul
09:13Ade masih demam saat ini?
09:14Iya masih
09:15Boleh saya pegangnya coba ya?
09:16Iya
09:16Harap baru
09:17Masih cukup hangat Bu ya?
09:19Bahwa kita tahu juga asap parhutlah ini kan sudah cukup lama ada di kota Palangkaraya
09:23Dan bahkan ibu sekeluarga sampai mengalami ISPA
09:26Ada harapan yang ingin ibu sampai?
09:28Iya minta tolong aja untuk penanganan asap ini ajalah
09:31Kasian anak-anak yang seperti ini
09:34Atau apa-apa aja kalau kita dewasa masih bisa kita rasakan
09:37Kalau efek dampaknya ini nih seperti ini anak kita enggak tahu apa yang sakit apa yang dirasakan
09:44Pak
09:46ISPA yang masih diterita sebanyak 3.897 dan secara kumulatif ini ada 283.270 dengan kasus terbanyaknya di usia di
10:00atas lima tahun yaitu 2019-1959 di tujuh provinsi 63 kabupaten kota
10:11Siapa sesungguhnya pihak yang harus bertanggung jawab terkait dengan kahutlah di Kalimantan Tengah
10:16Saat ini yang paling bertanggung jawab adalah negara
10:19Terima kasih sudah menonton!