00:00Di kawasan Embung, Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur, kebakaran hutan dan lahan terjadi pada Sabtu hingga Minggu Dinihari.
00:08Titik kebakaran diperkirakan berjarak sekitar 9,1 km dari Bundaran Sumbu Barat IKN.
00:15Sulitnya akses ke lokasi kebakaran menjadi kendala pemadaman.
00:33Langkah Zakaria semakin berat.
00:36Ia harus lebih sering berhenti untuk beristirahat sebab napasnya semakin sesak karena banyak menghirup asap pekat akibat kebakaran hutan dan
00:44lahan.
00:45Padahal dagangan lansia yang berjualan jajanan rambut nenek di Palangkaraya, Kalimantan Tengah ini belum juga laku.
00:51Sebatang kara di Palangkaraya, Zakaria tak punya pilihan selain tetap berjualan di tengah kabut asap demi menafkahi keluarganya di Lombok,
00:59Nusa Tenggara Barat.
01:01Bukan untuk sendiri saja, kalau hasilnya memang untuk anak istri di kampung.
01:05Lebih-lebih sekarang ada cucu kan.
01:08Ya karena kita kan keadaan ekonomi kita terpaksa, kita merantau pun di sini, mau bayar warak, mau makan pun.
01:14Kalau kita nggak jualan, habis bagaimana.
01:16Tapi sekarang kita carinya cuma cukup untuk barak makan saja.
01:22Warga Palangkaraya lainnya juga terus-menerus tak bisa tidur nyenyak.
01:26Khawatir api melahap satu-satunya tempat berlindung, siiring kesehatan keluarga terus menurun.
01:32Cuman satu ini aja rumah, jadi mengungsi mau kemana.
01:35Memang terganggu rasanya sih asap seperti ini.
01:38Keponakan ini aja sekarang, ada keponakan yang kecil sekarang dirawat di rumah sakit doris.
01:43Kena infeksi seluruh perenmasan.
01:45Karena kita memang sudah kepekaran kan di atas itu, jadi asapnya selalu seperti ini hari-harinya.
01:51Di Kayong Utara, Kalimantan Barat, paparan asap karhutlah merenggut nyawa anak berusia 6 tahun.
01:57Ia meninggal setelah dirawat intensif selama sepekan akibat infeksi paru-paru.
02:01Di ronsen, dan dinyatakan si anak saya itu infeksi paru-paru.
02:07Tapi setelah hamil dua dia yang mau meninggal ke bang, itu batuk dia itu benar-benar.
02:12Sudah kaya susah, tak bisa dia...
02:14Tak akutlah.
02:15Karena ini kan sudah terbilang sangat darurat ya bang ya dalam masalah ini ada beberapa kali.
02:21Saya berharap itu penanganan dari pemerintah, dinas, kesehatan, dari semuanya lah nih.
02:30Saya minta ada kaya vitamin dari gizi anak, itu harus diperhatikan bang.
02:37Karena yang saat ini kemungkinan yang paling parah ini imun tubuh anak itu bang mudah sakit.
02:46Kebakaran hutan dan lahan sudah semakin darurat dan membutuhkan komitmen penanganan yang kuat.
02:52Mau berapa banyak lagi warga terdampak dan nyawa melayang akibat karhutlah?
02:57Tim Liputan Kompas TV
02:59Tim Liputan Kompas TV