Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
PALANGKA RAYA, KOMPAS.TV - Warga di Palangka Raya masih berjibaku melawan asap karhutla. Kaum rentan menjadi yang paling terancam.

Berbulan-bulan dikepung asap, bukan hanya kesehatan warga yang terancam, tetapi juga aktivitas ekonomi.

Langkah cepat pemerintah untuk menyelesaikan persoalan karhutla masih dinanti.

Para relawan terus bersiaga di garda depan untuk memadamkan karhutla yang hingga kini masih merajalela. Apa tantangan dan hal yang dibutuhkan para relawan?

Kita sudah bersama Candra Ardinata, relawan karhutla yang berada di Kalimantan Tengah.

Baca Juga Kemenhub Catat 2.458 Penerbangan Terdampak Karhutla, Asap Meluas hingga Sulawesi dan Maluku di https://www.kompas.tv/nasional/696716/kemenhub-catat-2-458-penerbangan-terdampak-karhutla-asap-meluas-hingga-sulawesi-dan-maluku

#relawan #karhutla #kebakaranhutan #palangkaraya

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/696726/full-ini-cerita-relawan-tangguh-di-balik-upaya-pemadaman-karhutla-di-kalteng
Transkrip
00:00Para relawan terus bersiaga di garda depan untuk memadamkan Karhutla yang hingga kini masih merajalela.
00:07Apa tantangan dan hal apa yang dibutuhkan para relawan?
00:11Kita sudah tersambung bersama Chandra Ardinata, relawan Karhutla yang berada di Kalimantan Tengah.
00:17Selamat malam Mas Chandra. Apa kabar Mas Chandra?
00:26Baik kami masih mencoba untuk menghubungi Mas Chandra.
00:30Alhamdulillah.
00:31Baik suara Anda sudah terdengar di studio Mas Chandra.
00:34Pertama-tama saya ingin tanya bagaimana untuk kondisi kesehatan Anda sendiri Mas?
00:43Kesehatan Alhamdulillah kita sehat kondisi sekarang karena teman-teman juga diberikan oleh suplemen vitamin.
00:53Dan juga teman-teman yang di sini juga kita supply juga makanan yang sehat juga untuk mereka mengaksanakan tugas memadaman
01:02api.
01:05Baik Mas Chandra, beberapa hari lalu, sekitar 4 hari lalu kalau saya tidak salah, kita melihat begitu banyak informasi yang
01:13menunjukkan bahwa khususnya di Kalimantan Tengah, di Palangka Raya sampai langit berwarna merah, oranya begitu.
01:20Kalau untuk saat ini Anda bisa gambarkan bagaimana kondisi di Kalimantan Tengah?
01:27Bagaimana kondisi di Kalimantan Tengah?
01:55Cuma kita terasa di planet emas, katanya mereka.
01:59Jadi sangat sesak sekali udaranya tidak enak, jadi lebih banyak masyarakat itu di rumah.
02:08Baik, jadi kalau dibandingkan beberapa hari lalu yang sempat terjadi langit berwarna oranya, dan saat ini atau hari ini bagaimana
02:16Mas jika dibandingkan untuk situasinya atau keadaannya?
02:23Kalau keadaannya sudah agak mendingan dibandingkan beberapa hari yang lalu karena ada hujan, dan itu membuat udara sedikit agak lebih
02:37tidak terlalu seperti yang sebelum-sebelumnya.
02:40Kalau sebelum-sebelumnya kan sempat orange tuh, jadi sempat tidak enak kita.
02:45Kalau sekarang ini sudah mulai berkurang lah, akan tetapi asap juga masih, tetap masih asap ini.
02:56Oke, Mas Chandra tadi juga disebutkan oleh Kepala BNPB, kalau ada beberapa upaya yang dilakukan, begitu salah satunya adalah OMC
03:04atau Operasi Modifikasi Cuaca.
03:05Tadi ada bilang, kalau sudah sempat turun hujan di Palangkaraya beberapa hari lalu, apa saja yang sudah upaya yang dilakukan
03:13dari pemerintah yang sudah diterapkan di Palangkaraya?
03:22Pemerintah sampai saat satuan tugas yang dilapangan, pemerintah pada saat ini saja masih memantau, tadi lewat drone, melihat kondisi titik
03:36api yang terjadi di daerah sekitar sini.
03:38Di sini kan di Jalan Geobos 14 dan Jalan Soekarno, api sempat di belakang dan tim relawan juga dipersiapkan untuk
03:47penanganan pada malam hari ini.
03:50Kawan-kawan Satgas dari Karantaruna, ini sudah selesai bertugas sampai jam 20.00, gantian dengan tim relawan yang lainnya.
04:00Baik, Mas Chandra, untuk posisi Anda sekarang di Jalan Insinyur Soekarno, Geobos, Palangkaraya,
04:06kalau saya tidak salah itu langsung berbatasan dengan Jalan Raya yang masih dilalui oleh para pengendara.
04:12Lantas bagaimana untuk dampaknya langsung ke para pengendara saat ini jika Anda masih melakukan untuk pemadaman di sana?
04:24Lokasi Jalan Soekarno, tadi sempat kebakaran, sempat kebakaran lahan itu langsung diatasi.
04:33Memang pada mulanya itu mengganggu lalu lintas dan sangat berbahaya sekali kalau kita lewat apalagi kondisi malam ini.
04:40Jadi harus hati-hatilah untuk lewat di situ.
04:44Dan kondisi agak, karena sudah terjun, kawan-kawan relawan dari BBBD dan relawan gabungan,
04:52langsung terjun mengatasinya.
04:53Karena daerah Insinyur Soekarno, Geobos 14, ini kan daerah-daerah dekat permukiman dan akses untuk menuju ke sini itu lebih
05:01mudah.
05:02Begitu. Jadi lebih cepat lah untuk melakukan pemadaman.
05:07Ada dilakukan pengalihan arus lalu lintas kah?
05:10Atau bagaimana Mas Chandra di sana melihat situasi masih dilakukan pemadaman atau masih berbahaya untuk dilewati para pengendara?
05:21Kalau untuk pengalihan lalu lintas tidak ada, karena ada berapa alternatif-alternatif jalan yang di sekitar ini.
05:30Jadi masyarakat punya banyak pilihan untuk melintasi jalan-jalan kecil.
05:34Kalau jalan Insinyur Soekarno, itu adalah jalan utama, jalan besar ya.
05:40Alternatif mereka bisa melewati jalan menteng, jalan temanggung tilung, atau jalan lingkar luar bisa juga.
05:48Jadi banyak sekali alternatif-alternatif jalan yang bisa dilewati masyarakat.
05:54Oke.
05:55Pelan-pelan dan berhati-hati.
05:58Mas Chandra, mungkin Anda bisa ceritakan kepada kami apa saja yang sudah dilakukan oleh para relawan untuk membantu memadamkan api.
06:07Beberapa tadi juga kita sempat dengar ada mungkin dry ice apakah sudah sempat dicoba mas atau apa?
06:16Kalau kami, relawan, ini sistem suntik.
06:20Sistem suntik, jadi air itu, apa namanya itu, apa namanya?
06:24No gel, no gel itu ditancapkan ke dalam tanah, dalam lahan gambut.
06:31Jadi kita nyiramnya langsung ke dasar.
06:35Kalau lihat di permukaan, itu seperti asap saja, tetapi apinya itu berada di bawah.
06:40Bahkan gambut ini bisa kedalaman sampai 2-3 meter, kedalaman yang di sekitar sini.
06:45Jadi sangat-sangat inilah kita melihat kondisi asap.
06:50Kalau dilihat dari atasnya itu, kayaknya seperti tidak ada api.
06:54Tapi kalau cek di bawahnya itu ada api, ada bakar api di dalamnya.
06:58Jadi sistem suntiklah yang kita lakukan.
07:00Teman-teman, di lapangkan ini.
07:10Ya, baik. Terima kasih Mas Chandra yang sudah berbagi informasi langsung dari Jalan Insinyur Soekarno, Geobos 14.
07:18Tetap jaga kesehatan dan selalu berhati-hati.
07:21Salam untuk para relawan. Terima kasih Mas.

Dianjurkan