00:00Bus rombongan tim Persib Bandung U18 diserang orang tak dikenal di res area kilometer 360 Batang, Jawa Tengah, minggu malam.
00:07Satu orang mengalami kekerasan dan sejumlah koper di jarah.
00:17Aksi penyerangan bus rombongan pemain Persib Bandung U18 di res area KM 360 Kabupaten Batang, Jawa Tengah, terekam CCTV.
00:26Sekelompok orang tiba-tiba datang dan langsung menyerang saat tim dalam perjalanan pulang ke Bandung.
00:32Kaca bus pecah dan sejumlah bagian kendaraan rusak.
00:35Beberapa koper juga hilang diduga di jarah.
00:38Satu orang terluka di bagian kepala.
00:41Di situ kita normal saja, kita tidak ada pemikiran untuk kita bertemu dengan kelompok suportor atau apa.
00:47Kita hanya memang cure, memang pengen istirahat, melakukan istirahat.
00:50Beberapa pemain juga sudah pada pengen ke toilet atau melakukan aktivitas makan malam,
00:56karena memang jamnya sudah kita terakhir.
00:58Terlalu terlambat, betul-betul murni hanya ini melakukan istirahat.
01:02Tidak ada yang dipicu sama sekali, tidak ada.
01:05Mereka langsung bereaksi yang memang langsung memberikan provokasi itu saja.
01:08Tidak ada dari aktivitas kita apa.
01:11Murni ketika lima anggota tim kami yang turun, mereka langsung berbalik ke bis ini dan langsung melakukan provokasi.
01:19Polisi menangkap salah seorang pelaku perusahaan dan penyerangan.
01:23Dari hasil pemeriksaan, pelaku kedapatan membawa alat hisap sabu dan dinyatakan positif narkoba.
01:29Hal itu dari Jogja, yaitu menonton bola.
01:32Dari Jogja kemudian akan pulang ke Jakarta,
01:35tetapi berhenti di res area 360 Batang,
01:38yang dimana dari tim pendukung Persib,
01:42juga itu menghabiskan pertandingan dari Solo,
01:44itu berhenti juga di res area 360 Batang.
01:47Semakin siapa, Dan?
01:48Tidak, kalau unsur kesengajaan tidak ada.
01:52Cuma saat bertemu di res area, mereka tahu,
01:54oh ini bis viking, akhirnya ditriai-triai dan terjadilah tindak penerbangan.
01:59Motifnya mana?
02:00Motifnya karena fanatik terhadap supporter.
02:06Para pemain kini mengalami trauma.
02:09Tim Liputan, Kompas TV