- 3 jam yang lalu
- #menlu
- #arrmanathanasir
- #sertijab
- #breakingnews
JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir atau sering disapa Tata menyampaikan keterangannya usai serah terima jabatan Menteri Luar Negeri.
Hal ini disampaikan di kantor Kemenlu yang digelar di Jakarta pada Senin (12/10/2026).
Dalam pernyataannya, Tata menyinggung kinerja menteri luar negeri terdahulu. Dirinya meyakini akan melanjutkan dengan baik jabatan yang diemban.
Tata juga menyinggung persoalan Palestina.
#menlu #arrmanathanasir #sertijab #breakingnews
Produser: Theo Reza
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/695597/full-pernyataan-perdana-arrmanatha-nasir-usai-sertijab-arah-politik-luar-negeri-hingga-palestina
Hal ini disampaikan di kantor Kemenlu yang digelar di Jakarta pada Senin (12/10/2026).
Dalam pernyataannya, Tata menyinggung kinerja menteri luar negeri terdahulu. Dirinya meyakini akan melanjutkan dengan baik jabatan yang diemban.
Tata juga menyinggung persoalan Palestina.
#menlu #arrmanathanasir #sertijab #breakingnews
Produser: Theo Reza
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/695597/full-pernyataan-perdana-arrmanatha-nasir-usai-sertijab-arah-politik-luar-negeri-hingga-palestina
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:00Terima kasih Pak Dir, Infomed, Pak Hendra.
00:06Pertama-tama saya mohon maaf telat, karena tadi seperti yang saya sampaikan ada rapat sebelumnya
00:14dan juga saya sengaja bikin jam 4 dan lewat sedikit agar ruangannya agak panas,
00:21jadi teman-teman nanti gak banyak tanya.
00:28Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh, salam, om swastiastu, namo buddhaya,
00:38salam kabajikan, rahayu, rahayu, rahayu.
00:43Rekan-rekan media yang saya hormati, terima kasih sudah hadir sore hari ini.
00:53Dan juga terima kasih, karena selama ini rekan-rekan terus mengikuti, mengawal, dan mendukung kerja diplomasi Indonesia.
01:08Tadi seperti yang disampaikan oleh Pak Hendra, bahwa saya merasakan langsung pada saat saya menjadi cubir
01:20dan melewati berbagai tantangan dalam diplomasi kita.
01:26Dan teman-teman selalu berada bersama Kementerian Luar Negeri,
01:33selalu mendukung Kementerian Luar Negeri,
01:37selalu memberikan berita-berita yang akurat,
01:42yang tepat, dan selalu menjaga martabat, polugri, dan diplomasi Indonesia.
01:52Pagi tadi, saya baru saja melakukan serah terima jabatan dengan Bapak Sugiono,
02:00yang kini menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
02:06Karena itu, pada kesempatan ini izinkan saya membuka briefing pertama saya dengan satu hal.
02:18Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Sugiono.
02:25Dua tahun terakhir bukan masa yang mudah.
02:31Geopolitik makin rumit, dunia bergerak dari satu krisis ke krisis berikutnya.
02:41Tapi di tengah semua itu, Pak Sugiono memastikan politik luar negeri kita tetap konsisten
02:51pada prinsip bebas aktif dan amanat konstitusi.
02:59Itulah yang saya akan lanjutkan.
03:03Saya perkuat dan saya jaga.
03:05Ini bukan halaman baru.
03:09Ini adalah bab berikutnya di buku yang sama.
03:17Rekan-rekan media yang saya hormati,
03:21saya ingin mulai dari satu hal yang paling mendasar.
03:27Menteri boleh berganti.
03:30Arah politik luar negeri Indonesia tidak.
03:37Kompas kita bukan selera pribadi seorang Menteri,
03:43melainkan konstitusi.
03:47Undang-Undang Dasar 1945
03:52sudah memberi arah yang sangat jelas.
03:55Melindungi segenap bangsa, memajukan kesejahteraan umum,
04:03mencerdaskan kehidupan bangsa,
04:07dan ikut melaksanakan ketertiban dunia.
04:13Empat tujuan itu tidak pernah berubah sejak tahun 1945
04:18dan tidak akan berubah besok pagi.
04:24Inilah yang kita sebut sebagai principle diplomacy.
04:30Diplomasi yang berpijak pada prinsip.
04:35Di dunia yang semakin tidak menentu seperti saat ini,
04:40prinsip justru semakin penting,
04:43bukan semakin kurang.
04:46Ketika banyak hal yang berubah dengan cepat,
04:50dunia mencari mitra yang tidak berubah-ubah.
04:54Di dunia yang serba tidak pasti,
04:58Indonesia harus menjadi kepastian.
05:04Konsisten itu bukan kaku.
05:07Konsisten itu berarti bisa dipegang kata-katanya.
05:13Negara yang konsisten akan dipercaya,
05:16dan negara yang dipercaya akan diandalkan.
05:21Kepercayaan itu ialah modal diplomasi yang paling mahal
05:27yang telah kita bangun bertahun-tahun.
05:32Rekan-rekan media yang saya hormati,
05:37mungkin teman-teman bertanya lalu,
05:39seperti apa prinsip diplomasi itu dalam praktek?
05:45Pertama, diplomasi kita akan selalu berpijak
05:49pada kepentingan nasional
05:51dan harus memberi manfaat bagi rakyat.
05:56Kedua, bebas aktif tetap menjadi jangkar politik luar negeri kita.
06:05Indonesia tidak terikat pada aliansi manapun.
06:11Kita tidak memilih blok,
06:13kita memilih prinsip.
06:17Kita, negara cinta daemai,
06:21ingin berteman dengan semua negara
06:23seperti yang sering disampaikan oleh Bapak Presiden Prabowo,
06:28Subianto,
06:29sejuta kawan terlalu sedikit,
06:32satu musuh terlalu banyak.
06:34Tetapi,
06:37ini jangan disalah artikan,
06:41bahwa kita tidak akan tegas jika kepentingan NKRI diganggu.
06:48Kita akan selalu tegas
06:50untuk kepentingan NKRI.
06:56di tengah perbedaan,
06:59Indonesia selalu berusaha menjadi bagian dari solusi,
07:04bukan dari masalah.
07:07Bebas,
07:08tidak,
07:09tapi tidak diam.
07:11Aktif,
07:12tapi tidak ikut-ikutan.
07:14Dengan cara itulah Indonesia membangun reputasi
07:19sebagai bridge builder dan peacemaker.
07:23Dan peran itu akan terus kita jalankan.
07:29Rekan-rekan media yang saya hormati,
07:34prinsip diplomasi juga berangkat
07:36dari satu kesadaran yang sederhana.
07:41Kita tidak bisa menata dunia
07:43kalau rumah kita sendiri rapuh.
07:47Pesan ini juga disampaikan oleh Bapak Sugiono
07:50di Sidang Majelis Umum PBB ke-81
07:53di New York bulan lalu.
07:58Karena itu,
08:00diplomasi akan terus kita arahkan
08:02untuk mendukung ketahanan nasional
08:04dengan memajukan
08:06agenda transformasi besar
08:09dan strategis Bapak Presiden Prabowo
08:12dan prioritas pembangunan nasional.
08:16Inilah prioritas pertama dan utama
08:19polugri dan diplomasi kita
08:21untuk mendukung ketahanan nasional.
08:27Ukurannya sederhana,
08:30diplomasi harus terasa
08:32sampai di meja makan rakyat.
08:35artinya,
08:38diplomasi ikut bekerja
08:40untuk ketahanan tangan dan energi,
08:42hilirisasi dan transformasi digital,
08:46industri pertahanan,
08:48perdagangan dan investasi,
08:50kesehatan,
08:51serta kedalatan maritim kita.
08:54kita akan tingkatkan dan intensifkan
08:58kerjasama bilateral untuk hasil nyata
09:00mendukung prioritas pembangunan.
09:03Contohnya sudah ada di depan mata kita.
09:08Untuk mendukung suasembada
09:09dan ketahanan pangan,
09:11kita bekerjasama dengan Jepang dan Korea Selatan
09:14untuk meningkatkan produksi beras
09:16dan mendorong kerjasama konkrit dengan Vietnam
09:19di investasi pertengakan sapi perah.
09:23Dengan Jepang,
09:24kita juga mengembangkan kerjasama
09:26pembangkit listrik,
09:27tenaga thorium,
09:28dan panas bumi.
09:30Dengan RRT,
09:31kita membangun ekosistem baterai
09:33kendaraan listrik terintegrasi.
09:35Dan hari ini,
09:39Kiris sudah bisa dipakai
09:41untuk transaksi lintas batas
09:43di Thailand, Malaysia,
09:45Tiongkok, dan Jepang.
09:48Dalam dua tahun terakhir,
09:50hubungan dengan Thailand dan Mesir
09:52naik menjadi strategic partnership,
09:55hal yang sama juga dengan Rusia.
09:58Sementara dengan Vietnam dan Perancis
10:00menjadi comprehensive strategic partnership.
10:05Tahun ini,
10:07untuk pertama kalinya,
10:08kita menggelar Dialogue 2 plus 2
10:10dengan Turki
10:11dan comprehensive strategic dialogue
10:13dengan Turki.
10:15Dan berikutnya,
10:16direncanakan akan
10:17dengan Korea Selatan dan Qatar.
10:22Di bidang perdagangan,
10:24perundingan CEPA
10:25dengan Uni Orapa
10:27sudah tuntas secara substansi.
10:29Sementara CEPA
10:31dengan Kanada dan Peru
10:32sudah ditanggung tangan ini.
10:35Kita juga akan terus
10:38merampungkan perundingan kerjasama
10:40perdagangan
10:41dengan GCC,
10:43Mercosur,
10:45Turki,
10:46Georgia,
10:47Chile,
10:48dan Uzbekistan.
10:50Tapi,
10:51bagi kita,
10:53perjanjian bukan
10:54garis akhir.
10:56Perjanjian adalah
10:57garis awal
10:59atau starting point.
11:00karena itu,
11:02semua kerangka kerjasama ini
11:04akan kita terjemahkan
11:06menjadi action plan,
11:08roadmap,
11:09dan kesepakatan
11:10sektoral yang konkret.
11:14Teman-teman media
11:15yang saya banggakan,
11:18ketahanan nasional
11:19juga berarti
11:20negara hadir
11:21untuk setiap warganya,
11:23termasuk di luar negeri.
11:26sejak 2024
11:27hingga September
11:29tahun ini,
11:30Kementerian Luar Negeri
11:31telah menyelesaikan
11:33sekitar
11:35124 ribu
11:37kasus
11:37yang melibatkan
11:39WNI
11:39di luar negeri.
11:42Di balik setiap angka itu,
11:44ada keluarga yang menunggu,
11:47menunggu kabar,
11:48dan orang tua yang
11:50ingin anaknya
11:51pulang dengan selamat.
11:54Paspor Indonesia
11:56harus berarti
11:57satu hal,
11:59dimanapun Anda berada,
12:00negara
12:01ada
12:02di belakang Anda.
12:05Kedepan,
12:06perlindungan WNI
12:07tetap menjadi
12:08salah satu
12:09prioritas utama
12:10dengan
12:11respons krisis
12:12yang lebih sigap
12:13dan layanan digital
12:15yang terintegrasi.
12:19Rekan-rekan
12:20media
12:21yang baik,
12:24ketahanan
12:25nasional
12:25yang kuat
12:26tentu juga
12:27kita arahkan
12:28untuk memperkuat
12:29ketahanan
12:30kawasan.
12:31Kita butuh
12:32kawasan
12:33yang stabil,
12:34damai,
12:35dan dapat
12:36diprediksi
12:37supaya
12:39semua negara
12:40punya ruang
12:40untuk
12:41tumbuh.
12:43selama
12:44hampir
12:45enam
12:45dekade,
12:47ASEAN
12:47telah menjadi
12:48jangkar
12:49penjuru
12:49polugri kita
12:51bagi
12:52perdamaian
12:52dan stabilitas
12:54kawasan.
12:55Dan ini
12:56tidak
12:57akan
12:57berubah.
13:00Menjelang
13:0160 tahun
13:02ASEAN
13:02pada tahun
13:032027
13:04tahun depan,
13:05Indonesia
13:06akan mendorong
13:07ASEAN
13:07yang lebih
13:08efektif,
13:09lebih
13:10adaptif
13:11dan tetap
13:12relevan.
13:15ASEAN
13:15tidak cukup
13:16memiliki
13:17convening power.
13:19ASEAN
13:20harus mampu
13:21menghasilkan
13:22strategic outcome
13:23yang nyata
13:25dan menjaga
13:26perdamaian,
13:27memperkuat
13:28kepercayaan,
13:29dan hasil
13:29konkret
13:30bagi rakyat
13:31di kawasan.
13:33ASEAN
13:35harus berkontribusi
13:36dan memperkuat
13:37artisektur
13:39kawasan
13:39Indo-Pasifik
13:40memastikan
13:41keamanan bersama,
13:43stabilitas
13:44bersama,
13:45dan
13:45kesejahteraan
13:46untuk semua.
13:48Untuk itu,
13:49kita akan
13:49dorong
13:50ASEAN
13:50Regional Forum
13:51IRF
13:52untuk lebih
13:53inklusif,
13:54untuk
13:54perkuat,
13:56saling rasa
13:56percaya.
13:57Kita juga
13:58akan dorong
13:59ASEAN
13:59Plus 3,
14:00ASEAN
14:01East Asia
14:01Summit,
14:02dan kemitraan
14:04dengan
14:04Dialog Partners
14:05termasuk
14:06Türkiye
14:06yang baru
14:07saja menjadi
14:09Dialog Partner
14:10sebagai penggerak
14:11kerjasama
14:12nyata.
14:15Pada tahun
14:162008,
14:18Indonesia
14:19Insya Allah
14:20juga akan mendapat
14:21giliran
14:21menjabat
14:22sebagai
14:23Sekretaris
14:24General ASEAN.
14:26Kesempatan
14:27ini akan
14:27kita manfaatkan
14:28untuk ikut
14:29membentuk
14:30arah
14:30dan memperkuat
14:31kerja ASEAN
14:33ke depan.
14:35Selain ASEAN,
14:37kita juga
14:37akan berkontribusi
14:38memperkuat
14:40ketahanan
14:41kawasan
14:41di Samudera
14:42India
14:43melalui
14:44IORA
14:44dan
14:45PIF.
14:48Pada akhirnya,
14:50Ketahanan
14:50Nasional
14:51dan Kawasan
14:52adalah
14:53fondasi
14:53untuk
14:54ketahanan
14:55global.
14:56Bagi
14:57Indonesia,
14:58sistem
14:59multilateral
15:00dan hukum
15:01internasional
15:02bukanlah
15:03pilihan,
15:05namun
15:05suatu
15:06keniscayaan.
15:08Hukum
15:09internasional
15:10harus berlaku
15:11untuk semua,
15:13bukan
15:13hanya
15:14ketika
15:15menguntungkan
15:16sebagian
15:17negara.
15:18Karena itu,
15:20Indonesia
15:20akan terus
15:21mendorong
15:21PBB
15:22dan lembaga
15:23multilateral
15:24lainnya
15:25agar
15:25lebih efektif,
15:27lebih
15:27representatif,
15:29dan
15:29lebih
15:30efisien.
15:32saat ini
15:33kita harus
15:34akui
15:35bahwa
15:36sistem
15:37multilateral
15:37belum dapat
15:39dikatakan
15:39berpihak
15:40sepenuhnya
15:41pada negara
15:42berkembang
15:42atau
15:43global
15:44south.
15:46Untuk itu,
15:47kita akan
15:48terus
15:48dorong
15:49langkah
15:50untuk
15:50perkuat
15:51sistem
15:51multilateral
15:52atau
15:53mendorong
15:54multilateral
15:55reform.
15:56dan kita
15:58tidak hanya
15:59mengetuk
16:00pintu
16:00dari luar,
16:02kita
16:02ikut
16:03memperbaiki
16:04rumahnya
16:06dari
16:07dalam.
16:08Itu
16:10sebabnya
16:10Indonesia
16:11duduk
16:11di UN
16:12Board of
16:13Auditors
16:14untuk
16:15ikut
16:16memperkuat
16:16accountability
16:17dan
16:19transparansi
16:20PBB.
16:22Upaya
16:23ini dirintis
16:24sejak
16:24Ibu Retno Marsudi
16:26pada tahun
16:262022
16:27dilanjutkan
16:29oleh
16:30Bapak
16:30Sugiono
16:31hingga
16:32Indonesia
16:32berhasil
16:34terpilih
16:34pada tahun
16:352025
16:36dan kini
16:38menjadi
16:39tugas saya
16:40untuk
16:40memastikan
16:41mandat itu
16:42dijalankan
16:44dengan baik.
16:46Inilah
16:47teman-teman
16:47contoh
16:48nyata
16:49kesinambungan.
16:51Tongkat
16:52estafet
16:52berpindah
16:53tangan
16:53tapi
16:55larinya
16:56tetap
16:57ke arah
16:58yang sama.
16:59Semangat
17:01yang sama
17:01mendasari
17:02pencalonan
17:03Indonesia
17:03sebagai
17:04anggota
17:05tidak tetap
17:06Dewan
17:06Keamanan
17:07PBB
17:07untuk
17:08periode
17:092029-2030
17:11untuk
17:12mendorong
17:13Dewan
17:14Keamanan
17:14PBB
17:15yang lebih
17:16efektif,
17:17representatif,
17:18transparan,
17:19dan
17:20demokratis.
17:21Begitu
17:23pula
17:24pencalonan
17:25Menteri
17:26Kesehatan
17:26kita
17:27sebagai
17:28Direktur
17:29Jeneral
17:30WHO
17:30demi
17:32arkitektur
17:34kesehatan
17:34global
17:35yang lebih
17:36adil
17:37bagi
17:38negara
17:38berkembang.
17:40Semua ini
17:42juga kita akan
17:43terus perjuangkan
17:44lewat
17:45strategic
17:45grouping kita
17:46seperti
17:47G20
17:48BRICS
17:50Mekta
17:51OKI
17:53APEC
17:54dan D8
17:55agar
17:56isu-isu
17:57prioritas
17:58Global South
17:58negara berkembang
17:59benar-benar
18:01dapat terus
18:01dibahas.
18:04Di dunia
18:05yang makin
18:06berbelah
18:07kemampuan
18:08Indonesia
18:08untuk berbicara
18:09dengan semua pihak
18:10adalah
18:11aset
18:12diplomasi
18:13kita.
18:13Dalam semangat
18:15Bandung
18:16aset itu
18:17akan terus
18:17kita gunakan
18:18untuk mendorong
18:20perdamaian
18:21termasuk
18:22untuk
18:23Palestina.
18:25Sikap
18:26Indonesia
18:27terhadap
18:27Palestina
18:28tidak pernah
18:29berubah
18:30karena
18:31konstitusi
18:32kita
18:32tidak
18:33berubah.
18:35Indonesia
18:36akan terus
18:37berdiri
18:38bersama
18:38rakyat
18:39Palestina
18:39sampai
18:40hak-hak
18:41mereka
18:42terpenuhi
18:43dan
18:43negara
18:44Palestina
18:45yang merdeka
18:46dan berdaulat
18:47terwujud.
18:49Langkah
18:50nyatanya
18:51jelas
18:52pelindungan
18:53bagi
18:54rakyat
18:54Palestina
18:55bantuan
18:56kemanusiaan
18:57pemulihan
18:59rekonstruksi
19:00Gaza
19:00serta
19:01penguatan
19:02kapasitas
19:03otoritas
19:05Palestina.
19:07Rekan-rekan
19:08yang saya
19:09hormati
19:10semua
19:11agenda
19:12ini
19:12membutuhkan
19:13mesin
19:14diplomasi
19:14yang kuat.
19:16Karena itu
19:17kita akan
19:18terus memperkuat
19:19Kemlu
19:19agar
19:20semakin
19:21adaptif
19:22dan
19:23agile
19:23menghadapi
19:25dunia
19:26yang sulit
19:27ditebak.
19:29Suatu hal
19:30yang saya
19:31dapat pastikan
19:32bebas
19:34bebas
19:35aktif
19:35akan kita
19:36jalankan
19:36secara
19:37konsisten
19:39diterjemahkan
19:41menjadi hasil
19:42nyata
19:42bagi
19:43rakyat
19:44Indonesia.
19:46Tapi
19:47diplomasi
19:48tidak bisa
19:49berjalan
19:50sendirian.
19:52Kami
19:53membutuhkan
19:55dukungan
19:56seluruh
19:57unsur
19:57masyarakat
19:58dari
20:00think tank
20:01akademia
20:02termasuk
20:03rekan-rekan
20:04media.
20:06Rekan-rekan
20:07bukan
20:08hanyalah
20:08memberitakan
20:10perjalanan
20:10diplomasi kita
20:11tapi juga
20:12ikut
20:13menjaga
20:13diplomasi
20:14tetap
20:14bekerja
20:15untuk
20:16kepentingan
20:17nasional.
20:19Karena itu
20:20saya ingin
20:21komunikasi
20:23Kementerian
20:23Luar Negeri
20:24dengan media
20:25semakin
20:26terbuka
20:27dan semakin
20:28dekat.
20:30Peran kita
20:31mungkin berbeda
20:32tapi juga
20:33tapi tujuan
20:34kita
20:35sama.
20:37Suara
20:37Indonesia
20:38diperhitungkan
20:39di dunia
20:40dan manfaat
20:41diplomasi
20:42dirasakan oleh
20:43rakyat.
20:45Jadi
20:45kalau saya
20:46harus rangkum
20:47dalam satu
20:48kalimat
20:50Indonesia
20:51yang kuat
20:52di dalam
20:52dipercaya
20:54di kawasan
20:55dan
20:55didengar
20:57di dunia
20:57itulah
20:59diplomasi
21:01dan
21:01polugi kita
21:02dan di dunia
21:04yang serba
21:05tidak pasti
21:05Indonesia
21:07akan tetap
21:08menjadi
21:09kepastian
21:10terima kasih
21:12teman-teman
21:13itu
21:14yang
21:14saya bisa
21:15sampaikan
21:16sore ini
21:17saya
21:19senang
21:20akan bisa
21:21bekerjasama
21:22dengan teman-teman
21:23secara erat
21:24depannya
21:25terima kasih
21:27wassalamualaikum
21:28warahmatullahi
21:29wabarakatuh
21:30wa'alaikumsalam
21:31warahmatullahi
21:32wabarakatuh
21:33terima kasih
21:35selamat menikmati