00:01Saudara di bawah kepemimpinan baru, Jenderal Suyudi Aryoseto, publik berharap perbaikan bagi institusi Polri.
00:10Membawa konsep polisi bersama masyarakat, Kapolri berjanji akan mengedepankan penegakan hukum yang adil.
00:17Selengkapnya dibawakan oleh rekan Sintia Rompas. Silahkan Sintia.
00:30Ya, kepemimpinan Jenderal Suyudi juga dihadapkan dengan beragam tantangan, mulai dari arogansi oknum polisi hingga berjarak dengan segala kepentingan di
00:42luar penegakan hukum.
00:44Termasuk kepentingan dalam pembenahan di lembaga kepolisian untuk lebih dipercaya masyarakat.
00:50Dan inilah catatan Kompas TV. Selamat bertugas, Kapolri baru.
00:57Mengangkat Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Aryoseto sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia.
01:06Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila.
01:27Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal Suyudi Aryoseto sebagai Kapolri didampingi Komjen Wahyu Hadiningrat sebagai Wakapolri.
01:36Sehari selesai dilantik sebagai Kapolri, Jenderal Suyudi Aryoseto merobak jajaran perwira tinggi dan menengah Polri.
01:4388 perwira Polri yang dimutasi dan dirotasi dengan pertimbangan penyegaran, kebutuhan organisasi, serta tantangan tugas yang terus berkembang.
01:51Jenderal Suyudi berjanji di bawah kepemimpinannya, Polri akan meningkatkan pelayanan publik, penegakan hukum yang adil, dan lebih dekat ke masyarakat.
02:00Kita akan mengedepankan upaya-upaya peningkatan pelayanan publik, kemudian juga penegakan hukum yang adil, dan juga kami berupaya untuk bisa
02:12lebih dekat kepada masyarakat sesuai dengan apa yang menjadi program kerja kami, yaitu polisi bersama masyarakat.
02:22Kepemimpinan baru Suyudi menghadapi sejumlah pekerjaan rumah dalam membenahi institusi Polri.
02:27Salah satunya disampaikan Ketua Komisi 3 DPR RI, Habibu Rohman, yakni persoalan terkait masih adanya oknub pejabat Polri yang dinilai
02:36bersikap arogan.
02:38Beliau menyatakan konsepnya untuk memaksimalkan konsep polisi sahabat masyarakat.
02:45Tunggara anggota-anggota Komisi juga menyampaikan berbagai persoalan di jatuh yang berkemasin, termasuk ada juga soal pandangnya masukan soal adanya
02:56oknub pejabat Polri di berbagai daerah yang bersikap arogan.
03:01Sementara itu pengamat kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies, Bambang Rukminto menyebut,
03:07selain soal arogansi, pekerjaan rumah yang utama bagi Kapolri, Jenderal Suyudi adalah bagaimana berjarak dengan kekuasaan atau taat pada konstitusi.
03:18Bagaimana dia bisa berjarak dengan kekuasaan, meskipun ini akan sulit ya, berjarak dengan kekuasaan ini bukan berarti tidak taat pada
03:28presiden
03:28atau tidak taat pada pemerintahan tetapi lebih taat pada konstitusi, saya lihat seperti itu.
03:39Dan ini yang menjadi PR utama Jenderal Suyudi Aruseto karena isu-isu terkait dengan Partai Coklat dan yang lain-lainnya
03:47ini juga tentu akan terus menghantui, mengiringi langkah-langkah beliau sebagai Kapolri.
03:55Sebelumnya dalam uji kelayakan, Suyudi menyinggung keteladanan Jenderal Hugeng Iman Santoso.
04:00Soal kejujuran, kesederhanaan, keberanian menjaga integritas, menghindari konflik kepentingan,
04:06dan keteguhan menjalankan tugas harus menjadi kompas moral institusi Polri.
04:11Tim Liputan, Kompas TV
04:18Setiap pergantian pemimpin terjadi tentu akan disertai harapan baru untuk melangkah lebih baik ke depan.
04:26Begitu pula harapan publik kepada Kepala Kepolisian Republik Indonesia atau Kapolri yang baru, Jenderal Suyudi Aruseto.
04:37Publik menginginkan polisi semakin profesional dan lembaga kepolisian yang bisa dipercaya sebagai pelayan masyarakat.
04:46Jenderal Suyudi tentu tidak memulainya dari nol.
04:50Kapolri baru sudah punya modal sosial yang tinggi untuk menjalankan amanah yang diterimanya.
05:03Paling tidak, Saudara, ini tercermin dari hasil survei Litbang Kompas
05:09yang dilaksanakan pada periode 9 sampai 18 April 2026.
05:15Sebanyak 82,4 persen responden yakin kinerja Polri akan semakin baik.
05:26Kemudian, bila dilihat citra yang dimiliki Polri saat ini cukup tinggi, yakni 71,5 persen.
05:34Dan paling tinggi jika dibandingkan dengan lembaga lain seperti Kejaksaan Agung, kemudian ada pula Mahkamah Agung dan KPK.
05:47Namun begitu, Saudara, masih dibutuhkan konsistensi dan komitmen kuat dari Kapolri baru untuk terus membenahi institusi Polri.
05:58Masih ada beberapa persoalaan perilaku polisi yang dinilai publik sering tidak mendapatkan sanksi tegas dari pimpinan polisi.
06:07Seperti penyalahgunaan wawenang, penyalahgunaan barang bukti, pemerasan, suap, bergaya hidup mewah,
06:16menjadi backing hingga tindakan pungutan liar.
06:20Persoalan ini seharusnya menjadi prioritas Kapolri Jenderal Suyudi untuk bersih-bersih internal
06:27dalam program kerja 100 hari pertamanya.
06:31Karena kenapa budaya perilaku itu bisa bertahan?
06:36Tentu tidak hanya karena faktor individu, personil kepolisian saja.
06:40Tetapi terjadi karena lemahnya pengawasan internal,
06:45tata kelola institusi yang buruk, kultur organisasi, kapasitas sumber daya manusia,
06:51hingga persoalan kesejahteraan.
06:54Jadi memperbaiki perilaku personil sama saja dengan pembendahan sistem kelembagaan secara menyeluruh.
07:06Pekerjaan rumah lainnya adalah komitmen Polri untuk menjaga demokrasi di negeri ini.
07:13Studi desain transformasi Polri yang dilakukan setara institut tahun 2024 menyebut
07:19hanya 19,8 persen responden yang setuju kinerja polisi baik dalam menjaga demokrasi.
07:29Salah satu kondisi yang mempengaruhi jeleknya persepsi publik saat riset tersebut dilaksanakan
07:35adalah tingginya pengaduan masyarakat terkait kekerasan yang dilakukan personil polisi.
07:41Berdasarkan laporan tahunan Komnas HAM tahun 2024,
07:46Polri menjadi instansi yang paling banyak diadukan
07:51karena dugaan pelanggaran HAM yakni 751 pengaduan.
07:57Dan di tahun-tahun berikutnya, tindakan kekerasan ini juga masih menjadi perhatian publik.
08:03Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan atau Kontras Mencatat
08:09Dalam periode Juli 2025 hingga Juni 2026,
08:15terjadi 60 kasus penyiksaan yang dilakukan Oknum Polisi
08:19yang menyebabkan 334 orang terluka dan 8 orang meninggal dunia.
08:32Puncaknya, pada Agustus 2025 lalu,
08:36publik di berbagai daerah dibuat marah
08:39akibat peristiwa meninggalnya pengemudi Ojek Online,
08:43Avan Kurniawan, yang tewas karena dilindas mobil taktis
08:47BRIMOB Polisi saat pengamanan demonstrasi.
08:51Agar kasus kekerasan aparat kepolisian ini tidak terus berulang,
08:56dalam Undang-Undang Polri yang baru,
08:58sebetulnya sudah ada pasal khusus yang mewajibkan kurikulum pendidikan polisi
09:04memasuki pengajaran tentang demokrasi,
09:07perlindungan terhadap HAM,
09:09dan tindakan humanis.
09:11Tetapi, persoalan selalu terjadi saat implementasi di lapangan.
09:17Karena kondisi realnya selalu berbeda
09:19dari apa yang diajarkan dalam ruang kelas.
09:23Di sinilah peran pemimpin atau komandan
09:25di setiap tingkatan operasional menjadi sangat penting.
09:35Janji Kapol Ribaru, Jenderal Suyude,
09:39turun ke lapangan untuk melihat dan mendengar langsung
09:43dari personil yang bertugas bisa menjadi harapan baru.
09:46Karena pemimpin yang baik dan kuat
09:48bukanlah pemimpin yang memerintah dari balik meja.
09:53Dia harus turun langsung,
09:55memberikan contoh agar perubahan budaya organisasi
09:59benar-benar bisa terjadi.
10:02Ingatlah selalu pesan Jenderal Hugeng.
10:06Memang baik menjadi orang penting,
10:08tetapi lebih penting menjadi orang baik.
10:12Selamat bertugas Kapolri Jenderal Suyude Ario Seto.
10:20Demikian catatan Kompas TV.
10:22Sampai jumpa pekan depan.
10:24Selamat menikmati.