00:00Seperti apa peluang Timnas Indonesia untuk menjuarai FIFA Sien Cup 2026, kita bahas bersama analis sepak bola Roni Pangmanan.
00:08Selamat malam, Bung Ropan. Apa kabar?
00:10Selamat malam, Ngalis. Ya, kabar baik.
00:13Bung Ropan, sebelumnya akan saya tanyakan adalah, apa yang membuat duel Indonesia versus Thailand selalu menarik dan syarat gengsi di
00:20kawasan asian, Bung Ropan?
00:22Iya, karena kan ini akan membuktikan tentunya siapa yang terbaik, di antara Thailand dan Indonesia, terlepas di sana masih ada
00:28Vietnam, tapi ini yang ditunggu-tunggu oleh Thailand.
00:32Karena mereka sudah cukup lama menunggu berhadapan dengan kita, apalagi setelah kita mendapatkan pemain-pemain diaspora, itu bagi Canatip Songkrasin
00:40dan kawan-kawan tidak pernah merasakan itu.
00:41Karena terakhir berhadapan dengan kita kan 2016, di Piala FF ketika kita menang itu, kemenangan Indonesia terakhir ya, 2016, 21
00:49saat itu.
00:50Dan dari sisi pertemuan kan kita lebih banyak kalah dari Thailand, 5 kali kalah ya, 3 imbang hanya 2 kali
00:56menang.
00:56Makanya inilah waktu yang pas bagi Thailand tentunya, termasuk bagi Indonesia, untuk bisa membuktikan ketika keduanya tampil di babak final
01:05FIFA Asian Cup ini.
01:07Dan menjadi tolok ukur bagi Anthony Hudson, pelatih Thailand, juga bagi John Hartman, pelatih Indonesia, karena kedua tim ini kan
01:14akan berlaga dalam satu grup di Piala Asia nantinya.
01:16Nah, dengan pemain-pemain yang sama saya pikir ya, karena ini Thailand membawa skuad terbaik mereka, dan Indonesia juga dengan
01:23skuad terbaik, terlepas juga tidak ada Jai Isha di sana.
01:26Tapi inilah dua tim dengan skuad yang bagus yang akan berhadapan di Piala Asia nanti di grup yang sama bersama
01:31dengan Jepang dan Qatar.
01:32Begitu kali ini.
01:33Kalau kita bicara tentang peluang juara untuk tim nasabah Indonesia, sebaiknya langsung bermain agresif sejak menit awal, atau justru lebih
01:40sabar menunggu momentum?
01:43Iya, bermain di kandang kan ini diuntungkan ya, di GBK, dukungan penonton, dan kalau bicara bagaimana Indonesia main, tentunya semua
01:50kan ada di John Hartman yang akan bisa melihat di sini.
01:53Tapi saya pikir, kita bermain dengan komposisi pemain yang bagus, mungkin dalam penguasaan bola, kontrol permainan ada di Indonesia.
02:01Dan kita lebih baik tenang, lebih sabar bermain, tidak boleh terburu-buru menghadapi Thailand, karena ini kan tim yang bagus,
02:07tim yang kuat, yang sangat disiplin, bermain di belakang juga, organisasi permainan yang bagus.
02:13Dan untuk itulah pertandingan ini, tidak akan banyak gol yang lahir, hanya satu gol itu penentuan bagi kedua timnya, siapa
02:20yang membuat gol ya.
02:21Gol pertama itu akan sangat berpengaruh untuk bisa memenangkan pertandingan, mengangkat trofi.
02:26Jadi kalau bilang bagaimana cara Indonesia main, saya pikir mereka lebih sabar aja.
02:30Tapi tetap mengontrol permainan dengan penguasaan bola, tentunya itu kan akan jauh lebih bagus buat kita.
02:35Bung Ropan, jika bicara tentang komposisi pemain, tadi waktu latihan itu terlihat Tom Hai sudah mulai berlatih karena kemarin sebelumnya
02:44diganjar kartu merah.
02:45Tapi Bung Ropan, ada satu pemain oleh Romani yang diragukan ke final karena memang kondisi fisiknya belum baik.
02:52Gimana Anda akan melihat strateginya?
02:55Ya, Tom sudah bebas dari hukuman, ketika tidak main lawan Bangladesh, dia mungkin masih bisa tersedia di final, tergantung dari
03:02John Herman.
03:03Tapi kalau oleh Romani tidak bermain, ini tentunya punya pengaruh besar.
03:07Karena kita tahu bersama lawan Bangladesh, dia menjadi pemain yang pembeda ya.
03:11Ya, di sana juga memang ada Michel Becker, tapi kalau tidak ada oleh Michel Becker, tidak akan membuat banyak gol
03:15atau lima gol.
03:16Karena tiga di antaranya adalah asis terbaik yang dibuat oleh Romani, dari empat asis oleh Romani.
03:21Jadi kita butuh oleh Romani, ketika dia dalam tidak bugar, ini yang saya pikir akan berbahaya buat kita.
03:27Karena tidak ada pemain yang seperti dia, yang bermain sangat-sangat baik ketika Tom Hai yang tidak ada,
03:31dia akan menjadi pemain yang bisa masuk dari kiri, dari kanan ya.
03:35Dengan kecepatan dia, dengan reading the game, visi bermain bola yang sangat baik.
03:41Ya, dia menjadi pelayan yang bagus, tidak ego untuk mencetak gol, walaupun itu dia bisa.
03:46Tapi dia lebih mementingkan bermain sebagai sebuah tim.
03:49Dan itu penting, yang hanya ada di dalam diri oleh Romani.
03:53Jadi saya pikir ini akan berbahaya buat kita kalau kita tampak oleh.
03:56Dan akan jauh lebih bagus kalau Ole memang dalam keadaan bugar, besok kita akan tunggu.
04:00Begitu kali.
04:01Sampai saat ini kan John Hartman ini juga masih melihat kondisi medis oleh Romani.
04:06Tapi memang sudah ada Tom Hai itu masuk.
04:08Jika seandainya oleh Romani ini tidak akan bisa bermain di final,
04:14kira-kira siapa yang akan menggantikan, Bung Roman?
04:18Komposisinya akan berbeda ya.
04:19Ketika Ole tidak bermain di final, ya harus ganti dengan pemain yang lebih kuat dalam attack.
04:24Lalu siapa dia?
04:25Saya pikir Luke Fikiri akan bermain.
04:28Itu akan penting.
04:28Kemarin kan dia masuk sebagai super sub dan membuat satu gol.
04:31Nah berarti ada tiga di depan.
04:32Kalau John Hartman tetap bermain misalnya dengan the winning team dia,
04:36atau bermain dengan pola tiga, empat tiganya,
04:38siapa yang menggantikan Ole ya?
04:40Luke Fikiri akan bermain di sisi kanan,
04:41Ragnar akan ada di sisi kiri,
04:43dan tetap mengandalkan Mitch Baker.
04:47Sebagai pemain di depan striker ya.
04:49Jadi itu saya pikir.
04:50Kalau gelandang, ya mungkin masih bisa dimainkan dengan
04:52Ivar Jenner dan Joy Pelopesi yang menurut saya tampil oke melawan Bangladesh.
04:57Walaupun tanpa Tom Hai,
05:00Ivar Dan ini sangat bagus dalam hal mengatur ritme di tengah ke depan.
05:05Tapi itu, kita hanya punya Ole yang bagus memang lawan Bangladesh kemarin.
05:10Tapi di final kalau dia tidak ada,
05:11saya memang agak was-was juga begitu.
05:16Artinya, ini harus ada perubahan taktik yang dilakukan John Hartman?
05:20Ya, atau bisa saja.
05:22Dia bermain dengan lebih banyak, lebih dalam.
05:25Mungkin Luke akan bermain di bawah kedua,
05:27dia akan pasang misalnya Ragnar bermain dengan Mitchell Baker.
05:31Menguatkan lima gelandang.
05:32Jadi empat, lima, dua bisa saja.
05:34Dia bisa bermain.
05:35Atau tiga, lima, dua maksudnya.
05:36Dia akan bermain dengan gelandang yang bagus ya.
05:39Di belakang tetap dengan Elkan Baggett,
05:41kemudian ada Justin Hapner dan Rizky Rido.
05:44Lima, dengan memasukkan Tom Hai.
05:46Jadi di tengah itu Tom Hai,
05:48Joy Pelopesi dan Ivar Jenner.
05:49Di kanan ada Kevin Dix dan di kiri ada Calvin Verdong.
05:52Ini mungkin kuat dalam menjaga keseimbangan tim Garuda kita.
05:56Dengan menempatkan Ragnar dan Mitchell Baker yang ada di depan.
06:00Begitu kali.
06:02Tapi sebetulnya, Bung Ropan,
06:04antisipasi seperti apa yang harus dilakukan Indonesia dalam menghadapi Thailand kali ini?
06:08Ya, antisipasi bagaimana Thailand punya pemain-pemain yang sangat cepat.
06:12Mereka juga, kita tahu bersama dengan pemain-pemain yang berpengalaman.
06:16Kemudian dengan cara tip yang saya bilang tadi,
06:18ada Sarah Yoyen.
06:19Ini dua gelandang terbaik yang ada di mereka
06:21yang bisa mengatur ritme permainan Thailand menjadi bagus.
06:24Ada Super Chai di depan.
06:26Ada Terasak juga bermain di depan.
06:29Ini kan pemain-pemain yang perlu untuk diperhatikan.
06:32Dan saya pikir John Hartman tahu dengan kekuatan Thailand.
06:35Tim Aswan Anthony Hassan ini akan bergantung kepada empat pemain ini.
06:38Selama mereka itu diberikan keleluasan, akan berbahaya buat kita.
06:43Terutama Supacat yang ada di depan dan terasa kan.
06:45Itu akan lebih didorong ke depan.
06:47Tapi buat kita, akan lebih enak jika kita mungkin salah satu ya,
06:52entah Ivar atau Joe,
06:54mempersempit ruang dari Chanatip Songkrasin.
06:56Karena dia adalah pemain yang paling berbahaya,
06:57yang selalu bisa mengatur permainan dari Thailand dari sisi second line.
07:03Jadi bisa bermain di posisi kedua, di belakang pemain-pemain depan.
07:07Kalau dia dimatikan, dipersempit ruang dari Chanatip,
07:10ini akan bagus buat kita.
07:12Kita bisa lebih bagus dalam hal mengontrol permainan.
07:14Begitu kali.
07:15Tapi Ibu Kropon, ketika kita melihat rekor pertandingan sebelum-sebelumnya melawan Thailand,
07:20timnas melawan Thailand itu, kita belum pernah menang.
07:24Iya, memang.
07:25Itu saya bilang tadi kan, di awal.
07:26Bahwa terakhir kita menang itu 2016.
07:28Lewat Rizky Bora, Samuya, Yama yang mencetak 2-1 saat itu di BLAFF.
07:33Kesininya kan kita nggak pernah menang.
07:34Cuma, keuntungan bagi kita saat ini,
07:37karena Thailand itu belum pernah berhadapan dengan pemain-pemain
07:39seperti Justin Hapner, Elkan Bagot, Calvin Verbo, Kevin Dix,
07:45termasuk dengan Ole, Mitchell, kan semua baru.
07:47Ragnar yang belum pernah mereka hadapi selama ini.
07:50Jadi, itu yang menguntungkan buat kita.
07:53Dan bermain di kandang, ini akan lebih mempertebal kepercayaan diri kita.
07:57Saya kira kita dalam tren yang bagus sekali ya.
07:59Setelah 2-0 lawan Singapura 0-0 melawan Malaysia,
08:03kemudian kita naik dengan 9-2 lawan Bangladesh.
08:07Ini kan bagus, tren kita bagus.
08:09Sampai kita ke final untuk menghadapi Thailand.
08:12Jadi, mungkin agak berbeda motivasi pemain-pemain kita
08:14setelah mendapatkan hasil lewat perjuangan yang saya pikir mendebarkan dramatis
08:18melawan Bangladesh untuk menyingkirkan Malaysia yang juga bermain dengan Singapura.
08:24Jadi, keempatan.
08:25Terakhir, Bung Ropan, final biasanya bukan hanya soal taktik,
08:28tapi juga soal mental.
08:29Menurut Anda siapa yang lebih siap secara psikologi?
08:32Apalagi faktor atmosfer supporter mempengaruhi jalan yang pertandingan pasti.
08:36Kalau bicara mental ada di kita,
08:38bicara keuntungan saya bilang tadi kan,
08:40kita bermain DGBK dengan pasti puluhan ribu supporter akan sangat mendukung.
08:43Dan itu berpengaruh buat tim lawan.
08:45Walaupun Anthony Hudson bilang bahwa mereka suka dengan tekanan apapun itu,
08:49ya itu hanya berbicara di Prescom.
08:52Tetapi kita menguntung secara mental kita bagus.
08:54Karena kita bisa melewati rintangan yang berat
08:56saat menghadapi Bangladesh itu yang paling penting.
09:00Kemudian bagaimana bermain dengan 10 pemain,
09:02kita bisa mengatasi Malaysia.
09:03Tidak kebobolan.
09:04Kan dari segi mental, ini udah bagus.
09:06Kemarin juga fisik saya lihat naik.
09:09Nah, semoga ini akan menjadi di puncaknya di final melawan Thailand.
09:13Memang tidak mudah, tidak gampang.
09:15Tetapi kita dalam posisi yang baik sekarang.
09:18Artinya Bung Ropan ingin mengatakan bahwa optimis akan meraih trofi
09:22FIFA Asian Cup 2026?
09:23Kita harus optimis.
09:25Kita sudah sampai di final kan.
09:27Satu step lagi kita juara.
09:28Jadi sudah tanggung buat saya,
09:30ya untuk John Hedman,
09:31ya harus habis-habisan.
09:32Dan semua pemain pasti tahu
09:33bahwa inilah kesempatan untuk bisa meraih trofi
09:36dan membuat sejarah ketika FIFA membuat dengan FIFA Asian Cup ini.
09:41Prediksi skornya, Bung Ropan, sekalian?
09:43Tidak perlu banyak-banyak ya.
09:451-0 aja udah cukup buat kita.
09:461-0 cukup.
09:48Ya, 1-0 atau 2-1 itu penting.
09:50Biar kita bisa memenangkan pertandingan.
09:52Ya, kalaupun ada gol banyak itu kan bonus.
09:54Tapi yang penting kita juara dulu.
09:56Itu kali.
09:56Baik, terima kasih Bung Rony Panggimanan.
09:58Nah, Lali Sepak Bulan telah bergabung bersama kami di Kompas Malam.
10:01Terima kasih, Bung Ropan.