Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Timnas Indonesia berpeluang meraih trofi perdana FIFA ASEAN Cup 2026.

Asa ini sekaligus mengakhiri dahaga juara selama 35 tahun saat timnas menantang Thailand di laga final pada Senin malam, di Stadion Gelora Bung Karno.

Namun, laga puncak tidak akan mudah bagi skuad asuhan John Herdman.

Dalam 5 pertemuan terakhir, Indonesia tidak pernah menang dari Thailand. Terakhir berjumpa di Piala AFF 2022, Skuad Garuda ditahan imbang 1-1.

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, sadar laga final nanti takkan mudah. Namun Herdman yakin Skuad Garuda akan tampil maksimal demi meraih trofi sebagai pembuktian di depan suporter.

Meski punya rekor bagus saat menghadapi Indonesia, namun Thailand tetap waspada.

Kapten Timnas Thailand menyebut Indonesia tim yang tangguh, terutama dengan pemain yang berkiprah di Eropa.

Suporter Timnas Indonesia optimistis skuad asuhan John Herdman bisa mengalahkan Thailand di laga final FIFA ASEAN Cup.

Analis sepak bola, Weshley Hutagalung, menilai laga final nanti tidak boleh ada kesalahan yang dilakukan seperti pada laga melawan Bangladesh. Menurut Weshley, kesalahan kecil bisa jadi pembeda di laga final.

Asa meraih gelar pertama selama hampir lebih tiga dekade terakhir berada di depan mata.

Semuanya ada di tangan John Herdman dan Kevin Diks cs.

Seperti apa peluang Timnas Indonesia untuk menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026, kita bahas bersama analis sepak bola, Ronny Pangemanan.

Baca Juga Ole Romeny Latihan Terpisah Jelang Vs Thailand, Terancam Absen di Final FIFA ASEAN CUP? | BERUT di https://www.kompas.tv/olahraga/694177/ole-romeny-latihan-terpisah-jelang-vs-thailand-terancam-absen-di-final-fifa-asean-cup-berut

#timnasindonesia #thailand #fifaaseancup #johnherdman

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/olahraga/694187/full-bung-ropan-prediksi-laga-final-indonesia-vs-thailand-di-final-fifa-asean-cup-siapa-juara
Transkrip
00:00Seperti apa peluang Timnas Indonesia untuk menjuarai FIFA Sien Cup 2026, kita bahas bersama analis sepak bola Roni Pangmanan.
00:08Selamat malam, Bung Ropan. Apa kabar?
00:10Selamat malam, Ngalis. Ya, kabar baik.
00:13Bung Ropan, sebelumnya akan saya tanyakan adalah, apa yang membuat duel Indonesia versus Thailand selalu menarik dan syarat gengsi di
00:20kawasan asian, Bung Ropan?
00:22Iya, karena kan ini akan membuktikan tentunya siapa yang terbaik, di antara Thailand dan Indonesia, terlepas di sana masih ada
00:28Vietnam, tapi ini yang ditunggu-tunggu oleh Thailand.
00:32Karena mereka sudah cukup lama menunggu berhadapan dengan kita, apalagi setelah kita mendapatkan pemain-pemain diaspora, itu bagi Canatip Songkrasin
00:40dan kawan-kawan tidak pernah merasakan itu.
00:41Karena terakhir berhadapan dengan kita kan 2016, di Piala FF ketika kita menang itu, kemenangan Indonesia terakhir ya, 2016, 21
00:49saat itu.
00:50Dan dari sisi pertemuan kan kita lebih banyak kalah dari Thailand, 5 kali kalah ya, 3 imbang hanya 2 kali
00:56menang.
00:56Makanya inilah waktu yang pas bagi Thailand tentunya, termasuk bagi Indonesia, untuk bisa membuktikan ketika keduanya tampil di babak final
01:05FIFA Asian Cup ini.
01:07Dan menjadi tolok ukur bagi Anthony Hudson, pelatih Thailand, juga bagi John Hartman, pelatih Indonesia, karena kedua tim ini kan
01:14akan berlaga dalam satu grup di Piala Asia nantinya.
01:16Nah, dengan pemain-pemain yang sama saya pikir ya, karena ini Thailand membawa skuad terbaik mereka, dan Indonesia juga dengan
01:23skuad terbaik, terlepas juga tidak ada Jai Isha di sana.
01:26Tapi inilah dua tim dengan skuad yang bagus yang akan berhadapan di Piala Asia nanti di grup yang sama bersama
01:31dengan Jepang dan Qatar.
01:32Begitu kali ini.
01:33Kalau kita bicara tentang peluang juara untuk tim nasabah Indonesia, sebaiknya langsung bermain agresif sejak menit awal, atau justru lebih
01:40sabar menunggu momentum?
01:43Iya, bermain di kandang kan ini diuntungkan ya, di GBK, dukungan penonton, dan kalau bicara bagaimana Indonesia main, tentunya semua
01:50kan ada di John Hartman yang akan bisa melihat di sini.
01:53Tapi saya pikir, kita bermain dengan komposisi pemain yang bagus, mungkin dalam penguasaan bola, kontrol permainan ada di Indonesia.
02:01Dan kita lebih baik tenang, lebih sabar bermain, tidak boleh terburu-buru menghadapi Thailand, karena ini kan tim yang bagus,
02:07tim yang kuat, yang sangat disiplin, bermain di belakang juga, organisasi permainan yang bagus.
02:13Dan untuk itulah pertandingan ini, tidak akan banyak gol yang lahir, hanya satu gol itu penentuan bagi kedua timnya, siapa
02:20yang membuat gol ya.
02:21Gol pertama itu akan sangat berpengaruh untuk bisa memenangkan pertandingan, mengangkat trofi.
02:26Jadi kalau bilang bagaimana cara Indonesia main, saya pikir mereka lebih sabar aja.
02:30Tapi tetap mengontrol permainan dengan penguasaan bola, tentunya itu kan akan jauh lebih bagus buat kita.
02:35Bung Ropan, jika bicara tentang komposisi pemain, tadi waktu latihan itu terlihat Tom Hai sudah mulai berlatih karena kemarin sebelumnya
02:44diganjar kartu merah.
02:45Tapi Bung Ropan, ada satu pemain oleh Romani yang diragukan ke final karena memang kondisi fisiknya belum baik.
02:52Gimana Anda akan melihat strateginya?
02:55Ya, Tom sudah bebas dari hukuman, ketika tidak main lawan Bangladesh, dia mungkin masih bisa tersedia di final, tergantung dari
03:02John Herman.
03:03Tapi kalau oleh Romani tidak bermain, ini tentunya punya pengaruh besar.
03:07Karena kita tahu bersama lawan Bangladesh, dia menjadi pemain yang pembeda ya.
03:11Ya, di sana juga memang ada Michel Becker, tapi kalau tidak ada oleh Michel Becker, tidak akan membuat banyak gol
03:15atau lima gol.
03:16Karena tiga di antaranya adalah asis terbaik yang dibuat oleh Romani, dari empat asis oleh Romani.
03:21Jadi kita butuh oleh Romani, ketika dia dalam tidak bugar, ini yang saya pikir akan berbahaya buat kita.
03:27Karena tidak ada pemain yang seperti dia, yang bermain sangat-sangat baik ketika Tom Hai yang tidak ada,
03:31dia akan menjadi pemain yang bisa masuk dari kiri, dari kanan ya.
03:35Dengan kecepatan dia, dengan reading the game, visi bermain bola yang sangat baik.
03:41Ya, dia menjadi pelayan yang bagus, tidak ego untuk mencetak gol, walaupun itu dia bisa.
03:46Tapi dia lebih mementingkan bermain sebagai sebuah tim.
03:49Dan itu penting, yang hanya ada di dalam diri oleh Romani.
03:53Jadi saya pikir ini akan berbahaya buat kita kalau kita tampak oleh.
03:56Dan akan jauh lebih bagus kalau Ole memang dalam keadaan bugar, besok kita akan tunggu.
04:00Begitu kali.
04:01Sampai saat ini kan John Hartman ini juga masih melihat kondisi medis oleh Romani.
04:06Tapi memang sudah ada Tom Hai itu masuk.
04:08Jika seandainya oleh Romani ini tidak akan bisa bermain di final,
04:14kira-kira siapa yang akan menggantikan, Bung Roman?
04:18Komposisinya akan berbeda ya.
04:19Ketika Ole tidak bermain di final, ya harus ganti dengan pemain yang lebih kuat dalam attack.
04:24Lalu siapa dia?
04:25Saya pikir Luke Fikiri akan bermain.
04:28Itu akan penting.
04:28Kemarin kan dia masuk sebagai super sub dan membuat satu gol.
04:31Nah berarti ada tiga di depan.
04:32Kalau John Hartman tetap bermain misalnya dengan the winning team dia,
04:36atau bermain dengan pola tiga, empat tiganya,
04:38siapa yang menggantikan Ole ya?
04:40Luke Fikiri akan bermain di sisi kanan,
04:41Ragnar akan ada di sisi kiri,
04:43dan tetap mengandalkan Mitch Baker.
04:47Sebagai pemain di depan striker ya.
04:49Jadi itu saya pikir.
04:50Kalau gelandang, ya mungkin masih bisa dimainkan dengan
04:52Ivar Jenner dan Joy Pelopesi yang menurut saya tampil oke melawan Bangladesh.
04:57Walaupun tanpa Tom Hai,
05:00Ivar Dan ini sangat bagus dalam hal mengatur ritme di tengah ke depan.
05:05Tapi itu, kita hanya punya Ole yang bagus memang lawan Bangladesh kemarin.
05:10Tapi di final kalau dia tidak ada,
05:11saya memang agak was-was juga begitu.
05:16Artinya, ini harus ada perubahan taktik yang dilakukan John Hartman?
05:20Ya, atau bisa saja.
05:22Dia bermain dengan lebih banyak, lebih dalam.
05:25Mungkin Luke akan bermain di bawah kedua,
05:27dia akan pasang misalnya Ragnar bermain dengan Mitchell Baker.
05:31Menguatkan lima gelandang.
05:32Jadi empat, lima, dua bisa saja.
05:34Dia bisa bermain.
05:35Atau tiga, lima, dua maksudnya.
05:36Dia akan bermain dengan gelandang yang bagus ya.
05:39Di belakang tetap dengan Elkan Baggett,
05:41kemudian ada Justin Hapner dan Rizky Rido.
05:44Lima, dengan memasukkan Tom Hai.
05:46Jadi di tengah itu Tom Hai,
05:48Joy Pelopesi dan Ivar Jenner.
05:49Di kanan ada Kevin Dix dan di kiri ada Calvin Verdong.
05:52Ini mungkin kuat dalam menjaga keseimbangan tim Garuda kita.
05:56Dengan menempatkan Ragnar dan Mitchell Baker yang ada di depan.
06:00Begitu kali.
06:02Tapi sebetulnya, Bung Ropan,
06:04antisipasi seperti apa yang harus dilakukan Indonesia dalam menghadapi Thailand kali ini?
06:08Ya, antisipasi bagaimana Thailand punya pemain-pemain yang sangat cepat.
06:12Mereka juga, kita tahu bersama dengan pemain-pemain yang berpengalaman.
06:16Kemudian dengan cara tip yang saya bilang tadi,
06:18ada Sarah Yoyen.
06:19Ini dua gelandang terbaik yang ada di mereka
06:21yang bisa mengatur ritme permainan Thailand menjadi bagus.
06:24Ada Super Chai di depan.
06:26Ada Terasak juga bermain di depan.
06:29Ini kan pemain-pemain yang perlu untuk diperhatikan.
06:32Dan saya pikir John Hartman tahu dengan kekuatan Thailand.
06:35Tim Aswan Anthony Hassan ini akan bergantung kepada empat pemain ini.
06:38Selama mereka itu diberikan keleluasan, akan berbahaya buat kita.
06:43Terutama Supacat yang ada di depan dan terasa kan.
06:45Itu akan lebih didorong ke depan.
06:47Tapi buat kita, akan lebih enak jika kita mungkin salah satu ya,
06:52entah Ivar atau Joe,
06:54mempersempit ruang dari Chanatip Songkrasin.
06:56Karena dia adalah pemain yang paling berbahaya,
06:57yang selalu bisa mengatur permainan dari Thailand dari sisi second line.
07:03Jadi bisa bermain di posisi kedua, di belakang pemain-pemain depan.
07:07Kalau dia dimatikan, dipersempit ruang dari Chanatip,
07:10ini akan bagus buat kita.
07:12Kita bisa lebih bagus dalam hal mengontrol permainan.
07:14Begitu kali.
07:15Tapi Ibu Kropon, ketika kita melihat rekor pertandingan sebelum-sebelumnya melawan Thailand,
07:20timnas melawan Thailand itu, kita belum pernah menang.
07:24Iya, memang.
07:25Itu saya bilang tadi kan, di awal.
07:26Bahwa terakhir kita menang itu 2016.
07:28Lewat Rizky Bora, Samuya, Yama yang mencetak 2-1 saat itu di BLAFF.
07:33Kesininya kan kita nggak pernah menang.
07:34Cuma, keuntungan bagi kita saat ini,
07:37karena Thailand itu belum pernah berhadapan dengan pemain-pemain
07:39seperti Justin Hapner, Elkan Bagot, Calvin Verbo, Kevin Dix,
07:45termasuk dengan Ole, Mitchell, kan semua baru.
07:47Ragnar yang belum pernah mereka hadapi selama ini.
07:50Jadi, itu yang menguntungkan buat kita.
07:53Dan bermain di kandang, ini akan lebih mempertebal kepercayaan diri kita.
07:57Saya kira kita dalam tren yang bagus sekali ya.
07:59Setelah 2-0 lawan Singapura 0-0 melawan Malaysia,
08:03kemudian kita naik dengan 9-2 lawan Bangladesh.
08:07Ini kan bagus, tren kita bagus.
08:09Sampai kita ke final untuk menghadapi Thailand.
08:12Jadi, mungkin agak berbeda motivasi pemain-pemain kita
08:14setelah mendapatkan hasil lewat perjuangan yang saya pikir mendebarkan dramatis
08:18melawan Bangladesh untuk menyingkirkan Malaysia yang juga bermain dengan Singapura.
08:24Jadi, keempatan.
08:25Terakhir, Bung Ropan, final biasanya bukan hanya soal taktik,
08:28tapi juga soal mental.
08:29Menurut Anda siapa yang lebih siap secara psikologi?
08:32Apalagi faktor atmosfer supporter mempengaruhi jalan yang pertandingan pasti.
08:36Kalau bicara mental ada di kita,
08:38bicara keuntungan saya bilang tadi kan,
08:40kita bermain DGBK dengan pasti puluhan ribu supporter akan sangat mendukung.
08:43Dan itu berpengaruh buat tim lawan.
08:45Walaupun Anthony Hudson bilang bahwa mereka suka dengan tekanan apapun itu,
08:49ya itu hanya berbicara di Prescom.
08:52Tetapi kita menguntung secara mental kita bagus.
08:54Karena kita bisa melewati rintangan yang berat
08:56saat menghadapi Bangladesh itu yang paling penting.
09:00Kemudian bagaimana bermain dengan 10 pemain,
09:02kita bisa mengatasi Malaysia.
09:03Tidak kebobolan.
09:04Kan dari segi mental, ini udah bagus.
09:06Kemarin juga fisik saya lihat naik.
09:09Nah, semoga ini akan menjadi di puncaknya di final melawan Thailand.
09:13Memang tidak mudah, tidak gampang.
09:15Tetapi kita dalam posisi yang baik sekarang.
09:18Artinya Bung Ropan ingin mengatakan bahwa optimis akan meraih trofi
09:22FIFA Asian Cup 2026?
09:23Kita harus optimis.
09:25Kita sudah sampai di final kan.
09:27Satu step lagi kita juara.
09:28Jadi sudah tanggung buat saya,
09:30ya untuk John Hedman,
09:31ya harus habis-habisan.
09:32Dan semua pemain pasti tahu
09:33bahwa inilah kesempatan untuk bisa meraih trofi
09:36dan membuat sejarah ketika FIFA membuat dengan FIFA Asian Cup ini.
09:41Prediksi skornya, Bung Ropan, sekalian?
09:43Tidak perlu banyak-banyak ya.
09:451-0 aja udah cukup buat kita.
09:461-0 cukup.
09:48Ya, 1-0 atau 2-1 itu penting.
09:50Biar kita bisa memenangkan pertandingan.
09:52Ya, kalaupun ada gol banyak itu kan bonus.
09:54Tapi yang penting kita juara dulu.
09:56Itu kali.
09:56Baik, terima kasih Bung Rony Panggimanan.
09:58Nah, Lali Sepak Bulan telah bergabung bersama kami di Kompas Malam.
10:01Terima kasih, Bung Ropan.

Dianjurkan