Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 4 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV Pengamat politik Agung Baskoro menilai pelantikan Dewan Pertimbangan Presiden atau Wantimpres oleh Presiden Prabowo Subianto menjadi salah satu cara merangkul kawan sekaligus lawan politik.

Menurut Agung, komposisi Wantimpres menunjukkan adanya sejumlah tokoh yang secara politik memiliki latar belakang dan kedekatan berbeda dengan Prabowo.

"Secara personal, ini bukti politik rangkulisme yang dilakukan Presiden Prabowo. Karena dalam kepengurusan Wantimpres terdapat lawan politik maupun kawan politik, di dalam pemerintahan maupun di seberang pemerintahan," ujar Agung, Minggu (4/10/2026).

Agung menyebut sejumlah poros politik yang menurutnya terwakili dalam kepengurusan Wantimpres, mulai dari Poros Cikeas, Poros Solo hingga Poros Hambalang.

"Ini bagian dari cara Presiden merangkul kawan maupun lawan politiknya," katanya.

Selain secara personal, Agung menilai pembentukan Wantimpres juga memiliki fungsi secara institusional.

Menurutnya, keberadaan sejumlah elite dalam lingkar pemerintahan dapat memperkuat konsolidasi politik.

Video Editor: Rizaldi

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/694173/presiden-prabowo-rangkul-kawan-dan-lawan-di-pelantikan-wantimpres-ini-kata-pengamat-politik
Transkrip
00:00Saya melihat bahwa ini bagian dari cara Presiden merangkul kawan maupun lawan politiknya
00:09termasuk di sana banyak yang mereka yang kemarin berseberangan dalam muktamad PBNU
00:14dan tidak masuk dalam kepengurusan juga diribatkan dalam Watim Pres.
00:20Ya, pelantikan ketua, kemudian sekretaris, dan anggota Watim Pres menegaskan dua hal.
00:27Secara personal ini bukti ya politik rangkul isme yang dilakukan Presiden Prabowo
00:33karena dalam kepengurusan Watim Pres terdapat lawan politik maupun kawan politik di dalam pemerintahan maupun di seberang pemerintahan.
00:46Kita tahu dari Poros Tokumar secara kultural diwakili oleh Pak WG.
00:52Kemudian Poros Cikeas kita lihat di sana ada secara kultural dekat dengan Pak Cete.
01:01Ya, kemudian juga secara Poros Solo hadir di sana Pak Pratik ya.
01:07Dan Poros Hambalang diwakili oleh banyak ya mitra koalisi yang mengemuka seperti Pak Hatta Rajasa, Pak Salim Segaf, dan lain
01:22-lain.
01:23Jadi saya melihat bahwa ini bagian dari cara Presiden merangkul kawan maupun lawan politiknya.
01:33Termasuk di sana banyak ya mereka yang kemarin berseberangan dalam muktamat PBNU dan tidak masuk dalam kepengurusan juga didibatkan dalam
01:42Watim Pres.
01:44Kemudian secara institusional suka atau tidak ini cara dari istana untuk ya menyulitkan barisan elit ya.
01:55Agar konsolidasi politik dan stabilitas politik nasional tetap terjaga di tengah laju penurunan atas kepuasan publik terhadap pemerintah.
02:07Karena dengan cara ini simpul-simpul masa yang menjadi basis para anggota Watim Pres yang terdapatik bisa dikontrol walaupun tidak
02:16sepenuhkan tapi minimal mereka mengakomodasi ya persepsi ataupun perspektif bahwa para anggota Watim Pres ini sudah berada di dalam pemerintahan.
02:35Terima kasih telah menonton!
03:15Selamat menonton!
03:45Selamat menonton!
03:57Google Play Store di Smart TV kamu
03:59Cari Kompas TV melalui pencarian
04:03Pilih aplikasi lalu install
04:05Selesai, kamu bisa menonton video pilihan editorial Kompas TV
04:10Download Kompas TV Apps di TV kamu sekarang juga
04:14Terima kasih telah menonton!
04:15Terima kasih telah menonton!
04:16Terima kasih telah menonton!

Dianjurkan