Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 1 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV - Atase Pendidikan KBRI Singapura Nur Aeni Ariyanti mengungkap tidak menemukan dokumen pendidikan Gibran Rakabuming Raka yang tersimpan di KBRI Singapura.

Hal itu disampaikan Nur Aeni saat memberikan keterangan dalam sidang Mahkamah Konstitusi (MK), Jumat (2/10/2026).

Keterangan tersebut disampaikan setelah majelis hakim meminta Nur Aeni menjelaskan dokumen yang dimiliki KBRI terkait proses pendidikan Gibran selama berada di Singapura.

"Setelah kami menelusuri dokumen yang ada, kami tidak menemukan adanya dokumen yang disimpan di KBRI, Yang Mulia," ujar Nur Aeni dalam persidangan.

Ketua MK kemudian memastikan apakah kondisi tersebut berlaku baik ketika Gibran masuk maupun setelah meninggalkan Singapura.

"Oke. Baik itu ketika masuk maupun setelah meninggalkan Singapura ya," ujar Ketua MK.

Sebelumnya, Nur Aeni menjelaskan keterangannya diberikan dalam kapasitas sebagai Atase Pendidikan KBRI Singapura dengan merujuk pada sumber resmi Ministry of Education Singapura serta dokumen yang dipublikasikan institusi terkait.

Produser: Yuilyana

Thumbnail Editor: Novaltri

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/693822/tanya-hakim-ke-atase-kbri-singapura-soal-dokumen-gibran-record-apa-yang-dimiliki-di-kedutaan
Transkrip
00:00yang secara teknis menangani layanan penyetaraan pendidikan.
00:04Demikian yang mulia.
00:06Terima kasih dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
00:09yang sudah memenuhi surat undangan atau panggilan dari Mahkamah Konstitusi.
00:16Kita juga menghadirkan untuk pemberi keterangan atasnya pendidikan dari KBRI Singapura.
00:26Silahkan Ibu Nur Aini.
00:30Baik yang mulia, selamat pagi.
00:32Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
00:34Nama saya Nur Aini Haryanti atas pendidikan di KBRI Singapura.
00:38Terima kasih yang mulia.
00:40Terima kasih Ibu Nur Aini.
00:42Ini kalah 6.0 semalam enggak jadi berita besar ya di Singapura?
00:48Berita besar ya Nur Aini, siap.
00:50Iya, sama aja menang 9-2 berita besar juga di sini Bu.
00:56Dari Kanbera, Ibu Yuli Rahmawati, Profesor.
00:59Ibu Prof, silakan.
01:01Ya, terima kasih yang mulia.
01:03Selamat pagi.
01:04Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
01:07Saya Yuli Rahmawati, selaku atasnya pendidikan KBRI Kanbera.
01:10Terima kasih yang mulia.
01:12Terima kasih Ibu Prof.
01:15Dan terima kasih juga sudah menyediakan waktu untuk memenuhi panggilan Mahkamah.
01:23Sebelum kita mulai, kita harus memberikan selamat Hari Batik Nasional sekarang ini, tanggal 2.
01:28Ini saya lihat pakai batik semua.
01:30Ini hakim-hakim, walaupun pakai batik, tapi enggak kelihatan juga di luar kan, karena harus dibungkus yang hitam.
01:35Ini Pak Afif, semua ngota KPU pakai batik juga.
01:40Nanti Pak Afif ada tugas tambahan dari kami, mau jadi khotib di Masjid Konstitusi nanti.
01:46Ya Pak Afif ya, pokoknya kita ini santai-santai aja semuanya.
01:52Terima kasih hari ini sedang diagendakan untuk mendengar keterangan, pemberi keterangan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
01:59Atase Pendidikan KBRI Singapura dan Atase Pendidikan KBRI Australia di Kanbera.
02:08Tadi kami sudah bahas alurnya adalah kita akan minta dulu Ibu Atase Pendidikan di Singapura menjelaskan.
02:18Pertanyaannya untuk kedua Atase ini sama, berkenaan dengan proses pendidikan yang ditempuh oleh Pak Gibran.
02:29Nah, dari awal sampai selesai, kemudian dokumen-dokumen apa saja yang dimiliki oleh Atase atau KBRI kita berkaitan dengan proses
02:43awal sampai selesainya pendidikan yang bersangkutan.
02:47Baik yang ditempuh di Singapura maupun yang ditempuh di Australia.
02:54Nah, itu yang perlu kami dijelaskan.
02:57Nanti mungkin akan ada pendalaman dari hakim untuk kedua Ibu Atase ini.
03:02Setelah itu baru kami akan minta penjelasan atau keterangan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
03:11karena lebih fokus kepada justifikasi dokumen hasil di luar negeri itu untuk dilakukan penyetaraan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
03:25Itu kira-kira alurnya.
03:26Mudah-mudahan ini bisa kita selesaikan menjelang sholat Jumat.
03:31Terima kasih Ibu Atase pendidikan di Singapura.
03:37Silakan Bu, apa yang bisa Ibu jelaskan?
03:39Karena pokok-pokoknya sudah kami sebut juga dalam surat panggilan dari makamah.
03:45Disilahkan.
03:47Baik, terima kasih Yang Mulia.
03:50Selamat pagi.
03:51Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
03:53Yang Mulia Ketua dan Anggota Majlis Hakim Mahkamah Konstitusi yang kami muliakan
03:58serta para pihak yang hadir dalam persidangan pagi ini.
04:01Tapi saya sudah memperkenalkan diri,
04:04nama saya Noraini Ariyanti
04:05dan untuk saat ini saya bertugas sebagai atas pendidikan di KPI Singapura.
04:10Keterangan yang nanti akan saya sampaikan adalah dalam kapasitas jabatan tersebut
04:15berdasarkan tugas perwakilan dengan merujuk pada sumber resmi
04:19Ministry of Education Singapura
04:20serta dokumen yang dipublikasikan oleh institusi terkait.
04:25Sesuai permintaan yang mulia,
04:27keterangan saya nanti mencakup dua hal.
04:29Yang pertama adalah sistem dan jenjang pendidikan dasar dan menengah di Singapura,
04:34khususnya di Orchid Park Secondary School.
04:37Yang kedua, penyelenggaraan pendidikan tinggi oleh Management Development Institute of Singapore.
04:43Sistem pendidikan di Singapura
04:47dikelola secara terpusat oleh NOI dengan kurikulum nasional.
04:51Cirinya adalah bilingualism, yaitu bahasa Inggris,
04:55sebagai bahasa pengantar utama ditambah dengan mother tongue.
04:59Kemudian juga meritokrasi dan pendidikan holistik,
05:02termasuk di dalamnya karakter and citizenship education atau CCE
05:06yang wajib di seluruh tingkat dari primary hingga pra-university.
05:11Secara garis besar, jenjangnya adalah sebagai berikut,
05:14prasekolah untuk anak-anak berusia 4 sampai 6 tahun,
05:19meliputi nursery maupun kindergarten 1 dan 2.
05:23Untuk primary, bisa dilawati selama 6 tahun,
05:28primary 1 until 6.
05:30Untuk usia 7 sampai 12 tahun,
05:33dan di akhir primary school,
05:35ada ujian nasional, yaitu primary school living examination atau PSLA.
05:42Secondary, itu 4 sampai 5 tahun.
05:46Kemudian ada juga jenjang post secondary,
05:48di dalamnya ada junior college,
05:50millennia institute,
05:51polytechnic, dan institute of technical education.
05:54Baru kemudian bisa lanjut ke universitas,
05:58baik itu universitas negeri maupun lembaga pendidikan tinggi swasta yang lainnya.
06:04Dari sisi regulasi,
06:06pendidikan dasar bersifat wajib bagi seluruh warga negara Singapura
06:10berdasarkan compulsory education act,
06:13penyelenggaraan dan pendaftaran sekolah diatur dalam education act,
06:17sedangkan lembaga pendidikan swasta diatur dalam private education act
06:21di bawah pengawasan Komiti for Private Education.
06:25Untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah,
06:30ada 2 hal yang ingin saya sampaikan,
06:32yaitu sistem sebelum tahun 2024,
06:36dan sistem setelah tahun 2024.
06:40Pada sistem lama, yaitu sebelum 2024,
06:44hasil PSLA, tadi ujian di primary,
06:48akan digunakan untuk menentukan sekolah menengah
06:51dan jalur yang dapat dipilih siswa.
06:53Jalur tersebut ada 4,
06:56yang pertama adalah Integrated Program,
06:59program 6 tahun yang langsung menuju
07:01General Certificate of Education A-Level,
07:04setara atau setara tanpa melalui O-Level.
07:08Kemudian ada jalur Express,
07:10yaitu program 4 tahun yang berakhir dengan ujian O-Level,
07:14di akhir secondary floor,
07:16kemudian Normal Academy,
07:18program 4 atau 5 tahun,
07:20di sini siswa mengambil Normal Academic Level di tahun keempat,
07:25lalu dapat melanjutkan ke ITE atau Polytechnic Foundation Program,
07:30atau juga dapat menempuh tahun kelima untuk O-Level-nya.
07:35yang terakhir, yaitu jalur Normal Technical,
07:39program 4 tahun dengan orientasi lebih praktis,
07:42berakhir dengan Normal Technical Level,
07:45dan dapat terpindah ke Normal Academic,
07:48atau melanjutkan ke ITE bila memenuhi syarat.
07:52Kemudian, sejak tahun 2024,
07:56MOI menerapkan full subject based bending
07:59bagi angkatan yang masuk secondary one,
08:02dan menghapus tadi keempat jalur tadi,
08:04jalur Express, Normal Academic,
08:06dan Normal Technical.
08:10Placik Park Secondary School sendiri adalah sekolah menengah negeri
08:15yang berlokasi di Yisun dan didirikan pada tahun 1999.
08:20Sebagai sekolah negeri, tentu saja sekolah ini berada di bawah MOI
08:25dan melaksanakan kurikulum nasional
08:27serta ketentuan penjenjangan yang sama
08:30dengan sekolah negeri lainnya.
08:32Pada masa berlakunya sistem penjurusan,
08:35sekolah ini menyelenggarakan jalur Express,
08:37Normal Academic, dan Normal Technical.
08:40Namun, sejak full SBB,
08:42siswa baru yang diterima di sekolah ini
08:45juga mengikuti penjenjangan yang sesuai,
08:48yaitu grup 3, 2, dan 1.
08:51Nah, yang kedua yaitu tentang
08:53MDIS, Management Development Institute of Singapore.
08:58MDIS adalah lembaga pendidikan tinggi swasta
09:01dalam penyataan resminya.
09:02MDIS menyebut dirinya sebagai
09:04lembaga profesional nirlaba tertua di Singapura.
09:08MDIS bukan sekolah di bawah MOI
09:11dan bukan universitas negeri.
09:13Dan sebagaimana lembaga swasta lainnya,
09:16MDIS berada dalam kerangka
09:18Private Education Act dan pengawasan CPE.
09:21Penjenjangan yang diterapkan di MDIS
09:25diantaranya yaitu Professional Certificate,
09:27Diploma, Advanced Diploma,
09:29Higher Diploma, hingga Besselors Degree.
09:32Untuk jenjang Professional Certificate
09:35hingga Higher Diploma
09:36dikelola langsung oleh MDIS,
09:38sedangkan untuk jenjang Besselors
09:40itu dikelola Universitas Mitra
09:43mengikuti ketentuan Universitas Mitra tersebut.
09:47Penerimaan mahasiswa barunya
09:49mengikuti persyaratan akademik
09:51dari masing-masing Universitas Mitra,
09:53tapi secara umum persyaratan bahasa Inggris
09:56yaitu IELTS dengan skor 6-6,5
09:59atau TUFEL,
10:01ataupun persyaratan Professional Certificate
10:03in English lainnya.
10:05Untuk penilaian,
10:06mereka menggunakan penilaian dari assignment,
10:09dari examination,
10:10kemudian apabila yang bersangkutan
10:14atau mahasiswa tersebut gagal
10:16mengikuti di ujian yang pertama,
10:19mereka dapat mengulang 1 hingga 3 kali.
10:21Dan apabila belum lulus,
10:23wajib mengulang modul tersebut.
10:25Program Diploma, Advanced Diploma,
10:28dan Higher Diploma
10:28umumnya terdiri dari 4 sampai 8 mata kuliah.
10:33Untuk durasi dan kenaikan jenjangnya,
10:37Diploma, Advanced Diploma,
10:39dan Higher Diploma
10:40masing-masing dapat ditempuh
10:41selama 6 hingga 12 bulan,
10:43sedangkan jenjang Beselor
10:46itu 1 sampai 3 tahun.
10:50Delikian keterangan awal
10:52yang dapat saya sampaikan,
10:53Yang Mulia,
10:54terima kasih atas perhatiannya.
10:55Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
10:58Waalaikumsalam.
10:59Bu Atase,
11:01Ibu bisa menambahkan nggak
11:02rekod-rekod apa yang dimiliki
11:04di kedutaan berkaitan dengan
11:05jenjang pendidikan yang ditempuh
11:08Pak Gibran itu.
11:11Mohon izin, Yang Mulia,
11:13ada setelah kami menelusuri dokumen yang ada,
11:17kami tidak menemukan adanya dokumen yang
11:20disimpan di KDI, Yang Mulia.
11:23Oke, baik itu ketika masuk
11:27maupun setelah meninggalkan Singapura ya,
11:29karena ini isunya ada di sekitar pendidikan
11:32yang sederajat dengan SLTA,
11:34Bu Atase.
11:36Jadi nggak ada dokumen apapun ya,
11:38di kedutaan ya.
11:39Oke, terima kasih.
11:42Nanti akan ada pendalaman.
11:44Kita lanjut ke Ibu Prof. Yuli Rahmawati,
11:47Atase Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia di Kanbera.
11:51Silakan Ibu Prof. Yuli.

Dianjurkan