- 10 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Bank Indonesia memutuskan mempertahankan BI Rate di level 5,75%, dengan Deposit Facility 4,75% dan Lending Facility 6,50%.
Keputusan ini diambil di tengah tekanan global yang meningkat, termasuk penguatan dolar AS, kenaikan imbal hasil surat utang Amerika Serikat, serta ketidakpastian geopolitik dan harga komoditas.
Baca Juga FULL! Basarnas Ungkap Nasib Pencarian 7 Korban Arupadatu 1: Operasi Diperpanjang 3 Hari di https://www.kompas.tv/video/692199/full-basarnas-ungkap-nasib-pencarian-7-korban-arupadatu-1-operasi-diperpanjang-3-hari
Dewan Gubernur BI menjelaskan kebijakan tersebut tetap diarahkan untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah sekaligus mendukung pencapaian sasaran inflasi dan pertumbuhan ekonomi nasional.
Dalam konferensi pers RDG BI, Destry Damayanti dan jajaran Dewan Gubernur juga memaparkan berbagai langkah untuk memperkuat stabilitas rupiah dan mendorong aliran modal masuk, termasuk optimalisasi intervensi pasar valuta asing dan penguatan insentif lindung nilai.
BI tetap memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 berada di kisaran 4,95,7%, sementara inflasi Agustus 2026 tercatat 3,19% secara tahunan.
Produser: Prayogi Haro
Editor: Novaltri
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/692233/full-destry-dewan-gubernur-ungkap-bi-tahan-suku-bunga-5-75-fokus-jaga-rupiah-di-tekanan-global
Keputusan ini diambil di tengah tekanan global yang meningkat, termasuk penguatan dolar AS, kenaikan imbal hasil surat utang Amerika Serikat, serta ketidakpastian geopolitik dan harga komoditas.
Baca Juga FULL! Basarnas Ungkap Nasib Pencarian 7 Korban Arupadatu 1: Operasi Diperpanjang 3 Hari di https://www.kompas.tv/video/692199/full-basarnas-ungkap-nasib-pencarian-7-korban-arupadatu-1-operasi-diperpanjang-3-hari
Dewan Gubernur BI menjelaskan kebijakan tersebut tetap diarahkan untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah sekaligus mendukung pencapaian sasaran inflasi dan pertumbuhan ekonomi nasional.
Dalam konferensi pers RDG BI, Destry Damayanti dan jajaran Dewan Gubernur juga memaparkan berbagai langkah untuk memperkuat stabilitas rupiah dan mendorong aliran modal masuk, termasuk optimalisasi intervensi pasar valuta asing dan penguatan insentif lindung nilai.
BI tetap memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 berada di kisaran 4,95,7%, sementara inflasi Agustus 2026 tercatat 3,19% secara tahunan.
Produser: Prayogi Haro
Editor: Novaltri
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/692233/full-destry-dewan-gubernur-ungkap-bi-tahan-suku-bunga-5-75-fokus-jaga-rupiah-di-tekanan-global
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:00:00Nyubi, Bapak Solihin, Bapak Solihin.
00:00:04Jadi, rekan-rekan sekalian, kita langsung aja ya Pak, masih pertama nih jadi bingung juga gitu.
00:00:13Baik, kami sudah melakukan RDG bulanan, bulan September sejak kemarin hingga tadi siang,
00:00:22berdiskusi juga secara intens dan dari hasil diskusi ini nanti akan saya sampaikan kepada rekan-rekan sekalian
00:00:31hasil diskusi kami termasuk juga nanti kebijakan yang kami ambil akan kami sampaikan di belakang nanti.
00:00:41Baik, pandangan kami terkait dengan prospek perekonomian global belum kuat
00:00:49disertai dengan ketidakpastian pasar keuangan yang tetap tinggi.
00:00:55Tensi perang di Timur Tengah yang kembali meningkat semakin mendorong tingginya harga minyak
00:01:01yang sempat menyentuh 132 dolar per barel
00:01:07sebelum kemudian kembali turun ke level di bawah 100 dolar per barel pada tanggal 22 September 2026.
00:01:17Harga berbagai komoditas dunia turut-turut mengalami kenaikan.
00:01:22Pertumbuhan ekonomi global 2026 diprakirakan masih lemah sekitar 3%
00:01:28dan diikuti tekanan inflasi yang meningkat menjadi sekitar 4%.
00:01:33Kebijakan moneter global menjadi lebih ketat termasuk kenaikan suku bunga
00:01:39kebijakan moneter AS atau Fed Fund Rate menjadi 3,75% hingga 4% pada September 2026
00:01:51dengan kemungkinan peningkatan kembali yang masih tinggi.
00:01:57Imbal hasil atau Yield US Treasury juga meningkat
00:02:00seiring ekspektasi kenaikan Fed Fund Rate
00:02:03dan defisit anggaran pemerintah AS yang besar.
00:02:08Preferensi investor global terhadap investasi portfolio ke negara emerging market
00:02:13tertahan dan berdampak pada tetap kuatnya indeks mata uang dolar AS
00:02:19terhadap negara maju dan negara berkembang.
00:02:23Kondisi ini mengharuskan penguatan respon dan sinergi kebijakan fiskal dan moneter
00:02:28guna memperkuat ketahanan eksternal, menjaga stabilitas,
00:02:33dan mendorong pertumbuhan ekonomi domestik.
00:02:36Pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap terjaga baik
00:02:39dan perlu terus didorong dengan mengoptimalkan berbagai sumber pertumbuhan ekonomi.
00:02:45Perkembangan terkini menunjukkan konsumsi rumah tangga tetap terjaga
00:02:50di topang besarnya berbagai stimulus fiskal pemerintah
00:02:54serta mulai menguatnya keyakinan dan ekspektasi penghasilan konsumen.
00:03:00Investasi juga tetap tumbuh baik, terutama ditopang oleh investasi pemerintah
00:03:05di tengah peran investasi swasta yang masih perlu terus ditingkatkan.
00:03:11Dari eksternal, kinerja ekspor non-migas meningkat
00:03:17sejalan dengan peningkatan permintaan beberapa negara
00:03:20meskipun berbagai upaya perlu terus diperkuat
00:03:24guna mengoptimalkan dampak kenaikan harga komoditas ekspor.
00:03:28Kedepan, pertumbuhan ekonomi diperkirakan tetap baik,
00:03:33didukung implementasi berbagai program stimulus pemerintah,
00:03:37keyakinan pelaku ekonomi yang membaik,
00:03:39serta optimalisasi berbagai sumber pertumbuhan ekonomi.
00:03:44Bank Indonesia terus memperkuat bauran kebijakan moneter,
00:03:49makropodensial, dan sistem pembayaran
00:03:51yang bersinergi erat dengan kebijakan pemerintah
00:03:55untuk menjaga stabilitas dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi
00:03:59yang lebih kuat dan berdaya tahan.
00:04:02Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia
00:04:062026 berada dalam kisaran 4,9 hingga 5,7 persen.
00:04:16Kinerjaan raca pembayaran perlu terus diperkuat
00:04:19untuk mendukung ketahanan eksternal
00:04:22di periode meningkatnya ketidakpastian global.
00:04:26Raca perdagangan periode Juli 2026
00:04:29mencatat surplus sebesar 0,12 miliar dolar Amerika Serikat
00:04:43setelah pada bulan sebelumnya mencatat defisit 0,45 miliar dolar Amerika Serikat.
00:04:51Sementara itu, aliran investasi portfolio asing
00:04:54pada tribulan 3,2026 hingga 21 September 2026
00:04:59mencatat net inflow sebesar 0,4 miliar dolar Amerika Serikat
00:05:05ditopang dengan penerbitan global bond pemerintah
00:05:09serta inflow pada surat berharga negara atau SBN.
00:05:14Posisi cadangan defisit Indonesia pada akhir Agustus 2026
00:05:19tetap terjaga sebesar 146,5 miliar dolar Amerika Serikat
00:05:27setara dengan pembiayaan 5,4 bulan import
00:05:30atau 5,3 bulan import dan pembayaran utang luar negeri pemerintah
00:05:35serta berada di atas standar kecukupan internasional
00:05:39sekitar 3 bulan import.
00:05:42Kedepan, sinergi kebijakan pemerintah dan Bank Indonesia
00:05:46akan terus diperkuat guna meningkatkan ketahanan eksternal
00:05:50di tengah gejolak global.
00:05:53Kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah
00:05:56akan terus diperkuat di tengah ketidakpastian
00:05:59pasar keuangan global yang cukup tinggi.
00:06:02Bank Indonesia akan mengoptimalkan
00:06:05seluruh instrumen moneter
00:06:08termasuk memperluas kebijakan insentif
00:06:12untuk meningkatkan aliran masuk investasi portfolio asing
00:06:17memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah
00:06:20serta mempercepat pendalaman pasar uang dan pasar falas.
00:06:26Dalam kaitan ini,
00:06:28Bank Indonesia telah memperluas
00:06:30transaksi underlying pendanaan luar negeri
00:06:34yang dapat memperoleh insentif pengurangan premi
00:06:38bagi swap jual lindung nilai
00:06:41atau swap beli lindung nilai kepada Bank Indonesia
00:06:45dan di NDF.
00:06:47Dari semula hanya mencakup transaksi portfolio inflow
00:06:51menjadi juga termasuk pinjaman luar negeri
00:06:55oleh bank dan foreign direct investment.
00:06:59Dengan langkah-langkah tersebut,
00:07:02nilai tukar rupiah menguat pada bulan Agustus
00:07:06hingga pertengahan September 2026
00:07:09meskipun pada pertengangan terakhir mengalami tekanan
00:07:13akibat meningkatnya ketidakpastian kondisi global.
00:07:18Nilai tukar rupiah pada 22 September 2026
00:07:22tercatat 17.855 per dolar Amerika Serikat
00:07:28melemah terbatas 0,78 persen
00:07:34dibandingkan dengan level akhir Agustus 2026.
00:07:40Kedepan, Bank Indonesia memperkirakan
00:07:42nilai tukar rupiah akan bergerak stabil
00:07:45didukung oleh komitmen Bank Indonesia
00:07:48serta imbal hasil yang menarik,
00:07:52inflasi yang terkendali dalam sasaran,
00:07:54dan prospek perekonomian domestik yang tetap baik.
00:07:59Bank Indonesia akan terus memperkuat
00:08:02berbagai strategi dengan mengoptimalkan
00:08:05seluruh instrumen moneter
00:08:07guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.
00:08:13Inflasi Indeks Harga Konsumen atau IHK
00:08:16tetap terjaga dalam sasaran.
00:08:20Inflasi IHK pada Agustus 2026
00:08:22tercatat 3,19 persen year on year
00:08:26lebih tinggi dibandingkan dengan
00:08:28realisasi bulan sebelumnya
00:08:30yang sebesar 2,88 persen year on year.
00:08:35Kenaikan inflasi IHK ini
00:08:37terutama dipengaruhi oleh
00:08:39kenaikan inflasi kelompok volatile food
00:08:42yang menjadi 4,06 persen
00:08:46terutama disumbangkan
00:08:48karena kenaikan harga komoditas
00:08:51daging ayam ras, cabai rawit, dan beras.
00:08:57Sementara itu, inflasi inti
00:08:59tetap terjaga di level 2,92 persen year on year
00:09:04didukung dengan konsistensi kebijakan Bank Indonesia.
00:09:08Inflasi kelompok administered price atau AP
00:09:12menurun menjadi 3,32 persen year on year
00:09:16seiring penyesuaian harga AFTUR
00:09:19dan BBM non-subsidi jenis Pertamax dan Pertamax Turbo.
00:09:25Kedepan, Bank Indonesia terus memperkuat
00:09:29respon bauran kebijakan moneter
00:09:32termasuk stabilisasi nilai tukar rupiah
00:09:34agar inflasi tetap terkendali
00:09:37dalam sasaran 2,5 plus minus 1 persen
00:09:41pada 2026 dan 2027.
00:09:45Bank Indonesia juga terus memperkuat
00:09:48sinergi dengan pemerintah
00:09:50melalui tim pengendalian inflasi pusat daerah
00:09:54atau TPIP-TPID
00:09:56dalam implementasi gerakan pengendalian
00:10:00inflasi dan pangan sejahtera
00:10:02atau GPI-PS
00:10:04guna mengendalikan inflasi pangan
00:10:07termasuk antisipasi dampak gangguan cuaca
00:10:11El Nino terhadap harga pangan.
00:10:15Rekan-rekan sekalian,
00:10:17terkait dengan intermediasi perbankan,
00:10:20kami memonitor intermediasi perbankan
00:10:23kembali meningkat
00:10:25disertai dengan ketahanan perbankan
00:10:27yang tetap terjaga.
00:10:29Kredit perbankan pada Agustus 2026
00:10:32tumbuh 13,36 persen secara year-on-year
00:10:36meningkat dari pertumbuhan pada Juli 2026
00:10:40yang sebesar 13,58 persen year-on-year.
00:10:45Berdasarkan kelompok penggunaan,
00:10:47perkembangan kredit didukung oleh
00:10:49kredit investasi, kredit modal kerja,
00:10:52dan kredit konsumsi
00:10:54yang pada Agustus 2026
00:10:56masing-masing tumbuh sebesar 25,11 persen,
00:11:01kemudian untuk modal kerja
00:11:0311,45 persen secara year-on-year,
00:11:06dan untuk konsumsi,
00:11:08kredit konsumsi tumbuh sebesar
00:11:105,07 persen secara year-on-year.
00:11:13Perkembangan positif intermediasi perbankan
00:11:17didukung oleh kebijakan makroprudensial longgar
00:11:21yang terus ditempuh oleh Bank Indonesia
00:11:23melalui optimalisasi kebijakan insentif
00:11:28likuiditas makroprudensial.
00:11:30Hingga minggu pertama, September 2026,
00:11:34insentif KLM yang diperoleh bank
00:11:37sudah tercatat Rp461,2 triliun
00:11:42dengan alokasi pada KLM Financing Channel
00:11:47sebesar Rp338,2 triliun
00:11:50serta alokasi KLM Pendalaman Pasar Uang
00:11:54sebesar Rp123 triliun.
00:11:58Selain itu, minat penyaluran kredit
00:12:01atau lending appetite juga masih longgar
00:12:04serta didukung pertumbuhan DPK
00:12:06yang mencapai 10,94 persen year-on-year.
00:12:11Bank Indonesia memperkirakan
00:12:13pertumbuhan kredit 2026
00:12:15tetap terjaga pada kisaran 8 hingga 12 persen.
00:12:19Sementara itu, ketahanan perbankan
00:12:21juga tetap kuat dan mendukung pertumbuhan kredit.
00:12:24Rasio kecukupan modal atau capital
00:12:26edukasi rasio atau CAR
00:12:30pada Juli 2026 tercatat tinggi
00:12:33yaitu sebesar 23,84 persen.
00:12:37Selain itu, rasio kredit bermasalah
00:12:39atau non-performing loan perbankan
00:12:41secara agregat tetap rendah
00:12:44di level 2,1 persen untuk brutal
00:12:47dan untuk netonya adalah sebesar 0,81 persen
00:12:51pada bulan Juli 2026.
00:12:54Rasio alat liquid terhadap dana pihak ketiga
00:12:58atau AL per DPK tercatat stabil
00:13:01di level 23,04 persen
00:13:04pada Agustus 2026.
00:13:07ke depan, Bank Indonesia akan terus mengoptimalkan
00:13:11kebijakan makroprudensial yang akomodatif
00:13:14untuk mendorong pertumbuhan kredit atau pembiayaan
00:13:17dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi
00:13:20dengan tetap menjaga stabilitas sistem keuangan.
00:13:25Transaksi ekonomi dan keuangan digital
00:13:27pada Agustus 2026 tetap tumbuh
00:13:31didukung oleh sistem pembayaran yang aman,
00:13:35lancar, dan andal
00:13:36serta infrastruktur yang stabil
00:13:39dan struktur industri yang sehat.
00:13:43Volume transaksi pembayaran digital
00:13:45mencapai 6,11 miliar transaksi
00:13:50atau tumbuh 40,36 persen year-on-year
00:13:54pada Agustus 2026
00:13:56dan didukung oleh perluasan
00:13:58akseptasi pembayaran digital.
00:14:02Volume transaksi melalui internet
00:14:04dan mobile banking masing-masing tumbuh
00:14:0615,12 persen year-on-year
00:14:09dan 47,08 persen year-on-year
00:14:13termasuk transaksi kris
00:14:15yang tumbuh tinggi mencapai
00:14:1767,22 persen year-on-year
00:14:21didukung dengan peningkatan jumlah
00:14:23pengguna dan merchant.
00:14:26Rekan-rekan sekalian
00:14:27saya juga ingin menyampaikan
00:14:29kabar gembira
00:14:30untuk Indonesia
00:14:32karena kris kita
00:14:36kemarin ya
00:14:37kemarin mendapatkan
00:14:39penghargaan internasional
00:14:41sebagai
00:14:43nanti mungkin Bu Fili bisa menetapkan
00:14:45lebih lanjut
00:14:46tapi terkait dengan
00:14:48kris cross-border ya
00:14:50kris cross-border
00:14:51jadi dianggap juga sebagai
00:14:53salah satu pelopor lah ya
00:14:55dan itu penghargaan diberikan
00:14:58di Amerika Serikat
00:15:00jadi ini suatu penghargaan
00:15:02yang sangat membanggakan
00:15:03bukan hanya untuk Bank Indonesia
00:15:05tapi ini adalah juga
00:15:06untuk Indonesia
00:15:08karena perkembangan kris
00:15:10yang begitu cepat
00:15:11dan ini semua tentu didukung oleh
00:15:13rekan-rekan semua
00:15:14masyarakat
00:15:15dan bangsa Indonesia
00:15:16dan juga tentunya
00:15:17oleh pemerintah
00:15:19kementerian dan lembaga
00:15:20nah saya lanjutkan
00:15:22dari sisi infrastruktur
00:15:25volume transaksi retail
00:15:26melalui BI PAS
00:15:28mencapai
00:15:28549 juta transaksi
00:15:31atau tumbuh
00:15:3237,72%
00:15:34dengan nilai transaksi
00:15:36mencapai
00:15:371.346 triliun rupiah
00:15:41sementara itu
00:15:42nilai transaksi
00:15:43BI RTGS
00:15:44mencapai
00:15:4516.545 triliun
00:15:49atau sedikit turun
00:15:51yaitu turun sebesar
00:15:533,64% year on year
00:15:55dengan volume
00:15:56sebanyak 0,86 juta transaksi
00:16:00atau turun sebesar
00:16:021,78% year on year
00:16:06dari sisi pengelolaan
00:16:07uang rupiah
00:16:08uang kartal
00:16:09yang dedarkan
00:16:11atau UYD
00:16:12tumbuh
00:16:1312,88%
00:16:15year on year
00:16:15menjadi
00:16:171.332 triliun
00:16:19selain itu
00:16:20Bank Indonesia
00:16:21juga terus
00:16:22menjaga
00:16:23ketersediaan
00:16:24uang rupiah
00:16:24dalam jumlah
00:16:26yang cukup
00:16:26dengan kualitas
00:16:28yang layak edar
00:16:29di seluruh
00:16:30wilayah
00:16:31negara kesatuan
00:16:32Republik Indonesia
00:16:33termasuk
00:16:34daerah
00:16:35terdepan
00:16:36terluar
00:16:36dan
00:16:37terpencil
00:16:38rekan-rekan sekalian
00:16:44dengan
00:16:45background tadi
00:16:47yang telah kami
00:16:48sampaikan
00:16:49maka
00:16:50saya akan
00:16:52menyampaikan
00:16:53bahwa
00:17:00rapat
00:17:01Dewan Gubernur
00:17:02Bank Indonesia
00:17:04pada tanggal
00:17:0522 hingga
00:17:0623 September
00:17:082026
00:17:09memutuskan
00:17:11untuk
00:17:12mempertahankan
00:17:15BI rate
00:17:16sebesar
00:17:175,75%
00:17:19suku
00:17:20suku bunga
00:17:20deposit
00:17:21facility
00:17:22sebesar
00:17:234,75%
00:17:25dan
00:17:25suku bunga
00:17:26lending
00:17:27facility
00:17:28sebesar
00:17:296,5%
00:17:30keputusan
00:17:33ini
00:17:33tetap
00:17:34konsisten
00:17:34dengan
00:17:35strategi
00:17:36stabilisasi
00:17:37nilai
00:17:38tukar rupiah
00:17:39di tengah
00:17:40tekanan eksternal
00:17:42yang masih
00:17:42kuat
00:17:43guna
00:17:44mendukung
00:17:44pencapaian
00:17:45sasaran
00:17:46inflasi
00:17:462,5%
00:17:48plus minus
00:17:481%
00:17:49pada tahun
00:17:502026
00:17:51dan
00:17:522027
00:17:53serta
00:17:54mendorong
00:17:55pertumbuhan
00:17:56ekonomi
00:17:56yang berkelanjutan
00:17:59Bank Indonesia
00:18:01akan terus
00:18:03memperkuat
00:18:04kebijakan
00:18:05insentif
00:18:07untuk
00:18:07menarik
00:18:08aliran
00:18:09masuk
00:18:09modal asing
00:18:10dan menjaga
00:18:12stabilitas
00:18:13nilai
00:18:14tukar rupiah
00:18:14serta
00:18:15mempercepat
00:18:16pendalaman
00:18:17pasar uang
00:18:18dan pasar
00:18:19falas
00:18:20sementara itu
00:18:21kebijakan
00:18:22makroprudensial
00:18:23dan kebijakan
00:18:24sistem
00:18:25pembayaran
00:18:25akan tetap
00:18:27diarahkan
00:18:27untuk turut
00:18:29mendorong
00:18:29pertumbuhan
00:18:30ekonomi
00:18:31kebijakan
00:18:32makroprudensial
00:18:33longgar
00:18:33terus
00:18:34diperkuat
00:18:35guna
00:18:36meningkatkan
00:18:36kredit
00:18:37atau pembiayaan
00:18:38ke sektor
00:18:39real
00:18:39dengan tetap
00:18:40menjaga
00:18:41stabilitas
00:18:42sistem
00:18:42keuangan
00:18:43kebijakan
00:18:44sistem
00:18:44pembayaran
00:18:45akan tetap
00:18:46diarahkan
00:18:47untuk turut
00:18:48mendukung
00:18:49kegiatan
00:18:49ekonomi
00:18:50melalui
00:18:51perluasan
00:18:52akseptasi
00:18:53pembayaran
00:18:53digital
00:18:54penguatan
00:18:55struktur
00:18:55industri
00:18:56sistem
00:18:56pembayaran
00:18:57serta
00:18:58peningkatan
00:18:58keandalan
00:18:59dan ketahanan
00:19:00infrastruktur
00:19:01sistem
00:19:01pembayaran
00:19:02arah
00:19:05bauran
00:19:05kebijakan
00:19:06moneter
00:19:06makroprudensial
00:19:07dan sistem
00:19:08pembayaran
00:19:09dalam
00:19:10memperkuat
00:19:11stabilitas
00:19:11dan turut
00:19:13mendorong
00:19:13pertumbuhan
00:19:14ekonomi
00:19:14yang berkelanjutan
00:19:15juga
00:19:16didukung
00:19:17dengan langkah-langkah
00:19:18kebijakan
00:19:19sebagai berikut
00:19:20yang pertama
00:19:21memperkuat
00:19:23efektivitas
00:19:24implementasi
00:19:26kebijakan
00:19:26moneter
00:19:27untuk
00:19:28stabilisasi
00:19:29nilai
00:19:29tukar rupiah
00:19:30menjaga
00:19:31inflasi
00:19:322026
00:19:34dan 2027
00:19:35dalam kisaran
00:19:362,5%
00:19:37dan menjaga
00:19:40kecukupan
00:19:40likuiditas
00:19:41rupiah
00:19:42dengan
00:19:431,
00:19:45mengoptimalkan
00:19:47strategi
00:19:47intervensi
00:19:48valuta asing
00:19:50guna
00:19:50memperkuat
00:19:51stabilisasi
00:19:52nilai
00:19:52tukar rupiah
00:19:54baik melalui
00:19:56transaksi
00:19:56non-deliverable
00:19:57forward
00:19:58atau NDF
00:19:59di pasar
00:20:00luar negeri
00:20:01maupun
00:20:02transaksi
00:20:02spot
00:20:03dan domestik
00:20:05non-deliverable
00:20:06forward
00:20:06atau
00:20:06di NDF
00:20:07di pasar
00:20:08domestik
00:20:10kedua
00:20:12mengelola
00:20:13struktur
00:20:14suku bunga
00:20:15di pasar
00:20:15uang
00:20:16sejalan
00:20:17dengan
00:20:17kebijakan
00:20:18BI
00:20:18rate
00:20:18dan
00:20:19suku bunga
00:20:20instrumen
00:20:20operasi
00:20:21moneter
00:20:22pro-market
00:20:22disertai
00:20:24dengan
00:20:24penguatan
00:20:25strategi
00:20:25operasi
00:20:27moneter
00:20:27pro-market
00:20:28dua
00:20:30memperkuat
00:20:32efektivitas
00:20:34stabilisasi
00:20:34nilai
00:20:35tukar rupiah
00:20:35sekaligus
00:20:36mendukung
00:20:37upaya
00:20:38menjaga
00:20:38kecukupan
00:20:39likuiditas
00:20:40rupiah
00:20:40dengan
00:20:41satu kecil
00:20:43meningkatkan
00:20:44insentif
00:20:45untuk
00:20:46instrumen
00:20:46swap
00:20:47beli
00:20:48lindung
00:20:48nilai
00:20:49konvensional
00:20:50kepada
00:20:51Bank Indonesia
00:20:51dalam rangka
00:20:53transaksi
00:20:54underlying
00:20:54pendanaan
00:20:55luar negeri
00:20:56yang mencakup
00:20:57transaksi
00:20:58portfolio
00:20:59inflow
00:20:59pinjaman
00:21:00luar negeri
00:21:01oleh bank
00:21:02dan foreign
00:21:03direct
00:21:03investment
00:21:04melalui
00:21:05pengurangan
00:21:06premi
00:21:06dari semula
00:21:08pengurangan
00:21:1012,5%
00:21:11untuk semua
00:21:12tenor
00:21:13menjadi
00:21:14sebesar
00:21:1515%
00:21:16untuk
00:21:17tenor
00:21:173 bulan
00:21:2020%
00:21:21untuk
00:21:22tenor
00:21:236 bulan
00:21:23dan
00:21:2425%
00:21:25untuk
00:21:26tenor
00:21:2612 bulan
00:21:28yang kedua
00:21:31poin
00:21:31kedua
00:21:32kecil
00:21:32yaitu
00:21:33meningkatkan
00:21:34insentif
00:21:35untuk
00:21:35instrumen
00:21:36domestic
00:21:37non-delirable
00:21:38forward
00:21:39atau
00:21:39DNDF
00:21:40lindung
00:21:41nilai
00:21:41kepada
00:21:42Bank Indonesia
00:21:43dalam rangka
00:21:44transaksi
00:21:45underlying
00:21:46pendanaan
00:21:47luar negeri
00:21:48yang mencakup
00:21:49transaksi
00:21:50portfolio
00:21:51inflows
00:21:52pinjaman
00:21:53luar negeri
00:21:54oleh bank
00:21:55dan
00:21:55foreign
00:21:56direct
00:21:56investment
00:21:57melalui
00:21:58pengurangan
00:21:58premi
00:21:59dari
00:22:00semula
00:22:0015%
00:22:02menjadi
00:22:0325%
00:22:04untuk
00:22:05tenor
00:22:066 bulan
00:22:06dan
00:22:0730%
00:22:08untuk
00:22:09tenor
00:22:0912
00:22:10bulan
00:22:11selanjutnya
00:22:13butir
00:22:14ketiga
00:22:15melanjutkan
00:22:16pemberian
00:22:17insentif
00:22:18bagi
00:22:18transaksi
00:22:19local
00:22:20currency
00:22:21transaction
00:22:22atau
00:22:22LCT
00:22:23dengan
00:22:24negara
00:22:24mitra
00:22:25untuk
00:22:26diversifikasi
00:22:27transaksi
00:22:28palas
00:22:28berupa
00:22:29A
00:22:30penambahan
00:22:32premi
00:22:32swap
00:22:33beli
00:22:33lindung
00:22:33nilai
00:22:34atau
00:22:34swap
00:22:35jual
00:22:35lindung
00:22:36nilai
00:22:36kepada
00:22:37Bank Indonesia
00:22:38sebesar
00:22:3910%
00:22:39dan yang
00:22:41B
00:22:41pengurangan
00:22:42premi
00:22:43di
00:22:43NDF
00:22:44jual
00:22:44lindung
00:22:45nilai
00:22:45sebesar
00:22:4610%
00:22:49selanjutnya
00:22:50yang
00:22:51ketiga
00:22:52memperkuat
00:22:54efektivitas
00:22:55implementasi
00:22:56kebijakan
00:22:57makroprudensial
00:22:58akomodatif
00:22:59untuk mendorong
00:23:01pertumbuhan
00:23:02kredit
00:23:02atau
00:23:03pembiayaan
00:23:03dalam rangka
00:23:05mendukung
00:23:05pertumbuhan
00:23:06ekonomi
00:23:06dan tetap
00:23:07menjaga
00:23:08stabilitas
00:23:08sistem
00:23:09keuangan
00:23:10dengan
00:23:10poin
00:23:11satu
00:23:11melanjutkan
00:23:13persiapan
00:23:13implementasi
00:23:15penguatan
00:23:15kebijakan
00:23:17rasio
00:23:17pembiayaan
00:23:18inklusif
00:23:19makroprudensial
00:23:20atau
00:23:20RPIM
00:23:21untuk mendorong
00:23:22penyaluran
00:23:23kredit
00:23:23pembiayaan
00:23:24perbankan
00:23:25kepada
00:23:26sektor
00:23:27inklusif
00:23:28dan berkelanjutan
00:23:29yang akan
00:23:30berlaku
00:23:31efektif
00:23:31pada
00:23:32tanggal
00:23:321 Oktober
00:23:332026
00:23:35butir
00:23:36kedua
00:23:36melanjutkan
00:23:38sinergi
00:23:38bersama
00:23:39pemerintah
00:23:40dan
00:23:40pemangku
00:23:41kepentingan
00:23:42lainnya
00:23:42dalam mendorong
00:23:43kredit
00:23:44atau
00:23:44pembiayaan
00:23:45perbankan
00:23:46melalui
00:23:46program
00:23:47percepatan
00:23:48intermediasi
00:23:49Indonesia
00:23:50atau
00:23:51PINISI
00:23:51butir
00:23:54yang ketiga
00:23:54eh sorry
00:23:55nomor
00:23:56empat
00:23:56memperkuat
00:23:58akselerasi
00:23:59akseptasi
00:24:00digital
00:24:01melalui
00:24:01kolaborasi
00:24:03antara
00:24:04kementerian
00:24:04koordinator
00:24:05bidang
00:24:06perekonomian
00:24:06Bank
00:24:07Indonesia
00:24:08otoritas
00:24:09jasa
00:24:09keuangan
00:24:10dan
00:24:11asosiasi
00:24:12industri
00:24:12dalam penyelenggaraan
00:24:14festival
00:24:14ekonomi
00:24:15keuangan
00:24:15digital
00:24:16Indonesia
00:24:16dan
00:24:17Indonesia
00:24:18Fintech
00:24:19Summit
00:24:19dan
00:24:20Expo
00:24:20Fekdi
00:24:22dan
00:24:22IFSE
00:24:232026
00:24:25pada
00:24:25tanggal
00:24:2624
00:24:26sampai
00:24:27dengan
00:24:2726
00:24:28September
00:24:282026
00:24:30kegiatan
00:24:31ini
00:24:31merupakan
00:24:32wujud
00:24:32sinergi
00:24:33berbagai
00:24:34inisiatif
00:24:35yaitu
00:24:36yang pertama
00:24:37rapat
00:24:38koordinasi
00:24:39nasional
00:24:39atau
00:24:40rakornas
00:24:40pengendalian
00:24:41inflasi
00:24:42atau
00:24:42PI
00:24:43dan
00:24:43percepatan
00:24:44dan
00:24:44perluasan
00:24:45digitalisasi
00:24:46daerah
00:24:46PPI
00:24:472DD
00:24:47yang kedua
00:24:49gebiar
00:24:50transformasi
00:24:50digital
00:24:51nasional
00:24:51yang merupakan
00:24:53milestone
00:24:53sinergi
00:24:54berbagai
00:24:54inisiatif
00:24:56perluasan
00:24:56digitalisasi
00:24:57pada
00:24:58kementerian
00:24:59atau lembaga
00:24:59yang ketiga
00:25:01peresmian
00:25:02perluasan
00:25:02kerja
00:25:03sama
00:25:03kris
00:25:03antar negara
00:25:04dengan
00:25:05bank
00:25:06sentral
00:25:06negara
00:25:07mitra
00:25:07dan
00:25:08yang keempat
00:25:09inisiasi
00:25:11Indonesia
00:25:11travel pack
00:25:12serta
00:25:14terakhir
00:25:14poin
00:25:14kelima
00:25:15memperkuat
00:25:16dan
00:25:17memperluas
00:25:17kerjasama
00:25:18internasional
00:25:19di area
00:25:20kebank
00:25:20sentralan
00:25:21termasuk
00:25:22konektivitas
00:25:23sistem
00:25:23pembayaran
00:25:24dan transaksi
00:25:25menggunakan
00:25:26mata uang
00:25:26lokal
00:25:27termasuk
00:25:28penambahan
00:25:28Singapura
00:25:29sebagai
00:25:30mitra
00:25:31baru
00:25:32LCT
00:25:32pada
00:25:33bulan
00:25:34Agustus
00:25:342026
00:25:36dan
00:25:38tentu saja
00:25:39yang
00:25:39menjadi
00:25:40poin
00:25:41penting
00:25:41juga
00:25:41yaitu
00:25:42Bank
00:25:42Indonesia
00:25:43akan
00:25:44terus
00:25:44memperkuat
00:25:45koordinasi
00:25:46kebijakan
00:25:47dengan
00:25:47pemerintah
00:25:48Komite
00:25:49Stabilitas
00:25:50Sistem
00:25:50Keuangan
00:25:51atau KSSK
00:25:52dan
00:25:53pemangku
00:25:54kepentingan
00:25:54lainnya
00:25:55dalam upaya
00:25:56menjaga
00:25:57stabilitas
00:25:58perekonomian
00:25:59dan turut
00:26:00mendukung
00:26:01pertumbuhan
00:26:01ekonomi
00:26:02yang berkelanjutan
00:26:04demikian
00:26:05yang bisa
00:26:06saya sampaikan
00:26:07terkait hasil
00:26:07dari RDG
00:26:08bulanan
00:26:09dua hari ini
00:26:10dan
00:26:12selebihnya
00:26:13saya
00:26:14selanjutnya
00:26:15saya akan
00:26:15serahkan
00:26:15kepada Pak Dini
00:26:17tapi sebelumnya
00:26:18saya tutup
00:26:18dengan yang
00:26:19tidak
00:26:20hasil ini
00:26:21dengan mengucapkan
00:26:22Wassalamualaikum
00:26:23Warahmatullahi
00:26:24Wabarakatuh
00:26:24saya serahkan
00:26:25lagi kembali
00:26:26kepada Pak Dini
00:26:26silahkan Pak Dini
00:26:27baik
00:26:28terima kasih
00:26:29Ibu Gubernur
00:26:31untuk pemaparan
00:26:32hasil rapat
00:26:33Dewan Gubernur
00:26:34pada siang hari ini
00:26:35selanjutnya
00:26:36kita akan
00:26:38memulai
00:26:38sesi
00:26:39tanya-jawab
00:26:40sudah cukup
00:26:41banyak
00:26:41pertanyaan
00:26:43dari berbagai
00:26:43media
00:26:44yang mohon
00:26:44izin
00:26:45kami bacakan
00:26:46satu persatu
00:26:47pertama
00:26:49dari
00:26:50Maulana
00:26:51Investor Trust
00:26:52kemudian
00:26:53dari
00:26:53Krishna
00:26:54Investor Daily
00:26:56bagaimana
00:26:57respon
00:26:58Bank Indonesia
00:26:59terhadap
00:27:00fenomena
00:27:00suku bunga tinggi
00:27:01ke depan
00:27:02apakah
00:27:03mitigasi
00:27:04terhadap
00:27:05outflow
00:27:05yang berdampak
00:27:06bagi rupiah
00:27:09selanjutnya
00:27:10apakah level
00:27:10BI rate
00:27:11saat ini
00:27:11cukup
00:27:12untuk menjaga
00:27:13stabilitas rupiah
00:27:14setelah
00:27:15The Fed
00:27:16kembali
00:27:16menaikkan
00:27:17suku bunga
00:27:18dan tekanan
00:27:18geopolitik
00:27:19masih tinggi
00:27:21selanjutnya
00:27:22nomor dua
00:27:23ini
00:27:24pertanyaan
00:27:25dari
00:27:25Amanda
00:27:26TV1
00:27:27dan juga
00:27:27Rizka
00:27:28Antara
00:27:28bagaimana
00:27:30asesmen
00:27:31Bank Indonesia
00:27:31terhadap
00:27:32dampak
00:27:33geopolitik
00:27:34global
00:27:34pada
00:27:34fundamental
00:27:35rupiah
00:27:36dan
00:27:37sejauh
00:27:38mana
00:27:38tekanan
00:27:39itu
00:27:39mulai
00:27:39berdampak
00:27:40kepada
00:27:41perekonomian
00:27:42domestik
00:27:42bagaimana
00:27:44pengaruhnya
00:27:45terhadap
00:27:45arah
00:27:46kebijakan
00:27:46BI rate
00:27:49nomor
00:27:50tiga
00:27:50ini
00:27:51dari
00:27:51AV
00:27:52Kumparan
00:27:53dan juga
00:27:53Surya
00:27:54Bisnis Indonesia
00:27:55Safri
00:27:56Merdeka
00:27:57Kom
00:27:57bagaimana
00:27:59perkembangan
00:28:00transaksi
00:28:01kris
00:28:01antar
00:28:02negara
00:28:02dan
00:28:03rencana
00:28:04perluasan
00:28:05kerjasama
00:28:05kris
00:28:06antar
00:28:06negara
00:28:07ke depan
00:28:07bagaimana
00:28:09perkembangan
00:28:10kartu
00:28:10kredit
00:28:11Indonesia
00:28:11hingga
00:28:12saat
00:28:12ini
00:28:13selanjutnya
00:28:15nomor
00:28:17empat
00:28:17dari
00:28:17AV
00:28:18Kumparan
00:28:18bagaimana
00:28:20fenomena
00:28:20di masyarakat
00:28:21tentang
00:28:22rupiah
00:28:22dengan
00:28:23tanda tangan
00:28:24pejabat
00:28:25tertentu
00:28:25yang kemudian
00:28:26dijual
00:28:27dan diburu
00:28:27publik
00:28:29tidak pakai
00:28:31nama ya
00:28:31sebenarnya
00:28:33sebenarnya
00:28:34oke
00:28:37sudah tahu
00:28:38namanya
00:28:38izin
00:28:39nomor
00:28:40lima
00:28:40dari
00:28:41Surya
00:28:41Bisnis Indonesia
00:28:42dan Amanda
00:28:43TV One
00:28:43apakah ada
00:28:44perluasan
00:28:45atau kebijakan
00:28:46baru untuk
00:28:47menstabilkan
00:28:47rupiah
00:28:48dan menarik
00:28:49aliran modal
00:28:50masuk
00:28:50di luar
00:28:52suku bunga
00:28:52dari
00:28:54Agus
00:28:54Harian Kompas
00:28:55dan Rizka
00:28:56antara
00:28:57bagaimana
00:28:58perkembangan
00:28:59transaksi
00:29:00LCT
00:29:00dibandingkan
00:29:01tahun-tahun
00:29:01sebelumnya
00:29:02dan bagaimana
00:29:03rencana
00:29:04perkembangan
00:29:04kebijakan
00:29:06LCT
00:29:06ke depan
00:29:07terakhir
00:29:09nomor
00:29:09enam
00:29:09ini dari
00:29:11Ira
00:29:11Infobank
00:29:12kemudian
00:29:12Lydia
00:29:13Tesa
00:29:14Kontan
00:29:14banyak
00:29:16bank
00:29:16menaruh
00:29:17di SRBI
00:29:18karena tidak
00:29:18ada demand
00:29:19bagaimana
00:29:20BI
00:29:20memandang
00:29:21prospek
00:29:21pertumbuhan
00:29:22kredit
00:29:22dengan kondisi
00:29:23suku bunga
00:29:24saat ini
00:29:25dari
00:29:26Rizka
00:29:27antara
00:29:27Amanda
00:29:28TV One
00:29:29soal
00:29:30KLM
00:29:31PPU
00:29:31apakah
00:29:32BI
00:29:32melihat
00:29:33likuritas
00:29:33bank itu
00:29:34mulai merata
00:29:35sejauh ini
00:29:36sudah berapa
00:29:37insentif
00:29:38KLM
00:29:39PPU
00:29:39yang diterima
00:29:40bank dan
00:29:40dari kelompok
00:29:41mana saja
00:29:41bank tersebut
00:29:43Ibu
00:29:44Gubernur
00:29:45Ibu
00:29:46Bapak
00:29:46anggota
00:29:47Dewan
00:29:47Gubernur
00:29:48demikian
00:29:49pertanyaan
00:29:50pertanyaan
00:29:50dari media
00:29:51dan mohon
00:29:52izin
00:29:52untuk dapat
00:29:53direspon
00:29:53kami
00:29:54persilahkan
00:29:54Bapak Ibu
00:29:55anggota
00:29:56Dewan
00:29:56Gubernur
00:29:59baik
00:30:00terima kasih
00:30:01Mas Denny
00:30:03ini
00:30:03pertanyaannya
00:30:06sebenarnya
00:30:06kita sudah
00:30:07kelompok ini
00:30:08bagian
00:30:09mana
00:30:10dijelaskan
00:30:12adik
00:30:12yang terkait
00:30:14kurang lebih
00:30:14tapi kita
00:30:15disini bisa
00:30:16saling melengkapi
00:30:18saya coba
00:30:18merespon
00:30:19yang pertama
00:30:19itu terkait
00:30:20dari
00:30:21Mas Molana
00:30:22Investor Trust
00:30:23sama Krishna
00:30:24Investor Daily
00:30:25boleh saya lihat
00:30:26mana
00:30:28oh
00:30:29depan langsung
00:30:30kok
00:30:31duduk
00:30:31duduknya sampingan
00:30:33janjian
00:30:35jadi pertanyaannya
00:30:37barengan
00:30:39nyontek
00:30:40ini
00:30:40oke
00:30:41bagaimana
00:30:42respon BI
00:30:43terhadap fenomena
00:30:44suku bunga tinggi
00:30:44ke depan
00:30:45jadi
00:30:47sebenarnya
00:30:47kalau kita lihat
00:30:48apa yang dilakukan oleh Bank Indonesia
00:30:50kan ditanya
00:30:51apakah mitigasi
00:30:52terhadap
00:30:53outflow yang
00:30:53berdampak bagi rupiah
00:30:55jadi kalau kita lihat
00:30:56sebenarnya apa yang telah dilakukan oleh BI
00:30:58BI kan selalu
00:30:59kita melihat
00:31:00preemptive ya
00:31:00dan forward looking
00:31:02jadi apa yang kami lakukan
00:31:04sejak May dan Juni
00:31:05kita
00:31:06mengantisipasi
00:31:07dengan
00:31:07kondisi ketidakpastian
00:31:09akan makin tinggi
00:31:10bahwa
00:31:11kita akhirnya
00:31:12menaikkan suku bunga
00:31:13BI rate kita
00:31:14hingga
00:31:15100 basis point
00:31:16pertama 50
00:31:17kemudian 25
00:31:18dan akhirnya 25
00:31:19juga di
00:31:20bulan Juli
00:31:23ini sebenarnya juga
00:31:24menggambarkan bahwa
00:31:26untuk BI
00:31:26stabilitas itu adalah
00:31:28prioritas
00:31:29saat ini prioritas
00:31:30karena ketidakpastian global
00:31:32yang sangat tinggi
00:31:33nah tapi kemudian
00:31:34pertanyaannya
00:31:35apakah semua itu
00:31:36harus di respon
00:31:36dengan suku bunga
00:31:37nah ini kami
00:31:38menggunakan
00:31:39satu kebijakan
00:31:41yang mungkin
00:31:41kebijakan ini adalah
00:31:43kebijakan yang
00:31:43inovasi ya
00:31:44sebenarnya kalau kita
00:31:45mau jujur ya
00:31:46jadi
00:31:47sekarang apa sih
00:31:48permasalahan yang
00:31:49kita hadapi gitu kan
00:31:51kalau ekonomi
00:31:52so far kita
00:31:54dalam
00:31:54dalam track
00:31:55yang oke ya
00:31:56kemudian kita juga
00:31:58mulai lihat
00:31:58tadi juga saya sampaikan
00:31:59mulai ada
00:32:00positif-positif
00:32:01kita lihat
00:32:02konsumsi masyarakat
00:32:03mulai naik
00:32:04kemudian juga
00:32:04korporasi juga
00:32:06swasta
00:32:07itu juga mulai
00:32:08berkembang
00:32:09naik
00:32:10kemudian juga
00:32:10kita lihat
00:32:11trade balance
00:32:12kita sudah
00:32:13positif
00:32:14di bulan Juli
00:32:16kemarin
00:32:16jadi artinya
00:32:17beberapa hal yang
00:32:18positif termasuk
00:32:19CADEP kita juga
00:32:20masih relatif stabil
00:32:21di 146
00:32:22jadi
00:32:23beberapa hal itu
00:32:25kita melihat
00:32:26bahwa ekonomi
00:32:27domestik kita ini
00:32:28sebenarnya
00:32:29masih tumbuh
00:32:30tapi emang perlu
00:32:32didorong
00:32:32nah oleh karena itu
00:32:33kita mencoba
00:32:34mencari apa
00:32:35kebijakan lain
00:32:36yang sekarang
00:32:37concern utamanya apa
00:32:38dan ini concern
00:32:39bukan hanya di Indonesia
00:32:40tapi di seluruh
00:32:41emerging market
00:32:42karena dengan
00:32:43kondisi hire for longer
00:32:44di Amerika
00:32:45DXY naik
00:32:46USD yield naik
00:32:47itu menyebabkan juga
00:32:48aset di Amerika
00:32:50menjadi menarik
00:32:50gitu kan
00:32:51nah ini yang
00:32:52tentunya harus
00:32:53bisa kita counter
00:32:54nah caranya bagaimana
00:32:55kita
00:32:56mengenalkan
00:32:57dengan namanya
00:32:58kebijakan
00:32:59insentif
00:33:00untuk
00:33:01hedging
00:33:02biaya hedging
00:33:03jadi kalau asing
00:33:04masuk ke Indonesia
00:33:05dia pasti kan
00:33:06convertnya ke rupiah
00:33:07dia bisa convert
00:33:08dengan swap
00:33:09jadi hari ini dia jual
00:33:10nanti dia akan beli lagi
00:33:11dengan suatu perjanjian
00:33:12atau dia benar-benar
00:33:14putus di NDF
00:33:15dia jual
00:33:15outright
00:33:15nah kita melihat
00:33:17pola-pola yang dilakukan
00:33:18oleh investor
00:33:19asing itu
00:33:21mereka biasanya begitu
00:33:22jadi dia masuk ke swap
00:33:23kemudian
00:33:24dia dapat rupiah
00:33:26kemudian dia belilah
00:33:27surat berharga kita
00:33:28baik itu
00:33:29SBN
00:33:30SRBI
00:33:31dan bahkan
00:33:32kemudian kan juga
00:33:33kita perluas
00:33:33untuk
00:33:34info yang sepatnya
00:33:35pinjaman luar negeri
00:33:36jadi ini yang membuat kami
00:33:38oh oke
00:33:39kalau kita tahu bahwa
00:33:40kita sudah mulai
00:33:42preemptive
00:33:43dengan suku bunga yang naik
00:33:43100 basis point
00:33:44di bulan
00:33:45Mei Juni kemarin
00:33:46nah sekarang kita coba
00:33:48kebijakan baru
00:33:49yang targeted
00:33:49itu apa
00:33:50bagaimana kita bisa
00:33:52mendorong
00:33:52inflow masuk
00:33:53karena inilah yang
00:33:55memang
00:33:55salah satu yang sangat
00:33:56dibutuhkan
00:33:57dalam rangka menambah
00:33:58supply dollar
00:33:59dan itu juga untuk
00:34:00menjaga
00:34:01nilai tukar rupiah kita
00:34:02stabilitas nilai tukar rupiah kita
00:34:04nah jadi
00:34:05ini yang kami lakukan
00:34:06di satu sisi
00:34:07kita jaga stabilitas
00:34:09rupiah
00:34:10dengan mendorong
00:34:11inflow untuk masuk
00:34:12yang alhamdulillah
00:34:13juga tadi disampaikan
00:34:14inflow sudah
00:34:15cukup masuk
00:34:16year to date
00:34:17untuk SBN
00:34:18dan saham
00:34:19masuknya juga cukup
00:34:20masif
00:34:21kemarin September
00:34:22ada adjustment sedikit
00:34:24khususnya di SRBI
00:34:25karena memang
00:34:26terjadi
00:34:26peronjakan suku bunga
00:34:28yang cukup tinggi
00:34:28sehingga ini juga
00:34:29menyebabkan
00:34:30biaya
00:34:31untuk hedging
00:34:32menjadi relatif mahal
00:34:33nah ini yang kemudian
00:34:34kami tadi memberikan
00:34:36suatu kebijakan
00:34:37insentif
00:34:38dimana
00:34:38sifatnya juga
00:34:40hire for longer
00:34:40ini sebenarnya teman-teman
00:34:41artinya apa
00:34:42kalau dia makin longer
00:34:44naruh disini
00:34:45makin lama
00:34:46baik itu swap
00:34:47ataupun DNDF
00:34:48dia makin lama
00:34:50yaitu sampai ke satu tahun
00:34:51maka kita bisa memberikan
00:34:52insentifnya lebih besar
00:34:53jadi ibaratnya
00:34:55simpelnya lah ya
00:34:56kalau
00:34:56kalau misalnya
00:34:57dia masuk ke swap
00:34:58maka
00:34:59kita berikan
00:35:00discount
00:35:00premi discount
00:35:02ibaratnya kayak
00:35:02kita beli barang
00:35:04dapat discount
00:35:05yang tadinya 15%
00:35:07discountnya
00:35:08kalau dia 6 bulan
00:35:09eh kalau dia 1 tahun
00:35:1025% ya
00:35:11swapnya menjadi 25%
00:35:13nah kalau DNDF
00:35:15nah DNDF ini justru
00:35:16kita mau dorong nih
00:35:18karena kalau DNDF
00:35:18dia jual dolar nih
00:35:19jadi menambah
00:35:20suplai di market
00:35:21kita beri insentif lagi
00:35:23lebih besar
00:35:24dibanding yang swap
00:35:25kalau yang DNDF
00:35:26kalau dia taruh
00:35:28DNDF
00:35:29untuk yang 1 tahun
00:35:30ya
00:35:30maka kita memberikan
00:35:32insentif atau
00:35:33discountnya
00:35:34untuk cost hedgingnya
00:35:35sampai 30%
00:35:37ya jadi
00:35:38ini
00:35:38prinsip
00:35:39higher core longer juga
00:35:40makin dia longer
00:35:41taruh di kita
00:35:42kita akan memberikan
00:35:43insentif yang
00:35:44juga lebih tinggi
00:35:45ya itu
00:35:46yang
00:35:48pertanyaan
00:35:49yang pertama
00:35:50terus kalau ditanya
00:35:51apakah
00:35:52BIRI saat ini cukup
00:35:53untuk menjaga stabilitas
00:35:54nah kita tentunya akan melihat
00:35:56kalau saat ini
00:35:57kita masih menganggapnya cukup
00:35:58ya karena
00:35:59itu tadi
00:36:00stabilitas
00:36:01kita bukan hanya
00:36:02dengan preemptif
00:36:03dari tadi
00:36:03BIRI itu
00:36:04tapi juga terus
00:36:06penguatan
00:36:07di kebijakan
00:36:08yang terkait dengan
00:36:09insentif
00:36:10biaya hedging
00:36:12tapi di satu sisi
00:36:13juga kita
00:36:14ingin
00:36:15mendorong
00:36:16pertumbuhan ekonomi
00:36:17karena momentumnya
00:36:18ini lagi ada nih
00:36:19jadi ekonominya lagi
00:36:20mulai bergerak
00:36:21terus bergerak
00:36:22nah ini kita dorong
00:36:23dengan kebijakan-kebijakan
00:36:24kami
00:36:25baik yang itu
00:36:26sifatnya makropodensial
00:36:27ataupun
00:36:28sifatnya sistem pembayaran
00:36:30ataupun juga
00:36:30kebijakan pendukung
00:36:31kami lainnya
00:36:32pendalaman pasar keuangan
00:36:33kebijakan UMKM
00:36:35dan juga
00:36:36kebijakan
00:36:37regional kita juga
00:36:39ya jadi
00:36:39itu kita
00:36:40kroyokin
00:36:41makanya namanya adalah
00:36:42bauran kebijakan
00:36:43Bank Indonesia
00:36:44dalam
00:36:45mengatasi
00:36:46kondisi yang
00:36:47saat ini terjadi
00:36:48ketidakpastian global
00:36:50di satu sisi
00:36:51di sisi lain
00:36:52untuk domestik
00:36:53kita masih perlu
00:36:53untuk setelah
00:36:54stabilitas tentu yang
00:36:56menjadi
00:36:56menjadi
00:36:58fokus kami
00:36:59saat ini
00:36:59tapi juga kita harus bisa
00:37:01membuka
00:37:01membuka ruang
00:37:03untuk ekonomi itu
00:37:04masih bisa bergerak
00:37:05lebih maju lagi
00:37:06jadi itu yang bisa
00:37:07saya sampaikan
00:37:08yang pertanyaan lain
00:37:10saya akan
00:37:10undang
00:37:11rekan saya
00:37:12mungkin Ibu DGS
00:37:13Ibu Aida
00:37:14bisa untuk menambahkan
00:37:17pertanyaan yang terkait ini
00:37:19silahkan Ibu DGS
00:37:20terima kasih
00:37:21Ibu GBI
00:37:22saya
00:37:23untuk menjawab pertanyaan
00:37:25Amanda
00:37:26TV One
00:37:26yang mana
00:37:29enggak ada
00:37:30oh Amanda
00:37:32Rizka
00:37:33Antara
00:37:34yang mana Rizka
00:37:36oh oke
00:37:37jadi ladies
00:37:38ini ya
00:37:39ladies club
00:37:39kita
00:37:40oke
00:37:40pertanyaannya
00:37:42lumayan susah
00:37:44bagaimana
00:37:45asesmen BI
00:37:46terhadap dampak
00:37:47geopolitik global
00:37:48pada fundamental rupiah
00:37:49dan sejauh mana
00:37:51tekanan itu
00:37:51mulai berdampak
00:37:52pada perekonomian domestik
00:37:53bagaimana
00:37:54pengaruhnya terhadap
00:37:55kebijakan BI
00:37:56ini artinya
00:37:57seluruh hasil RDG ini
00:37:58karena kalau kita
00:37:59bicara tentang
00:38:00si fundamental rupiah
00:38:02tentunya harus bisa
00:38:03bicara tentang
00:38:03fundamental perekonomian
00:38:05saya coba
00:38:06merep up dengan
00:38:07ringkas ya
00:38:07teman-teman semua
00:38:08kalau kita bicara
00:38:10dari
00:38:10bermasalahan
00:38:11geopolitik
00:38:12ada tiga
00:38:12jalur yang
00:38:13mesti kita perhatikan
00:38:14yang pertama
00:38:16tentunya
00:38:16jalur dari
00:38:17komoditas
00:38:18harga komoditas
00:38:19kita ketahui
00:38:20harga minyak
00:38:21harga komoditas
00:38:22lainnya
00:38:23yang kedua
00:38:24jalur finansial
00:38:25jalur keuangan ini
00:38:26mulai bergerak
00:38:27daripada
00:38:28dari sentimennya
00:38:29kemudian dari
00:38:31apa namanya
00:38:33kenaikan
00:38:33UST
00:38:35kemudian
00:38:36policy rate
00:38:37dan kemudian
00:38:37juga ujungnya
00:38:38bagaimana
00:38:40nanti
00:38:40mempengaruhi
00:38:41kondisi
00:38:42inflasinya
00:38:43dan kemudian
00:38:44yang ketiga
00:38:44tentunya
00:38:45jalur dari
00:38:46trade
00:38:46dan PDB-nya
00:38:47ini yang kita
00:38:48akan lihat
00:38:49nah kalau
00:38:50dilihat
00:38:50dampak
00:38:51geopolitikal
00:38:51global saat
00:38:52ini
00:38:53harga minyaknya
00:38:54terus naik
00:38:54turun
00:38:55ya kemarin
00:38:56seperti disampaikan
00:38:56tadi oleh
00:38:57bu gubernur
00:38:57sampai mencapai
00:38:58130an
00:38:59tapi sekarang
00:39:00turun lagi
00:39:00di bawah
00:39:01100
00:39:01year to date
00:39:03kita hitung
00:39:03kalau brand itu
00:39:04sekitar
00:39:0492
00:39:06US dollar
00:39:07per barrel
00:39:08itu yang terjadi
00:39:08nah tentunya
00:39:10ini akan berdampak
00:39:11yang sekarang
00:39:11sudah kita lihat
00:39:12juga
00:39:12kepada jalur
00:39:13finansialnya
00:39:14tidak saja
00:39:15dia mempengaruhi
00:39:16sentimen
00:39:17tapi juga
00:39:17UST
00:39:18dari yang
00:39:1810 tahun
00:39:19tadinya
00:39:19dia masih
00:39:21di bawah
00:39:21di sekitar
00:39:224,5
00:39:23sekarang sudah
00:39:235,2
00:39:24itu yang terjadi
00:39:26dan kemudian
00:39:27juga
00:39:27FFR
00:39:28sudah mulai naik
00:39:29tidak saja
00:39:29FFR
00:39:30kemarin juga
00:39:31ECB
00:39:32sudah menaikkan
00:39:33BOJ
00:39:34juga sudah
00:39:34menaikkan
00:39:35artinya
00:39:35sudah terjadi
00:39:36dampak dari
00:39:37harga-harga
00:39:38komoditas tersebut
00:39:39kepada
00:39:39inflasi
00:39:40dan
00:39:41kalau dari
00:39:42sisi PDB-nya
00:39:43kami melihat
00:39:44ini masih terus
00:39:45membuat PDB global
00:39:46itu tidak bergerak
00:39:47sekitar 3%-an
00:39:48di 2026
00:39:49dan mudah-mudahan
00:39:50nanti di 2027
00:39:52kalau asumsinya
00:39:52seperti kami lihat
00:39:53bahwa akan terjadi
00:39:54penurunan dari
00:39:55geopolitical tensionnya
00:39:57ini akan bisa
00:39:58lebih tinggi
00:39:58daripada 3%
00:40:00IMF mengatakan
00:40:02akan lebih tinggi
00:40:03tapi saya
00:40:03itu embargo
00:40:04nanti baru
00:40:05setelah
00:40:05di Bangkok
00:40:06baru bisa cerita
00:40:07nah apa dampaknya
00:40:08kepada perekonomian
00:40:09domestik
00:40:10sebelum kita bicara
00:40:11untuk rupiah
00:40:12harus cerita dulu
00:40:13tentang perekonomian
00:40:13domestik
00:40:14nah pertama
00:40:15kalau kita lihat
00:40:16dari sisi PDB
00:40:17kita memang
00:40:18kalau dari
00:40:19price komoditas
00:40:20tadi yang jalur
00:40:20trade tadi
00:40:21ada 2 dampak
00:40:22ada yang memang
00:40:23mengakibatkan
00:40:24pay oil
00:40:25mengakibatkan kita
00:40:26menaikkan harga
00:40:27komoditas
00:40:29bukan
00:40:29import
00:40:30daripada
00:40:30migas kita
00:40:31tapi juga
00:40:32untuk harga-harga
00:40:33yang non-oilnya
00:40:35kita bisa
00:40:36mendapatkan benefit
00:40:37karena harga komoditas
00:40:38seperti CPO
00:40:39kemudian
00:40:40coal
00:40:41berbagai macam
00:40:42jenis-jenis
00:40:43komoditas
00:40:45seperti
00:40:45nickel
00:40:46dan lain-lain
00:40:46itu mengalami
00:40:47peningkatan
00:40:47nah sehingga
00:40:49PDB kita
00:40:50yang juga tadi
00:40:51memang sedikit
00:40:51terpengaruh
00:40:52dari CCX-nya
00:40:53tapi kita punya
00:40:54domestic demand
00:40:55punya konsumsi
00:40:56punya investasi
00:40:57dengan kondisi itu
00:40:58semua kita ketahui
00:40:59kemarin PDB
00:41:00kuartal 1
00:41:015-6-1
00:41:02kuartal kedua
00:41:035,29%
00:41:05dan kami masih memperkirakan
00:41:072026 ini
00:41:08masih pada kisaran
00:41:094,9-5,7%
00:41:12itu yang kami lihat
00:41:13jadi mudah-mudahan
00:41:14PDB-nya masih terus terjaga
00:41:16bagaimana dengan
00:41:17inflasi
00:41:18inflasi juga
00:41:19masih baik
00:41:20yang kemarin
00:41:21pada bulan
00:41:22Agustus ya
00:41:233,19%
00:41:25dan kalau dilihat
00:41:26apakah sudah terjadi
00:41:27kenaikan dari
00:41:28ataupun impact
00:41:29daripada nilai tukar
00:41:30dan harga-harga
00:41:31komoditas
00:41:32iya
00:41:32tapi inflasi
00:41:34itu masuknya
00:41:34ke inflasi inti
00:41:35dan juga kepada
00:41:36volatile food
00:41:37dan kemudian
00:41:38kepada administrate prices
00:41:40tapi kalau teman-teman
00:41:41lihat ya
00:41:42inflasi inti kita
00:41:43itu masih
00:41:442,92%
00:41:45jadi masih
00:41:46di bawah 3%
00:41:47berapa target
00:41:48inflasi kita
00:41:492,5%
00:41:50plus minus 1%
00:41:52artinya kita
00:41:52masih punya ruang
00:41:53yang cukup baik
00:41:55dalam menjaga
00:41:56dampak dari global
00:41:57tadi ke inflasi
00:41:58dan kemudian
00:41:59masih dalam
00:42:00target inflasi kita
00:42:02proyeksi yang kami
00:42:03lihat
00:42:03ini semuanya
00:42:04masih di bawah
00:42:053,5%
00:42:06dan bahkan
00:42:07masih sekitar
00:42:073%
00:42:09jadi inflasinya
00:42:10masih baik
00:42:10kemudian
00:42:11apalagi yang perlu
00:42:12kita lihat
00:42:12BOP
00:42:13atau external
00:42:14sektornya
00:42:15balance of payment
00:42:16kita memang
00:42:17kemarin di kuartal
00:42:18kedua
00:42:18kita mengalami
00:42:19cukup tinggi
00:42:20minus 3,3%
00:42:22karena
00:42:22kondifisit
00:42:23tapi perkembangan
00:42:24terakhir
00:42:24sudah
00:42:25trade balance
00:42:25kita sudah
00:42:26positif kembali
00:42:27dan mudah-mudahan
00:42:28dari hitung-hitungan
00:42:29kami juga menunjukkan
00:42:30akan lebih baik
00:42:32perkembangannya
00:42:33dan yang paling utama
00:42:34reserve kita
00:42:35itu masih terjaga
00:42:36di 146,5 miliar
00:42:38USD
00:42:39cukup untuk
00:42:405,5
00:42:41bulan import
00:42:425,5
00:42:445,4
00:42:44saya lupa tadi
00:42:45angka persisnya
00:42:46bulan import
00:42:47dan pembayaran utang
00:42:48luar negeri
00:42:48nah
00:42:49jadi dari itu semua
00:42:50tampaknya secara
00:42:52fundamental
00:42:52kita masih cukup bagus
00:42:54jadi apa yang
00:42:55mempengaruhi rupiah
00:42:56sehingga dia
00:42:56mengalami pelemahan
00:42:58itu adalah
00:42:59memang tadi global
00:43:00yang memang tadi
00:43:01overshootingnya
00:43:01bolak-balik
00:43:02tiba-tiba
00:43:03kemarin itu
00:43:03dia pergi
00:43:05ke 135
00:43:06pay oilnya
00:43:07orang semua
00:43:07pada panik
00:43:08FFR naik
00:43:09gitu ya
00:43:09kemudian juga
00:43:11DXY
00:43:12itu adalah
00:43:13yang menunjukkan
00:43:14bagaimana
00:43:14indeks
00:43:15kekuatannya
00:43:16USD terhadap
00:43:18mata uang
00:43:19negara utama
00:43:21maupun negara-negara
00:43:22berkembang
00:43:23itu juga naik
00:43:23dengan tinggi
00:43:25sehingga rupiah
00:43:26mengalami gangguan
00:43:27dari sisi
00:43:27sentimennya
00:43:29nah bagaimana
00:43:30kami mengatasi
00:43:30hal itu semua
00:43:31Ibu GBI
00:43:32tadi sudah cerita
00:43:33bahwa tentunya
00:43:34kita akan menghitung
00:43:35dampaknya
00:43:37kepada respons
00:43:37kebijakan
00:43:38tapi respons
00:43:39kebijakan kita
00:43:40teman-teman semua ya
00:43:41itu harus melihat
00:43:42kepada output
00:43:43gap daripada
00:43:45inflasi
00:43:46dan gap
00:43:46kepada output
00:43:47itu yang dihitung
00:43:49dari respons
00:43:49kebijakan
00:43:50tadi sudah disampaikan
00:43:51PDB-nya oke
00:43:52inflasinya oke
00:43:53sehingga
00:43:54respons yang kami
00:43:56lakukan
00:43:56itu adalah
00:43:57mengadres
00:43:58stabilitas
00:43:58nilai tukar rupiah
00:43:59bukan untuk
00:44:01bagaimana
00:44:02menurunkan
00:44:03inflasi yang
00:44:04berlebihan
00:44:04atau
00:44:05apa namanya
00:44:07overheating
00:44:08dari perekonomian
00:44:09bukan itu
00:44:10tapi
00:44:11exchange rate
00:44:12tadi
00:44:12seperti saya sampaikan
00:44:13atau nilai tukar tadi
00:44:14punya dampak kepada
00:44:15inflasi
00:44:16sehingga kita punya
00:44:17kepentingan
00:44:17menjaga
00:44:18sinilai tukar
00:44:19inilah yang kami
00:44:20hitung
00:44:20bagaimana cara
00:44:21menghitungnya
00:44:22tadi dilihat
00:44:23apakah
00:44:24apa namanya
00:44:25perbedaan
00:44:26interest rate
00:44:27diferensial
00:44:28antara
00:44:30domestik
00:44:31dengan luar negeri
00:44:32Ibu GBI sudah bilang
00:44:33kita sudah naikin duluan loh
00:44:34100 basis point
00:44:35tapi
00:44:36kita juga
00:44:37mesti melihat
00:44:38ada kenaikan
00:44:39FFR
00:44:39jadi selain dari
00:44:40BI rate
00:44:40juga ada
00:44:41bukan FFR
00:44:42maksud saya
00:44:43adalah UST
00:44:44UST juga mengalami
00:44:45peningkatan
00:44:46tadi saya sampaikan
00:44:475,2
00:44:47kita punya
00:44:487,1
00:44:4910 tahunnya
00:44:50nah itu
00:44:51artinya sekitar
00:44:53211an
00:44:54216an
00:44:55yield spreadnya
00:44:56nah ini mesti kita
00:44:57lihat lagi
00:44:58kemudian juga
00:44:59kita harus menghitung
00:45:00bagaimana
00:45:00ketertarikan mereka
00:45:02untuk aset
00:45:03domestik lainnya
00:45:04disitulah
00:45:05kita memasukkan
00:45:07apa namanya
00:45:09insentif
00:45:10untuk
00:45:10capital influence
00:45:12aliran modal
00:45:13bisa masuk
00:45:14sehingga menjaga
00:45:15si nilai tukarnya
00:45:16tidak memilih
00:45:18untuk menaikkan
00:45:19BI rate
00:45:19karena
00:45:19BI rate tadi
00:45:21punya dampak juga
00:45:22kepada
00:45:22harga-harga
00:45:23di domestik
00:45:24padahal
00:45:25tadi semuanya
00:45:26kondisi domestik ini
00:45:27masih cukup terjaga
00:45:27jadi si swap
00:45:29yang swap
00:45:31dan kemudian
00:45:32kita ada
00:45:32DNDF
00:45:33kemudian juga
00:45:34ada local currency
00:45:35transaksi
00:45:36itu kita
00:45:37kita lakukan
00:45:38kembali
00:45:38dan kita perkuat
00:45:39dengan angka-angka
00:45:40yang semakin meningkat
00:45:41dan ini
00:45:42diharapkan
00:45:43bisa mengenarik
00:45:44aliran modal
00:45:45sehingga bisa menjaga
00:45:46si nilai tukar tadi
00:45:47karena kan nilai tukar tadi
00:45:49harus ada supply-nya ya
00:45:50dari aliran modal
00:45:51sehingga permintaan
00:45:52domestik
00:45:53kemudian kondisi
00:45:54dari nilai tukar
00:45:56bisa terjaga
00:45:56mungkin itu
00:45:57secara
00:45:58lebih kurang
00:45:59ringkasnya
00:45:59nanti kalau perlu
00:46:00kita bisa ngobrol
00:46:01lebih dalam lagi
00:46:02ya
00:46:02makasih
00:46:04janji tuh Bu Aida
00:46:05Bu DGS
00:46:07ditagi nanti ya
00:46:08teman-teman
00:46:08baik
00:46:09kita lanjut
00:46:10ke pertanyaan berikutnya
00:46:11ini ada
00:46:12ke Bu Fili nih
00:46:13Silahkan Bu Fili
00:46:15makasih
00:46:16Bu Gubernur
00:46:17makasih
00:46:18teman-teman
00:46:18ini Mbak Afe
00:46:19Mbak Afe
00:46:20ya
00:46:22Mas Surya
00:46:23sama Mas Safri
00:46:25Safri
00:46:27Mas Surya
00:46:29Safri
00:46:31oh gak ada nih
00:46:32titipan ini
00:46:33oh titip absen
00:46:34ya
00:46:34titip absen
00:46:35oke
00:46:38pertanyaannya
00:46:39bagaimana
00:46:39perkembangan
00:46:40transaksi
00:46:41kris antar negara
00:46:42dan rencana
00:46:42perluasan
00:46:43kerjasama kris
00:46:44antar negara
00:46:45ke depan
00:46:46yang disini
00:46:47yang sudah pernah
00:46:48pakai kris
00:46:49antar negara
00:46:52Pak Denny
00:46:54cuma sedikit
00:46:55ini
00:46:56bulan depan
00:46:58mungkin
00:46:58diadakan
00:47:00jelajah
00:47:01kris antar negara
00:47:02virtual aja
00:47:02tapi ya
00:47:03virtual
00:47:03virtual dulu
00:47:04virtual dulu
00:47:05virtual dulu
00:47:07nanti kalau sudah
00:47:08lancar
00:47:09baru pergi
00:47:09sendiri-sendiri
00:47:10ya
00:47:10nanti coba
00:47:12disediain
00:47:13enam
00:47:13kris
00:47:14bisa di scan
00:47:15gitu ya
00:47:16dengan goodie bag
00:47:17gitu ya
00:47:17teman-teman
00:47:18membeli
00:47:19apa gitu
00:47:19jadi supaya
00:47:20lancar nanti
00:47:21kalau diajak
00:47:22jalan beneran
00:47:23sudah lancar
00:47:26sebelumnya
00:47:27saya tadi
00:47:27menyambung
00:47:28Bu Gubernur
00:47:29ya
00:47:29saya ingin
00:47:30menyampaikan
00:47:30terima kasih
00:47:31kepada rekan-rekan
00:47:32untuk
00:47:32dukungan
00:47:33yang berkelanjutan
00:47:34untuk kris ini
00:47:35dan terutamanya
00:47:37untuk kris
00:47:37cross border
00:47:38juga antar negara
00:47:39kemarin kita
00:47:40terima
00:47:42award
00:47:4350 in 5
00:47:45award
00:47:46ini yang diberikan
00:47:47oleh digital public
00:47:48good
00:47:49gitu ya
00:47:50aliens
00:47:51dan ini merupakan
00:47:53side event
00:47:53bersama-sama
00:47:54dengan
00:47:55UN
00:47:56General Assembly
00:47:57ke-81
00:47:58di New York
00:47:58dan mereka
00:47:59menawarkan
00:48:00jadi 50
00:48:0150 in 5
00:48:03itu mereka
00:48:04ini dikoordinasikan
00:48:05gitu ya
00:48:06mereka melakukan
00:48:07kampanye
00:48:07dan
00:48:08dimulai
00:48:09tahun 2023
00:48:10dan targetnya
00:48:122028
00:48:13itu ada
00:48:1450 negara
00:48:15yang akan
00:48:15bergabung
00:48:16dan saat ini
00:48:17sudah ada
00:48:1740 negara
00:48:18yang bergabung
00:48:19yang terakhir
00:48:19Itali
00:48:20dan Indonesia
00:48:21baru bergabung
00:48:22di tahun ini
00:48:24gitu ya
00:48:24nah
00:48:25kita
00:48:26mewakili
00:48:27kita menyampaikan
00:48:29gitu
00:48:29Indonesia
00:48:29menyampaikan
00:48:30nominasi
00:48:31kris antar negara
00:48:32jadi ada
00:48:3359
00:48:35apa
00:48:36apa
00:48:37use cases
00:48:39yang disampaikan
00:48:40gitu ya
00:48:40dan mereka punya
00:48:413 kategori
00:48:42yang pertama itu
00:48:43leadership
00:48:43ada 2 pemenang
00:48:45lalu
00:48:45kolaborasi
00:48:46ada 2 pemenang
00:48:48dan juga
00:48:48impact
00:48:49ada 2 pemenang
00:48:50jadi ada
00:48:503 kategori
00:48:52dengan 6 pemenang
00:48:53dan kita dapat
00:48:54award
00:48:55yang collaboration
00:48:56ya kolaborasi
00:48:57dan kita dapat
00:48:58yang nomor 1
00:48:59gitu ya
00:49:00jadi sekali lagi
00:49:01terima kasih untuk dukungan
00:49:02teman-teman
00:49:03jadi ini adalah
00:49:04sebetulnya
00:49:05awardnya ini
00:49:06utamanya itu
00:49:07untuk
00:49:08kampanye
00:49:09dari berbagai
00:49:11inisiatif yang
00:49:12terkait dengan
00:49:14digital public
00:49:15infrastructure
00:49:16dan ini yang kita
00:49:17manjukan dari Indonesia
00:49:18itu adalah
00:49:19kris cross border
00:49:20dan mereka
00:49:21kenapa kita
00:49:22dinilai
00:49:23baik disini
00:49:24karena ini adalah
00:49:25kemitraan
00:49:26lintas negara
00:49:27yang mengimplementasikan
00:49:29dan memperluas
00:49:30tadi
00:49:30penerapan
00:49:32digital public
00:49:33infrastructure
00:49:34secara nyata
00:49:35dengan penilaian
00:49:36dari teknologinya
00:49:37interoperability
00:49:38keamanan
00:49:40inklusi
00:49:41dan juga
00:49:41capaian
00:49:43implementasinya
00:49:44jadi sekali lagi
00:49:45terima kasih teman-teman
00:49:46nah ini tadi
00:49:47pertanyaannya
00:49:48sampai sejauh ini
00:49:49transaksi kris
00:49:50antar negara
00:49:51kalau kita lihat
00:49:52ya kita
00:49:53mengalami net inbound
00:49:54artinya
00:49:55lebih banyak
00:49:56orang asing
00:49:58dari 6 negara itu
00:49:59yang datang ke Indonesia
00:50:00ya
00:50:01daripada orang Indonesia
00:50:02yang pergi
00:50:03ke negara-negara itu
00:50:04jadi net inbound
00:50:06itu sebesar
00:50:064,6 triliun
00:50:08dan transaksinya
00:50:10ada 17,8 juta
00:50:12transaksi
00:50:12gitu ya
00:50:13nominalnya itu
00:50:15sebesar
00:50:156,2
00:50:16kalau yang
00:50:17inbound
00:50:18sementara yang
00:50:19outboundnya
00:50:20itu
00:50:20lebih sedikit
00:50:22ya daripada ini
00:50:23sehingga netnya
00:50:24kita mengalami net
00:50:25sebesar
00:50:254,6 triliun
00:50:27nah di bulan
00:50:29Agustus ini
00:50:30transaksi
00:50:31ini memang
00:50:33untuk outbound
00:50:34terus
00:50:34outbound itu
00:50:36sedikit menurun
00:50:38jadi yang Indonesia
00:50:39yang pergi keluar
00:50:39sedikit menurun
00:50:40tetapi yang inboundnya
00:50:42terus naik
00:50:43ya
00:50:43nah
00:50:44tadi pertanyaannya
00:50:45setelah
00:50:46ini apa
00:50:47Chris Cross Border
00:50:48teman-teman
00:50:50kita akan
00:50:51nanti di Fekdi
00:50:51ya
00:50:52datang ya
00:50:52di Fekdi ya
00:50:53tanggal 24
00:50:5425
00:50:5426 September
00:50:56di JCC
00:50:58ya
00:50:58kita akan
00:50:59adakan
00:51:00bersama-sama
00:51:01dengan UJK
00:51:02dan ASPI
00:51:03dan juga
00:51:03AFTEC
00:51:04gitu
00:51:05Festival Ekonomi
00:51:06Keuangan Digital
00:51:07dan juga IFSE
00:51:08ya
00:51:08disitu
00:51:10nanti
00:51:10Ibu Gubernur
00:51:12akan melakukan
00:51:13penanda tanganan
00:51:14cross border
00:51:15yang pertama
00:51:17dengan Hong Kong
00:51:17dan yang kedua
00:51:19dengan Timor Leste
00:51:20jadi ini
00:51:21dua negara ini
00:51:23yang akan
00:51:24kita lakukan
00:51:25dalam 2026 ini
00:51:26sementara
00:51:272027
00:51:28sudah ada
00:51:29pembicaraan
00:51:30dengan beberapa
00:51:31negara
00:51:32ya
00:51:32nanti kita juga
00:51:33akan
00:51:34sampaikan
00:51:35pada waktunya
00:51:36nah yang kedua
00:51:38yang terkait
00:51:38pertanyaannya
00:51:39bagaimana
00:51:41perkembangan
00:51:42kartu kredit
00:51:42kartu kredit
00:51:44Indonesia
00:51:45nah
00:51:46kartu kredit
00:51:47Indonesia
00:51:47kita baru
00:51:48luncurkan
00:51:4817 Agustus
00:51:50yang lalu
00:51:51ya
00:51:52dan ini
00:51:52mendapat
00:51:53respon
00:51:53yang cukup
00:51:54positif
00:51:55ada yang
00:51:55sudah punya
00:51:56kartu kredit
00:51:57Indonesia
00:51:59KKI
00:51:59belum ya
00:52:02harus apply
00:52:04ya
00:52:04harus apply
00:52:05ya
00:52:05ada
00:52:067
00:52:06bank
00:52:07yang mengeluarkan
00:52:08kartu kredit
00:52:09Indonesia
00:52:10ya
00:52:10itu bisa
00:52:12menjadi sumber
00:52:13dana
00:52:13untuk tahap
00:52:14sekarang
00:52:14teman-teman
00:52:15itu bisa menjadi
00:52:16sumber dana
00:52:17kris
00:52:18ya itu
00:52:19keuntungannya
00:52:20kartu kredit
00:52:21saya gak
00:52:21ngajarin
00:52:22ngutang
00:52:22ya
00:52:23gak ngajarin
00:52:23ngutang
00:52:24tapi kartu kredit
00:52:25ini adalah
00:52:26dalam bentuk
00:52:26pembayaran
00:52:27yang tertunda
00:52:28jadi belanja
00:52:29sekarang
00:52:30bayarnya
00:52:30mungkin
00:52:31sebulan
00:52:31kemudian
00:52:32ya
00:52:32kalau dibayar
00:52:34lunas
00:52:34gak kena
00:52:34bunga
00:52:35tapi kalau
00:52:36gak dibayar
00:52:36lunas
00:52:36ya kena bunga
00:52:37uang pakai
00:52:38dananya
00:52:38bank
00:52:39gitu ya
00:52:40ada harganya
00:52:41gitu ya
00:52:41tapi ini bisa
00:52:42menjadi sumber
00:52:43dana dari
00:52:44kris
00:52:44kalau sekarang
00:52:45pakai kris
00:52:45kan langsung
00:52:46dari sumber
00:52:47dananya
00:52:47tabungan
00:52:48ya kan
00:52:49langsung tabungannya
00:52:49berkurang
00:52:50atau uang
00:52:51elektronik
00:52:51yang berkurang juga
00:52:52nah ini bisa pakai
00:52:54kartu kredit
00:52:54ya
00:52:55kartu kredit
00:52:56digital Indonesia
00:52:57ya jadi
00:52:58bayarnya
00:52:58satu bulan
00:52:59kemudian
00:52:59gitu ya
00:53:00kalau dibayar
00:53:01lunas
00:53:01nah
00:53:01sampai
00:53:02saat ini
00:53:03ya
00:53:03ini
00:53:05telah
00:53:06menerbitkan
00:53:07sudah ada
00:53:07dari 17 Agustus
00:53:09sampai saat ini
00:53:1032.457
00:53:12kartu kredit
00:53:14yang telah
00:53:15diterbitkan
00:53:16ya
00:53:16dan yang aktif
00:53:18digunakan
00:53:19ini
00:53:19sudah terbit
00:53:20tapi belum digunakan
00:53:21gitu ya
00:53:22tapi ini sekarang
00:53:22yang menggunakan
00:53:23adalah hampir
00:53:248.000 aktif
00:53:26bertransaksi
00:53:27ya
00:53:27dari
00:53:288 first mover
00:53:29dan ini
00:53:30ada yang paling aktif
00:53:32itu memang
00:53:32BCA 27
00:53:33sekitar
00:53:3428.000 pengguna
00:53:36BRI
00:53:361.500
00:53:37dan Permata
00:53:38juga
00:53:391.500
00:53:39ya
00:53:40dan ini
00:53:41mencatatkan
00:53:42transaksi
00:53:43secara keseluruhan
00:53:44itu 38,8
00:53:46ribu transaksi
00:53:47dengan nominal
00:53:4818,7 miliar
00:53:50ya
00:53:50dengan tiket size
00:53:52artinya
00:53:52transaksi rata-ratanya
00:53:54itu sekitar
00:53:54482 ribu
00:53:56ya
00:53:56nah
00:53:57ke depan
00:53:59bagaimana
00:54:00kita akan melakukan
00:54:01kita akan terus
00:54:03seperti saya sudah
00:54:04jelaskan
00:54:05kemarin
00:54:05ini
00:54:06ada 3 tahap
00:54:07tahap yang pertama
00:54:08ini adalah
00:54:09kartu kredit digital
00:54:10yang merupakan
00:54:11sumber dana
00:54:12dari kris
00:54:13ya
00:54:13nanti tahap berikutnya
00:54:15adalah kartu kredit digital
00:54:17yang bisa dipergunakan
00:54:18untuk pembayaran
00:54:19secara online
00:54:21ya
00:54:21dengan kalau
00:54:22teman-teman
00:54:23membeli di e-commerce
00:54:25gitu ya
00:54:25bisa dilakukan
00:54:26pembayaran secara online
00:54:27dan tahap ketiga
00:54:29nanti kartu fisiknya
00:54:30baru keluar
00:54:30ya
00:54:31jadi ini
00:54:323 tahapan
00:54:33yang ini
00:54:35sebetulnya
00:54:35digunakan
00:54:36untuk membantu
00:54:37teman-teman
00:54:38yang
00:54:39saat ini
00:54:40juga
00:54:40apa
00:54:41untuk
00:54:42kredit
00:54:42consumption
00:54:43apa
00:54:44untuk consumption
00:54:45buffer
00:54:45mestinya
00:54:46ya
00:54:46jadi ini untuk
00:54:47consumption buffer
00:54:48artinya
00:54:49kalau misalnya
00:54:50anak-anak kos juga
00:54:51yang belum terima
00:54:52kiriman
00:54:53masih bisa
00:54:54menggunakan ini
00:54:55karena nanti
00:54:56pada saat kirimannya
00:54:57datang
00:54:57bisa dilakukan
00:54:58pembayaran
00:54:59secara lunas
00:55:00jadi mungkin
00:55:01itu kira-kira
00:55:02dari saya
00:55:02bu
00:55:02makasih
00:55:03baik
00:55:04terima kasih
00:55:05bu
00:55:05Fili
00:55:05kita lanjut
00:55:06pertanyaan
00:55:07kepada
00:55:08Pak
00:55:10Riki
00:55:10nih
00:55:11ah
00:55:11tanda tangan
00:55:13udah punya
00:55:14belum
00:55:14Pak Riki
00:55:16aku belum
00:55:17loh
00:55:17iya
00:55:18aduh
00:55:18ini
00:55:19terima kasih
00:55:20bu
00:55:20gubernur
00:55:21saya kebagian
00:55:21yang ini
00:55:22pertanyaannya
00:55:22ini
00:55:24ya
00:55:24ini
00:55:25dari
00:55:26AV Kumparan
00:55:27tadi udah kayaknya
00:55:28Mbak V
00:55:28wah dua kali
00:55:29pertanyaannya
00:55:30kalau tiga kali
00:55:31belum ada yang
00:55:32tanya ini tadi
00:55:33ini tadi yang nanya
00:55:33AV sama nih
00:55:34AV yang nanya
00:55:36berarti kalau
00:55:36tiga kali
00:55:37dapet itu
00:55:38mangkok
00:55:38biasanya ya
00:55:39baru-baru dua
00:55:40tiga kali nanti
00:55:40dapet mangkok
00:55:41ya
00:55:42terima kasih
00:55:42ini
00:55:43pertanyaannya
00:55:44terkait dengan
00:55:45fenomena yang
00:55:46sekarang sedang viral
00:55:47ya
00:55:47ini
00:55:48tapi saya
00:55:49kami
00:55:50terima kasih
00:55:51dengan pertanyaannya
00:55:52ini bisa
00:55:53sekalian kita
00:55:54untuk
00:55:55mengkonfirmasi
00:55:56mengkonfirmasi
00:55:57yang sedang
00:55:57berkembang
00:55:58di
00:55:58masyarakat
00:56:00mungkin saya
00:56:01awali dulu
00:56:02gini
00:56:02saya ingin menjelaskan
00:56:04bahwa
00:56:04mengenai undang-undang dulu
00:56:05ya
00:56:06mengenai
00:56:08rupiah
00:56:10berdasarkan
00:56:11undang-undang
00:56:11mata uang
00:56:13kemudian
00:56:14undang-undang
00:56:15P2SK juga
00:56:16dijelaskan bahwa
00:56:17rupiah
00:56:19kertas
00:56:20itu ya
00:56:20paling sedikit
00:56:21memuat
00:56:23tanda tangan
00:56:24pihak pemerintah
00:56:25dan
00:56:26Bank Indonesia
00:56:29dalam penjelasan
00:56:31tertentu tersebut
00:56:32ya kita
00:56:33lihat bahwa
00:56:34pihak pemerintah
00:56:36diwakili oleh
00:56:37Menteri Keuangan
00:56:38kemudian
00:56:39pihak Bank Indonesia
00:56:40diwakili oleh
00:56:41Gubernur Bank Indonesia
00:56:43ya
00:56:44terkait dengan
00:56:46ini
00:56:46tanda tangan yang tercantum
00:56:49di dalam uang
00:56:50kertas
00:56:51rupiah kita
00:56:52ini merupakan
00:56:54tanda tangan
00:56:54dari Menteri
00:56:55Keuangan
00:56:56dan Gubernur
00:56:57Bank Indonesia
00:56:58yang menjabat
00:56:59sesuai saat
00:57:01proses
00:57:01penetapan
00:57:03dan produksi
00:57:04uang rupiah
00:57:04pada tahun
00:57:05cetak
00:57:06ya
00:57:07nah gitu
00:57:08terkait dengan
00:57:10pergantian
00:57:11Menteri Keuangan
00:57:13maupun Gubernur Bank Indonesia
00:57:15ini tidak
00:57:16mempengaruhi
00:57:18keabsahan
00:57:19uang yang telah
00:57:20dicetak
00:57:21dan diedarkan
00:57:22ya itu kita
00:57:23tegaskan
00:57:24artinya adalah
00:57:25bahwa
00:57:26uangnya
00:57:27itu
00:57:27bisa digunakan
00:57:29sebagai alat
00:57:30pembayaran yang sah
00:57:31untuk bertransaksi
00:57:32di seluruh wilayah
00:57:34NKRI
00:57:35nah
00:57:36berkenaan dengan
00:57:37fenomena yang sekarang
00:57:39terjadi
00:57:39di masyarakat
00:57:40kami memahami
00:57:41bahwa
00:57:42ini yang disebut
00:57:43dengan
00:57:45numismatik
00:57:47numismatik ini
00:57:48numismatik ini adalah
00:57:49bahwa
00:57:50masyarakat itu
00:57:52memiliki minat
00:57:53untuk
00:57:53mengkoleksi
00:57:54ya
00:57:55untuk mengkoleksi
00:57:56uang rupiah
00:57:57macam-macam
00:57:58koleksinya itu
00:57:59ada yang senang
00:58:00karena
00:58:01berdasarkan
00:58:02tahun emisi
00:58:02ada yang senang
00:58:04tahun cetaknya
00:58:05sesuai dengan
00:58:05tahun lahirnya
00:58:06gitu ya
00:58:07terus kemudian
00:58:08desainnya
00:58:08ada yang senang
00:58:10karena nomor serinya
00:58:11maupun juga
00:58:12tanda tangan pejabat
00:58:14mungkin juga itu
00:58:15bisa terjadi
00:58:15seperti sekarang
00:58:16yang tercantum
00:58:17pada uang tersebut
00:58:18ya
00:58:18jadi
00:58:19kegiatan
00:58:21mengkoleksi
00:58:21uang seperti ini
00:58:22kita kenal
00:58:23secara luas
00:58:24dengan namanya
00:58:25numismatik
00:58:26ini
00:58:26tidak salah
00:58:27ini bagian dari
00:58:30notapili ya
00:58:31ini merupakan
00:58:32salah satu
00:58:33cabang yang
00:58:34berkaitan dengan
00:58:35koleksi uang kertas
00:58:37yang dilakukan oleh
00:58:38masyarakat sekarang
00:58:40kalau itu memang
00:58:41terjadi di masyarakat
00:58:42kami tentunya
00:58:44menghargai
00:58:45hal tersebut
00:58:46yang perlu dipahami
00:58:47adalah
00:58:48disini kami
00:58:49sampaikan adalah
00:58:50sepanjang uang
00:58:51tersebut
00:58:52masih berlaku
00:58:54nilainya
00:58:55tetap sesuai
00:58:56dengan nominal
00:58:57yang tercantum
00:58:58dan fungsinya
00:59:00tetap sebagai
00:59:00alat pembayaran
00:59:01yang sah
00:59:02itu yang dapat
00:59:03kami sampaikan
00:59:04supaya semuanya
00:59:05bisa paham
00:59:07kegiatan
00:59:08yang menjadi
00:59:09koleksi
00:59:10kolektor
00:59:10dari masyarakat
00:59:11silahkan
00:59:12dilakukan
00:59:12itu merupakan
00:59:13memang salah satu
00:59:14kegiatan yang memang
00:59:15ada di masyarakat
00:59:17yang senang
00:59:18akan melakukan
00:59:19koleksi-koleksi
00:59:20terhadap
00:59:21suatu uang
00:59:22terakhir
00:59:23izin saya ingin
00:59:23menjelaskan
00:59:25mengenai
00:59:26uang rupiah
00:59:27jadi sekalian
00:59:28saya jelaskan
00:59:29mengenai
00:59:29bahwa Bank Indonesia
00:59:30terus memantau
00:59:31kebutuhan
00:59:32uang tunai
00:59:33di masyarakat
00:59:34dan memastikan
00:59:35ketersediaan
00:59:37uang rupiah
00:59:38dalam jumlah
00:59:38yang cukup
00:59:39dengan kualitas
00:59:41yang terjaga
00:59:41di seluruh
00:59:42wilayah
00:59:43NKRI
00:59:43kami berharap
00:59:45masyarakat
00:59:46tetap
00:59:47memperlakukan
00:59:48rupiah dengan baik
00:59:49karena
00:59:50rupiah bukan
00:59:51hanya alat transaksi
00:59:52tetapi
00:59:53juga simbol
00:59:54kedaulatan negara
00:59:55jangan lupa
00:59:56cinta
00:59:57bangga
00:59:58dan paham
00:59:59rupiah
01:00:00kalau cinta
01:00:01rupiah
01:00:01kita berarti
01:00:02masyarakat
01:00:03mampu mengenali
01:00:04ciri
01:00:04kemudian
01:00:05juga karakteristik
01:00:07rupiah
01:00:07merawatnya
01:00:08dengan baik
01:00:09serta melindungi
01:00:10diri
01:00:10dari resiko
01:00:11uang palsu
01:00:12kemudian
01:00:13kalau bangga
01:00:14bangga rupiah
01:00:15itu adalah
01:00:16memahami rupiah
01:00:17sebagai alat
01:00:18pembayaran yang sah
01:00:19sebagai
01:00:20kedaulatan negara
01:00:21dan alat
01:00:22pemersatu
01:00:23bangsa
01:00:24sementara
01:00:25kalau
01:00:25paham
01:00:26rupiah
01:00:26kita harus
01:00:27memahami
01:00:28fungsi rupiah
01:00:29dalam perekonomian
01:00:30dan menggunakannya
01:00:31secara bijak
01:00:32dalam
01:00:33bertransaksi
01:00:33berbelanja
01:00:34dan tentunya
01:00:36berhemat
01:00:37demikian
01:00:38Bu Gubernur
01:00:39yang dapat saya
01:00:39sampaikan
01:00:39memudahkan bisa
01:00:40memperjelas
01:00:41teman-teman semua
01:00:42oke
01:00:44baik
01:00:44terima kasih
01:00:45Pak Riki
01:00:46selanjutnya
01:00:47saya ingin mengundang
01:00:48Pak Thomas
01:00:49silahkan Pak Thomas
01:00:50ada dua pertanyaan
01:00:51baik
01:00:52terima kasih
01:00:53Bu Gubernur
01:00:54rekan-rekan media
01:00:55saya akan menjawab
01:00:57dua pertanyaan
01:00:58yang pertama
01:00:59dari Mas Yurya
01:01:01dari Business Indonesia
01:01:02dan Mbak Amanda
01:01:04dari TV One
01:01:05saya gak akan baca
01:01:06cuman intinya
01:01:07ini mengenai
01:01:08kebijakan baru
01:01:09dari BI
01:01:10di luar
01:01:11suku bunga
01:01:11kira-kira seperti itu
01:01:15untuk menjawab
01:01:16pertanyaan itu
01:01:17ada dua
01:01:18sebetulnya
01:01:19sebenarnya
01:01:21bukan hanya
01:01:22kebijakan
01:01:22cuman struktur
01:01:23struktur baru
01:01:25yang BI
01:01:26canangkan
01:01:27yang pertama
01:01:28adalah yang kita
01:01:29namakan
01:01:30Vastra
01:01:31yang kedua
01:01:33adalah
01:01:33pengembangan
01:01:36MNB
01:01:36ekosistem di Indonesia
01:01:38di mana
01:01:39langkah awal
01:01:41adalah
01:01:41pembentukan
01:01:42MNB
01:01:43Clearing Bank
01:01:44di bulan
01:01:45Oktober ini
01:01:47sebenarnya
01:01:48operasionalisasinya
01:01:49di bulan
01:01:49Oktober
01:01:49nanti
01:01:51bu Gup
01:01:52kayaknya akan
01:01:53diundang
01:01:53di bulan
01:01:53November
01:01:54atau apa
01:01:54untuk
01:01:55mencanakan
01:01:56hal tersebut
01:01:56saya
01:01:57menjelaskan
01:01:58yang paling gampang
01:01:59mungkin
01:01:59MNB
01:01:59Clearing Bank
01:02:00dulu
01:02:00MNB
01:02:01Clearing Bank
01:02:02ini
01:02:02intinya
01:02:04ditujukan
01:02:04untuk membawa
01:02:05likuiditas
01:02:06MNB
01:02:06ke pasar
01:02:07lokal
01:02:08ke pasar
01:02:09domestik
01:02:10kenapa
01:02:11karena
01:02:12intinya
01:02:12rekan-rekan
01:02:14media sekalian
01:02:15demand dari
01:02:16MNB
01:02:16itu
01:02:17tinggi sekali
01:02:18dengan
01:02:19transaksi
01:02:21trade dan
01:02:22investment
01:02:22antara Tiongkok
01:02:23dan Indonesia
01:02:25itu
01:02:25demand dari
01:02:26MNB
01:02:27tambah lama
01:02:27tambah besar
01:02:31tahun ini
01:02:32sudah tumbuh
01:02:33lebih dari 200%
01:02:34per year to date
01:02:35dan
01:02:37sampai
01:02:38bulan
01:02:38Agustus
01:02:39itu
01:02:40totalnya
01:02:40277,5
01:02:43miliar
01:02:43MNB
01:02:44atau
01:02:45ekvivalen
01:02:4541,4
01:02:48miliar
01:02:48USD
01:02:50jadi
01:02:51demandnya itu
01:02:52sangat besar
01:02:52nah
01:02:53kalau
01:02:54MNB
01:02:54Clearing Bank
01:02:55ini sudah
01:02:56operasionalisasi
01:02:57nanti
01:02:58likuiditas
01:02:59masuk
01:02:59dan
01:03:00kita
01:03:02harapkan
01:03:03bahwa peningkatan
01:03:04volume transaksi
01:03:05rupiah
01:03:06MNB
01:03:07juga akan
01:03:07berkembang
01:03:08dan ekosistemnya
01:03:09juga akan
01:03:09berkembang
01:03:10dan itu
01:03:11akan
01:03:11membantu
01:03:12mendukung
01:03:14stabilitas
01:03:15nilai tukar
01:03:16jadi itu
01:03:17struktur pertama
01:03:20yang kedua
01:03:21adalah
01:03:21yang kita
01:03:22namakan
01:03:22VASTRA
01:03:23VASTRA ini
01:03:26intinya
01:03:26juga adalah
01:03:27semacam
01:03:29framework
01:03:30kerangka
01:03:31baru
01:03:32untuk
01:03:33memudahkan
01:03:34investor
01:03:34portfolio
01:03:35berinvestasi
01:03:37ke
01:03:38Indonesia
01:03:39bagaimana
01:03:41caranya
01:03:42rekan-rekan media
01:03:43bisa bayangkan
01:03:44ada tiga
01:03:45mungkin
01:03:46tiga elemen
01:03:46penting
01:03:47bank
01:03:48domestik
01:03:48bank
01:03:49luar negeri
01:03:50dan
01:03:51investor
01:03:51luar negeri
01:03:53kalau
01:03:54bank
01:03:54domestik
01:03:55di
01:03:56bahasa
01:03:57kami
01:03:58di BI
01:03:59kita namakan
01:04:00domestic
01:04:00partner
01:04:01bank
01:04:02bank
01:04:03luar negeri
01:04:04terminologi
01:04:06kita itu
01:04:07overseas
01:04:07partner
01:04:08bank
01:04:08nah
01:04:09investor
01:04:10global
01:04:11adalah
01:04:11yang kita
01:04:12namakan
01:04:12registered
01:04:13global
01:04:13investor
01:04:14jadi
01:04:15investor-investor
01:04:17ini
01:04:17melalui
01:04:18overseas
01:04:19banknya
01:04:20itu
01:04:21terhubung
01:04:22dengan
01:04:24domestic
01:04:25bank
01:04:25dan
01:04:26ini
01:04:28memudahkannya
01:04:28gimana
01:04:29memudahkannya
01:04:30pertama
01:04:30ya
01:04:32kita buka
01:04:33toko
01:04:3324 jam
01:04:35lah
01:04:35kira-kira
01:04:36ya
01:04:36apa
01:04:37karena sudah
01:04:38ada link
01:04:38antara
01:04:39bank luar negeri
01:04:41dan
01:04:41bank
01:04:42dalam negeri
01:04:42yang kedua
01:04:44yang lebih penting
01:04:45lagi adalah
01:04:45pertama
01:04:46kali ini
01:04:47mereka
01:04:49melakukan
01:04:50kegiatan
01:04:50itu semua
01:04:51akan
01:04:52diregister
01:04:52di bank
01:04:53Indonesia
01:04:54artinya
01:04:55kedepannya
01:04:56transaksi
01:04:57transaksi
01:04:58di kemudian
01:04:58hari
01:04:59tidak
01:04:59memerlukan
01:05:00underlying
01:05:01transaction
01:05:02jadi
01:05:04ini
01:05:04memudahkan
01:05:05portfolio
01:05:06investor
01:05:07masuk
01:05:08ke
01:05:10Indonesia
01:05:11nah
01:05:12saat ini
01:05:13hanya
01:05:15sebatas
01:05:16SBN
01:05:18SRBI
01:05:20dan
01:05:20SUBBI
01:05:21namun
01:05:22kami sudah
01:05:22berkoordinasi
01:05:23dengan OJK
01:05:24dan
01:05:25tahun depan
01:05:26harapan kita
01:05:28adalah
01:05:28kita bisa
01:05:29juga
01:05:29memperluas
01:05:30ke pasar
01:05:31modal
01:05:32dalam
01:05:32lini
01:05:33equity
01:05:33investors
01:05:35jadi ini
01:05:36sekali lagi
01:05:36adalah
01:05:37suatu
01:05:37jalur
01:05:38baru
01:05:39yang
01:05:40memudahkan
01:05:41portfolio
01:05:42investors
01:05:43masuk
01:05:43ke
01:05:44dalam
01:05:46Indonesia
01:05:47dan ini
01:05:49adalah suatu
01:05:49inovasi
01:05:50yang baru
01:05:50nah
01:05:51terakhir
01:05:52bahwa
01:05:53ini tadi
01:05:54Bu Gubernur
01:05:54sudah sangat jelas
01:05:55menjelaskan
01:05:57kebijakan
01:05:57insentif
01:05:58kita
01:05:58nifastra
01:06:00ini
01:06:00kita
01:06:00kaitkan
01:06:00sama
01:06:01pasar
01:06:01dndf
01:06:02kita
01:06:02domestic
01:06:03dndf
01:06:04kita
01:06:05mereka
01:06:06artinya
01:06:07akan
01:06:07mendapatkan
01:06:09discount
01:06:10tadi
01:06:11apa
01:06:11sudah
01:06:14dicanangkan
01:06:15di
01:06:15apa
01:06:16rdk
01:06:17rdk
01:06:18tadi
01:06:18bahwa
01:06:19akan ada
01:06:19pengurangan
01:06:20premi
01:06:20atau discount
01:06:21yang tadinya
01:06:2315%
01:06:24untuk
01:06:25tenor 6
01:06:26bulan
01:06:26jadi 25%
01:06:28untuk
01:06:28tenor
01:06:3012 bulan
01:06:30itu
01:06:3130%
01:06:31ini
01:06:32apa yang
01:06:33dinamakan
01:06:33Bu Gubernur
01:06:34tadi kan
01:06:35hire for longer
01:06:36apa
01:06:37incentive lah
01:06:38incentive structure
01:06:39jadi itu
01:06:41kira-kira
01:06:41rekenakan media
01:06:42yang saya bisa
01:06:43jawab
01:06:44dari
01:06:44pertanyaan pertama
01:06:45pertanyaan kedua
01:06:47adalah
01:06:47mengenai
01:06:48perkembangan
01:06:49LCT
01:06:50atau
01:06:50local currency
01:06:51transaction
01:06:53perkembangannya
01:06:54sangat baik
01:06:55saya berikan
01:06:58angka
01:06:58disini
01:06:59tahun lalu
01:07:00total
01:07:02tahun
01:07:022025
01:07:03itu
01:07:05dari
01:07:06Januari
01:07:06Desember
01:07:072025
01:07:08total
01:07:09transaksi
01:07:10LCT
01:07:11sebesar
01:07:1225,7
01:07:15miliar
01:07:15USD
01:07:16equivalent
01:07:18tahun ini
01:07:20dari awal tahun
01:07:22sampai
01:07:22Agustus
01:07:23sudah
01:07:23sebesar
01:07:24equivalent
01:07:2549,4
01:07:28miliar
01:07:29USD
01:07:31jadi
01:07:32akhir tahun
01:07:34pasti akan
01:07:35lebih dari
01:07:35dua kali
01:07:36dibanding
01:07:37tahun lalu
01:07:38jadi
01:07:39LCT
01:07:40sangat
01:07:40tumbuhnya
01:07:41sangat baik
01:07:42dan kita
01:07:43juga
01:07:43mengharapkan
01:07:44ini juga
01:07:44adalah
01:07:45struktur-struktur
01:07:46yang akan
01:07:46membantu kita
01:07:48di kemudian hari
01:07:50sampai
01:07:51saat ini
01:07:53status LCT
01:07:54yang sudah
01:07:54terimplementasi
01:07:56ada tujuh
01:07:56negara
01:07:57Tiongkok
01:07:58Jepang
01:07:59Malaysia
01:08:00Thailand
01:08:01Korea Selatan
01:08:03Uni Emirat
01:08:05Arab
01:08:05dan
01:08:06yang
01:08:06paling terakhir
01:08:07Singapura
01:08:08dan
01:08:09sedang kita
01:08:10kembangkan
01:08:10tiga lagi
01:08:11yaitu
01:08:12antara
01:08:13India
01:08:14kita sama
01:08:15India
01:08:15kita dan
01:08:16Filipina
01:08:16dan
01:08:17Indonesia
01:08:18dan Hongkong
01:08:19jadi itu
01:08:19perkembangan
01:08:20berikutnya
01:08:21saya rasa
01:08:21demikian
01:08:22yang bisa
01:08:23sampaikan
01:08:24Bu Gubernur
01:08:25saya kembalikan
01:08:25terima kasih
01:08:27baik
01:08:28Pak Thomas
01:08:29saya undang
01:08:31terakhir
01:08:32Pak Solihin
01:08:33silahkan Pak Solihin
01:08:34terima kasih
01:08:35Bu Gubernur
01:08:35pertama-tama
01:08:37terima kasih
01:08:38teman-teman media
01:08:39ini
01:08:39kayaknya ini
01:08:40Vicon
01:08:41yang paling
01:08:42rame
01:08:43pesertanya
01:08:44jadi
01:08:45semua apa
01:08:46mudah-mudahan
01:08:47ini
01:08:47karena ada Pak Solihin
01:08:51semoga ini
01:08:52memberikan
01:08:53apa
01:08:53sinyal positif
01:08:54dan
01:08:56penyampaian
01:08:57pesan
01:08:57kebijakan
01:08:58Bank Indonesia
01:08:58yang lebih positif
01:08:59ke masyarakat
01:09:00ada lima
01:09:02teman-teman
01:09:03yang menanyakan
01:09:03tapi saya
01:09:04wrap up aja
01:09:05ini seputar
01:09:06demand for credit
01:09:08kemudian
01:09:10efektivitas
01:09:11KLM
01:09:12PPU
01:09:12dan juga
01:09:13prospek
01:09:13ke depan
01:09:14jadi saya
01:09:15langsung saja
01:09:16gini ya
01:09:17pertama kalau
01:09:17mengenai
01:09:18demand for credit
01:09:19ini saya
01:09:20bisa
01:09:21tekankan bahwa
01:09:23berdasarkan
01:09:24perkembangan beberapa
01:09:25saat terakhir ini
01:09:26memang masih
01:09:27terkuat gitu ya
01:09:28jadi demand
01:09:29tidak melemah
01:09:30tapi menguat
01:09:31jadi kalau kita lihat
01:09:32memang isunya
01:09:33lebih nanti kita
01:09:34sampaikan
01:09:35sebagaimana
01:09:35disinggung tadi
01:09:36adalah
01:09:37keridakmerataan
01:09:38gitu ya
01:09:38jadi kalau kita lihat
01:09:40tumbuhnya tadi kan
01:09:4113,65%
01:09:44bahkan
01:09:45kalau kita lihat
01:09:46untuk korporasi
01:09:47ini tumbuh sekitar
01:09:49tadi
01:09:49sampaikan
01:09:50Bu Gubernur
01:09:5025,11%
01:09:53ini cukup tinggi
01:09:54dan sangat tinggi
01:09:55bahkan
01:09:56kalau kita lihat
01:09:57juga di
01:09:57second levelnya
01:09:59untuk KMK
01:10:00juga meningkat
01:10:00sebesar
01:10:0111,45%
01:10:04jadi
01:10:04disini
01:10:05menunjukkan
01:10:06demand for credit
01:10:07yang cukup
01:10:09masih kuat ya
01:10:10memang
01:10:11kalau kita lihat
01:10:12disini
01:10:13bagaimana
01:10:14kita melihat
01:10:15kok masih tinggi
01:10:16SRBI maupun
01:10:17SBN-nya
01:10:18kalau memang kita lihat
01:10:20fungsi dari
01:10:21suasana berharga
01:10:22di dalam
01:10:22portfolio perbankan
01:10:23itu kan
01:10:24tidak semerta-mata
01:10:26memang
01:10:27dia
01:10:28kalau
01:10:28SRBI
01:10:29atau SBN-nya besar
01:10:30itu tidak
01:10:31tidak berarti
01:10:31dia tidak
01:10:32eager untuk
01:10:33menyalurkan
01:10:33kredit
01:10:33jadi memang
01:10:34fungsi dari
01:10:35suasana berharga
01:10:35kan memang
01:10:36biasanya untuk
01:10:37apa
01:10:38ligu di
01:10:38wafer
01:10:39terus kemudian
01:10:39pengelolaan
01:10:40dari aset
01:10:43liabilitasnya
01:10:43jadi disini
01:10:44ini untuk
01:10:45menindikkan
01:10:45memang
01:10:46mereka masih
01:10:46menyimpan
01:10:47beberapa
01:10:47tetapi
01:10:48konteks dari
01:10:49demand itu
01:10:50sendiri
01:10:50masih tinggi
01:10:51dan
01:10:51sehingga
01:10:52kalau kita lihat
01:10:53di aspek yang
01:10:54kedua
01:10:54bagaimana
01:10:55kita melihat
01:10:56kebijakan kita
01:10:57apakah sudah
01:10:58sudah mengadres
01:10:59isu tadi
01:11:00mengenai
01:11:01perbaikan
01:11:02distribusi
01:11:03dari
01:11:03likuiditas
01:11:03jadi teman-teman
01:11:05tadi disampaikan
01:11:05oleh Ibu
01:11:06Gubernur
01:11:07bahwa
01:11:07di minggu pertama
01:11:10September
01:11:10ini sudah
01:11:11tercatat
01:11:11bahwa
01:11:12total insentif
01:11:14KLM yang sudah
01:11:14diperoleh
01:11:15ini sudah
01:11:15mencapai
01:11:16461,2
01:11:18triliun rupiah
01:11:19jadi ini
01:11:20kalau kita
01:11:21lihat
01:11:21dari sisi
01:11:23totalnya
01:11:24kalau teman-teman
01:11:24mau
01:11:27dirinci lagi
01:11:28kalau dari
01:11:29sisi kan
01:11:30ada dua itu
01:11:30KLM
01:11:31financing
01:11:32untuk
01:11:32pembiayaan
01:11:34sektor-sektor
01:11:34prioritas
01:11:35dan juga
01:11:36yang memiliki
01:11:37daya dongkak
01:11:38yang tinggi
01:11:38terhadap
01:11:38perekonomian
01:11:39itu
01:11:393,77%
01:11:41dari
01:11:424%
01:11:43jadi masih ada
01:11:45mendekati
01:11:454%
01:11:46sementara
01:11:47juga
01:11:47untuk
01:11:47KLM
01:11:49pendalaman
01:11:49pasar uang
01:11:50atau PPU
01:11:50ini
01:11:51sekitar
01:11:53sekitar
01:11:54berapa tadi
01:11:54kalau di jumlah
01:11:571,4%
01:12:00nah disini
01:12:01kalau kita
01:12:02lihat memang
01:12:03ini di
01:12:03early indication
01:12:05bahwa
01:12:06jumlah
01:12:07bank-bank
01:12:07atau jumlah
01:12:08apa
01:12:08bank-bank
01:12:09yang
01:12:10memanfaatkan
01:12:12apa istilahnya
01:12:12mendapatkan
01:12:14KLM
01:12:15ini meningkat
01:12:15dari sebelumnya
01:12:16ini kan diberikan
01:12:18insentif 2%
01:12:19yang memiliki
01:12:20IL over
01:12:21DPK
01:12:21di bawah
01:12:2319%
01:12:25dia mendapatkan
01:12:26insentif
01:12:26PPU
01:12:272%
01:12:27nah ini
01:12:28ada
01:12:28peningkatan
01:12:30bank
01:12:30yang di
01:12:31bulan
01:12:31sebelumnya
01:12:32itu
01:12:33sekitar
01:12:3464
01:12:34menjadi
01:12:3468
01:12:35bank
01:12:36jadi ini
01:12:36sudah ada
01:12:37peningkatan
01:12:37pada
01:12:38minggu-minggu
01:12:39awal penerapan
01:12:40KLM
01:12:41PPU
01:12:41jadi
01:12:42ini menunjukkan
01:12:43bahwasannya
01:12:43ada
01:12:44suatu
01:12:46aspek
01:12:47positif
01:12:49distribusi
01:12:50mengenai
01:12:50bank-bank itu
01:12:51bahkan
01:12:51kalau kita
01:12:52juga melakukan
01:12:53diskusi
01:12:54atau FGD
01:12:54atau
01:12:55survei terhadap
01:12:56bank-bank
01:12:56mereka bahkan
01:12:57strategi fundingnya
01:12:58juga
01:12:58mengalami
01:12:59peningkatan
01:13:00jadi mereka
01:13:01untuk mengejar
01:13:02insentif itu
01:13:03dia
01:13:03menambah
01:13:04fundingnya
01:13:05kalau misalkan
01:13:06dia gak bisa
01:13:07tidak mengubah
01:13:08komposisi
01:13:10SSB-nya
01:13:11tapi dia
01:13:12fundingnya
01:13:13ditingkatkan
01:13:14DPK-nya
01:13:14sehingga dia bisa
01:13:15memperoleh
01:13:16rasio itu
01:13:17insentif dari itu
01:13:19dari situ
01:13:20saya sampaikan
01:13:21tadi
01:13:21memang
01:13:22kalau tadi
01:13:23disampaikan
01:13:24ada
01:13:24tadi
01:13:25peningkatan
01:13:27tentunya
01:13:28dari jumlah
01:13:29yang meningkat
01:13:29tadi
01:13:30ada sekitar
01:13:32tambahan
01:13:32dari 68
01:13:33bank tadi
01:13:34yang memperoleh
01:13:35tambahan
01:13:35likuiditas itu
01:13:36sekitar
01:13:37mendapatkan
01:13:38sekitar
01:13:3848,42
01:13:39triliun rupiah
01:13:40jadi peningkatan
01:13:42tentunya
01:13:43ada bank-bank
01:13:44yang juga
01:13:44tidak memperoleh
01:13:45atau penurunan
01:13:46likuiditas
01:13:47insentif
01:13:48karena dia
01:13:48tidak memenuhi
01:13:50rasio
01:13:51tadi
01:13:53sehingga
01:13:53tapi netnya
01:13:55netnya
01:13:56dari KLMPPU
01:13:57tadi
01:13:57ada
01:13:58tambahan
01:13:58likuiditas
01:13:58insentif
01:14:00sebesar
01:14:0014,8 triliun rupiah
01:14:01sekitar 15 triliun rupiah
01:14:03ini
01:14:04serasa
01:14:04sangat cukup
01:14:05membantu bank
01:14:06untuk
01:14:06meningkatkan
01:14:07kapasitas lendingnya
01:14:09lebih lanjut
01:14:09jadi fokusnya
01:14:10Bapak Ibu
01:14:11teman-teman sekalian
01:14:12kalau kita melihat
01:14:13KKM
01:14:14pengumuman
01:14:15pendalam pasar uang ini
01:14:17tidak sekadar
01:14:18kita ingin
01:14:19meningkatkan
01:14:19insentif
01:14:20untuk meningkatkan
01:14:21kapasitas bank
01:14:22memberikan lending
01:14:22tetapi
01:14:23yang utama juga
01:14:24memperbaiki
01:14:24distribusi bank
01:14:25nah yang terakhir
01:14:27terus bagaimana
01:14:27dengan prospek kredit
01:14:28tentunya kita
01:14:29masih melihat positif
01:14:30dengan
01:14:31tadi sejalan dengan
01:14:32fundamental yang baik
01:14:33kita sampaikan
01:14:34buku penur
01:14:34Ibu DGS
01:14:35tadi kita melihat
01:14:36tadi
01:14:36indikasi yang bagus
01:14:38yang terakhir ini
01:14:39adalah
01:14:39bank-bank BUSN
01:14:41selain Himbara
01:14:42bank-bank BUSN
01:14:44kemudian juga
01:14:44kredit-kredit
01:14:45korporasi swasta
01:14:46ini juga mulai
01:14:47meningkat
01:14:47jadi ini menunjukkan
01:14:49engine dari
01:14:50private sector
01:14:51juga
01:14:51mengalami perbaikan
01:14:53dan ini tentunya
01:14:53dengan kondisi itu
01:14:55tadi berbagai
01:14:55langkah
01:14:56kebijakan Bank Indonesia
01:14:57dan koordinasi
01:14:58dengan pemerintah
01:14:58ini memang kita harapkan
01:15:00dan bahwa asalnya
01:15:02prospek kredit
01:15:03ke depan
01:15:03akan lebih baik
01:15:04dan tentunya
01:15:05akan mendukung
01:15:06pertumbuhan ekonomi
01:15:07yang lebih kuat
01:15:09ke depan
01:15:09saya mungkin
01:15:10kosan sponsor
01:15:11bu
01:15:11berkaitan
01:15:12ISEF
01:15:13dikit aja
01:15:14nanti tanggal
01:15:15Oktober
01:15:16di pertengahan
01:15:17masih ada Oktober
01:15:18masih Oktober ya
01:15:19iya
01:15:20tadi ada Vekti
01:15:21nanti
01:15:213 minggu lagi
01:15:22ada ISEF ya
01:15:23dihadiri aja
01:15:24nanti di JCC
01:15:25terima kasih
01:15:25saya nanti masih ada
01:15:26RBG bulanan Oktober
01:15:28nanti malah lupa
01:15:29mereka nya Pak Solikhin
01:15:31terlalu semangat
01:15:32masih baru
01:15:36baik
01:15:36Mas Denny
01:15:38dan rekan-rekan sekalian
01:15:39itu mungkin
01:15:40yang bisa kami sampaikan
01:15:41kepada rekan-rekan semua
01:15:42jadi
01:15:44kesimpulannya sih
01:15:45dari tadi
01:15:46yang kita bicarakan
01:15:47dari Bank Indonesia
01:15:48kita
01:15:48view nya masih
01:15:50cukup positif
01:15:52bahwa
01:15:53stabilitas
01:15:54itu perlu
01:15:54harus kita jaga
01:15:55karena
01:15:56sesuai mandat kita
01:15:57adalah bagaimana
01:15:57BI harus menjaga
01:15:58iklim ekonomi
01:15:59yang kondusif
01:16:00dan salah satunya adalah
01:16:01stabilitas
01:16:03itu akan membuat
01:16:04iklim ekonomi
01:16:05jadi kondusif
01:16:05sehingga membuka ruang
01:16:07untuk
01:16:09pertumbuhan ekonomi
01:16:10yang kita lihat
01:16:11arahnya sudah
01:16:12terus mulai
01:16:13trending up
01:16:13nah ini yang perlu
01:16:14kita dorong
01:16:15dengan berbagai
01:16:16kebijakan yang kita
01:16:17miliki
01:16:17dan sekali lagi
01:16:19bahwa
01:16:19kebijakan moneter
01:16:20untuk menjaga
01:16:22stabilitas rupiah
01:16:22tentunya
01:16:23kita tidak hanya
01:16:24mengandalkan
01:16:25suku bunga saja
01:16:26BI rate
01:16:26tapi kita juga
01:16:27bisa menggunakan
01:16:29instrumen lainnya
01:16:30seperti tadi
01:16:31disampaikan juga
01:16:31oleh
01:16:32Pak Thomas
01:16:33dan juga
01:16:34Bu DGS
01:16:35juga sudah menyampaikan
01:16:36bahwa
01:16:37kebijakan
01:16:38insentif
01:16:38untuk
01:16:39hedging cost
01:16:39karena target
01:16:40kita sekarang
01:16:40adalah
01:16:41memperkuat
01:16:42sektor eksternal
01:16:43dan tentunya
01:16:44satu lagi
01:16:44adalah
01:16:45bagaimana kita
01:16:46terus memperkuat
01:16:46koordinasi
01:16:48dan sinergi
01:16:48dengan pemerintah
01:16:49karena tentunya
01:16:51kita tidak bisa
01:16:52bergerak sendiri
01:16:53sekarang
01:16:54tentunya
01:16:55untuk kita
01:16:55mendorong ekspor
01:16:56tentu itu kan
01:16:57juga kita harus
01:16:58berdiskusi
01:16:59juga dengan
01:16:59pemerintah
01:16:59kira-kira
01:17:00sektor
01:17:00unggulan
01:17:01komoditi
01:17:02unggulan
01:17:02apa
01:17:02yang bisa
01:17:03kita dorong
01:17:03ke depan
01:17:04jadi
01:17:05sekarang
01:17:06yang saya ingin
01:17:07juga
01:17:07teman-teman
01:17:08juga
01:17:08bersama-sama
01:17:09mari
01:17:10kita tetap
01:17:11optimis
01:17:12melihat
01:17:12ekonomi kita
01:17:13ini
01:17:13kami akan
01:17:15all out
01:17:15menjaga
01:17:16stabilitas
01:17:17dari nilai
01:17:18tukar kita
01:17:18Alhamdulillah
01:17:19hari ini
01:17:20respon market
01:17:21juga bagus
01:17:21rupiah
01:17:22menguat
01:17:2355 basis point
01:17:24jadi berada
01:17:25di level
01:17:2517.805
01:17:28jadi kita
01:17:29akan terus
01:17:30juga
01:17:31tentunya
01:17:32akan terus
01:17:32memperhatikan
01:17:33pergerakan
01:17:33di market
01:17:34juga
01:17:34jadi mungkin
01:17:35itu
01:17:35yang bisa
01:17:36kami
01:17:36sampaikan
01:17:37sekali lagi
01:17:37terima kasih
01:17:38untuk kehadiran
01:17:39rekan-rekan sekalian
01:17:41dan
01:17:41mengikuti
01:17:42yang disampaikan
01:17:43oleh Bu Fili
01:17:43ayo
01:17:45datang
01:17:45sama-sama
01:17:46tanggal
01:17:474
01:17:4824 September
01:17:50sampai 26 September
01:17:52di
01:17:52GCC
01:17:53nah disitu
01:17:54all about digital
01:17:55jadi kalian bisa
01:17:56melihat apa
01:17:57aku rasa
01:17:58AI segala macam
01:17:59ada disana semuanya
01:18:00jadi kita tunggu
01:18:02kedatangan
01:18:02dari teman-teman semua
01:18:03kalian anak-anak muda
01:18:05ini pasti dunia kalian
01:18:06semua nih
01:18:06dunia digital
01:18:07dunia AI
01:18:08dan sebagainya
01:18:10dan bisa buka
01:18:11KKI disana
01:18:12mestinya
01:18:13karena ada bank-bank
01:18:14ya kan
01:18:14ya
01:18:15jadi
01:18:16ayo kita support
01:18:17Indonesia
01:18:17bersama-sama
01:18:18dan
01:18:19menjaga stabilitas
01:18:21ekonomi kita
01:18:22juga
01:18:23bersama-sama
01:18:23demikian
01:18:24mungkin yang bisa
01:18:25saya sampaikan
01:18:26atas nama
01:18:26Dewan Gubernur
01:18:27sekali lagi
01:18:28kami mengucapkan
01:18:28terima kasih
01:18:29untuk kehadiran
01:18:30rekan-rekan
01:18:31dan saya tutup
01:18:33dengan
01:18:33Wassalamualaikum
01:18:34Warahmatullahi
01:18:35Wabarakatuh
01:18:37Waalaikumsalam
01:18:38Warahmatullahi
01:18:39Wabarakatuh
01:18:39terima kasih
01:18:40Bapak Ibu
01:18:40anggota Dewan Gubernur
01:18:42demikian
01:18:43konferensi VES
01:18:44pada hari ini
01:18:45dapat kita akhiri
01:18:45sampai bertemu
01:18:46dengan konferensi VES
01:18:47bulan depan
01:18:48salam sehat
01:18:49semuanya
01:18:49Wassalamualaikum
01:18:50Warahmatullahi
01:18:51Wabarakatuh
01:18:52Wabarakatuh
01:18:57Terima kasih