00:00Karena bicara soal Ormas, sudah ada Safiq Ali.
00:06Bung Safiq, kan gini, disebut-sebutlah akhirnya, disebutlah ini uang ini mengalir dan sebagainya.
00:13Belum ada konfirmasi, Panitia Muktamar Jombang-Jombang mengatakan tidak ada urusannya,
00:18termasuk juga Saifelo Yusuf, Menteri Sosial yang Ketua Panitia.
00:21Dan kita dengarkan dulu pernyataan Saifelo Yusuf.
00:28Tapi sebagai Ketua Panitia, saya pastikan ya, tidak ada kaitan kasus yang sedang rame dibicarakan ini dengan Muktamar ini.
00:41Saya pastikan itu tidak ada hubungannya, tidak ada kaitannya, dan sekali lagi Muktamarnya sudah selesai.
00:49Ya makanya saya pastikan itu tidak ada.
00:51Saya pastikan itu tidak ada, dan saya berharap jangan membangun opini-opini yang seakan-akan terkait dengan Muktamar, terkait dengan
01:02peserta Muktamar.
01:06Ada aliran-aliran yang berkaitan dengan Muktamar.
01:09Itu semua menurut saya harus didasarkan dengan bukti.
01:14Kita tunggu saja penjelasan resminya nanti dari KPK.
01:21Oke, tadi clear, tidak ada kaitannya Ketua Panitia.
01:25Tapi Anda sebagai aktivis NU pernah ada di keputusan PBNU.
01:29Menurut Anda dalam situasi seperti ini apa yang harus dilakukan dari tokoh-tokoh NU?
01:33Ini bicara soal marwah lembaga dengan jumlah yang ikut toko banyak.
01:39Ya mungkin ini jadi satu pelajaran lagi ya.
01:42Bisa lebih mendekat ke Mike Mas.
01:46Ini saya kira generasi NU, organisasi masyarakat NU, Nahdin dapat satu pelajaran lagi bahwa memang saya kira menggabungkan gitu ya.
01:58Politisi-politisi dalam kepengurusan PBNU itu bermasalah.
02:05Punya potensi masalah.
02:06Saya lama menemukan bahwa harusnya ya dipisah PBNU, kita harus dicari generasi-generasi kader-kader yang memang tidak aktif politik.
02:13Yang mengaktif politik ya silahkan di partai.
02:16Ada banyak sekali partai yang PKB yang lahir dari NU, ada P3 yang cukup punya sejarah dengan NU,
02:22dan ada banyak partai lain yang juga membuka diri terhadap kader-kader NU.
02:25Saya kira tidak ada alasan yang cukup sebenarnya untuk politisi-politisi ini memaksakan dirinya untuk selalu aktif di NU dengan
02:35alasan khidmah.
02:36Karena yang terjadi ketika terjadi kasus-kasus seperti ini selalu dikaitkan, selalu dikaitkan.
02:39Kita tidak pernah tahu. Saya kira NU secara organisasi atau masyarakat nahdiin tidak dapat keuntungan apapun.
02:45Saya kira dari langkah-langkah politisi yang seperti itu, tetapi mendapatkan konsekuensinya, ikut kena getahnya.
02:54Tapi sebenarnya kalau bicara soal ormas Islam ya, dia ada dimanapun dan boleh bergerak di organisasi apapun termasuk partai politik.
03:02Tidakkah Anda melihat bahwa ini lebih kasus saja orang per orang, bukan aturannya memperbolehkan.
03:08Kan kalau lihat seperti itu kan akhirnya ada pembatasan.
03:11Padahal NU atau ormas Islam lain itu kan boleh saja berkarya dimanapun.
03:15Yang penting demi kemasalahan umat gitu.
03:18Sebagai anggota boleh.
03:19Tapi memang dalam kepengurusan bahkan di PBNU sendiri kan memang sudah sempat muncul aturan perkumpulan.
03:27Pengurus partai politik tidak boleh merangkap sebagai pengurus harian.
03:32Artinya itu ada kesadaran untuk bagaimana khidtoh NU itu diwujudkan dengan lebih baik-lebih baik seterusnya.
03:39Padahal nama Nusron Wahid ini disebut-sebut calon kuat.
03:44Iya, karena dia bagian dari sukses.
03:46Sementara Anda mengatakan bahwa lebih baik jangan masuk ke pengurusan, anggota boleh gitu.
03:50Iya, kalau anggota kan masih tetap sebagai anggota.
03:54Walaupun NU itu sebenarnya kan gak ada KTA juga.
03:56Oke.
03:56Jadi para diskusnya.
03:57Sekali lagi saya ingin memastikan.
03:58Karena ini kaitannya dengan itu.
03:59Kalau demikian partai politik atau anggota partai politik sepertinya tidak masuk ke pengurusan PBNU.
04:04Iya.
04:04Apa poin Anda yang paling penting untuk paling tidak didengar?
04:08Ini kan kalau gak salah minggu depan mau diumumkan.
04:09Iya, pertama saya kira bahwa dengan apa yang menimpa kasus yang tersangkut dengan Nusron Wahid ini.
04:19Kita kan menyaksikan betapa bahayanya saya kira memasukkan politisi-politisi yang punya tanggung jawab publik besar terhadap seluruh bangsa ini.
04:27Seluruh elemen ini untuk menjadi pengurus partai politik.
04:30Karena apa?
04:31Ya politik dan kekuasaan itu tends to corrupt.
04:35Beberapa waktu lalu saya podcastan sama Pak Sarmuji Golkar.
04:39Dia juga mengakui kekuasaan itu punya logikanya sendiri.
04:43Sehingga memang sulit dihindari kurang lebih seperti itu.
04:47Or tentu corrupt dan ya sudah semestinya ada garis yang...
04:53Pernyataan Anda ini pasti akan berdampak kepada penyusunan pengurus apalagi.
04:56Ya semestinya begitu.