Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 hari yang lalu
SUMATERA SELATAN, KOMPAS.TV - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago menekankan pentingnya strategi yang terukur dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Hal ini disampaikan saat meninjau penanganan Karhutla di Provinsi Sumatera Selatan pada Jumat (18/9/2026).

Menurut Menko Polkam, penanganan karhutla harus menggunakan pola pikir strategis dan tidak sekadar membagi kekuatan secara merata di seluruh wilayah.

"Gunakan cara berpikir kita seperti di medan pertempuran. Kita bertempur dengan api sekarang. Jadi jangan sampai pasukan kita sudah lelah, namun hasilnya tidak sesuai dengan tenaga yang kita keluarkan," kata Menko Polkam.

Video Editor: Vila Randita

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/691480/menko-polkam-tinjau-penanganan-karhutla-di-sumsel-gunakan-cara-pikir-seperti-medan-pertempuran
Transkrip
00:00Jangan lagi istilah kebakarannya karena kelalaian
00:02Jangan gunakan kata-kata kelalaian terjadi kebakaran ini
00:06Kita gunakanlah pemahaman kita tentang bagaimana pengerahan pasukan menghadapi musuh
00:13Ini kan sebetulnya seperti olah Yudai
00:17Gunakanlah kekuatan itu, dimana saya titik beratkan kekuatan ini
00:20Jadi jangan punya kekuatan besar, terus dipukul rata dibagikan
00:24Tapi kita lihat dimana kemungkinan akan muncul
00:28Dan dimana arus pemadaman lebih besar, kekuatannya harus ditempatkan di situ
00:33Karena kan cara berpikir kita seperti di bedan pertempuran lah
00:37Kita bertempur dengan api ini sekarang
00:41Ya jadi jangan nanti pasukan kita sudah lelah tapi hasilnya gak terlalu
00:45Gak sesuai gitu dengan tenaga yang sudah kita keluarkan
00:52Alangkah bahagianya juga para petugas yang di lapangan itu mampu dia memadamkan api dengan cepat
00:57Itu kebanggaan
00:58Nah tugas kita sebagai pemimpin adalah memberikan itu kepada kebanggaan kepada mereka
01:03Karena itu segera
01:06Rubah
01:07Gunakan mindset kita seperti yang saya sampaikan itu
01:10Supaya cepat pemadaman itu dilakukan
01:13Kalau kepala BNPBT mengatakan
01:15Api yang timbul dengan apa yang sudah kita padamkan
01:18Kita lebih besar memadamkannya dibandingkan yang timbul
01:20Itu pun masih bisa dikendalikan
01:23Kita bisa menghitung
01:23Di mana kemungkinan api akan muncul lagi
01:26Harus kita hitung juga
01:28Jangan gunakan cara-cara tradisional
01:31Gunakan cara bagaimana kita bertempur melawan musuh
01:34Musuh kita adalah api
01:37Pada saat kita gelar apel kesiapan
01:39Sekarang itu tidak boleh ada barang masih bersih
01:42Tidak pernah berlumpur
01:44Tidak pernah kena air
01:45Tidak perlu itu sebetulnya
01:46Jangan ada menyiapkan barang hanya untuk sekedar dipamerkan
01:52Ya itu perhatikan itu
01:54Karena segala kekuatan kita akan gunakan untuk kepentingan itu
01:59Oleh karena itu
02:02Kerahkan semua kemampuan kita
02:04Berpikir kita
02:06Ini adalah seperti layaknya kita melakukan malam
02:09Mengolah satu pertempuran
02:10Kepada kepolisian yang 50 tersangka segera diproses
02:14Segera diproses
02:15Jangan ada proses-proses penghalusan lagi
02:18Pokoknya masuk, melanggar, masuk
02:20Segera diproses itu
02:22Jangan lagi istilah kebakarannya karena kelalaian
02:25Jangan gunakan kata-kata kelalaian terjadi kebakaran ini
02:29Apalagi yang berulang-ulang di tempat itu
02:32Terus kelalaian-kelalaian
02:33Tidak ada kelalaian, pelanggaran yang ada di situ
02:36Segera ditergitkan masalah-masalah yang berkaitan dengan hukumnya
02:40Kita tahu lawan kita itu seperti itu
02:42Kalau kita sudah tahu lawan kita
02:44Kita juga tahu kekuatan kita
02:47Kalau kata Sunsu
02:48Seratus ribu kali kita perang
02:50Seribu kali kita menang
02:52Yang saya simpulkan adalah
02:54Kita sudah tahu lawan kita
02:56Kita sudah tahu diri kita sekarang
02:58Pasukan kita sudah banyak
03:00Dukungan yang diberikan oleh BNPB dan Menteri Kehutanan
03:03Juga sudah memadai
03:04Silahkan bertempur
03:07Tanah yang kami bikin kanal
03:08Dan di sini dari sini
03:13Gila nih
03:17Siap ini kami blocking dulu
03:18Belakang di belakang tanah
03:21Halo yang sebelah sini
03:29Tanah yang kami bikin kanal
03:42Cara baru nonton di Smart TV
03:44Nonton live streaming
03:46Dan ribuan tayangan Kompas Gramedia
03:48Langsung dari Smart TV kamu
03:50Cara installnya
03:52Buka Google Play Store di Smart TV kamu
03:55Cari Kompas TV melalui pencarian
03:58Pilih aplikasi lalu install
04:00Selesai
04:01Kamu bisa menonton video pilihan editorial Kompas TV
04:05Download Kompas TV apps di TV kamu sekarang juga
04:09Terima kasih telah menonton video
Komentar

Dianjurkan