- 2 hari yang lalu
- #roysuryo
- #jokowi
- #ijazahjokowi
- #persidangan
- #uuite
- #sentanatv
KOMPAS.TV Jaksa Penuntut Umum menyebut Roy Suryo menyerang kehormatan Joko Widodo melalui sejumlah unggahan di media sosial yang mempersoalkan keaslian ijazah. Kubu Roy Suryo menegaskan siap adu bukti di persidangan untuk membuktikan keyakinan mereka soal keaslian ijazah Jokowi.
Salah satu bukti yang dijadikan jaksa adalah podcast Sentana TV yang diunggah pada 8 April 2025. Dalam podcast tersebut, Roy Suryo memaparkan hasil uji Error Level Analysis atau ELA terhadap ijazah Jokowi dengan membandingkannya dengan ijazah S1 miliknya.
Jaksa menilai pernyataan Roy dalam podcast tersebut merupakan bentuk manipulasi digital ijazah Jokowi yang mengakibatkan pencemaran nama baik, karena Roy tidak pernah meminta izin atau melakukan verifikasi hasil uji ELA ijazah kepada Jokowi.
Di sisi lain, penerapan Pasal 32 dan 35 Undang-Undang ITE terhadap Roy Suryo dinilai kurang tepat. Praktisi hukum menilai pihak yang seharusnya melaporkan Roy Suryo adalah Dian Sandi selaku pengunggah ijazah Jokowi yang kemudian dianalisis oleh Roy dan rekan-rekannya.
Pembuktian ada atau tidaknya unsur fitnah dalam penelitian ijazah Jokowi akan menjadi penentu nasib Roy Suryo. Sementara itu, muncul isu kesaksian Jokowi akan diwakilkan oleh ajudannya, AKBP Syarif, yang namanya tercatat dalam surat dakwaan sebagai orang yang pertama kali menemukan unggahan Roy dan rekan-rekannya terkait keaslian ijazah Jokowi.
Kita akan membahas bersama Ketum Militan Gibran Nusantara, Andi Azwan, dan simpatisan Roy Suryo sekaligus pemilik kanal YouTube Sentana TV, Maikel Sinaga.
#roysuryo #jokowi #ijazahjokowi #persidangan #uuite #sentanatv
Baca Juga Debat! Ade Darmawan & Praktisi Hukum Bahas Roy Akankah Ungkap Kisruh Tudingan Ijazah Palsu Jokowi? di https://www.kompas.tv/nasional/691468/debat-ade-darmawan-praktisi-hukum-bahas-roy-akankah-ungkap-kisruh-tudingan-ijazah-palsu-jokowi
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/691474/full-debat-panas-kubu-roy-vs-jokowi-soal-ijazah-beranikah-tunjukkan-di-sidang-kompas-petang
Salah satu bukti yang dijadikan jaksa adalah podcast Sentana TV yang diunggah pada 8 April 2025. Dalam podcast tersebut, Roy Suryo memaparkan hasil uji Error Level Analysis atau ELA terhadap ijazah Jokowi dengan membandingkannya dengan ijazah S1 miliknya.
Jaksa menilai pernyataan Roy dalam podcast tersebut merupakan bentuk manipulasi digital ijazah Jokowi yang mengakibatkan pencemaran nama baik, karena Roy tidak pernah meminta izin atau melakukan verifikasi hasil uji ELA ijazah kepada Jokowi.
Di sisi lain, penerapan Pasal 32 dan 35 Undang-Undang ITE terhadap Roy Suryo dinilai kurang tepat. Praktisi hukum menilai pihak yang seharusnya melaporkan Roy Suryo adalah Dian Sandi selaku pengunggah ijazah Jokowi yang kemudian dianalisis oleh Roy dan rekan-rekannya.
Pembuktian ada atau tidaknya unsur fitnah dalam penelitian ijazah Jokowi akan menjadi penentu nasib Roy Suryo. Sementara itu, muncul isu kesaksian Jokowi akan diwakilkan oleh ajudannya, AKBP Syarif, yang namanya tercatat dalam surat dakwaan sebagai orang yang pertama kali menemukan unggahan Roy dan rekan-rekannya terkait keaslian ijazah Jokowi.
Kita akan membahas bersama Ketum Militan Gibran Nusantara, Andi Azwan, dan simpatisan Roy Suryo sekaligus pemilik kanal YouTube Sentana TV, Maikel Sinaga.
#roysuryo #jokowi #ijazahjokowi #persidangan #uuite #sentanatv
Baca Juga Debat! Ade Darmawan & Praktisi Hukum Bahas Roy Akankah Ungkap Kisruh Tudingan Ijazah Palsu Jokowi? di https://www.kompas.tv/nasional/691468/debat-ade-darmawan-praktisi-hukum-bahas-roy-akankah-ungkap-kisruh-tudingan-ijazah-palsu-jokowi
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/691474/full-debat-panas-kubu-roy-vs-jokowi-soal-ijazah-beranikah-tunjukkan-di-sidang-kompas-petang
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:23Jokowi Dodo
00:53Inilah satu dari tiga podcast yang dijadikan Jaksa Penuntut Umum sebagai bukti
00:58Dari dakwaan pencemaran nama baik dan fitnah yang dilakukan Roy Suryo terhadap Jokowi
01:03Dalam podcast Sentana TV yang diunggah tanggal 8 April 2025
01:09Roy Suryo memaparkan hasil uji Ella ijasa Jokowi dengan membandingkan ijasa S1 miliknya
01:17Jadi dalam tampilan Ella ini kan tadi keliatan gitu bahwa itu masih bisa dibaca juga
01:22Tulisan ijasa nya pun meskipun itu hitam ada bercak-bercak masih bisa keliatan
01:27Nah tapi ijasa yang konon ijasa atau foto yang dikeluarkan oleh para bashar ini
01:32Coba kita lihat
01:32Itu jelas banget tampilannya udah gak kayak
01:37Jangankan bisa dibaca
01:39Udah kayak maaf ini
01:41Udah kayak kotoran-kotoran burung aja yang jati
01:44Itu
01:45Karena berantakan ya
01:48Berantakan
01:49Yang begitu berantakan
01:50Ini ilmiah loh nih
01:52100% ilmiah nih
01:54Kalau berantakan berarti itu sudah dari touch
01:56Jaksa pun menilai
01:58Pernyataan-pernyataan Roy di podcast tersebut
02:01Adalah bentuk manipulasi digital ijasa
02:04Yang mengakibatkan pencemaran nama baik Jokowi
02:06Karena Roy tidak pernah meminta izin atau verifikasi ke Jokowi
02:13Tidak terdapat upaya dari terdakwa untuk melakukan verifikasi
02:17Konfirmasi maupun permintaan izin kepada Insinyur Haji Jokowi Dodo
02:21Selaku pemilik sah dokumen tersebut
02:23Sehingga informasi elektronik dan atau dokumen elektronik
02:26Yang dijadikan dasar analisis
02:28Oleh terdakwa dilakukan secara tanpa hak
02:30Empat
02:31Bahwa perkataan yang diucapkan oleh terdakwa
02:34Dengan cara menyampaikan informasi elektronik dan atau dokumen elektronik
02:37Seolah-olah data yang otentik telah membentuk persepsi publik
02:40Agar masyarakat percaya atau meyakini ijasa S1
02:43Saksi Insinyur Haji Jokowi Dodo adalah palsu
02:47Di sisi lain
02:49Penerapan pasal 32 dan 35 Undang-Undang ITE terhadap Roy Suryo
02:53Dinilai kurang tepat
02:54Praktisi hukum menilai pihak yang seharusnya melaporkan Roy Suryo
02:57Adalah Dian Sandi selaku pengunggah ijasa Jokowi
03:01Yang kemudian dianalisa oleh Roy CS
03:05Bagi saya pengenaan pasal 35 dan 32 dalam dakwaan subsidiar itu
03:11Agak kabur ya dan tidak layak untuk dimasukkan
03:14Karena yang memiliki legal standing dalam pasal itu
03:17Harusnya Dian Sandi
03:18Soal dokumennya analog atau digital
03:21Maka justru beliau ini menganggap ya harusnya legal standing Pak Jokowi
03:26Sebagai pelapor 3235 Undang-Undang ITE itu gugur
03:29Tidak berlaku karena yang berhak untuk itu justru adalah Dian Sandi Utama sebagai pengunggah
03:35Maka adik ini juga mengonfirmasi ya legal standingnya Jokowi tidak memenuhi disitu
03:39Jadi ya 3235 itu justru membuat dakwaan jaksa tadi menjadi tidak cermat
03:45Dan harus dibatalkan digugurkan oleh Akin
03:48Pembuktian ada tidaknya unsur fitnah dibalik penelitian ijasa Jokowi
03:53Akan menjadi penentu nasib Roy Suryo
03:56Namun belakangan muncul isu kesaksian Jokowi
04:00Akan diwakilkan oleh ajudannya AKBP Syarif
04:03Karena nama sang ajudan muncul dalam surat dakwaan
04:06Sebagai sosok yang pertama kali menemukan unggahan
04:10Yang meributkan keaslian ijasa Jokowi oleh Roy CES
04:14Tim Liputan Kompas TV
04:23Saudara berkali-kali baik Jokowi maupun kuasa hukumnya
04:26Berjanji akan datang ke persidangan jika diminta hakim
04:30Namun belakangan ada juga yang berasumsi Jokowi bisa saja diwakilkan oleh ajudannya AKBP Syarif
04:37Karena nama AKBP Syarif tercatat dalam dakwaan jaksa
04:40Sebagai orang pertama yang melaporkan unggahan Roy CES ke Jokowi
04:46Kita bahas bersama dengan sejumlah narasumber yang telah hadir di studio Nyustrum Kompas TV
04:50Saya Sapa ada Ketua Umum Militan Gibran Nusantara Bang Andi Azwan
04:54Dan juga simpatisan Roy Suryo
04:56Sekaligus pemilik channel Youtube Sentana TV ya
05:00Bang Michael Sinaga selamat sore
05:03Sehat ya?
05:04Alhamdulillah sehat
05:05Saya ke Bang Michael dulu nih
05:07Sebelum kita bicara soal kehadiran Jokowi Dodo di sidang nanti
05:11Saya mau konfirmasi dulu nih soal konten podcast Bang Michael bersama dengan Roy Suryo
05:16Di Sentana TV 8 April 2025
05:18Yang ternyata dijadikan bukti adanya fitnah atas penelitian digital ijasa Jokowi oleh Roy Suryo
05:25Anda saat itu sebagai host
05:27Apakah memang Roy benar melakukan penjembaran fitnah soal ijasa Jokowi itu?
05:31Nah begini
05:32Kalau kita cerita fitnah atau tidak
05:34Itu kan kita harus melihat ijasa asli
05:36Ya
05:37Kalau yang diteliti oleh Pak Roy Suryo itu sumbernya adalah Dian Sandi
05:42Jadi Dian Sandi lah yang harus membuktikan ijasa yang dia foto itu asli apa palsu
05:47Nah itu yang kita masih tunggu-tunggu sampai sekarang
05:50Jangan disalahkan seseorang yang meneliti secara ilmiah gitu loh
05:54Kalau ada orang yang mengaku oh ini fotonya abang nih
05:57Terus diteliti
05:59Masa yang meneliti yang salah?
06:00Yang memfoto itu dong
06:02Dia memfoto pakai izin nggak?
06:04Masalahnya sudah disimpulkan 99% palsu
06:06Dan kenapa tidak dikonfirmasi dulu ke Dian Sandinya?
06:09Foto itu dan saya sudah konfirmasi ke Dian Sandi ya
06:13Bahwa dia menyatakan itu bukan dia yang memfoto
06:16Jadi dia mendapatkan dari orang lain lagi
06:19Tapi orang lain itu sudah terlanjur menghapus
06:21Sekarang Dian Sandi Anda ngaku sajalah
06:23Dari mana Anda ambil foto itu?
06:26Anda ambil dengan sah atau dengan mencuri-mencuri gitu kan?
06:31Kita kan nggak tahu
06:31Namanya internet itu kan dia bisa ngambil dari mana saja
06:34Karena pertanyaannya begini
06:36Kalau Dian Sandi tidak jelas sumber yang diteliti
06:39Kita juga nggak tahu Dian Sandi dapat dari mana
06:41Kenapa akhirnya Roy Suryo sudah melakukan penelitian
06:44Dan berani ambil kesimpulan Bang?
06:46Saya jawab
06:46Dian Sandi mengupload di Twitter atau X
06:50Dengan ini adalah yang aslinya saya upload
06:54Ijasa Bapak Jokowi
06:56Dan dia kader PSI
06:58Masa sih ketua Dewan Pembina tidak tahu kadernya berlaku seperti itu?
07:03Satu
07:03Kedua
07:04Masa si admin Twitternya Pak Jokowi Dodo
07:07Sebodoh itu
07:08Nggak tahu bahwa
07:11Seorang mantan presiden
07:13Public figure
07:14Yang sangat besar namanya di Indonesia ini
07:16Sedang ditautkan oleh Dian Sandi
07:19Pasti dia tahu
07:21Dan dia diam
07:22Kenapa diam?
07:24Oke kita langsung konfirmasi ya ke Bang Andi Azman
07:26Soal postingan pertama Dian Sandi
07:28Sebenarnya dari saat memposting itu
07:30Dari kubu Jokowi Dodo sendiri
07:32Pernah nggak konfirmasi ke Dian Sandi
07:34Ini dapat dari mana?
07:36Jadi begini
07:36Ini disalahkan kembali kepada Dian Sandi
07:40Jelas
07:41Ini dia mengupload itu
07:43Kan ada pertanyaan mengenai ijasa
07:45Pak Jokowi yang asli itu seperti apa
07:47Nah ini yang menurut saya
07:49Kita harus mencermati
07:51Apa yang dilakukan
07:52Mas Roy Suryo itu
07:54Sejak 2020 mengulik-ngulik ijasa Pak Jokowi
07:57Pada saat itu masih fotokopi hitam putih
08:002020
08:02Kemudian adanya
08:04Yang dia upload oleh Dian Sandi itu
08:06Itulah jadi bahan buat dia
08:09Untuk melakukan yang namanya
08:11Error level analysis
08:13Nah sepertinya ingin membuah
08:15Tahi kotoran itu ke Dian Sandi
08:17Semua disalahkan ke dia
08:18Kalau dia tidak punya mensreya
08:21Untuk mengecek ijasa Pak Jokowi dari 2020 itu
08:25Tidak mungkin akan terjadi seperti ini
08:27Kan begitu pertanyaannya
08:29Nah ini yang dilakukan ini
08:31Melagi pengulangan itu
08:33Karena dia lihat
08:34Bahwasannya
08:35Dengan keyakinan dia
08:3799,9%
08:39Dan kita tidak tahu
08:41Apa hipotesisnya
08:42Apa dari sumber primernya
08:44Sumber sukudernya
08:46Metodenya seperti apa
08:48Kan tidak jelas
08:49Hanya langsung masuk ke konklusi
08:5199,9%
08:54Itu palsu
08:55Disitulah letaknya
08:57Kalau dia dikatakan bahwa saya bertopeng
09:00Kepada yang namanya
09:01Ilmuwan
09:02Itu mohon maaf saya katakan
09:04Itu bukan seorang ilmuwan
09:05Dengan kata lain Anda bilang bahwa
09:07Sebenarnya ini Roy Suryo lagi melempar
09:09Masalahnya ke Dian Sandi ya
09:10Kedian Sandi
09:11Tanggapan apa
09:11Oke ini Bang Andi ini kurang informasi sepertinya
09:14Tahun 2020 itu yang menunjukkan adalah
09:17Dekan UGM Sigit Sunarta
09:18Salah Anda di twitternya Roy Suryo
09:21Itu sudah ditunjukkan
09:23Yang namanya
09:24Ijasa fotokopi Jokowi
09:27Berikut juga dengan skripsinya
09:29Itu saya sudah bahas
09:31Di stasiun TV beberapa kali
09:33Dan karena itu
09:35Kita jemputkan
09:36Dekan itu kan baru
09:372020 yang dilakukan oleh
09:40Yang namanya
09:41Roy Suryo itu dilakukan adalah
09:44Dalam fotokopi itu
09:45Artinya
09:46Mensreya memang sudah ada
09:48Dia sudah mengatakan palsu
09:50Tahun 2020 Bang
09:51Saya bilang tidak katakan palsu
09:53Tapi sudah mensreya
09:54Kalau kita bicara palsu
09:56Ketika dia melakukan penelitian
09:5899,9% itu palsu
10:00Disitulah kena yang namanya
10:02Ini namanya
10:03Peraduga bersalah
10:04Tidak boleh begitu
10:05Karena tidak jelas
10:07Seperti apa
10:08Yang dikatakan yang namanya
10:10Metode sebagai ilmuwan
10:11Oke jadi sebenarnya
10:11Tunggu tunggu saya jelaskan
10:12Perdebatan ini akan terjawab
10:14Kalau dia Sandi akan mengonfirmasi
10:16Sebenarnya dapat dari mana
10:17Pengertian ini
10:18Ini yang menarik
10:19Tunggu Bang
10:192020
10:20Pak Roy Suryo itu hanya mendapatkan
10:22Hitam Putih
10:23Baik
10:23Dari UGM
10:24Baik
10:24Dan itu tidak bisa disimpulkan
10:26Tidak bisa dilakukan
10:27Analisa-analisa ilmuwan yang dilakukan sekarang
10:29Kita tahan dulu Bang Michael
10:30Kita lanjutkan
10:31Perbincangan kita
10:31Ustaz Jeda
10:32Ini menarik
10:33Karena yang pertama kali melaporkan
10:35Itu AKBP Syarif
10:36Ajudannya Jokowi Dode
10:37Pertanyaannya
10:37Apakah Jokowi Dode yang hadir
10:39Atau justru Ajudannya yang hadir
10:41Dalam persidangan
10:42Kami lanjutkan perbincangan Ustaz Jeda
10:43Tetaplah bersama kami di Kompas Petang
10:57Selain soal Dian Sandi
10:58Yang pertama kali memposting
10:59Juga jadi sorotan
11:00Ada dalam dakwan ini
11:01Yang disebutkan adalah
11:02AKBP Syarif
11:03Ajudannya Jokowi
11:04Yang pertama kali melaporkan
11:06Sehingga ini
11:07Membuka kemungkinan
11:08Bahwa Jokowi Dode
11:09Kemungkinan tidak dipanggil
11:10Yang dipanggil adalah
11:12Kompas Syarif
11:12Atau Pak KBP Syarif
11:13Menurut Anda?
11:14Ya kalau saya 99%
11:16Yakin Jokowi tidak mau hadir
11:17Karena
11:18Di sini
11:19Di daftar saksi ini
11:20Nomor 1 itu Jokowi Dodo
11:22Saya punya
11:23Nomor 2 Andi Kurniawan
11:24Lecumanan Maret Samuel
11:26Baru nomor 5 Syarif
11:27Kenapa Syarif ditaruh di nomor 5?
11:29Setelah 2, 3, 4 dipanggil besok
11:31Minggu depan
11:32Atau 2 minggu lagi
11:33Nah lalu siapa yang dipanggil?
11:35Apakah Jokowi?
11:37Kemarin katanya susah
11:37Memanggil Jokowi
11:38Kenapa?
11:39Mungkin karena banyak
11:40Pekerjaan di partai ya
11:42Saya gak tau ya
11:42Disitu kan sudah ada nama
11:44Jokowi Dodo
11:45Kenapa masih ragu?
11:46Nah pertama begini bang
11:48Kalau kita mencari sebuah
11:50Tindak pidana
11:51Sebenarnya nomor 1
11:52Pelapornya dulu
11:53Pelapornya itu
11:54Merasa dia dirugikan
11:55Dengan cara apa?
11:57Dan buktinya apa?
11:58Kan itu dia yang pegang
12:00Dia yang tau
12:00Kalau kita tanya
12:02Si Andi Kurniawan
12:02Si Lecumanan
12:03Si Samuel Sweken
12:05Ijasa Jokowi mana?
12:06Mungkin dia juga gak pernah lihat
12:07Seumur hidupnya
12:08Jadi meskipun ada di
12:10Surat Daku yang Jaksa
12:11Itu ada
12:12Nama saksi
12:13Tapi masih ragu nih
12:14Jokowi hadir
12:15Bang Andi
12:15Berulang kali berbusa-busa
12:18Dan Pak Jokowi sendiri berbicara
12:20Kepada kita semua
12:22Kepada media masa
12:23Saya akan hadir
12:24Kapan?
12:26Kalau kita bicara
12:27Itu adalah hak Jaksa
12:28Untuk memanggil
12:30Karena itu kan dipanggil
12:33Kalau misalnya
12:34Bang Lecumanan
12:36Bang Andi Kurniawan
12:37Kemudian Bang Semarasa Masokin
12:38Didulukan
12:39Itu mungkin strategi dari Jaksa
12:41Untuk bicara itu
12:42Membuktikan apa bang?
12:43Tidak mungkin akan mengintervensi
12:45Ya semua hal itu adalah Jaksa
12:48Karena yang mewakili kita
12:49Di pengadilan adalah
12:50Jaksa penuntut umum
12:52Ini merugikan apa?
12:53Kalau kita membicarakan
12:55Yang dikatakan selama ini
12:56Oleh pihak mereka
12:57Pak Jokowi tidak akan hadir
12:59Karena mereka berharap untuk itu
13:00Kenapa?
13:02On the contrary
13:03Kalau kita melihat
13:04Ada yang namanya
13:05Kekhawatiran kepada diri mereka
13:07Kalau Pak Jokowi hadir di situ
13:09Ya tertutup
13:11Ya kans mereka
13:12Untuk bisa
13:13Yang mendapatkan
13:15Kebebasan
13:16Karena memang
13:17Saksi korban
13:18Saksi pelapor
13:19Oke
13:20Itu harus hadir di pengadilan
13:22Jadi menurut Anda
13:22Jokowi datang hadir ya?
13:24Peradilan negeri Jakarta
13:25Bukan ajudannya
13:26Saya katakan
13:27Beliau akan hadir
13:29Beliau akan hadir
13:30Damah sudah ada di daftar Jaksa
13:32Apa lagi yang dikhawatirkan?
13:33Ini kacau ini
13:34Kalau Pak Jokowi datang
13:35Berarti tertutup kemungkinan kebebas
13:37Itu
13:38Pemikiran yang kacau
13:39Karena banyak sekali
13:40Delik-delik aduan seperti ini
13:42Berujung
13:43Jadi jangan dibilang acau
13:45Karena berujung
13:46Pemikiran-pemikiran
13:47Yang dilakukan oleh
13:48Grup mereka ini
13:49Ada pemikiran sesat
13:51Karena tidak mempercayai
13:52Apa yang dikatakan
13:54Dari presiden ke-7
13:55Dan juga berulang kali
13:57Dikatakan kepada kami semua
13:58Berulang kali dikatakan kepada publik
14:01Berulang kali dikatakan kepada media
14:04Ijazahnya mana
14:05Kami akan ada
14:06Ijazah SD katanya
14:07Saya akan hadir
14:08Karena ini adalah penting buat kami
14:10Penting buat Pak Jokowi
14:12Untuk membuktikan kepada publik
14:14Oke
14:14Bahwa ini ditunggu-tunggu
14:16Yang nanti
14:17Ijazah beliau
14:19Itu akan dibawa
14:20SD, SMP, SMA
14:23Ijazah, ESAT itu
14:24Tolong jangan dipercaya
14:25Saya tengah dulu
14:26Saya tengah dulu
14:27Saya tengah dulu
14:27Saya tengah dulu
14:28Saya tengah dulu
14:28Saya tengah dulu
14:29Saya tengah dulu
14:30Yakin hadir ya
14:31Membawai jasa
14:32Waduh
14:32Oke
14:33Kalau mereka mah yakin
14:34Kalau saya yakinnya
14:36Dia takut menunjukkan ijazah
14:37Karena kalau diperiksa langsung
14:38Akan terbukti
14:39Itu asli atau palsu
14:40Nah itulah asumsi yang dibuat
14:42Karena kalau orang sudah ketakutan
14:44Dalam diri mereka
14:46Kalau Pak Jokowi akan hadir disana
14:48Karena itulah yang dilihat oleh mereka
14:51Bahwasannya
14:52Apa yang dilakukan mereka itu adalah
14:55Ketakutan dalam diri
14:56Ketika Pak Jokowi hadir disana
14:58Dan membuktikan semua yang ada
15:00Yang selalu diantinsentasikan
15:02Yang selalu diklarifikasikan oleh mereka
15:05Kalau yang terakhir
15:06Bang Andi
15:07Bang Michael
15:08Saya tengahi dulu
15:09Saya harus tengahi
15:10Karena waktu kita terbuka
15:11Saya minta pernyataan terakhir masing-masing
15:13Bang Andi Aswan
15:13Yakin Jokowi sudah hadir?
15:15Ya atau tidak?
15:16100%
15:17Beliau akan hadir
15:19Oke
15:20Saya tengah
15:20Bang
15:21Michael
15:22Masih ragu
15:23Sudah ada di daftar saksi
15:24Tapi masih ragu
15:25Ada satu hal yang masih disembunyikan
15:27Polisi dan jaksa
15:28Yaitu
15:28Hasil laboratorium forensik
15:30Tidak ditunjukkan kepada pengacara
15:32Tidak ditunjukkan kepada pengacara
15:33Tidak ditunjukkan kepada pengacara
15:33Tidak ditunjukkan kepada pengacara
15:34Tidak yakin atau tidak yakin
15:35Jokowi sudah hadir?
15:36Kalau Jokowi datang
15:37Membawa ijazah
15:38Dan hasil forensik itu ditunjukkan
15:39Saya yakin tidak akan terbukti asli
15:41Yakin Jokowi sudah hadir?
15:43Saya yakin akan terbukti asli
15:44Penyesatan
15:45Penyesatan
15:46Asumsi seperti itu
15:47Baik kita sudah ambil poinnya
15:48Yang jelas keyakinan dari abang-abang berdua
15:50Akan dibuktikan dalam jalannya proses persidangan
15:52Kita nantikan
15:53Jokowi dojo hadir atau tidak
15:55Dan membawa serta bukti ijazah
15:57Untuk ditunjukkan
15:57Terima kasih Bang Andi Azban
16:00Terima kasih Bang Mekasenaga
16:01Telah bergabung bersama kami di Kompas Petang
16:02Salam sehat semuanya
Komentar