00:00Operasi pencarian rombongan jurnalis yang hilang kontak di Selat Sunda resmi dihentikan.
00:05Pencarian sempat diperpanjang selama 3 hari.
00:11Meski demikian, saudara pencarian bisa kembali dibuka jika ada informasi terbaru dari masyarakat.
00:1710 hari pencarian, tim Sargabungan belum menemukan 5 jurnalis dan 3 kru yang hilang kontak sejak 7 September lalu di
00:24Selat Sunda.
00:32Sudah tidak efektif dalam pelaksanaan pencarian dan pertolongan ini,
00:39maka dengan berat hati, pelaksanaan operasi gabungan ini oleh pihak yang berkepentingan, pihak yang memiliki kewenangan dinyatakan dihentikan.
00:53Namun, bila mana ada informasi dari masyarakat, baik nelayan atau kapal yang melintas, atau pihak manapun,
01:04operasi ini bisa dihidupkan kembali atau dilaksanakan kembali.
01:12Suasana haru menyelimuti ruang evaluasi operasi SAR saat tim Sargabungan resmi menghentikan pencarian 5 jurnalis dan 3 APK kapal.
01:21Meski ikhlas, namun keluarga masih menyimpan asa, korban bisa ditemukan.
01:38Gubernur Banten bersama tim Sargabungan dan warga menggelar doa bersama untuk 5 jurnalis dan 3 awak kapal yang hilang kontak
01:45di Selat Sunda.
01:46Meski operasi pencarian dihentikan, doa dan harapan keluarga tetap terpanjatkan.
01:52Mereka masih menunggu dengan satu harapan, 5 jurnalis dan 3 APK dapat ditemukan.
02:08Keluarga 5 jurnalis rencananya berkumpul di Pandegelang untuk menggelar tabur bugah.
02:13Informasi terkini akan disampaikan Jurnalis Kompas TV, Tessa Lonika Ajung dan Juru Kamera, Gahdiar Febrian.
02:19Tessa, seperti apa rencana tabur bunga oleh keluarga dan juga kapan kira-kira akan berangkat kapal menuju ke tengah laut?
02:30Selamat pagi Bremana dan juga Saudara.
02:33Hari ini memang direncanakan oleh pihak keluarga dari ke-8 orang yang masih hilang kontak di perairan Selat Sunda.
02:40Ini akan melaksanakan doa bersama sekaligus tabur bunga.
02:43Dan saat ini kami sedang membersamai keluarga untuk rencananya akan berangkat dengan KN Sar Tetuka,
02:50yakni kapal sar milik Basarnas, kantor Sar Banten,
02:54yang ini telah dikerahkan dengan maksimal selama 10 hari untuk ikut dalam operasi pencarian.
03:00Akan ditunjukkan oleh Juru Kamera, Gahdiar Febrian.
03:03Dan pagi hari ini keluarga sudah mulai berkumpul di atas KN Sar Tetuka ini sejak tadi sekitar pukul 7 pagi.
03:13Dan rencananya memang setelah ini saat keluarga sudah lengkap dan sudah siap terkait dengan administratif dari manifest keberangkatan dari kapal
03:24ini,
03:24maka kapal akan berangkat dan rencananya rute yang akan ditempuh pada pagi hari ini kami akan bertolak dari dermaga Ciwandan
03:33menuju ke sekitar perairan di pesisir dari Carita.
03:39Tapi memang dari Kapten KN Sar Tetuka tadi juga sudah menyebut bahwa mereka akan mengikuti permintaan dari keluarga.
03:46Karena setelah 10 hari operasi SAR ini resmi dihentikan oleh tim SAR gabungan,
03:53keluarga meminta kepada Basarnas untuk bisa memfasilitasi mereka untuk bisa ke laut,
04:02untuk harapannya mereka bisa memberikan doa dengan harapan dan dengan asa yang tidak putus dari keluarga,
04:09dengan harapan yang masih terjaga sampai dengan hari ini.
04:13Walaupun operasi SAR ini sudah ditutup, pihak keluarga masih memberikan doa yang terbaik untuk ke-8 orang yang masih belum
04:22kembali ke keluarga sampai dengan hari ini.
04:25Kami masih akan terus mengikuti prosesi yang akan dilakukan oleh keluarga.
04:31Rencananya nanti saat bertolak dari dermaga Ciwandan menuju ke perairan Carita sebagai titik awal
04:39atau yang menjadi titik terakhir dari kelima jurnalis dan tiga ABK
04:45yang meliput ke Gunung Anak Rakatau pada Senin yang lalu.
04:53Mereka ingin untuk mengerti dan melihat rute mana
04:57yang sekiranya dilalui oleh kelima jurnalis dan tiga ABK.
05:06Kami masih akan terus mengikuti prosesinya
05:09dan nantinya akan kemana saja rute yang akan ditempu oleh KN SAR Tetuka
05:16yang membawa rombongan keluarga pada hari ini untuk bisa melakukan tabur bunga sebagai simbol penghormatan
05:24dan kasih sayang kepada ke-8 orang yang masih dicari
05:29dan masih ditunggu ke pulangannya sampai dengan hari ini.
05:32Bagaimana?
05:33Baik Tessa operasinya memang sudah dihentikan untuk pencarian
05:37tapi bagaimana dengan kemungkinan operasi akan dibuka kembali
05:40jika ada informasi yang masuk ke tim SAR?
05:47Ya hal tersebut yang memang juga menjadi salah satu hal yang disampaikan
05:53dari tim SAR gabungan kepada pihak keluarga kemarin
05:56saat menyampaikan bahwa operasi SAR gabungan ini harus dihentikan
05:59namun memang mulai dari keakan SAR Banten sampai dengan gubernur Banten ini memberikan jaminan kepada keluarga
06:06apabila nantinya mereka mendapatkan informasi terkait dengan petunjuk baru
06:12atau keberadaan dari yang bisa menjadi petunjuk bagi tim SAR untuk melihat keberadaan dari
06:19kelima ABK jurnalis dan juga tiga ABK ini
06:22maka operasi akan dibuka kembali
06:25jadi memang dari tim SAR gabungan ini juga tidak berhenti
06:30tidak berhenti untuk memberikan pengertian kepada keluarga
06:37bahwa apabila nanti mulai dari nelayan sampai dengan mulai dari masyarakat
06:45ataupun dari kapal-kapal komersial yang juga akan melangkah
06:49menyisiri dari melintas di perairan slot Sunda ini
06:53nantinya mereka akan memberikan informasi kepada tim SAR gabungan
06:57dan apabila informasi itu menjadi sesuatu petunjuk
07:01maka tim SAR gabungan ini bisa membuka kembali operasi SAR
07:05baik, nanti akan kembali dibuka jika ada informasi terbaru
07:10dan saat ini sesaat lagi akan berlayar ke perairan carita
07:14untuk melakukan doa bersama dan juga tak berhubungan
07:17terima kasih
07:17Jurnalis Kompas TV Tessa Lonika Ajeng dan Juru Kameraka Niar Febrian dari Pandeglang Banten
07:25Saudara, informasi lainnya akan hadir
07:27saya jeda perang Arab Saudi dan juga kelompok Huti di Yaman kian memanas
07:30apa yang bisa menghentikan ketegangan ini
07:33apalagi ada cuma hasil Indonesia di Saudi yang sedang ibadah umroh
07:38kami akan ulas dalam dialog usai jeda berikut
07:40selamat menikmati
07:47selamat menikmati
Komentar