Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Maudy Ayunda menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah konten videonya mengenai mindfulnessdan cara mengelola emosi dari gempuran berita buruk dianggap kurang peka hingga membuatnya dijuluki "tak napak tanah" oleh netizen.

Kritik publik tersebut kian meluas hingga menyoroti latar belakang pendidikan menterengnya di Oxford dan Stanford, serta tanggung jawab moralnya sebagai alumni penerima beasiswa LPDP.

Menanggapi polemik yang terjadi, Maudy akhirnya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka dan mengakui bahwa kemampuan untuk menjaga jarak dari berita buruk merupakan sebuah hak istimewa (privilege) yang tidak dimiliki semua orang.

Selengkapnya dalam video di atas.

#MaudyAyunda #MindfullnessInTheAgeOfBadNews

Creative/Video Editor: Lia/Daffa
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Kronologi Maudie Ayunda ramai disebut tak napak tanah.
00:04Maudie Ayunda menjadi sonotan publik usai konten videonya tentang mindfulness dalam menghadapi berita buruk dinilai netizen kurang peka.
00:13Sebagian masyarakat lantas menjelukinya tak napak tanah karena menyarankan menjaga jarak dari berita negatif di tengah tingginya masalah sosial.
00:22Dalam komen tersebut Maudie sejatinya hanya membagikan pengalaman pribadinya yang sempat merasa tidak berdaya akibat laparan arus informasi negatif.
00:31Namun imbauan itu dianggap tidak relevan bagi warga yang terdampak langsung oleh situasi sulit.
00:37Kritik publik pun meluas hingga menyinggung latar belakang pendidikannya di Oxford dan Stanford serta statusnya sebagai penerima beasiswa LPDP.
00:46Figur publik lulusan luar negeri dengan dana pendidikan masyarakat dinilai memiliki tanggung jawab moral untuk lebih peka.
00:54Menanggapi kontroversi tersebut, Maudie akhirnya menyampaikan permohonan maaf dan mengakui bahwa memilih menepi dari berita merupakan sebuah hak istimewa atau
01:03privilege.
01:04Ia juga berterima kasih atas masukan dari masyarakat dan berkomitmen untuk belajar dari kejadian tersebut.
01:16Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan