Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPASTV - Operasi pencarian terhadap speedboat yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, sekitar Gunung Anak Krakatau, memasuki hari kelima.

KN SAR Tetuka menemukan sejumlah barang saat melakukan penyisiran di sektor lima.

Pada pukul 10.05 WIB, tim menemukan jeriken minyak berwarna biru.

Kemudian pada pukul 12.33 WIB, ditemukan helm berwarna merah.

KN SAR Tetuka kembali menemukan life jacket berwarna oranye pada pukul 17.10 WIB dan life jacket berwarna merah pada pukul 18.09 WIB.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banten, Al Amrad, mengatakan barang-barang tersebut akan diserahkan kepada pihak berwenang untuk proses identifikasi lebih lanjut.

"Untuk hasil identifikasi nanti kami nanti disampaikan lebih lanjut nanti dari pihak yang berwenang. Kami sudah menyerahkan, tinggal kita menunggu bersama seperti apa," kata Al Amrad, Sabtu (12/9/2026). (timecode 9:57)

Al Amrad menegaskan, hingga hari kelima pencarian, tim SAR gabungan belum menemukan korban maupun keberadaan speedboat yang hilang kontak.

Pencarian juga dilakukan menggunakan drone. Namun, operasi udara terkendala kabut tebal yang mengganggu jarak pandang.

"Kami akan mengevaluasi hasil pencarian hari ini sejauh mana dan apa yang menjadi kendala, termasuk dengan tanda-tanda yang kita dapatkan itu akan menjadi dasar untuk melakukan perluasan pencarian," jelasnya. (timecode 14:17)

Produser: Yuilyana

Thumbnail Editor: Novaltri

#sar #tni #anakkrakatau #jurnalisindonesia

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/690375/full-ini-kata-basarnas-tni-al-update-soal-5-jurnalis-yang-hilang-liput-anak-krakatau
Transkrip
00:00Oke, Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
00:04Selamat malam, salam sejahtera buat semua.
00:06Terima kasih buat rekan-rekan media yang masih menunggu hasil rilis kita terhadap operasi SAR hari ke-5.
00:18Kenapa agak malam? Karena kita sambil mencari data, menunggu data dari unsur SAR yang terlibat di lapangan.
00:27Oke, kami akan menyampaikan hasil operasi SAR hari ke-5 terhadap pencelakaan kapal speedboot yang lost contact di perairan Selat
00:37Sunda di sekitaran Anak Gunung Krakatau.
00:41Untuk jumlah alut yang kita gerakan pada hari ini, ada 14 itu sudah termasuk unsur udara dan kita menyebagi menjadi
00:517 sektor.
00:53Ada pun pembagian sektornya, yang sektor pertama itu dengan jarak luas area kurang lebih 348 nautical mile,
01:03itu kita membagi menjadi 3 alut untuk pergerakan melakukan searching.
01:08Yang pertama itu KRI Kerambik melakukan pencarian kurang lebih 9 jam.
01:16Dari Pelabuhan Indakiyat bertolak melakukan pencarian di sebelah barat daya Teluk Belimbing dan kembali ke Indakiyat pada pukul 18.00
01:30WIB.
01:31Yang kedua KP Sanjaya melakukan pencarian kurang lebih 8 jam.
01:38Bertolak dari Dermaga Pelindo Ciwandan pada pukul 07.00 WIB dan melakukan pencarian di sebelah barat daya Teluk Belimbing sama
01:49dengan KRI Kerambik dan kembali pada pukul 15.20.
01:55Di KP Sanjaya ini sendiri, tadi juga Kapur Daban dan ikut serta melakukan searching.
02:02Yang ketiga itu KL Pahawang melakukan pencarian kurang lebih 9 jam dari Dermaga Pelindo dan bertolak itu pada pukul 18
02:12.30.
02:13Lalu melakukan pencarian sama di Seberadaya Suruk Belimbing dan kembali ke Dermaga Ciwandan itu pada pukul 17.35 WIB.
02:22Untuk sektor kedua itu juga sama kita menggunakan tiga unsur alut.
02:28KRI Lauser, Kal Anjar dan KN Sar Antasena.
02:35KL Anjar melakukan pencarian 9 jam dari Dermaga Pelindo ke Ciwandan bertolak itu pada pukul 07.00 WIB dan melakukan
02:47pencarian di sebelah selatan Teluk Belimbing.
02:50Selanjutnya KL Anjar melakukan Lego Jangkar sampai saat ini masih mencari titik aman di perairan Merah Kecil.
03:00Untuk KN Sar Antasena sendiri melakukan pencarian kurang lebih 11 jam, 30 menit dari Dermaga Golden Gate.
03:11Dia bertolak pada pukul 06.00 WIB dan melakukan pencarian di sebelah selatan Teluk Belimbing dan menuju Pulau Sabesi, Lego
03:21Jangkar itu pada pukul 17.00.
03:24Jadi ada alut kita yang malam ini juga tetap standby di Sabesi, tetap monitoring juga kegiatan pada malam hari.
03:35Untuk KN Sar Antasena, melakukan pencarian kurang lebih 10 jam, 30 menit di perairan barat Tanjung Klebek.
03:45Bertolak itu pada pukul 05.30 dan melakukan pencarian di sebelah selatan Teluk Belimbing hingga pada pukul 13.00 dan
03:55kembali ke Dermaga, Ciwandan.
03:59Untuk sektor 3, sektor 3 itu kita menggunakan dua alut, KN Sar Basudewa dan KRI Lepuh.
04:08KN Sar Basudewa melakukan pencarian kurang lebih 9 jam, bertolak dari Dermaga Batu Lampung pada pukul 07.45.
04:18Dan melakukan pencarian di sebelah selatan Teluk Semangka pada pukul 16.00 WB dan melakukan penyisiran di sekitar Gunung Anakarakatau.
04:29Dan berencana sandar di Pulau Sabesi, jadi dupa kapal rencana sandar di Pulau Sabesi.
04:36Untuk KRI Lepuh melakukan pencarian kurang lebih 9 jam juga dan bertolak dari Dermaga, Bandar Bakau Jaya pada pukul 08
04:47.07.
04:47Lalu melakukan pencarian di sebelah selatan Teluk Belimbing dan kembali bertolak ke Pelabuhan BBJ pada pukul 17.00 WIB.
04:57Untuk sektor Ampat sendiri, kita membagi dua alut, yang pertama KP Hayabusa,
05:08melakukan pencarian kurang lebih 10 jam, bertolak dari Dermaga, Batu Balai pada pukul 07.30
05:14dan melakukan pencarian di perairan Taman Nasional Ujung Kulon dan kembali ke Dermaga Pelindo panjang pada pukul 17.30.
05:24Untuk KRIP 022 melakukan penyisiran hampir yang sama dari posisi kita saat ini,
05:30di Carita sampai dengan ujung Kulon hingga ke Pulau Panaitan dan Tanjung Lesung,
05:39kembali bertolak ke Dermaga Marina, Posko yang berada di tempat kita saat ini.
05:47Untuk sektor lima sendiri, itu kita bagi menjadi dua seluruh alut,
05:54yang pertama RWB Peuncang, melakukan pencarian kurang lebih 7 jam,
06:00ini juga melakukan penyisiran di sekitaran Anyar sampai dengan Carita,
06:07dan melakukan balik ke Dermaga Timas Merak, itu pada pukul 15.00.
06:16Kainsar tetap melakukan pencarian kurang lebih 10 jam,
06:20dan hingga saat ini masih dalam perjalanan menuju ke Dermaga Ciwandan,
06:27bertolak pada pukul 08.05 melakukan pencarian di selatan Gunung Anak Rakatau,
06:35dan pada pukul 10.05 WIB menemukan jergen minyak berwarna biru pada koordinat
06:456 derajat, 0.02 menit 71.61 detik serah,
06:541.05 derajat, 31.54 detik eko,
07:00dan melanjutkan pemantauan drone,
07:03Alhamdulillah juga tadi sempat menyebarkan drone,
07:06walau tidak lama karena dengan kondisi kabut,
07:08dan pada pukul 12.33 WIB Kainsar tetap menemukan kembali helmet berwarna merah pada koordinat
07:176 derajat, 18.846 detik serah, menit serah,
07:251.05 derajat, 31.716 menit eko.
07:31Pada pukul 17.10, Kainsar tetap menemukan kembali left jacket berwarna orange,
07:37pada koordinat 6 derajat,
07:41pada koordinat 6 derajat, 11.1217 menit serah,
07:461.05 derajat, 42.0535 menit eko,
07:52dan pada pukul 18.09 WIB Kainsar tetap menemukan left jacket berwarna merah,
08:00pada koordinat 6 derajat,
08:020.6.3757 menit serah,
08:091.05 derajat, 47.4104 menit eko,
08:16dan saat ini perjalanan menuju dermaga Cewandan.
08:20Untuk sektor 6,
08:22sektor 6 itu kita menggunakan 1 unit trade dari Lampung yang bertolak dari Pulau Sabesi,
08:28semalam melakukan penyisiran di sekitar Pulau Sabesi dan Sibuku,
08:34dan pada jam 16.20 kembali sandar di Bekaunik, kembali ke posko mereka.
08:40Untuk sektor 7 sendiri itu kita menggunakan Heli Rescue 3604 yang tadi take off dari lapangan carita,
08:52melakukan searching kurang lebih 41 menit,
08:55dan dengan kondisi cuaca kabut,
08:59sehingga untuk sortir kedua tidak dilakukan.
09:03hasil dari semua unsur yang melakukan,
09:09unsur gabungan yang melakukan pencarian,
09:12baik itu dari Angkatan Laut,
09:17Dirpol Air, termasuk Basarnas,
09:20Kantor Sar Banten, Kantor Sar Jakarta,
09:23Kantor Sar Lampung, dan Kantor Sar Bungkulu,
09:28itu hasil hingga saat ini masih nihil.
09:34Untukpun kendala yang di lapangan saat ini,
09:38dari semua laporan rekan-rekan kita Tim Sar Gabungan
09:42dengan kabut yang sangat tebal,
09:45sehingga mengganggu visibiliti.
09:48Seperti itu mungkin yang dapat kami sampaikan hasil prasisar hari kelima.
09:55Mungkin ada pertanyaan? Silahkan.
10:04Untuk hasil identifikasi,
10:07nanti kami disampaikan lebih lanjut dari pihak yang berwenang.
10:11Kami sudah menyerahkan, tinggal kita menunggu bersama.
10:15Masihnya seperti apa.
10:17Ada lagi?
10:26Yang kain sarta tuka ya.
10:32Kain sarta tuka itu, ya, jiregen, helm, sama left jacket.
10:38Ya, betul.
10:40Dan sementara dalam perjalanan,
10:42sementara dijemput teman-teman yang akan diserahkan lagi ke pihak yang berwenang
10:46untuk melakukan identifikasi lebih lanjut.
10:48Seperti itu.
10:55Ya, berdasarkan hasil yang kita dapatkan dengan nomor telepon tujuh orang ya,
11:04cuma satu yang terdeteksi dan itu berada di Pulau Sabusi dan itu sudah kita melakukan pengecekan
11:10mulai hari kedua.
11:11Hari ini juga kapal rib dari Lampung semalam sempat bermalam di sana.
11:18Dan malam ini dua alut kita,
11:21dua alut dari kantor SAR Jakarta dan kantor SAR Lampung,
11:26itu rencana mereka lego jangkat di Pulau Sabusi.
11:28Kalau pengecekan melalui CCTV,
11:31dilakukan enggak Pak?
11:32Kalau di website CCTV kan ada CCTV Pak,
11:35di beberapa CCTV yang serpon dan kawasan?
11:39Ya, kalau CCTV kami sudah koordinasi di sana,
11:44itu ada satu CCTV tadi di situ nihil,
11:46dan yang lainnya CCTV-nya lagi besar.
11:48Dan untuk hasil penyisiran kemarin,
11:52sudah kita melakukan sampai ke darat dan masih nihil.
11:56Seperti itu.
12:06itu masuk di sektor
12:13sektor lima.
12:14Sektor lima ini berada
12:18di sebelah utara posisi kita saat ini.
12:23Ya, sektor lima.
12:28Di sektor lima,
12:29tapi dengan jarak yang berbeda.
12:36Ya, betul.
12:37Sektor X ya.
12:39Oke, betul.
12:41ini kan kapal tulip dilacak karena enggak adanya otomatik identifikasi sistem ya Pak ya.
12:49Nah, kalau misalnya pemilik kapal terdekuti bersalah,
12:53sudah melanggar aturan keselamatan,
12:55apakah itu juga masuk ke dalam bidananya?
12:59Kami sebagai tim rescue kantor pencerwalan dan pertolongan Banten dalam hal ini Basarnas,
13:08jadi tugas utama kami adalah melakukan pencarian dan pertolongan dan evakuasi.
13:26Berdasarkan pergeseran sarmet ya,
13:29dengan perhitungan arah angin dan arus,
13:31itu sudah mengarah ke sana.
13:32Nah, tapi ini kita mengambil titik terakhir di sampai saat ini masih Bungkulu berdasarkan pergeseran.
13:42Seperti itu.
13:44Ya, yang masuk di sektor, coba dibuka.
13:48Yang sektor, ya sektor pertama ya.
13:54Dan itu kita sudah koordinasikan, termasuk kita mapelkan sampai ke Bungkulu.
14:01Diperkecil bisa?
14:03Ya.
14:05Itu ya.
14:07Cukup mungkin ya, Bapak-Ibu sekalian ya.
14:11Untuk hasil, untuk besok kita akan ketemu di pagi hari lagi.
14:17Kami akan mengevaluasi hasil pencarian hari ini.
14:21Sejauh mana, dan apa yang menjadi kendala,
14:25termasuk dengan apa tanda-tanda yang kita dapatkan,
14:29itu akan menjadi dasar untuk melakukan perluasan pencarian.
14:36Cukup ya, terima kasih ya.
14:39Kita berdoa bersama, semoga kegiatan kita pencarian ini cepat ditemukan ya.
14:48Saya harap, semoga kita sehat-sehat semua.
14:53Terima kasih, selamat malam.
Komentar

Dianjurkan