00:06Selamat sore, ya.
00:24Baik, terima kasih teman-teman media yang saya hormati dan banggakan.
00:28Dan sore hari ini saya datang ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
00:38Tadi menyelenggarakan rapat bersama Menteri Perhubungan, Bapak Dudi Purwagandi,
00:47bersama dengan teman-teman pimpinan di lingkungan Injerni, Ibu Maya,
00:51dan semua yang terkait dengan urusan ke Bandar Udaraan.
00:57Tentu dalam 72 jam terakhir ini kita semua mengikuti dari media maupun media sosial
01:07apa yang terjadi gunung anak Rakatau yang mengalami erupsi.
01:15Ini adalah sebuah aktivitas vulkanik yang memang menjadi realitas bagi negara kita Indonesia yang berada di rings of fire.
01:26Artinya dari masa ke masa atau setiap saat kita semua pemerintah dan semua kalangan masyarakat
01:37harus menyadari potensi bencana akibat aktivitas vulkanik seperti yang terjadi belakangan ini
01:47di gunung anak Rakatau maupun sejumlah gunung berapi lainnya di Indonesia.
01:54Terkait dengan erupsi dan juga abu vulkanis yang telah mengakibatkan ditutupnya sejumlah bandara.
02:07Awalnya ada delapan Bandar Udara termasuk Soekarno-Hatta ini,
02:13tapi satu sudah dibuka kembali yaitu di Pagar Alam.
02:17Artinya yang hari ini masih ditutup sementara yaitu Soekarno-Hatta dan Halim untuk Jakarta.
02:26Lalu di Sumatera, saya ulangi di Lampung itu ada Radin Inten, kemudian Bandara Taufik Kemas,
02:35lalu di wilayah lainnya di Bandung adalah Hussein Sastra Negara,
02:42kemudian yang di sini yang di Budi Arjo di Curug termasuk Pondok Cabe.
02:48Ini tentu berdampak secara langsung terutama bagi para penumpang yang terlebih dahulu sudah membeli tiket.
03:01Dicatat per hari ini selama tiga hari terakhir ada 2.961 penerbangan yang terdampak,
03:09diantaranya adalah 2.339 penerbangan domestik dan 622 penerbangan internasional.
03:17Dan ada kurang lebih 341.000 penumpang yang terdampak apakah stranded di bandara-bandara
03:25maupun akhirnya harus membatalkan penerbangannya.
03:29Dan ini semua sejak hari pertama sudah dikawal langsung oleh Bapak Menteri Perhubungan dan jajarannya,
03:38termasuk juga para operator penerbangan, para maskapai, airlines, dan para operator bandara.
03:47Yang pertama kita tahu bahwa penutupan sementara atau pengalihan penerbangan ini, ini harus memiliki dasar.
03:57Yang pertama adalah Airnav ini menyusun notam, notice to airmen,
04:03yang menunjukkan jika ada hal-hal yang tidak memperkenankan atau melabrak dari SOP yang sudah kita jalankan selama ini
04:16terkait dengan keselamatan penerbangan maupun penumpang,
04:21maka notam tersebut akan menjelaskan.
04:24Ditambah dengan ada yang disebut sebagai paper test yang dilakukan oleh Airnav bersama BMKG.
04:30Ini juga untuk mengetahui seberapa kadar abu vulkanik tadi dari waktu ke waktu.
04:36Dan tadi Pak Menhub menjelaskan kepada kami bahwa sebenarnya untuk kawasan Asia Pasifik,
04:43kita mengacu pada VAAC atau Vulcanic Ash Advisory.
04:49Ini berlokasi di Darwin.
04:51Ini adalah lembaga yang secara internasional bertanggung jawab untuk memberikan update
04:58atau status terhadap status abu vulkanis yang terjadi di kawasan,
05:07terutama termasuk di Indonesia.
05:09Nah berdasarkan hasil dari VAAC tersebut,
05:14maka dari erupsi Gunung Anak-Karakatau,
05:19pada ketinggian 50 ribu feet sebetulnya sudah semakin menjauh menuju ke samudera Hindia.
05:26Sedangkan abu vulkanis yang berada di 15 ribu feet dari permukaan
05:32itu masih sedikit menyentuh wilayah Lampung dan juga Banten termasuk mungkin Jabodetabek.
05:43Tapi ini terus bergeser dengan kecepatan 10 knot menuju ke Barat Daya,
05:48artinya ke wilayah samudera Hindia juga.
05:51Nah ini yang mohon dimaklumi, dipahami,
05:55artinya kita juga mengacu ke referensi itu sehingga tadi Pak Menhub menjelaskan
06:00ketika tadi juga Bapak Presiden Prabu Subianto memimpin rapat terbatas secara VIKON
06:07melibatkan berbagai KL yang teknis terlibat secara langsung termasuk BMKG, BNPB
06:14dan yang untuk memantau gejala vulkanis ini adalah yang disebut sebagai Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologis,
06:26BVMBG, yang berada di bawah otoritas atau kewenangan kementerian ESDM.
06:33Ya semua memberikan masukan tentunya kepada Bapak Presiden,
06:37Bapak Presiden tentunya memberikan direktif-direktif yang memastikan agar sekali lagi keselamatan nomor satu.
06:45Terkait dengan keselamatan tadi, walaupun mungkin paper testnya sudah semakin negatif,
06:49kecuali Radin Inten masih harus kita kawal,
06:52maka kita mengacu pada VICI tadi.
06:56Dan itulah mengapa sampai dengan saat ini Bandara Soekarno-Hatta dan sejumlah bandara lainnya
07:01masih diperpanjang sedikit untuk penutupan atau pengalihannya.
07:06Nanti mungkin di tengah malam akan dilakukan lagi pengecekan supaya bisa dijelaskan kepada publik.
07:14Dengan demikian, untuk sementara, lima bandara yang disiapkan sejak awal
07:18sebagai destinasi ataupun terminal atau bandara pengalihan tadi,
07:23yang diantaranya adalah Kertajati di Majalengka, Jawa Barat,
07:27kemudian Ahmad Yani di Semarang,
07:29kemudian Adi Sumarmo di Surakarta,
07:34dan IIA di Yogyakarta, Kulonprogo, dan terakhir Juanda di Surabaya.
07:39Kelima ini operasional 24 jam per hari ini,
07:43ditambah ada lima bandara lainnya,
07:45seingat saya itu di Palembang, Pekan Baru,
07:50termasuk Pontianak, Balikpapan, dan Palembang.
07:55Jadi itu membuktikan bahwa kami semua berupaya agar
08:00ketika terjadi situasi yang tidak kita hendaki,
08:04tetapi konektivitas masih harus terus dicarikan solusinya dengan pengalihan.
08:09Nah terkait dengan pengalihan,
08:10terima kasih Pak Menhub dan teman-teman lainnya berupaya agar pertama,
08:15yang refund itu 100% harus dikembalikan,
08:19baik secara online maupun datang langsung ke bandara.
08:23Ini juga sudah disampaikan kepada OTA,
08:25Online Travel Agents,
08:26untuk juga memastikan mengikuti kebijakan ini.
08:31Kemudian yang kedua,
08:32disiapkan sarana transportasi darat,
08:34menggunakan bis, jadi damri,
08:37termasuk juga kereta, berarti KAI.
08:39Di kota-kota tadi yang bisa digratiskan juga tentunya
08:44bagi masyarakat yang harus akhirnya mendarat di bandara-bandara tadi,
08:49menuju ke Jakarta atau sebaliknya.
08:50Ini semua ingin kami tegaskan sekali lagi adalah
08:55upaya bersama semua pihak
08:59agar masyarakat yang terdampak langsung
09:02ia tidak terlalu berat
09:04dan informasi atau progres dan update
09:09yang bisa disampaikan dari waktu-waktu
09:11mohon agar diikuti oleh masyarakat luas
09:14dan tentunya Kementerian Perhubungan ada di depan
09:17untuk bisa mengintegrasikan ini semua.
09:20Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak
09:22yang telah berupaya terbaik ya.
09:25Tentu tidak mudah dalam situasi yang penuh ketidakpastian
09:29karena ini alam
09:30tapi juga kita punya metodologi, punya alat, punya teknologi
09:35untuk bisa memitigasi
09:37dan mudah-mudahan dengan dukungan segenap masyarakat
09:40termasuk teman-teman media
09:41membantu menjelaskan secara utuh, lengkap
09:44sehingga tidak mengakibatkan adanya kepanikan yang luar biasa
09:48tapi juga membuat semua tetap waspada, teredukasi
09:51saya rasa ini adalah tugas kita bersama.
09:53Terima kasih atas perhatiannya.
09:56Kalau Notam ini apakah nantinya dikabungan terpanjang lagi?
09:59Ini kan sampai pukul 18 waktu.
10:02Ya, nanti bisa dibantu dijelaskan
10:05tadi dalam brief di dalam
10:08Notam juga akan terus diupdate ya
10:10karena sekali lagi kita ingin lebih
10:14bukan konservatif tapi lebih memastikan keselamatan
10:18jadi kalau nanti dihadapkan dengan hasil VEAC dari Darwin
10:24masih sedikit lagi perlu waktu
10:27maka itu akan menyesuaikan.
10:30Tambahan sedikit tadi kami juga berdiskusi dengan Pak Menteri Perhubungan
10:34terkait pelayaran atau penyeberangan dari Merak Bakau Huning
10:36secara umum ini masih bisa beroperasi dengan baik
10:42karena dari 2-3 hari terakhir ini
10:48tidak diindikasikan terjadi peningkatan permukaan air laut yang sangat ekstrim
10:57sea level rise
10:58dan juga gelombang yang masih relatif dalam ukuran yang moderat
11:05jadi tidak ada atau tidak ditemukan potensi tsunami
11:11bisa dikatakan angkanya di bawah 50%
11:13sehingga pelayaran masih bisa dilakukan
11:16penyeberangan masih bisa dilakukan
11:17tapi tentu ini semua dalam pengawasan yang ketat
11:21karena sekali lagi kita tidak ingin menomorduakan faktor keselamatan
11:25dan himbawan dari pemerintah tentunya
11:29bagi kita semua untuk tetap menjaga kesehatan
11:32karena abu vulkanik bukan hanya berdampak pada sektor penerbangan
11:38karena mengandung material silika yang ada dampak pada mesin
11:42termasuk juga operasional landasan pacu
11:45tapi juga bagi kesehatan masyarakat
11:48terutama bagi lansia, balita, dan masyarakat yang memiliki
11:53riwayat permasalahan pernafasan
11:55saya rasa itu semua yang
11:57mungkin Pak Menteri bisa ditambahkan
11:58untuk update atau properties ini
12:01seperti apa Menteri?
12:02Ya memang kami sudah
Komentar