Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
PEKANBARU, KOMPAS.TV - Presiden Prabowo Subianto menyoroti kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Taman Nasional Way Kambas, Lampung.

Prabowo meminta karhutla di Taman Nasional Way Kambas menjadi fokus penanganan.

Hal itu disampaikan Prabowo saat menggelar rapat bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Kapolri Jenderal Listyo Sigit, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Gubernur Riau hingga BPDB soal Karhutla di Pekanbaru, Senin (24/8/2026).

"Way Kambas, Taman Nasional itu fokus kita juga ya. Saya dapat laporan ada hotspot di situ dan sudah ada kebakaran beberapa hektar. Di situ kan taman konservasi untuk gajah," ujar Prabowo.

Baca Juga Prabowo Tanya BPBD soal Penanganan Karhutla di Riau, Perintah Polisi Selidiki Oknum Pembakar Hutan di https://www.kompas.tv/nasional/687229/prabowo-tanya-bpbd-soal-penanganan-karhutla-di-riau-perintah-polisi-selidiki-oknum-pembakar-hutan

#karhutla #waykambas #prabowo

Produser: Ikbal Maulana

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/687230/prabowo-minta-kebakaran-hutan-di-taman-nasional-way-kambas-segera-ditangani
Transkrip
00:00Pernama itu tidak kendor gitu Pak, ini kendor Pak Masih.
00:03Terima kasih, ya sebagaimana tadi ya, teruskan langkah-langkah saudara,
00:12beri edukasi, pembinaan ya, Gubernur semua jajaran,
00:18Pangdam, Kapolda semua jajaran ke bawah,
00:23dan semua unsur juga mengambil langkah-langkah
00:29pencegahan terhadap oknum-oknum atau korporasi yang masih coba-coba atau masih nakal.
00:41Tapi langkah-langkah saya kira dengan yang tadi ya, sudah saya beri petunjuk,
00:47semua hotspot sudah Anda lakukan aksi pencegahan.
00:57Bor segera kita kirim, Anda sudah benar bikin embung-embung di tempat hotspot,
01:09saya kira ya, jangan, jangan, dan kemudian ada tim reaksi cepat ya,
01:16penanggulaan bencana itu saya kira bagus sekali, dibantu dari pusat ya.
01:21Jadi, tolong, di sini ada, di posko kalian bisa monitor titik api,
01:27titik api bisa ya, titik hotspot juga bisa.
01:30Jadi begitu hotspot sudah ada koordinatnya,
01:35kalau tidak salah di sini ada sekitar 300 hotspot ya,
01:39segera ya Anda lakukan itu semua.
01:46Begitu titik api harus kirim tim,
01:50tapi begitu hotspot lakukan pencegahan.
01:54Sekat, embung, bor.
02:04OMC diupayakan terus ya,
02:08helikopter waterbombing stand by.
02:13Baik, ada hal-hal lain?
02:15Silakan Pak Nima.
02:18Ingin Pak Presiden untuk tiga batalion yang untuk membantu
02:23karput laut yang di Kalimantan sudah bergeser semua.
02:27Kemudian seribu orang penyuluh dari pusat nanti akan,
02:32dan sudah digeser, sudah mulai datang ke Rio dan ke Kalimantan Pak,
02:39setara bertahap seribu orang sudah kita siapkan
02:41untuk membantu memberikan penyuluhan kepada masyarakat.
02:45Kemudian pesawat CN sudah digeser ke sini juga
02:50untuk membantu dengan heli, Pak.
02:53Kemudian tadi ada tim SUS,
02:55sudah satu tim pripol.
02:59Rencana akan dicoba di sini,
03:03tapi lihat cuaca,
03:04kalau awannya bagus kita akan terjunkan.
03:07Kemudian tim pass rooping juga sudah siap, Pak,
03:11dengan helinya.
03:11Kemudian tim paramotor,
03:13para strik sudah disiapkan,
03:16nanti kalau awannya bagus bisa kita coba, Pak.
03:19Terima kasih.
03:19Oke, Panglima Teknik ini,
03:21tapi perhatikan Kalbar itu lebih berat ya.
03:26Jadi konsentrasi Kalbar,
03:27dan saya juga minta diperhatikan untuk Lampung.
03:32Lampung ada,
03:34ya, Wai Kambas, Taman Nasional itu,
03:37fokus kita juga ya.
03:42Saya dapat laporan itu juga ada hotspot di situ,
03:46dan sudah ada kebakaran berapa hektare gitu ya.
03:49Dan di situ kan,
03:54taman konservasi kita untuk gajah dan sebagainya.
03:59Gajah-gajah terakhir di,
04:02termasuk di Sumatera harus kita rawat.
04:07Baik,
04:09terima kasih sekali lagi ya,
04:11Saudara-saudara.
04:12Saya sangat besar hati,
04:15saya bangga dengan pekerjaan kalian,
04:17leadership kalian,
04:19management dan leadership kalian sangat bagus.
04:23Ini diteruskan.
04:27Kalau tidak ada lagi,
04:29Menseknek,
04:31Kapolri.
04:32Kami juga tambahkan di Kalbar 300 personil, Pak.
04:36Oke, terima kasih.
04:36Sehingga untuk berkuat,
04:38dan nanti arahan Bapak untuk Wai Kambas,
04:41koordinasi juga.
04:42Tolong ya.
04:44Kemudian mohon izin, Pak.
04:47Kami datakan dari data yang kami datat,
04:53bahwa ada beberapa kasus korporasi yang saat ini sedang berproses perdata di Radilan, Pak.
05:00Kalau memang nanti ternyata memang mereka ada posisi di mana mereka tidak melaksanakan wajibannya, Pak,
05:07nanti kami akan cek lagi,
05:09sesuai dengan arahan Bapak tadi.
05:11Walaupun ini sudah berjalan, Pak, di luar yang ada,
05:14tapi kalau itu jadi modus yang tadi seperti disampaikan,
05:17membakar lahan atau tidak melengkapi peralatan yang wajib dimiliki korporasi,
05:23mungkin kami nanti laporkan.
05:27Terima kasih, Pak.
05:28Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan