Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
MANGGARAI, KOMPAS.TV - TNI Angkatan Darat mengirimkan Kapal ADRI 92 ke Nusa Tenggara Timur. Selain membawa bantuan bagi korban bencana, kapal ini juga berfungsi sebagai rumah sakit terapung.

Kapal logistik ADRI, milik TNI Angkatan Darat bersandar di Pelabuhan Reo, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur.

Selain mengangkut logistik bantuan bagi korban gempa Nusa Tenggara Timur, kapal ini juga berfungsi sebagai rumah sakit terapung.

Sejumlah fasilitas perawatan medis hingga obat-obatan tersedia di kapal ini.

Kehadiran kapal ADRI yang bisa jadi rumah sakit terapung ini, diharapkan bisa membantu tenaga kesehatan yang mulai kelelahan menangani pasien di tenda darurat.

Total, 144 ton logistik dari TNI Angkatan Darat, dibawa Kapal ADRI 92 untuk memenuhi kebutuhan logistik bagi korban gempa NTT.

Bantuan meliputi sembako, tenda, toren hingga truk pengangkut logistik.

Untuk mengetahui pelayanan atau bantuan medis bagi korban gempa NTT di Kapal ADRI 92, kita sudah bersama Kapten Ckm Arie Kurniawan, dokter RS Kapal ADRI 92.

Baca Juga Korban Gempa NTT Ungkap Butuh Bantuan dan Pendampingan Khusus Pascagempa | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/nasional/687133/korban-gempa-ntt-ungkap-butuh-bantuan-dan-pendampingan-khusus-pascagempa-kompas-siang

#gempantt #rsterapung #kapal

_

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/687227/kapal-adri-92-jadi-rs-terapung-2-dokter-dan-6-tenaga-medis-bantu-korban-gempa-ntt-kompas-malam
Transkrip
00:00TNI Angkatan Darat mengirimkan kapal Adri 92 ke Nusa Tenggara Timur.
00:06Selain membawa bantuan bagi korban bencana, kapal ini juga berfungsi sebagai rumah sakit terapung.
00:13Kapal logistik Adri milik TNI Angkatan Darat bersandar di Pelabuhan Reo, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur.
00:21Selain mengangkut logistik bantuan bagi korban gempa Nusa Tenggara Timur, kapal ini juga berfungsi sebagai rumah sakit terapung.
00:28Sejumlah fasilitas perawatan medis hingga obat-obatan tersedia di kapal ini.
00:34Kehadiran kapal Adri yang bisa jadi rumah sakit terapung ini diharapkan bisa membantu tenaga kesehatan yang mulai kelelahan menangani pasien
00:42di tenda darurat.
00:44Kapal Adri ini yang merupakan juga fasilitas bantuan medis terutama yang mobile dari Angkatan Darat, kapal Adri 92 ini.
00:52Kami mengawaki juga di sini dalam rangka ikut serta dalam menanggulangi membantu korban yang terdampak di daerah wilayah bencana.
01:01Demikian, jadi memang di fasilitas kapal ini juga kita dilengkapi beberapa tempat tidur dan beberapa fasilitas kesehatan untuk memeriksa.
01:08Terutama kondisi pertama pasien yang terdampak di sini, semua keluhan kesehatan akan kita coba layani semua.
01:17Baik dari itu penanganan pertama terutama pada pasien trauma ataupun pasien-pasien yang biasa terjadi di suatu komunitas atau komunal
01:25pada daerah bencana.
01:26Total 144 ton logistik dari TNI Angkatan Darat dibawah kapal Adri 92 untuk memenuhi kebutuhan logistik bagi korban gempa NTT.
01:38Bantuan meliputi sembako, tenda, toren, hingga truk pengangkut logistik.
01:44Tim Liputan, Kompas TV
01:48Untuk mengetahui pelayanan atau bantuan medis bagi korban gempa NTT di kapal Adri 92, kita sudah bersama Kapten CKM Ari
01:56Kurniawan, Dokter Rumah Sakit Kapal Adri 92.
01:59Selamat malam, Pari.
02:00Pari Kapal Adri 92 ini selain membawa bantuan logistik juga jadi RS terapung pelayanan dan fasilitas medis di sana.
02:08Apa saja, Pak?
02:14Baik, terima kasih Mas Gali. Sebelumnya kami memperkenalkan diri kami dari tim kesehatan pusat Akatan Darat atas instruksi Bapak Kasat
02:25yang diteruskan melalui pusat kesehatan Akatan Darat.
02:30Kami terdiri dari 8 orang, terdiri dari 2 dokter, disertakan juga 6 rekan tenaga medis, perawat yang dilibatkan dalam program
02:43Bapak Kasat dalam rangka membantu penanggulangan bencana alam di Nusa Tenggara Timur pada tahun ini.
02:53Jadi untuk kemampuan kami sendiri di sini, bersama dengan Adri 92, bantuan medis, kami juga dibekali bekal kesehatan, obat-obatan,
03:07kemudian juga peralatan kesehatan,
03:10terutama untuk penanganan pertama pada pasien-pasien yang terdampak di wilayah bencana maupun komunal infeksi yang biasa terjadi di daerah
03:24bencana.
03:25Jadi kita juga melakukan pemeriksaan di semua bidang kesehatan, terutama untuk obat-obatan kita siap, kemudian perlengkapan medis lainnya juga
03:39kita siap.
03:41Untuk langkah selanjutnya juga kita sudah segera berkoordinasi dengan satuan ataupun fasilitas kesehatan terdekat di daerah terdampak bencana,
03:54baik itu dengan rumah sakit lapangan, dalam hal ini mungkin rumah sakit keruteng juga kita sudah berkoordinasi apabila dibutuhkan penanganan
04:02pasien-pasien di tingkat lanjutannya.
04:05Kita juga melakukan pemeriksaan pada pasien-pasien trauma yang alhamdulillah sampai saat ini kita tidak ada kendala untuk menanggulanginya.
04:16Apabila membutuhkan pemeriksaan lanjutan juga kita sudah bisa langsung arahkan karena kita sudah berkoordinasi juga.
04:22Begitu sampai kita langsung melakukan tindakan screening dan koordinasi dengan pusat pelayanan kesehatan setempat.
04:31Demikian.
04:32Pak Ari, ini kapal Adri 92 ini kapasitas pelayanan medisnya ini bisa sampai berapa pasien Pak?
04:43Baik, untuk fasilitas kamar ataupun rawat inap dengan bed pasien kita sejumlah 6, 6 bed tempat tidur.
04:53Kemudian juga apabila memang dibutuhkan kita akan siapkan di ruangan tambahan sekitar kurang lebih 40 sampai 50 tempat tidur.
05:03Demikian.
05:04Ada berapa dokter atau tim medis Pak dan tindakan di sana itu biasanya apa saja? Apakah bisa sampai melakukan operasi
05:10juga?
05:15Baik, terima kasih. Seperti sudah kami sampaikan di awal tadi, kami terdiri dari 2 dokter.
05:21Saya dan dokter Ferdinand, rekan kami dari RSPAD juga, beserta 6 kekuatan para medis.
05:27Di sini kami melakukan pengobatan dasar dan pelayanan umum termasuk juga penanganan pertama pada pasien-pasien trauma.
05:35Demikian.
05:35Untuk tindakan operasi saat ini kita akan berkoordinasi dengan rumah sakit yang mempunyai fasilitas lebih lanjut.
05:45Demikian.
05:45Jadi ini untuk sistem penanganan medisnya seperti apa?
05:51Ini kan kapal Adri berada di laut gitu.
05:54Lalu untuk pasien itu kan ada di darat Pak.
05:58Sistemnya seperti apa? Apakah dokter dari kapal Adri 92 ini ke lapangan lalu membawa pasien itu ke kapal, ke rumah
06:06sakit kapal atau seperti apa Pak?
06:14Baik, terima kasih.
06:15Jadi untuk pelayanan kepada pasien sendiri, itu kita terbagi 2 tim pada setiap harinya.
06:22Jadi kita membutuhkan 2 tim.
06:24Satu tim untuk standby di rumah sakit apabila ada masyarakat yang memang membutuhkan dan datang sendiri ke pos pelayanan kita.
06:32Kemudian kita juga satu tim bergerak melakukan screening ke kem-kem pengungsian mandiri pasien.
06:39Apabila memang ada membutuhkan tindakan segera, kita langsung tangani melalui pemeriksaan dan membutuhkan perawatan lanjutan.
06:48Semisarawat inap yang kita bisa lakukan akan kita evakuasi ke pos kapal Adri, room kit kapal Adri 92 demikian.
06:58Pak Adri, mungkin terakhir ini, keluhan yang paling banyak dirasakan oleh warga korban gempa di sana rata-rata apa Pak?
07:12Untuk saat ini, sesuai dengan yang kami peroleh di lapangan, baik dari laporan posko-posko, rekan-rekan poskesmas, kemudian rumah
07:24sakit terdekat.
07:25Dalam ini ada rumah sakit Pratama, reo yang juga sudah ditempatkan para petugasnya di posko-posko pengungsian,
07:34beserta juga tim kesehatan dari detasemen kesehatan wilayah kita dari Kupang di jajaran TNI Akatan Darat.
07:41Saat ini yang terbanyak adalah selain trauma yang sudah kita tangani adalah mengenai seluruh pencernaan dan pernafasan terutama.
07:54Sehingga hasil kita screening di lapangan, apabila terdapat keluhan demikian, harus segera kita tangani dan kita evakuasi untuk penanganan lebih
08:05lanjut.
08:05Sehingga tidak terjadi penularan ke komunitas ataupun masyarakat lainnya demikian.
08:12Baik, terima kasih Kapten JKM Ari Kurniawan dan tim kesehatan Puskesat telah bergabung bersama kami di Kompas TV.
08:19Terima kasih Pak.
Komentar

Dianjurkan