Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan rencana pelarangan pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite bagi kelompok masyarakat kaya akan diterapkan secara bertahap. Adapun, ojek online akan dikecualikan dalam kebijakan ini.
Menurutnya, kebijakan pembatasan tersebut secara spesifik menyasar masyarakat yang berada pada kelompok pendapatan desil 9 dan 10.

Tonton juga RiauOnline “
(RiauOnline)

#Riauonline #Riauonlinecoid #Purbaya #pertalite #aturanpertaliteterbaru

Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share.

Tonton konten lainnya juga di YouTube Channel:
- Sisi Lain https://youtu.be/_TYOe2wDBl8
- Wamoi dan Riau https://youtu.be/roXyLa8aFLU

Jangan lupa subscribe yaa..

Follow Juga akun Sosial Media kami

https://www.facebook.com/RiauOnlin

https://twitter.com/red_riauonline

https://www.instagram.com/riauonline.co.id/?hl=id

https://www.tiktok.com/@riauonline1

https://s.helo-app.com/al/xvYZYpjbvR

https://sck.io/u/j3hlxrGg

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Pertalait bakal dibatasi untuk kelompok desil 9 dan 10, tapi ojol tetap boleh beli.
00:06Menteri Keuangan Purbaya Yudi Sadewa menegaskan ojek online dikecualikan dari rencana pembatasan pembelian Pertalait.
00:11Menurut Purbaya, pembatasan tersebut secara spesifik menyasar masyarakat yang berada pada kelompok pendapatan desil 9 dan 10.
00:18Namun, kebijakan ini tidak langsung diterapkan sekaligus.
00:22Purbaya mengatakan implementasinya akan dilakukan bertahap untuk mengukur dampaknya terhadap ekonomi.
00:26Purbaya mengatakan kebijakan ini sejalan dengan permintaan DPR agar penyaluran BBM bersubsidi lebih tepat sasaran.
00:33Ia juga menyebut Pertamina sudah melakukan riset dan dirinya telah melihat uji coba implementasinya di Surabaya.
00:38Jadi, pembatasan Pertalait menyasar desil 9 dan 10, sementara ojol tetap dikecualikan.
Komentar

Dianjurkan