- 1 menit yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV - Dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, salah satu capaian yang disoroti adalah program revitalisasi sekolah yang telah berjalan secara masif.
Hampir 17.000 sekolah disebut telah selesai direvitalisasi, sementara pada 2026 terdapat sekitar 71.000 sekolah yang masih dalam proses.
Kabid Advokasi Guru Perhimpunan Pendidikan dan Guru, Iman Zanatul Haeri menilai persoalan pendidikan tidak hanya menyangkut fasilitas, tetapi juga bagaimana anggaran benar-benar diarahkan kepada guru dan siswa yang membutuhkan.
"Yang pertama adalah persoalan literasi dan numerasi anak-anak kita. Dan itu terjadi di sekolah dasar. Kami kira itu yang harus pertama dibenahi. Yang kedua adalah mengenai kesejahteraan gurunya," kata Iman di Dialog Sapa Malam, Senin (17/8/2026).
Sementara itu Deputi I Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI), Fahd Pahdepie, mengatakan pemerintah terus melakukan pembenahan sektor pendidikan secara menyeluruh.
"Yang bisa kita lihat dampaknya secara nyata adalah perbaikan bangunan sekolah. Program revitalisasi sekolah ini dikerjakan secara masif. Sudah terkonfirmasi hampir 17.000 sekolah selesai direvitalisasi," ujar Fahd.
Produser: Yuilyana
Thumbnail Editor: Vila
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/686057/full-81-tahun-ri-merdeka-ini-momentum-pendidikan-di-era-prabowo-sapa-malam
Hampir 17.000 sekolah disebut telah selesai direvitalisasi, sementara pada 2026 terdapat sekitar 71.000 sekolah yang masih dalam proses.
Kabid Advokasi Guru Perhimpunan Pendidikan dan Guru, Iman Zanatul Haeri menilai persoalan pendidikan tidak hanya menyangkut fasilitas, tetapi juga bagaimana anggaran benar-benar diarahkan kepada guru dan siswa yang membutuhkan.
"Yang pertama adalah persoalan literasi dan numerasi anak-anak kita. Dan itu terjadi di sekolah dasar. Kami kira itu yang harus pertama dibenahi. Yang kedua adalah mengenai kesejahteraan gurunya," kata Iman di Dialog Sapa Malam, Senin (17/8/2026).
Sementara itu Deputi I Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI), Fahd Pahdepie, mengatakan pemerintah terus melakukan pembenahan sektor pendidikan secara menyeluruh.
"Yang bisa kita lihat dampaknya secara nyata adalah perbaikan bangunan sekolah. Program revitalisasi sekolah ini dikerjakan secara masif. Sudah terkonfirmasi hampir 17.000 sekolah selesai direvitalisasi," ujar Fahd.
Produser: Yuilyana
Thumbnail Editor: Vila
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/686057/full-81-tahun-ri-merdeka-ini-momentum-pendidikan-di-era-prabowo-sapa-malam
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:04Intro
00:13Di usia 81 tahun Republik Indonesia,
00:17sektor pendidikan di tanah air masih menghadapi tantangan berat.
00:21Banyak sekolah yang rusak atau belum layak untuk kegiatan belajar mengajar.
00:26Selain itu, ada juga siswa yang mengalami hambatan atau kesulitan untuk menuju ke sekolah.
00:32Beberapa di antaranya, mereka harus menempuh resiko,
00:36mulai dari melewati jembatan rusak hingga menyeberangi sungai untuk menuju ke sekolah.
00:41Presiden Prabowo Subianto telah menjanjikan perbaikan infrastruktur pendidikan,
00:46terutama perbaikan sekolah rusak.
00:48Anak-anak kita harus memperoleh pendidikan yang baik.
00:52Karena itu, kita jalankan program perbaikan sekolah terbesar dalam sejarah kita.
01:02Sampai tahun ini, kita telah perbaiki lebih dari 71.744 sekolah.
01:13Tahun lalu 17.000, tahun ini 71.000 lebih.
01:21Tahun depan target kita 100.000.
01:24Tahun 2008 100.000.
01:28Tahun 2029, semua sekolah di Indonesia, SD, SMP, SMA, SMK, termasuk di pesantren-pesantren, harus kita selesai renovasi.
01:42Selain masalah infrastruktur, kesejahteraan guru belum mendapat perhatian khusus.
01:47Pemerintah menyatakan kenaikan gaji guru belum masuk dalam rencana pembintah.
01:53Anggaran pendidikan itu naik, berarti akan ada kenaikan gaji guru atau tidak?
01:57Tidak.
01:58Tahun depan tidak ada kenaikan gaji guru, Pak?
02:02Belum, belum.
02:03Tapi bukan berarti, tidak mungkin.
02:06Kan bisa saja sambil berjalannya waktu nanti kalau emang saya punya uang lebih dan emang dibutuhkan, kita bisa tambah juga.
02:13Tapi sekarang belum direncanakan.
02:15Dalam RAPBN 2027, anggaran pendidikan naik menjadi Rp820,9 triliun.
02:22Namun dari total anggaran tersebut, Rp240 triliun diantaranya dialokasikan untuk program makan bergizi gratis.
02:31Tim Liputan, Kompas TV
02:36Setelah 81 tahun Indonesia merdeka, namun dunia pendidikan masih menghadapi banyak tantangan.
02:41Banyak sekolah dalam kondisi kurang layak.
02:44Siswa sulit akses menuju sekolah, serta kesejahteraan guru menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan pemerintah.
02:50Kita ulas lebih dalam permasalahan pendidikan di Indonesia bersama dengan Deputi 1 Badan Komunikasi Pemerintah RI,
02:55Fad Padepi, dan juga Kepala Bidang Advokasi Guru Perhimpunan Pendidikan dan Guru P2G.
03:02Mas Iman, selamat malam.
03:04Mas Iman Zanatul Heri sudah hadir di Sapa Indonesia malam.
03:07Terima kasih sudah hadir Mas Fad, juga Mas Iman.
03:09Tapi sebelum kita dialog, kita akan lihat dulu ya situasi terkini karena saat ini sedang ada karnaval kemerdekaan di Monas,
03:16Jakarta.
03:17Presiden Prabowo Subianto juga hadir dalam karnaval kemerdekaan ini.
03:23Yang akan dihadiri berbagai elemen masyarakat, tadi setelah rangkaian upacara penurunan berdera sang merah putih di Istana Merdeka,
03:32lanjut ke Monas, Jakarta Pusat, yang kita lihat ada pagelaran kesenian juga, pencaksilat dan sajian seni lainnya.
03:42Di karnaval ini juga akan ada kendaraan hias dari berbagai kementerian dan lembaga,
03:46yang nanti akan parade melintasi sejumlah kawasan ikonik Jakarta, mulai dari kawasan Monumen Nasional,
03:53lalu kebundaran Hotel Indonesia, dan nanti berakhir di Taman atau Skate Park.
03:59Kehadiran Presiden Prabowo dari karnaval ini jadi bagian rangkaian agenda perayaan Hood ke-81 RI,
04:06dan pemerintah menyampaikan bahwa dalam karnaval ini selain melibatkan berbagai elemen dari pengisi acara,
04:14juga ribuan pelaku usaha UMKM di rangkaian kegiatan masih dalam rangka Hood ke-81 RI.
04:23Di tengah perayaan ini tentu saja bukan hanya seremoni, kita harus beranjak dan juga kita harus menggaris bawahi
04:32apa saja persoalan yang masih harus dibenahi, ya ini salah satunya pendidikannya akan kita bahas malam ini.
04:38Kalau dari Mas Iman sebenarnya apa sih yang urgent untuk diselesaikan lebih dulu oleh pemerintah saat ini?
04:44Yang pertama adalah persoalan literasi dan numerasi anak-anak kita, dan itu terjadi di sekolah dasar.
04:52Kami kira itu yang harus pertama dibenahi, yang kedua adalah mengenai kesejahteraan gurunya.
04:59Kesejahteraan guru kami lihat memang sudah ada beberapa perbaikan, misalkan tunjangan profesi guru
05:04dua tahun terakhir ada sekitar 800 ribu guru, tetapi itu tidak menyentuh akar persoalannya.
05:10Karena tata kelola guru kita kebetulan sangat rumit ya, dikelola oleh lebih dari lima undang-undang,
05:17dan juga lebih dari lima kementerian atau lembaga.
05:20Dan itu memang sekarang sedang berjalan, sedang ada revisi undang-undang.
05:23Tetapi kemudian, meskipun sudah ada bantuan melalui tunjangan profesi yang sekarang sangat cukup besar itu,
05:32inti persoalannya adalah bahwa jaminan kesejahteraan guru itu sebetulnya bukan ditunjangan.
05:38Misalkan persoalan ketika teman-teman guru ini diangkat menjadi ASN P3K Parwaktu,
05:44tunjangan profesinya misalkan 2 juta, tetapi gaji dia untuk menjadi P3K Parwaktu itu gaji 100 ribu.
05:52139 ribu, 50 ribu per bulan di Yusuf Medang, di Dompu, di Musi Rawas.
06:00Ini ada persoalan serius, harmonisasi antara pemerintah pusat dan daerah.
06:05Yang jujur kalau kita lihat memang karena efesiensi untuk MBG itu,
06:09sehingga kemudian muncul berbagai persoalan bukan hanya di pendidikan ya,
06:14pembiayaan dan lain seterusnya.
06:15Tapi tadi bahwa ada persoalan juga di dalam pendidikan dasar kita,
06:19dan kami melihat masih kurang ya, intervensi pemerintah pusat maupun daerah,
06:24kita tidak satu persatu, kita dua-duanya, kita salahkan gitu ya.
06:28Semuanya punya kontribusi karena dalam undang-undang dasar kita kan...
06:31Karena itu berkelindan dua-duanya.
06:3220% APBN dan APBD ya, dua-duanya itu harus punya kontribusi.
06:37Dan kami lihat di sini, apa yang dilakukan terhadap pendidikan dasar ini masih sangat minim.
06:42Padahal, kalau itu tidak diperbaiki, Pak Prabowo ini bisa mengalami kerugian lebih dari seribu triliun
06:50untuk lima tahun ini, kalau itu tidak dibenahi.
06:54Nah, kita akan bahas soal ini.
06:55Kan bagaimana kualitas pendidikannya baik,
06:58tadi kita membenahi literasi, numerasi di pendidikan dasar,
07:02kalau kesejahteraan gurunya belum tertangani dengan baik,
07:04dan ini sudah berlangsung bertahun-tahun lamanya,
07:07belum ada solusi yang bisa real dirasakan di berbagai pelosok.
07:10Apa masfat yang realnya di HUD ke-81 RI ini?
07:14Iya, Friska.
07:15Jadi, seperti kita ketahui bersama,
07:17memang masalah pendidikan ini adalah sesuatu yang kompleks ya.
07:22Pertama, karena masalah tidak terjadi hanya disumbang oleh satu-dua tahun problem,
07:30tapi bertahun-tahun.
07:31Ada yang dibiarkan, ada yang tidak disentuh, gitu ya.
07:36Jadi, ini sudah berkelindan menjadi sesuatu yang kompleks dan multidimensional, gitu ya sifatnya.
07:42Bukan hanya soal siswanya, gurunya,
07:45mungkin juga soal kurikulumnya, buku ajarnya,
07:49kemudian juga infrastruktur pendidikannya,
07:51baik itu bangunan maupun infrastruktur pendukung pendidikan lainnya
07:56atau pendukung pembelajaran, gitu ya.
07:58Jadi, semuanya harus disentuh, semuanya harus diperhatikan,
08:01dan semuanya harus dibenahi satu persatu.
08:05Nah, yang bisa dikabarkan, kabar baiknya,
08:07dalam peringatan ke-81,
08:10kemerdekaan Republik Indonesia ini,
08:12sudah ada komitmen yang kuat dari pemerintahan Pak Prabowo Subianto.
08:17Pertama-tama, yang bisa kita lihat dampaknya secara nyata adalah
08:21perbaikan bangunan sekolah, gitu ya.
08:24Jadi, program revitalisasi sekolah ini
08:27dikerjakan secara masif,
08:29sudah terkonfirmasi hampir 17 ribu sekolah selesai direvitalisasi,
08:342026 ini direncanakan,
08:37yang sedang on progress ada 71 ribu sekolah,
08:41dan direncanakan harus selesai di tahun depan itu 100 ribu sekolah.
08:45Jadi, ini adalah satu langkah besar,
08:48yang tentu juga membutuhkan political will yang kuat, gitu ya,
08:51dan juga komitmen anggaran yang memadai.
08:54Di samping itu juga ada dukungan terhadap infrastruktur pembelajaran,
08:59seperti panel interaktif digital, misalnya,
09:01yang sudah disebarkan kepada 288 ribu titik,
09:07atau sebanyak 288 ribu interaktif flat panel,
09:12sudah disebar ke ratusan ribu sekolah.
09:17Nah, saya kira ini harus dilihat sebagai
09:21satu kerja nyata, atau satu program nyata,
09:24bahwa masih ada yang kurang,
09:25tadi misalnya soal guru harus disentuh,
09:28kesejahteraan guru.
09:29Tapi, kalau kita lihat juga 2025, 2026,
09:33sudah ada yang dikerjakan,
09:34termasuk soal tunjangan guru,
09:38misalnya, yang tadi sudah diceritakan juga oleh Mas Iman,
09:41apakah hidup cukup?
09:42Pasti belum cukup.
09:44Perlu sinergi dan kerjasama berbagai pihak,
09:47masukan-masukan dari para ahli,
09:50atau praktisi seperti Mas Iman,
09:52kemudian juga dari berbagai kalangan juga penting.
09:56Mediat, tentunya yang terus mematau di berbagai pihak.
10:11Dari yang sudah dilakukan pemerintah,
10:12sebenarnya apa sih yang jadi kendala bertahun-tahun,
10:15kita tidak saling tunjuk,
10:16oh ini pemerintahan ini, pemerintahan itu,
10:17tapi permasalahan kompleks ini,
10:19tampaknya sulit diselesaikan apa sih Mas Iman,
10:21sebenarnya yang harus dirombak segera?
10:23Iya, karena berbagai program,
10:25yang menggunakan anggaran pendidikan,
10:28itu tidak diarahkan pada sasaran,
10:30yang benar-benar membutuhkan.
10:31Misalnya apa itu?
10:32Kepada guru, kepada siswa.
10:34Kalau kita hitung misalkan,
10:36dana BOS untuk siswa SD kita,
10:38itu kisarannya hanya 900 ribu per tahun.
10:41Kalau dihitung per hari,
10:43dengan asumsi 245 hari per tahun,
10:46berarti murid-murid kita ini,
10:48dalam satu hari digelontorkan dana 3 ribu rupiah oleh pemerintah.
10:52Ini berbanding terbalik dengan MBG yang 15 ribu per hari.
10:56Kami dari P2G ini,
10:58sebetulnya termasuk penggugat MBG di MK.
11:01Makanya ketika Pak Purbaya mengatakan
11:04anggaran pendidikan naik,
11:06Alhamdulillah 820 triliun.
11:08Tapi ketika MBG masuk lagi,
11:11tidak Alhamdulillah lagi.
11:12Karena harapan kami,
11:14keputusan MK ini dibaca
11:16dengan tingkat moral yang sangat tinggi.
11:19Sehingga kemudian ketika MK mengatakan paling lambat,
11:222028,
11:24mestinya 2027 sudah tidak ada.
11:26Tapi mungkin sudah sampaikan Pak Purbaya,
11:29mungkin ada perbaikan di tengah seperti apa,
11:30tapi kami masih berharap ada titik terang.
11:34Karena apa?
11:35Karena persoalan gaji guru di daerah itu tidak akan selesai
11:39kalau pemerintah transfer ke daerahnya itu makin berkurang.
11:42Kemarin saya lihat sekitar 200 triliun,
11:45kurang dari 300 triliun
11:47untuk transfer ke daerah di alangkan pendidikan.
11:49Ini akan menjadi kabar buruk
11:51karena itu seperti tahun 2023.
11:53Jadi seolah-olah naik,
11:55padahal transfer ke daerahnya turun.
11:56Dan itu akan berakibat pada guru-guru kita.
11:58Guru-guru kita yang saat ini sangat rentan dipecat
12:02karena mereka P3K dan P3K paru waktu.
12:04Dan yang honorer juga belum.
12:06Nah ini yang saya kira harus menjadi fokus utama
12:08sehingga tidak mungkin ada sekolah
12:11dengan interaktif flat panel,
12:13tapi gurunya tidak ada.
12:14Nah, untuk menjawab kegelisahan ini
12:17alokasinya untuk MBG di pendidikan
12:20meskipun ada putusan MK,
12:21apa sih yang pemerintah jaminkan
12:23agar tidak ada keresahan dari Mas Iman,
12:25kawan-kawan di dunia pendidikan terutama?
12:27Sesaat lagi di Sapa Indonesia malam.
12:28Kami segera kembali.
12:32Silahkan diminum dulu.
12:46Kami masih mengulas lebih dalam
12:48permasalahan pendidikan di Indonesia
12:49bersama dengan Deputi Satu Badan Komunikasi Pemerintah HRI,
12:52Fat Pah Depi dan Kepala Bidang Advokasi Perhimpunan Pendidikan
12:55dan Guru P2G Iman Zanatul HRI.
12:58Saya ke Bung Fat, tadi menjawab kegelisahannya Mas Iman
13:02bahwa ada alokasi ke MBG
13:04sehingga terhambat untuk salah satunya komponennya
13:07kesejahteraan Guru.
13:08Ya, memang kegelisahan ini wajar ya
13:12dan saya kira justru dari sana kita bisa punya ruang
13:17untuk saling berdialog, untuk saling mengisi
13:19dan saya kira dari perjalanan yang sudah ditunjukkan oleh
13:23pemerintahan Pak Prabowo, pemerintah mendengar gitu ya
13:26dan ada berbagai evaluasi, berbagai perbaikan
13:29justru datang dari kritik dan masukan-masukan
13:32yang berawal dari kegelisahan berbagai pihak gitu ya
13:35kan pemerintah ini seninya itu adalah
13:39mengelola anggaran, mengelola fiskal
13:41dalam rangka menyelesaikan problem yang
13:44sedang dihadapi masyarakat di berbagai dimensinya gitu ya
13:48tentu kalau semuanya leluasa, tentu kalau semuanya
13:53tersedia, semua orang bisa menjadi pemerintah
13:57dan gampang menyelesaikan masalah.
13:59Bagaimana seninya untuk mengelola ini?
14:01Seninya kan dengan keterbatasan yang ada
14:03di tengah kompleksitas permasalahan yang ada
14:06itu harus diselesaikan satu-satu.
14:09Nah tapi kan yang harus dilihat disini adalah
14:10visi dan komitmennya.
14:12dari sekitar 3.800 triliun APBN 2026
14:17yang dialokasikan untuk pendidikan itu
14:21sudah sesuai dengan amanat konstitusi
14:24dan sudah ada program-program nyata
14:27yang diberikan langsung kepada penerimanya.
14:30Misalnya beasiswa untuk guru yang sebelumnya itu
14:33profesi guru itu afirmasinya 12.500an beasiswa
14:38di pemerintahan Pak Prabowo ini menaik jadi
14:40150 ribuan.
14:42Nah kemudian tadi tunjangan profesi guru
14:45misalnya yang tadinya ada kerumitan
14:47di level implementasi
14:49karena berasal dari dana transfer ke daerah
14:54dan artinya ada leveling di situ
14:57nanti daerah yang akan merealisasikannya ke guru
15:01tapi diterbitkan peraturan baru
15:03sehingga tidak perlu lagi dilakukan itu
15:06dan sudah terrealisasi pembayarannya
15:08sejak tahun 2025.
15:09Jadi berbagai persoalan terus diperhatikan
15:14terus didengar dan diselesaikan satu persatu
15:18dan saya kira dampaknya bisa dilihat bahwa
15:20masih ada masalah di beberapa titik
15:23masih ada masalah yang harus terus
15:25ditingkatkan gitu ya tingkat
15:27apa perhatian pemerintah ke sana
15:30saya kira itu menjadi tugas pemerintah
15:32dan tugas kita bersama untuk memastikan guru
15:36lebih sejahtera, pendidikan nanti kualitasnya meningkat
15:39sekolah-sekolah jadi makin bagus
15:41dan ujungnya kita ingin mencetak sumber daya manusia Indonesia
15:45yang lebih baik di kemudian hari.
15:46Upaya ini sudah on the track kalau menurut Mas Iman?
15:50Ya yang pertama kalau kita bicara prioritas
15:52MBG dan kesejahteraan guru itu sama-sama janji Prabowo Gibran
15:57ketika kampanye 2024
15:58dan kami masih ingat bahwa akan ada upah minimum guru non-ASN
16:02yang mungkin sudah dua tahun merdeka di era Pak Prabowo ini
16:06ini masih belum diwujudkan
16:08sampai kemudian kami berharap gitu ya
16:11kami tidak perlu sampai harus ke MK gitu
16:13karena saat ini kami pun masih di MK
16:15ada gugatan lain yaitu bagaimana caranya
16:18ada upah minimum guru dan juga dosen
16:20bersama Serikat Pekerja Kampus
16:22kita menggugat bagaimana
16:23supaya ada ketentuan semacam ini
16:25dan kami kira ada segi positifnya
16:28ketika kemudian pemerintah mengangkat
16:31pegawai SPPG menjadi ASN
16:33tanpa undang-undang kira-kira gitu
16:35kenapa itu tidak bisa diterapkan kepada guru-guru honorer
16:38harapan kami mungkin di tahun 2027 ini
16:41supaya ada harapan terhadap guru-guru
16:44honorer, P3K
16:45Pak Presiden itu bisa mengambil langkah strategis
16:48yang ini bisa mengembalikan pendidikan
16:52kepada mereka yang memang bekerja untuk pendidikan
16:54dan kami kira misalkan ya ada sekolah yang rusak
16:58ada fasilitas yang kurang baik
17:00tapi kalau gurunya itu gajinya layak
17:03dia dijamin statusnya
17:05saya yakin pendidikan akan tetap hidup di daerah 3T
17:07tapi kalau itu tidak diutamakan
17:10ini akan menjadi persoalan
17:11dan saya kira ini persoalan di masa depan
17:13dan kami tetap akan berupaya ya
17:16dengan kritik, dengan masukan
17:18tapi harapan kami mungkin tanpa masukan pun
17:20negara sudah otomatis gitu ya
17:22dan bekerja sesuai dengan apa yang kita harapkan
17:25tentang kesejahteraan guru gitu
17:26singkat saya untuk menutup itu bisa dilakukan
17:28tentu itu bisa dilakukan
17:31dan pemerintah saya kira punya concern yang sangat besar ke situ
17:35tapi kan kita tahu bahwa problem guru ini kompleks gitu ya
17:38jadi bukan hanya soal misalnya
17:40apakah bisa ada upah minimum guru
17:42mungkin itu ide yang baik
17:44tapi itu juga
17:46itu juga yang harus kita perhatikan
17:49bisa jadi nanti
17:50harus diperhatikan juga mungkin
17:52akan ada profesi-profesi lain
17:54yang juga harus diperhatikan
17:55sehingga kita
17:56kita ke level yang lebih tingginya
17:59yang kita perbaiki adalah
18:00kesejahteraan
18:01apa
18:02kesejahteraan yang lebih merata gitu ya
18:05upah minimum provinsi harus naik
18:07upah minimum
18:07apa
18:09upah minimum yang harus naik gitu
18:10termasuk guru di sana
18:11karena bagaimanapun juga
18:13pendidikan ini jalan
18:14kalau gurunya juga sejahtera
18:16gurunya masih di bawah upah minimum
18:18dan itu yang harus ditingkatkan
18:20sebagai janji dari Presiden
18:21terima kasih Mas Fat
18:22terima kasih Mas Iman
18:23sudah ada di Sapa Indonesia
18:24Malah Spesial Perdekaan
18:25berikutnya saudara
18:26kami kembali
18:27sesaat lagi dengan sorotan menerik lainnya
18:29Usajudah
18:30silahkan di minum lagi dulu
Komentar