- 1 menit yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Kirab Bendera Merah Putih dan teks Proklamasi dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI dimulai dari kawasan Monas menuju Istana Merdeka.
Bendera dan teks Proklamasi diserahkan kepada purna Paskibraka Duta Pancasila 2025 untuk dibawa menggunakan kereta kencana, dengan iring-iringan pasukan berkuda, drum corps, pasukan kerajaan Nusantara, serta pasukan motor kawal Polisi Militer. Prosesi ini menjadi salah satu rangkaian penting sebelum upacara detik-detik Proklamasi di Istana Merdeka.
Baca Juga Pengibaran! HUT ke-81 RI di Freeport Tembagapura: Merah Putih Berkibar di Ketinggian Papua di https://www.kompas.tv/video/685937/pengibaran-hut-ke-81-ri-di-freeport-tembagapura-merah-putih-berkibar-di-ketinggian-papua
Antusiasme masyarakat terlihat sejak dini hari, baik di sekitar Monas maupun Istana Merdeka.
Kirab juga menampilkan unsur budaya Nusantara, termasuk pasukan kerajaan dan pertunjukan seni.
Di Istana Merdeka, rangkaian acara dilanjutkan dengan penampilan seni budaya sebelum upacara peringatan detik-detik Proklamasi yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto.
Produser: Prayogi Haro
Editor: Rizal
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/685938/kirab-bendera-merah-putih-dari-monas-ke-istana-merdeka-diiringi-pasukan-berkuda
Bendera dan teks Proklamasi diserahkan kepada purna Paskibraka Duta Pancasila 2025 untuk dibawa menggunakan kereta kencana, dengan iring-iringan pasukan berkuda, drum corps, pasukan kerajaan Nusantara, serta pasukan motor kawal Polisi Militer. Prosesi ini menjadi salah satu rangkaian penting sebelum upacara detik-detik Proklamasi di Istana Merdeka.
Baca Juga Pengibaran! HUT ke-81 RI di Freeport Tembagapura: Merah Putih Berkibar di Ketinggian Papua di https://www.kompas.tv/video/685937/pengibaran-hut-ke-81-ri-di-freeport-tembagapura-merah-putih-berkibar-di-ketinggian-papua
Antusiasme masyarakat terlihat sejak dini hari, baik di sekitar Monas maupun Istana Merdeka.
Kirab juga menampilkan unsur budaya Nusantara, termasuk pasukan kerajaan dan pertunjukan seni.
Di Istana Merdeka, rangkaian acara dilanjutkan dengan penampilan seni budaya sebelum upacara peringatan detik-detik Proklamasi yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto.
Produser: Prayogi Haro
Editor: Rizal
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/685938/kirab-bendera-merah-putih-dari-monas-ke-istana-merdeka-diiringi-pasukan-berkuda
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:01...itu menteri, lalu juga presiden-wakil presiden akan di sana.
00:06Nah, tapi yang jelas kita lihat ini di Monas, prosesi untuk kirap bendera sang merah putih sudah dimulai.
00:11Dimulai ini ya.
00:13Kita sama-sama.
00:14Kita simak dulu, Saudara.
00:23...NJV Triana Nurheru Bibawa mengambil bendera negara sang merah putih.
00:35Kemudian, bendera negara sang merah putih diserahkan kepada perwira pas pampres Letnan 1 CBA Kowat Ayu A. Umalekoa.
00:49Berikutnya, Kaskogartap 1 Jakarta Brigadir Jenderal TNI Fitriana Nurheru Bibawa mengambil teks proklamasi.
01:03Kemudian, teks proklamasi diserahkan kepada perwira pas pampres Letnan 2 CKU Kowat Kiara Maharani.
01:15Dua kali, haluan kanan, maju. Jalan.
01:21Ya, Paul. Kedua perwira pas pampres sudah memegang bendera sang merah putih dan juga teks proklamasi.
01:29Dan selanjutnya, para perwira pas pampres ini akan menyerahkan teks proklamasi dan juga sang merah putih
01:39Kepada Purna Paski Braka Duta Pancasila Tahun 2025.
01:55Balik, kanan. Jalan.
02:00Langkah, pegang, maju. Jalan.
02:06Baik, kemudian Purna Paski Braka Duta Pancasila 2025 yang bertugas membawa bendera negara sang merah putih adalah
02:17Sultana Najwa, siswi SMA Negeri 82 Jakarta dan yang bertugas membawa teks proklamasi adalah
02:25Alia Sakira, siswi SMA Negeri 14 Makassar.
02:34Baik, Paul. Meskipun sudah tidak bertugas lagi sebagai Paski Braka, namun Purna Paski Braka Duta Pancasila ini
02:39Tetap melaksanakan tugas pentingnya ya untuk mengantarkan bendera negara sang merah putih dan juga teks proklamasi.
02:44Dan, Paul, kita bersama-sama akan menyaksikan kira bendera negara sang merah putih dan juga naskah teks proklamasi.
02:54Yaitu dimulai prosesi kira sang merah putih, tadi diserahkan bendera duplikat sang merah putih, juga teks proklamasi ke Purna Paski
03:05Braka Duta Pancasila.
03:06Tadi disebut Duta Pancasila karena mereka yang sudah berhasil jadi petugas pengibar bendera pusaka, pasukan pengibar bendera pusaka pada tahun
03:14lalu 2025
03:15dan tahun ini diberikan kehormatan kembali untuk membawa bendera pusaka, duplikat bendera pusaka juga teks proklamasi untuk dibawa ke Istana
03:27Merdeka.
03:28Dan ini menuruni tangga Monas, akan dibawa ke Kereta Kencana.
03:33Nah, Kereta Kencananya ini berarti memang dari setahun ke setahun adalah sama ya mungkin, atau ada perbedaan?
03:40Ya, sebenarnya di awal itu Kereta Kencana Ki Jagaraksa. Ki Jagaraksa itu salah satu Kereta Kencana milik pemerintah Kabupaten Purwakarta
03:52Jawa Barat
03:53dan ini dibuat pada tahun 2009 untuk Kereta Ki Jagaraksa ini.
04:00Dan kereta dikenal luas secara nasional juga salah satunya pemain ini pada saat kira bendera sang merah putih.
04:09Dan filosofi Kereta Kencana ini kenapa digunakan ya karena ini mewakili betapa agungnya bendera sang merah putih yang dibawa
04:20sehingga dibawa dengan penuh rasa hormat dari Monas menuju ke Istana Merdeka.
04:27Oke, memang jika kita lihat prosesi ini saudara menjadi prosesi yang sangat selain simbolis tapi juga memberikan makna seperti itu.
04:38Karena tidak hanya langsung dikibarkan tapi kita juga bisa melihat tadi seperti Friska bilang bahwa kita bisa melihat simpannya di
04:45mana, diantarkan.
04:47Betul, termasuk juga yang menarik kalau 2025 tadi yang di awal itu Kereta Ki Jagaraksa.
04:53Nah berikutnya Garuda Prabayaksa. Garuda Prabayaksa itu kereta kencana yang digunakan untuk mengarak duplikat bendera merah putih sejak 2025.
05:03Nah ini dibuat khusus di Sleman di daerah istimewa Yogyakarta.
05:06Bahwa materialnya itu ada kayu jati pilihan, ada struktur besi baja, kenapa dipilih filosofinya menyimbolkan keteguhan, kekuatan, dan kemajuan bangsa.
05:16Sekaligus ini kan menggambarkan ya bagaimana betapa kayanya budaya kita.
05:21Ternyata kita punya ada beberapa kereta kencana, filosofinya berbeda tapi maknanya tidak berpural, tidak berubah.
05:28Bahwa ya ini sebagai bentuk kita menjaga nilai luhur dari bendera sang merah putih yang dibawa menuju ke Istana Merdeka.
05:36Nah saat ini Purna Paski Braka kita lihat sudah mulai menaiki kereta kencana, didampingi oleh pasukan berkuda dan pasukan lain
05:46di belakangnya.
05:48Seperti yang tadi saya sampaikan berbagai unsur dari kerajaan-kerajaan Nusantara untuk menuju ke Istana Merdeka.
05:55Jadi ini pemandangan yang kita bisa lihat satu tahun sekali.
05:59Tapi mungkin tidak kita ketahui apa ya maknanya.
06:04Nah ini di momen inilah kita terus belajar untuk sejarahnya, kenapa ini dibawa, dan bagaimana proses arak-arakannya juga ditunggu
06:13oleh masyarakat.
06:14Pemandangan yang langka, pemandangan yang sekaligus kita lagi-lagi menggali apa saja makna dari segi kebangsaan maupun juga dari nilai
06:26budaya dari proses ini.
06:28Oke tadi yang menarik saya juga baru tahu ternyata kereta kencana yang dipakai ini bisa ada beda gitu ya.
06:36Mungkin tidak setiap tahun ganti mungkin ya.
06:38Tapi kemudian ada yang berbeda misalnya yang awal dari Purwakarta tadi yang di tahun sebelumnya.
06:43Kemudian 2016 sampai 2025 diganti dengan Garuda Prabayaksa.
06:50Oke kita dengarkan dulu.
06:52Kita dengarkan kembali saudara.
06:53...menuju ke sini yakni ke Istana Merdeka Jakarta.
06:57Baik dan kita juga sudah melihat dari pagi ya bahwa ada banyak sekali masyarakat yang sudah menunggu.
07:03Bahkan ada yang datang dari subuh untuk menunggu momen ini juga.
07:07Betul sekali.
07:09Bayangkan ya Paul ini persiapannya sudah dari dini hari tadi.
07:13Namun kita bisa lihat wajah-wajah penuh semangat untuk bisa mengantarkan kirap ini sampai ke halaman Istana Merdeka.
07:22Luar biasa.
07:23Sudah mulai berjalan Paul.
07:24Baik ini barisan pertama yang kita sebut tadi 45 pasukan motor kawal polisi militer sudah mulai terlebih dahulu.
07:32Dan berarti sudah resmi kirap sudah berjalan menuju ke Istana Merdeka.
07:37Benar sekali Paul.
07:38Di belakangnya juga menyusul drum corps blopor Cendrawasi Akademi Kepolisian.
07:43Lalu disusul 114 resimen kavaleri berkuda Ronggolawe.
07:47Dan juga 78 pasukan kerajaan Nusantara yang masih saya cari.
07:51Di mana ini para bapak-bapak ganteng berbusana kebesaran kerajaan.
07:57Benar.
07:58Ini mewakili semua ke seluruh daerah di seluruh Indonesia ya.
08:02Betul sekali.
08:02Dari satang sampai merauke.
08:03Tapi dengan resimen kavaleri berkuda Ronggolawe ini akan dibagi.
08:10Hanum ada juga sebagian yang ada 17 pasukannya.
08:14Betul.
08:15Bisa ditebakkan, menggambarkan atau melambangkan apa yaitu tanggal 17 Agustus.
08:19Benar sekali.
08:20Dan juga nanti akan ada yang rombongan yang lebih besar lagi.
08:23Ya.
08:2581 Hanum.
08:2781 adalah?
08:29Kira-kira apa ya?
08:30Oh pulang tahun.
08:31Semua orang tahu ini adalah pulang tahun kemerdekaan kita, Pao.
08:36Nah, Anda bisa saksikan saya lagi di layar kaca Anda.
08:40Ini saya mau ngasih surprise dulu ya.
08:42Mungkin dari kamera nggak terlalu kelihatan ya.
08:44Oh kelihatan deh, Pao.
08:45Benar.
08:46Cantiknya terlalu bersinar ini rombongan motor yang di depan.
08:50Boleh di-spill nih, Hanum.
08:51Jadi, Bapak Ibu Tamu Undangan yang juga pemirsa sekalian, 15 orang dari pasukan motor kawal polisi militer yang sedang Anda
08:59saksikan saat ini adalah para Sri Kandi.
09:02Alias perempuan, saya bangga sekali, Pao.
09:05Keren sekali.
09:05Dan mereka adalah yang barisan paling depan lagi.
09:08Betul.
09:09Dan ini dia, kita lihat tadi pasukan yang menggunakan baju kerajaan.
09:13Yang saya cariin tadi ya.
09:14Benar.
09:15Dan ini pasukan yang rombongan ada dibagi tadi, yang 81 ya.
09:21Dari anggota resimen kapaleri berkuda Ronggolawe.
09:26Rombongan juga yang sangat besar.
09:30Betul.
09:31Mungkin dengan 170.
09:34170 anggota kalau nggak salah.
09:36Banyak-banyak sekali ini anggota rombongan ya.
09:39Pao, tapi nanti ini kan jarak dari Monas menuju ke Istana Merdeka ini kan tidak terlalu jauh.
09:46Sesaat lagi mungkin sembari nanti Anda menyaksikan sajian yang akan kami tampilkan, nanti bunyinya akan mulai terdengar, Pao, biasanya.
09:54Ya, langsung sudah pertanda, oh sudah dekat rombongan kirapnya.
09:59Dan ini ada, sekali kita lihat lagi, sekali lagi ya.
10:04Kita mau melihat kirap yang diawali dengan barisan pertama dan kemudian ini pasukan yang berikutnya juga.
10:17Betul sekali.
10:20Nah, jadi ya Pao, kalau tadi Pao sempat mention, Pao sempat bilang bahwa ini antusiasme masyarakat sudah sangat tinggi sekali
10:30di sekitaran area Monas dan juga di depan halaman Istana Merdeka.
10:36Kita akan sembari melihat, mungkin tadi Bapak-Ibu tamu undangan sebelum masuk juga melihat ya, masyarakat yang berada di depan
10:43area halaman Istana Merdeka ini juga.
10:46Sama ini semangat dan pengen tahu ada apa aja hari ini di sini karena acara hari ini sungguh Pao, karena
10:54kita sudah geladi dari kemarin.
10:56Saya yakin semua orang akan sangat bahagia menyaksikan semua sajiannya.
10:59Baik Hanum, kita akan nantikan perjalanan kira pengantar bendera senegara Sang Merah Putih dan teks proklamasi hingga tiba di Istana
11:06Merdeka.
11:08Ya baik, Pao hadirin sekalian.
11:10Marilah kita sambut penari dari Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan.
11:21Baik, Saudara baru saja tadi kita lihat sudah mulai berjalan ya Friska, kirap dari kawasan Monas ini menuju ke Istana
11:31Merdeka.
11:32Berarti kalau untuk rutenya ini selalu sama dari setahun ke tahun ya, lewat Jalan Merdeka Barat langsung ke Istana Merdeka.
11:41Nah, tapi yang menarik adalah keseniannya nih yang kita tunggu-tunggu apa saja yang setiap tahun muncul.
11:49Nah, kalau ini dari Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan. Kita saksikan bersama Saudara.
12:22Terima kasih telah menonton!
12:32Terima kasih telah menonton!
13:21Terima kasih telah menonton!
13:32Terima kasih telah menonton!
13:39Jangan menonton!
14:08Terima kasih telah menonton!
14:15Dan Saudara kita juga akan pantau bagaimana suasana di dalam Istana Merdeka.
14:21Sudah ada jurnalis Kompas TV, Cindy Permadir dan juga juru kamera Febri James di sana.
14:27Selamat pagi, Cindy. Bagaimana suasana di sana sembari kita menantikan kirap bendera Sang Merah Putih tiba di sana?
14:41Selamat pagi, Bre! Dan pemadir dan pekerja Kompas TV yang kalau kami gambarkan ya suasana di area Istana Merdeka Jakarta
14:50sudah pasti semakin ramai.
14:52Karena antrian kan sudah dari subuh.
14:54Karena kalau rangkaian mulai dari seni hiburan untuk tamu undangan maupun juga masyarakat itu sudah dimulai dari sekitar pukul 19
15:03.08 tadi.
15:03Nah kalau tadi dari pagi sambil menunggu rangkaian acara dimulai, masyarakat dan juga tamu yang di dalam bisa foto-foto
15:10dulu di area halaman Istana Merdeka Jakarta.
15:13Sekarang sudah clear area termasuk juga yang di area luar Istana Merdeka Jakarta yang ada di Jalan Merdeka Utara, Jalan
15:21Medan Merdeka.
15:22Karena itu akan menjadi rute kirap bendera Sang Merah Putih dan juga teks proklamasi.
15:29Nanti kalau saat ini kayaknya sudah mulai melihat ada pergerakan sedikit-sedikit ya karena juga masyarakat yang melihat dari area
15:37ponas,
15:37mereka bisa melihat juga ke area dekat Istana Merdeka Jakarta meskipun dipasang pagar, tapi mereka bisa melihat secara lebih dekat.
15:45Nah nanti ketika tiba di area halaman Istana Merdeka Jakarta, purna paski berangka akan turun dari kereta kencana,
15:53lalu ada prosesi penyerahan, lalu pasukan kirap keluar dari halaman Istana Merdeka.
15:58Nah nanti menjelang waktu peringatan, detik-detik proklamasi sekitar pada pukul 10 nanti akan diselingi dulu oleh penampilan seni budaya.
16:10Nah tidak hanya kalau tadi kan ada penampilan dari Gita Bahanan Nusantara, tapi juga ada dari kalau sekarang kita lihat
16:17di alam Istana Merdeka Jakarta,
16:19ada berbagai gabungan dari tarian tradisional, nyanyian tradisional untuk menghibur masyarakat.
16:25Nah tapi juga tentu diingatkan juga adalah tanpa upacara ataupun rangkaian ke-81 RI ini diselenggarakan,
16:33tanpa sedikit pun mengurangi rasa empati maupun sedikit mengurangi rasa kasih kita kepada saudara-saudara di Nusa Tenggara Timur.
16:42Pada hari Sabtu malam kemarin juga Panitia sudah menggelar doa dan zikir bersama,
16:48tidak hanya untuk mendoakan kelancaran dari rangkaian HUD ke-81 RI pada hari ini,
16:53tapi juga mendoakan saudara-saudara kita yang ada di Nusa Tenggara Timur.
16:57Nah saya juga mau gambarkan lagi suasananya memang lebih berbeda kalau tahun ini dan juga tahun kemarin.
17:03Misalnya kalau area di Medan Merdeka ini biasanya kan dibuka tutupnya situasional ketika kira melintas saja,
17:11tapi kalau sekarang tapunya memang ditutup full karena untuk menampung masyarakat yang tidak bisa
17:16atau tidak dapat worth ingat kemarin untuk nonton langsung di halaman Istana Merdeka Jakarta,
17:21disediakan ada beberapa layar besar jadi bisa menonton dan juga ada tenda.
17:26Jadi disediakan untuk masyarakat.
17:28Nah kalau yang di dalam worth ingat kemarin sebenarnya disediakan kapasitas pertama itu 8.100 orang.
17:35Tapi karena antusias masyarakat tertinggi sekali, bahkan yang ikut worth ingat dikabarkan sampai 336.000 orang,
17:44sehingga ditambahkan lagi sekitar 3.400 area kursi, itu nanti akan dibagi untuk sesi pagi,
17:51itu untuk hari ini upacara peringatan detik-detik proklamasi dan sore nanti juga ada upacara penurunan Benda Rasang Merah Putih.
17:59Nah ada penambahan blok memang disini untuk masyarakat yang tertampung dan memang diprioritaskan dulu
18:06untuk yang sebelum-sebelumnya belum pernah mendapatkan giliran ataupun juga kesempatan untuk menonton langsung rangkaian
18:13hari ulang tahun Republik Indonesia di kawasan Istana Merdeka Jakarta.
18:19Lalu juga sebenarnya yang berbeda kalau dispil sedikit sama panitia adalah ada formasi paski beraka yang akan berbeda.
18:28Nah kemudian juga tentu penampilan-penampilan yang juga berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
18:34Dan nanti dalam rangkaian upacara peringatan detik-detik proklamasi yang akan dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai inspektur upacara,
18:43Istana mengimbau, pemerintah mengimbau, nanti sekitar pukul 10.17 sampai 10.20 waktu Indonesia Barat,
18:51masyarakat bisa menghentikan aktivitasnya sejenak selama 3 menit untuk berdiri tegap,
18:56mengikuti prosesi secara spesifik atau secara khusus pada rangkaian pengibaran bendera sang merah putih dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
19:05Tapi tentu untuk imbauan ini juga hanya berlaku untuk yang aktivitasnya tidak akan membahayakan orang lain,
19:11jika yang di jalan tidak apa-apa, tapi kalau yang bisa ikut hikmat mengikuti pengibaran bendera sang merah putih,
19:17diimbau untuk mengikuti itu selama 3 menit saja.
19:21Ini juga rangkaiannya sebenarnya sudah dilakukan dari kemarin-kemarin ya,
19:25gladi kotor, gladi bersih sudah dilakukan, gladi kotor dilakukan secara parsial,
19:29jadi beberapa peserta yang akan menampilkan pada hari ini, mereka sudah latihan beberapa kali,
19:36termasuk gladi bersih juga pada hari Sabtu, seluruh peserta yang akan menampilkan tampilan terbaik,
19:44Mereka juga sudah melakukan gladi bersih secara sempurna, kalau kata mensajenya pada hari Sabtu kemarin,
19:51misalnya sudah 99 persen, dan hari ini tidak hanya dari Gita Bahanan Nusantara,
19:56tapi informasinya juga dari sekolah rakyat juga nantinya juga akan tampil,
20:00dan kita nantinya saksikan pada pukul 9.40, trompet pertama akan dikemandangkan.
20:07Terima kasih Cindy Permani dan juga Juru KMRA Febri James, langsung dari dalam Istana Merdeka.
20:13Selamat bertugas.
Komentar