Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV - Bareskrim Polri membongkar sindikat penyelundupan emas ilegal jaringan internasional yang beroperasi di sebuah apartemen di kawasan Sunter, Jakarta Utara.

Pengungkapan dipimpin Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri Brigjen Pol Mohammad Irhamni.

Petugas menggeledah dua unit apartemen dan mengamankan dua warga negara India yang diduga terlibat dalam jaringan tersebut.

Sejumlah barang bukti ditemukan, di antaranya emas batangan sekitar 2,5 kilogram, residu hasil pengolahan emas sekitar 18 kilogram, uang tunai Rp1,1 miliar, serta laptop, telepon seluler, dan paspor.

"Selama dua bulan, kurang lebih satu hari sesuai informasi yang kami terima, sehingga kami bisa melakukan penegakan hukum itu kurang lebih 30 kilogram per hari," kata Irhamni.

Untuk mengelabui pemeriksaan di bandara, emas batangan diduga disembunyikan dalam pakaian khusus yang telah dimodifikasi.

Polisi menduga dua warga negara India tersebut telah berada di Indonesia sekitar dua bulan menggunakan paspor investor atau paspor kerja/perdagangan.

Video Editor: Aqshal

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/685887/bareskrim-bongkar-sindikat-emas-ilegal-jaringan-internasional-ke-dubai
Transkrip
00:00Kita temukan 2 kg setengah emas, 2 batang, ini 1 kg, kemudian yang dalam bentuk cincin kurang lebih setengah kg,
00:11tersimpan di dalam berangkas ini.
00:49Terima kasih telah menonton!
01:04Terima kasih telah menonton!
01:56Terima kasih telah menonton!
02:15Terima kasih telah menonton!
02:39Terima kasih telah menonton!
02:57Terima kasih telah menonton!
03:26Terima kasih telah menonton!
03:49Terima kasih telah menonton!
04:09Terima kasih telah menonton!
04:32Terima kasih telah menonton!
04:50Terima kasih telah menonton!
05:14Terima kasih telah menonton!
05:41Terima kasih telah menonton!
05:54Terima kasih telah menonton!
05:57Terima kasih telah menonton!
06:00Terima kasih telah menonton!
06:18Terima kasih telah menonton!
06:21Terima kasih telah menonton!
06:28Terima kasih telah menonton!
06:36Terima kasih telah menonton!
06:40Terima kasih telah menonton!
06:42Terima kasih telah menonton!
06:45Terima kasih telah menonton!
06:47Terima kasih telah menonton!
06:50Terima kasih telah menonton!
06:54Bahkan berhasil melakukan upaya paksa penangkapan juga, kemudian akan kembangkan bergabung dengan rekan-rekan dari Bia Cukya juga.
07:02Dari bulu, hilir, kami sudah punya data, tentunya kami ditinggal melakukan upaya penegakan hukum nanti bersama-sama dengan rekan-rekan
07:12jajaran Kolda.
07:13Demikian.
07:13Berapa lama Pak, kira-kira waktu yang dihabiskan untuk melacak orang-orang ini dan menemukan barang bukti seperti ini, dan
07:22nanti tersangkainya akan ditahan di Indonesia dulu Pak?
07:26Untuk warga negara India, tentunya kami lakukan pemeriksaan dulu, nanti kami koordinasi dengan Kultuan India, nanti kebijakan seperti apa, apakah
07:35kita lakukan penegakan hukum dan penahanan di Indonesia,
07:40ataupun seperti dimortasi dan sebagainya, kami koordinasi dulu.
07:43Tetapi pelaku-pelaku dari Indonesia, tentunya akan kami kejar, kami melakukan penegakan hukum dan melakukan penahanan.
07:50Demikian.
07:52Terima kasih Pak.
07:54Terima kasih Pak.
07:58Ini adalah penyelundupan yang terutama yang pas, jadi dimasukkan di celana khusus,
08:07dimasukkan di dalam celana khusus untuk bagaimana.
08:14Untuk bisa mengelabui dari rekan-rekan, ya apa namanya, Bia Cukai, Bandara.
08:22Baik, cara mengelabui mereka dari rekan-rekan di Bia Cukai, ini dimasukkan di celana khusus sudah mereka siapkan,
08:32tentunya untuk menghindari X-ray.
08:35Saya yakin harapan mereka bisa lolos dari X-ray, sehingga mereka bisa menyelundupkan sampai ke luar negeri, khususnya ke Dupai.
08:43Demikian Pak.
08:44Ini terobosan ini sudah pernah dilakukan sebelumnya atau baru?
08:46Semoga di hari ini, kami juga sebelumnya belum memahamin ternyata ada fakta seperti ini,
08:53sehingga kami bisa lebih paham modus mereka untuk menghindari X-ray dengan memasukkan ke celana khusus yang mereka siapkan.
09:06Baik, di tempat ini, di apartemen mansion Bukienville Puntana ini di BF28M2, ini merupakan sergus mereka,
09:17untuk menerima barang-barang ilegal, emas ilegal dari wilayah-wilayah yang masuk ke Jakarta,
09:24kemudian mereka olah menjadi emas murni, batangan 1 kilo, rendangan nanti mereka selundupkan.
09:31Dalam menyiapkan operasi, tentunya dia sudah siapkan 4 alat, kemudian transaksi-transaksi sudah siapkan uang di manager di bawah,
09:41sehingga transaksi bisa cash ataupun dilaksanakan tunai untuk menghindari transaksi yang dilacak oleh PPRTK dan sebagainya.
09:49Tetapi tidak ada tempat buat mereka, tetap kami kejar, kami akan tindak dengan tidak punya pencucian uang juga,
09:58supaya mereka ada efek cerah dan semua asetasi yang dapat kami sitah.
10:02Di tempat inilah mereka beroperasi, Alhamdulillah malam ini kita bersama-sama dengan semua sekedar panggota
10:09ataupun pendidik Direktura Tupiter, Pak Wadir, Pak Fasidit bisa melaksanakan kegiatan pengungkapan ini.
10:20Ini berarti ada dua tempat ya Pak di gedung Fontana ini sama satu lagi yang di Gloria itu ya Pak?
10:27Kenapa ada dua tempat itu Pak? Apakah memang yang satu?
10:30Jadi tempat mereka atau sepos mereka itu ada banyak di sini untuk dirugang akan kami kembang juga,
10:35malam ini ada beberapa tempat yang lain itu, salah satu tempat pengolahan mereka adalah di BF28M2 ini.
10:42Yang ini ya Pak?
10:43Dengan ini, Restus Gulian ini, kantor mereka ataupun ofis yang ada di gedung ini.
10:50Ini sewa tempatnya atas nama tersangka?
10:53Atas nama tersangka dan kawan-kawan mereka.
10:56Berarti di tempat ini yang ditemukan residu 18 keping itu Pak ya, yang seberat 18 kg itu Pak?
11:03Betul, dan uang 1,1 dan segala peralatan untuk pengolahan mereka.
11:08Di BF28M2 ini ya Pak?
11:11Baik, Pak Pak.
11:13Oke, lanjut ke Gloria.
11:22Di kawan ini BG18M2 ini sepos mereka.
11:26Yang kedua, ini sepos mereka yang kedua yang kami temukan.
11:34Mereka di sini berkumpul, merencanakan dan membeli barang-barang tadi emas ilegal.
11:41Tempat inilah mereka merencanakan untuk kegiatan, untuk mempersiapkan, untuk membeli emas-emas ilegal dari wilayah, peluruh Indonesia.
11:52Kemudian di tempat tadi diolah, kemudian di sini mereka melakukan pembayaran dan mereka tinggal.
11:59Bisa rekan-rekan lihat.
12:01Harapan kami dengan kami putus rantainya di tengah trading ilegalnya, sehingga kebutuhan untuk ekspor ilegal ini berkurang.
12:10Ataupun kita bisa memutus kegiatan-kegiatan penambangan ilegal di wilayah-wilayah seluruh Indonesia.
12:17Karena kebutuhan untuk ekspor ilegal banyak, sehingga di wilayah itu banyak terjadi kegiatan penambangan ilegal.
12:25Harapan penegakan hukum yang kami lakukan malam ini bisa terputus ataupun bisa menghentikan kegiatan penambangan ilegal yang ada di wilayah
12:33khususnya adalah penambangan emas.
12:35Demikian, terima kasih.
12:36Terima kasih.
12:40Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan