Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Prabowo Buat Terobosan Baru! Ambulans Udara, Dokter Terbang, dan Pembangunan Ratusan RSUD

Presiden Prabowo Subianto menghadirkan terobosan ambulans udara menggunakan helikopter dan pesawat kecil yang sanggup mendarat di medan sulit seperti lapangan rumput, pasir, dan tepi sungai.

Inovasi ini ditujukan untuk memangkas waktu evakuasi medis di daerah terpencil yang sering terkendala buruknya akses jalan. Prabowo menyoroti masih maraknya kasus ibu melahirkan yang terlambat mendapat pertolongan akibat perjalanan darat hingga sembilan jam.

Selain ambulans udara, pemerintah juga berencana menerjunkan tim dokter terbang ke berbagai wilayah terisolasi.

#Prabowo #Puskesmas #Labkesmas

Creative/Video Editor: Icha/Atha
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Mulai tahun 2027, pemerintah akan merenovasi 10.000 puskesmas di 7.280 kecematan di seluruh Indonesia.
00:12Setiap puskesmas akan memperoleh anggaran perbaikan sekitar 4 miliar rupiah.
00:20Nah, tentunya daerah yang lebih terpencil, daerah yang lebih terluar dan tertinggal harus mendapat lebih.
00:33Selain itu, kita juga akan merenovasi dan membangun lebih baik lagi 514 Laboratorium Kesehatan Masyarakat
00:44atau Labkesmas di 514 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia.
00:53Program renovasi puskesmas dan Labkesmas ini harus selesai paling lambat pada tahun 2030.
01:02Rakyat tidak boleh menempuh perjalanan jauh hanya untuk memperoleh pelayanan kesehatan dasar.
01:10Negara harus hadir sedekat mungkin dengan tempat rakyat hidup.
01:17Untuk itu, kita juga akan membuat ambulans udara
01:20dengan helikopter, dengan pesawat kecil yang bisa mendarat di lapangan-lapangan rumput,
01:28di lapangan-lapangan pasir, bisa mendarat di pinggir sungai,
01:33supaya tidak ada rakyat kita yang tidak bisa dievakuasi kalau dia sakit.
01:47Saya mendapat laporan banyak ibu-ibu yang meninggal
01:56karena harus menempuh jalan 7 jam sampai 9 jam pada saat melahirkan.
02:06pada saat sudah waktu mau pecah harus 9 jam
02:16karena tidak ada jalan yang baik, karena jembatan tidak bagus.
02:24Akhirnya banyak ibu-ibu meninggal di daerah-daerah yang tidak jauh dari ibu kota.
02:31Untuk itu, kita harus mencari terobosan inovatif.
02:38Salah satu jalan adalah ambulans udara, bahkan nanti juga tim dokter terbang.
02:50Kalau perlu, dokter yang terbang ke tempat rakyat sakit keras atau menghadapi bencana.
02:59Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan