Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 4 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV - Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Rudi Darmoko menyampaikan tiga lokasi yang sebelumnya terisolasi akibat gempa di Pulau Flores berhasil dijangkau aparat pada hari kedua penanganan bencana.

Tiga lokasi tersebut berada di Kecamatan Lambaleda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, Reo di Kabupaten Manggarai, serta Desa Dimpong, Kecamatan Rahong Utara, Kabupaten Manggarai.

Di Lambaleda Utara, aparat berhasil masuk setelah wilayah tersebut terisolasi akibat longsor. Polisi menyalurkan makanan, minuman, dan obat-obatan, serta mengevakuasi seorang ibu hamil yang mengalami pendarahan akibat melahirkan prematur.

"Gerak cepat dari anggota di lapangan bisa menolong korban bencana yang terjadi di Kabupaten Manggarai maupun Manggarai Timur," kata Kapolda. (Timecode 4:27)

Kapolda mengatakan kebutuhan mendesak warga saat ini adalah makanan, minuman, dan obat-obatan. Bantuan berupa tenda, selimut, kasur, dan logistik juga akan didistribusikan kepada warga, termasuk pengungsi mandiri.

Berdasarkan data Posko Polda NTT hingga pukul 18.00, sebanyak 55 orang meninggal dunia, 67 orang luka berat, dan 123 orang luka ringan. Data tersebut masih bersifat dinamis.

Produser: Yuilyana
Thumbnail Editor: Aqshal

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/685877/full-tiga-lokasi-terisolasi-berhasil-dijangkau-ini-kata-kapolda-ntt
Transkrip
00:00Rekan-rekan media, terima kasih sebelumnya atas kehadirannya malam hari ini.
00:04Ijinkan pada kesempatan ini saya ingin menginformasikan tentang penanganan bencana gempa bumi yang terjadi di Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara
00:18Timur,
00:19khususnya yang telah dilakukan oleh Polri, Polda NTT pada khususnya.
00:24Baik, jadi di hari kedua ini saya bersama-sama dengan Forkopimda telah mengikuti rakor yang dilaksanakan di Labuan Bajo, Manggarai
00:37Barat,
00:38yang dipimpin oleh Bapak Menko, PMK, kemudian diadakan oleh Bapak Mendagri, Menteri PUPR, kemudian Wamenkes, Wamen Sos,
00:50dan beberapa dirut, dirut Pertamina, dirut PLN, dirut dari Telkom juga, PLN juga,
01:01dan tentunya membahas tentang penanganan gempa yang terjadi di Pulau Flores.
01:08Jadi Alhamdulillah, jadi sudah disepakati tentang gerak cepat kita untuk mendukung dalam penanganan bencana tersebut,
01:16dan sudah diputuskan bahwa akan dibentuk posko utama di Labuan Bajo,
01:22jadi itu yang akan dikendalikan oleh Kepala BNPB tentunya,
01:27ya termasuk diadil juga Kepala BNPB dan Kepala Basarnas tadi pada waktu rakor.
01:31Nah setelah kegiatan tersebut, kemudian kami dibagi beberapa kelompok,
01:35termasuk Bapak Menteri juga, beberapa daerah yang terdampak bencana,
01:40dan saya beserta Forkopimda NTT, beserta Menteri PUPR,
01:46dan dirjennya kami diploting di wilayah Kabupaten Indi.
01:54Kami sudah melihat langsung ke korban-korban bencana,
01:57termasuk gereja-gereja yang rusak, tempat ibadah lainnya, masjid,
02:02termasuk tempat pengungsian yang ada di Kabupaten Indi.
02:05Jadi rekan-rekan sekalian, tujuan saya untuk turun langsung ke lokasi adalah untuk memastikan,
02:13jadi bagaimana pelaksanaan tugas Polri di lapangan,
02:17apa saja kendala anggota saya dalam penanganan bencana.
02:21Dan saya juga ingin melihat langsung bagaimana kondisi masyarakat yang menjadi korban bencana
02:27untuk segera memberikan pertolongan.
02:30Dan di hari ini juga, Alhamdulillah, ada tiga lokasi yang sebelumnya masih terisolir.
02:37Jadi yang pertama, itu di Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggara Timur.
02:43Alhamdulillah, tadi subuh sekitar jam 5, Kapolres beserta tim bisa masuk ke lokasi tersebut
02:51setelah sebelumnya terisolir mereka karena longsor.
02:56Jadi di sana memang masyarakat kondisinya sangat mengenaskan,
03:01nanti ada videonya juga bisa ditayangkan,
03:04dan belum ada bantuan di sana.
03:05Alhamdulillah begitu Kapolres Manggara Timur yang memimpin langsung anggotanya,
03:10langsung memberikan bantuan, bahkan ada salah seorang ibu hamil yang melakukan pendaraan
03:15karena melahirkan secara prematur, Alhamdulillah bisa dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit.
03:21Alhamdulillah bisa diselamatkan.
03:23Kemudian juga sudah memberikan bantuan berupa makanan, minuman, dan obat-obatan.
03:28Selanjutnya ada lagi lokasi di Reu, di Kabupaten Manggarai.
03:35Itu juga sebelumnya terisolir, jadi Pak Kapolres laporan hari ini juga sudah bisa ditembus
03:42dan sudah memberikan bantuan serta mendirikan posko, memberikan tenda posko tanggap darurat
03:49untuk menolong korban-korban yang ada di lokasi tersebut, yang di Reu.
03:53Satu lagi ada lagi di Manggarai, saya lupa namanya kecamatannya,
03:57itu kita mendapat laporan dari medsos malah.
04:00Jadi dapat medsos, kemudian ditanggapi, kita kemudian langsung mengirim anggota BRIMOB ke sana
04:06dan Alhamdulillah bisa mengevakuasi masyarakat yang terisolir di sana dan belum mendapat bantuan.
04:13Nama desanya Desa Dimpong, Kecamatan Rahung Utara, Kabupaten Manggarai.
04:19Ini Alhamdulillah sudah bisa dievakuasi oleh BRIMOB juga,
04:22jadi ada tiga lokasi yang sudah berhasil dievakuasi.
04:26Jadi Alhamdulillah gerak cepat dari anggota di lapangan bisa menolong korban bencana
04:34yang terjadi di Kabupaten Manggarai maupun Manggarai Timur.
04:38Selain itu pula, Bapak Kapori sudah memberikan dukungan yang sangat luar biasa kepada Polda NTT,
04:45beliau sudah memberikan BKO pasukan BRIMOB, anggota BRIMOB sejumlah 100 orang dengan kemampuan SAR.
04:55Jadi memang untuk tahap awal ini kami masih membutuhkan anggota untuk SAR untuk mencari dan menolong korban
05:02yang menjadi korban bencana alam tersebut.
05:06Kemudian dikirim juga dari Mabespori, tim DVI, Disaster Victim Identification dari Busdokerspori,
05:14sejumlah 14 orang.
05:15Kemudian juga dikirim anjing pelacak khusus berkemampuan SAR mencari korban,
05:22karena kita ketahui bahwa andai kata di reruntuhan bangunan,
05:26kalau kita mencari itu sangat riskan, sangat bahaya,
05:29karena berbahaya takut bangunan itu runtuh,
05:33maka dikirim kita akan menggunakan anjing SAR.
05:35Ini dari Mabes dikirim 10 ekor anjing K9 berkemampuan SAR,
05:41beserta timnya sebanyak 21 personil.
05:45Ada juga sudah dikirim tim humas sejumlah 9 personil,
05:49tim logistik 3 personil,
05:51dan yang paling penting juga dari kesehatan dan tim trauma healing.
05:57Terkaitan trauma healing ini nanti akan berkolaborasi dengan tim trauma healing dari Polda NTT,
06:02karena di Polda NTT kita sudah mempunyai para konselor terapis yang memiliki kemampuan
06:08dengan menggunakan teknik US EFT atau Ultimate SBMS Emotional Freedom Technique.
06:14Ini adalah suatu teknik yang sangat efektif sekali untuk merilis emosi-emosi negatif,
06:19menghilangkan fobia, trauma, dan lain sebagainya.
06:22Dan itu sudah digunakan, sudah diterapkan di PORES-PORES.
06:26Tadi saya juga pada waktu berkunjung ke wilayah ND,
06:30dari tim terapis PORES-ND juga sudah mengaplikasikannya kepada anak-anak yang jadi korban bencana.
06:38Karena mereka benar-benar masih trauma.
06:42Kemudian selain itu, dari Mabes Poli, Bapak Kapoli juga memberikan dukungan pesawat.
06:47Jadi Alhamdulillah, karena lokasi bencana dengan Kupang ini tidak dekat ya.
06:55Jadi PORES dengan pulau-PORES dan pulau-PORES ini beda pulau.
06:59Apabila ditempuh dengan pesawat juga kurang lebih 1-1,5 jam.
07:04Alhamdulillah sudah di-BKO-kan juga dari Korpul Airut,
07:10Bahar Kampolri berupa satu unit pesawat kasa,
07:15sehingga kami bisa untuk transportasi kami bisa sangat-sangat membantu.
07:22Selain itu juga,
07:29kami juga sudah mendapatkan bantuan kiriman dari Mabes Poli berupa makanan cepat saji,
07:37kemudian minuman, tenda, velvet, termasuk obat-obatan.
07:44Jadi kita akan langsung kita distribusikan ke para korban bencana yang ada di Pulau Flores.
07:53Demikian yang dapat saya informasikan.
07:55Mungkin dari rekan-rekan dari media ada yang ingin ditanyakan, saya persilakan.
07:59Siapa dulu? Silakan.
08:02Ya Pak, dari yang kanan dulu, silakan.
08:06Pak Rudi mengatakan kalau Bapak juga sudah bertunjur ke daerah tersebut,
08:10sebenarnya apa kebutuhan yang paling dibutuhkan oleh masyarakat di sana, Pak?
08:16Baik, saya jawab langsung satu-satu ya.
08:18Baik, yang pertama tentunya makanan dan minuman.
08:20Jadi yang penting, yang pertama kita selamatkan dulu mereka,
08:23kemudian memberikan makanan dan minuman.
08:26Itu yang paling utama dulu, beserta ubat-ubatan.
08:28Ya, dan tentunya mereka apabila sudah
08:34mereka yang mengungsi, yang tempat tinggalnya rusak, hancur,
08:38tentunya mereka belum berani ya.
08:39Karena seperti laporan dari BMKG juga,
08:42sampai dengan hari ini masih ada gempa-gemba susulan,
08:44walaupun relatif kecil, tapi masih rutin ya.
08:47Jadi makanan, minuman, obat-obatan.
08:50Itu yang saya preroteskan dulu.
08:52Demikian mas ya.
08:53Oke, ada lagi? Silakan.
08:56Oke.
08:56Saya beri ekotipi.
08:58Oke.
08:59Mau banyak-banyak, ada informasi bahwa
09:02satu-satunya ada beberapa warga yang mengungsi,
09:05tapi bukan di posko pengungsian.
09:07Mereka mengungsi-mengungsi.
09:09Mandi, mandi.
09:10Kira seperti apa, evakuasi apa yang akan dilakukan
09:13untuk, supaya pada titik, satu-titik lokasi.
09:16Yang kedua, terkait dengan banyak materi-materi,
09:22banyak materi yang ada di rumah tangga,
09:24contohnya yang warga yang mengungsi,
09:27tetapi banyak barang-barang yang di rumah yang ditinggalkan.
09:32Kira-kira seperti apa, nih, dalam menjaga?
09:35Baik, terima kasih pertanyaannya.
09:36Yang pertama, terkait tentang pengungsi mandiri.
09:39Tadi waktu kami berkunjung di Kabupaten Inde,
09:42kita juga menemukan warga masyarakat yang melakukan
09:45mengungsi mandiri.
09:46Mereka membentuk tenda sendiri berkelompok
09:48di suatu desa.
09:51Nah, untuk yang sudah mandiri,
09:54kita tentunya yang pertama,
09:55kita bantu dulu makanan dan minuman.
09:57Kebutuhan pokoknya dulu,
09:58obat-obatan apabila,
10:00sambil kami akan menyiapkan tenda nanti posko.
10:03Nanti setelah posko utama terbentuk,
10:05nanti dari hasil rakor kami,
10:08nanti BNPB yang akan mengambil alih
10:09membentuk tempat-tempat pengungsian nantinya.
10:11Entah hunian sementara atau hunian tetap
10:14sampai mereka tempat tinggalnya akan dibangun lagi.
10:18Paling tidak sekarang adalah yang harus
10:20segera cepat adalah menolong dia
10:21memberikan makanan, minuman, dan obat-obatan dulu.
10:24Termasuk nanti juga dari Mabes Polri
10:26akan datang juga selimut,
10:28ada kasur,
10:28akan kami segera distribusikan kepada
10:31mereka yang melakukan
10:33mengungsi mandiri.
10:34Termasuk apabila kita lihat tendanya
10:36kera-kera kurang
10:38kurang layak,
10:40akan kita perbaiki,
10:41kita bikinkan tenda-tenda.
10:42Karena kami juga akan mendapat bantuan dari
10:44kiriman dari Mabes Polri.
10:46Kemudian terkait tentang
10:48rumah-rumah yang ditinggalkan mengungsi,
10:50saya sudah perintahkan kepada seluruh kapolres jajaran
10:53yang terdampak
10:55bencana gempa bumi
10:56untuk mengamankan.
10:58Yaitu kewajiban kami untuk mengamankan
11:00dengan melakukan patroli.
11:01Harus menjaga aset-aset
11:02properti yang milik
11:04masyarakat yang mengungsi.
11:05Jadi kita harus menjamin
11:07keamanannya,
11:08menjamin kutuan dari
11:10aset tersebut.
11:11Demikian.
11:12Silahkan, lain lagi.
11:14Pak, silahkan Pak ini.
11:18Ya Pak Anton.
11:31Nah terkait kali ini saya belum dapat laporan ya Pak Anton.
11:38Nanti akan kami cek ke lapangan ya.
11:40Kalau ini.
11:40Tapi saya yakin kalau andai kata ini
11:42pasti kita langsung segera Pak.
11:44Kita drop semua.
11:44Karena prioritas sekali itu Pak.
11:46Karena makanan minum kita drop.
11:48Apalagi kita sudah mendapat bantuan
11:49dari Bapak Kapolri,
11:50dari Mabes Polri,
11:51makanan-makanan cepat saji
11:52yang akan kita dorong semua
11:54untuk masyarakat.
11:57Baik.
11:58Jadi berdasarkan data yang masuk
12:00sampai dengan pukul 18.00.
12:02Ini datanya dinamis ya.
12:03Akan berkembang tentunya.
12:04Tapi yang masuk di POSKO,
12:06Mapolda, NTT,
12:06yang meninggal dunia sekarang
12:09berjumlah 55 orang,
12:11kemudian luka berat 67 orang,
12:14dan luka ringan 123 orang.
12:17Terima kasih.
12:18Silahkan yang lain.
12:32Lagi keo ya?
12:35Oke.
12:54Oke, terima kasih masukannya.
12:55Nanti akan saya cek kembali ke wilayah.
12:57Memang terkait tentang Kabupaten AGQ ini,
13:00kami juga sendiri agak sulit komunikasi
13:01dengan Pak Kapolri,
13:02karena saluran komunikasi maupun listrik
13:05belum stabil di sana.
13:06Kita kadang-kadang laporan terputus-putus juga.
13:10Ya, termasuk gempa susulan
13:11masih banyak terjadi di NGKU.
13:13Itu walaupun kecil,
13:14paling pusatnya sampai di sana ya.
13:16Nanti terima kasih masukannya.
13:18Akan saya, kita perhatikan,
13:19saya akan perintahkan Pak Kapolri,
13:20NGKU untuk ke lokasi tersebut.
13:24Nakinde ya?
13:24Diara Kinde ya?
13:27Desa?
13:28Oh, Tenda Kinde.
13:30Desa Tenda Kinde.
13:31Oke, Kecamatan Wolohai.
13:32Oke, Kecamatan Wolohai.
13:34Nanti dicatat tolong.
13:35Bayang.
13:36Baik, terima kasih.
13:37Sebab ini yang perlu kita,
13:39saya butuhkan.
13:40Karena termasuk dari Medsos tadi,
13:42ada laporan di Medsos,
13:43kemudian langsung kita respon.
13:45Jadi ada keluarganya di desa apa tadi?
13:47Saya lupa namanya tadi,
13:48di Manggarai.
13:50Itu langsung kita respon,
13:51kita evakuasi.
13:51Ini terima kasih sekali.
13:52Bahkan mungkin dari masyarakat
13:54yang mungkin, apa namanya,
13:56ingin informasikan,
13:57segera informasikan kami,
13:58supaya kami cepat tanggap
13:59untuk membantu menolongnya.
14:01Terima kasih informasinya.
14:02Ada lagi yang lain?
14:03Silahkan.
14:05Dari mana Pak?
14:06Jadi dari aku,
14:07aku, aku,
14:08oke.
14:09Jadi,
14:10data dari Polri,
14:12ya keras sampai sejarah,
14:14tadi ini ada beberapa
14:15kami berpengaruh,
14:16terus berakur,
14:17kemudian,
14:17atau jendara,
14:19yang dikandung,
14:20baik.
14:23Jadi data yang masuk,
14:24ini yang,
14:25sama juga ini data akan dinamis,
14:26akan berkembang.
14:27Jadi,
14:28untuk data pengungsi ini,
14:30yang terdata di posko
14:31Polda NTT,
14:33ada 38 titik.
14:35Kemudian jumlah pengungsinya
14:377.670 orang.
14:39Saya tekankan kembali,
14:40ini data dinamis,
14:41akan berkembang.
14:42Jadi data yang masuk,
14:43sampai dengan sore ini,
14:4438 titik,
14:457.670 orang pengungsi.
14:488 titik itu di 6 kebupaten,
14:51di 7 kebupaten yang terdampak.
14:55Oke, ada lagi?
14:57Oke, silahkan.
15:00Detik, oke.
15:12Baik, yang terdampak paling ini,
15:15paling berat adalah di Manggarai dan Manggarai Timur.
15:21Pengungsinya ini banyak juga,
15:22di Manggarai Timur ini 7.300 orang.
15:25Ini antar data kami,
15:25ini data dinamis juga.
15:27Kemudian di Pores Manggarai,
15:292.900 orang.
15:31Ini yang terbanyak.
15:33Termasuk di Nagi Kio juga,
15:34termasuk banyak,
15:35ini 2.900.
15:37Sama jumlahnya dengan di Pores Manggarai.
15:39Jadi 3 kebupaten ini.
15:41Terima kasih.
15:42Ada lagi?
15:43Ya, silahkan.
15:46Oke.
16:08Terima kasih.
16:12Terima kasih.
16:13Tadi yang Lambeleda Utara sudah saya sampaikan tadi.
16:15Alhamdulillah,
16:16tadi subuh sudah kita tembus, Pak.
16:18Memang belum ada,
16:19belum ada unsur mana yang bisa menembus.
16:21Pak Kapores Manggarai Timur
16:24beserta anggotanya bisa tembus tadi pagi
16:26dan sudah memberikan bantuan.
16:28Kita sudah memberikan makanan,
16:30minuman, obat-obatan,
16:31bahkan sampai menolong ada
16:32ibu-ibu yang melahirkan prematur.
16:35Sudah kita evakuasi ke rumah sakit.
16:38Alhamdulillah sudah tembus.
16:39Kita akan,
16:40dan sudah dibangun juga posko tenda
16:41oleh Pak Kapores di sana
16:43untuk menolong masyarakat yang di sana.
16:45Pak Kapores di sana sudah dibawa ke posko?
16:49Posko-nya bikin di situ juga.
16:50Pak Kapores di mendirikan,
16:52apa, di desa itu juga.
16:54Sudah dibangunkan.
16:57Sudah berlalu lama lagi proses.
16:58Kita nanti akan ini juga,
16:59karena kita menunggu juga,
17:00nanti akan diambil lagi oleh BNPB tentunya.
17:02Kita dikoordinir oleh BNPB.
17:05Saya yakin nanti kami akan laporkan juga,
17:07setelah ada posko utama terbentuk,
17:09kita selain tukar reformasi
17:11untuk memberikan bantuan
17:12ke titik-titik yang diperlukan.
17:15kan?
17:16Ya.
17:28Oke.
17:29Untuk Pulau Paluwe,
17:30kita sudah masuk.
17:31Alhamdulillah juga hari ini,
17:32dari pol air kita sudah memberikan bantuan.
17:34Tadi sudah melaporkan ke kita,
17:37nanti di videonya juga ada kan kita berikan,
17:39Alhamdulillah Pulau Paluwe yang jauh terisolir,
17:41kita sudah memberikan bantuan makanan minuman.
17:44Ya, itu yang kita prioritaskan.
17:45Itu sudah bisa tembus, Alhamdulillah.
17:48Terkait memang Sika,
17:49memang satu kendala,
17:51ada beberapa,
17:52kita komunikasi dengan Pak Kapores jajaran itu
17:55agak susah.
17:58Entah listriknya kadang-kadang sana masih mati,
18:00belum stabil, komunikasi juga terputus.
18:02Dan saya dengar juga,
18:04kami belum bisa,
18:05rencana memang minggu depan
18:07saya dengan Forkopimda
18:08akan kita upaya tembus ke Nagekeo.
18:11Jadi memang kami di hari kedua ini
18:13belum bisa menembus ke Nagekeo.
18:18Ya, termasuk di Rute Telkom juga tadi
18:21pada waktu Kamerakor menyampaikan
18:22kendala di Kabupaten Nagekeo tersebut.
18:26Kita berada bersama,
18:27nanti sudah terbentuk posko utama.
18:31ini akan lebih baik lagi.
18:32Untuk itu,
18:33dari Mabes Polri juga sudah memberikan bantuan ke kita,
18:36Pak Kapoli sudah membantu ke Polda NTT
18:38dengan mengirimkan Starlink.
18:40Jadi untuk membantu,
18:41apa namanya,
18:42besok mudah-mudahan bisa nyampe ya.
18:44Besok sudah sampai kita.
18:45Jadi biar untuk komunikasi,
18:47bantu masyarakat juga bisa cepat.
18:49Saya juga termasuk berkoordinasi dengan,
18:52apa,
18:52Kapores juga lebih mudah.
18:57jumlahnya kurang lebih 10 unit kemungkinan.
19:00Mudah-mudahan akan kita sebar di titik-titik yang membutuhkan.
19:04Ada lagi?
19:09Boleh silahkan,
19:10kalau memang ini kami siap membantu menyalurkan.
19:13Yang penting,
19:14ayo sama-sama kita,
19:16apa,
19:16gotong royong,
19:17kita bantu
19:18saudara-saudara kita yang menjadi korban.
19:20Sama,
19:21kami juga dari Mabes Polri,
19:23eh ulangi,
19:23kami dari Polda NTT,
19:25bahwa
19:27anggota Polda NTT ini
19:28gak semuanya selamat loh.
19:29Banyak juga ternyata
19:30anggota saya yang menjadi korban.
19:32Dan mereka juga ngungsi.
19:34Jadi,
19:34termasuk anggota di
19:36Manggarai,
19:37Polres Manggarai itu ada
19:38yang ikut mengungsi dia.
19:40Tapi saya,
19:41pada waktu kemarin saya,
19:42kejadian saya cek dulu
19:44kepada seluruh Kapolres.
19:45Bagaimana anggota kamu aman semua?
19:47Rumahnya gimana?
19:49Mako kamu,
19:50Polres,
19:50Mapolres atau Maposek aman?
19:52Setelah mereka aman,
19:53ada juga yang terdampak,
19:55kemudian dia sudah membawa keluarganya
19:57ke tempat pengungsian.
19:58Tugas kita adalah melayani masyarakat.
20:00Ayo,
20:00kita bantu masyarakat.
20:02Kita gak usah nunggu-nunggu
20:03apa yang bisa kita lakukan,
20:04kita gerak cepat.
20:06Selamatkan nyawa,
20:07selamatkan korban,
20:09kemudian evakuasi,
20:11kemudian,
20:12ayo kita beri bantu kebutuhan pokok
20:14berupa makanan,
20:14minuman,
20:15dan obat-obatan.
20:16Itu yang bisa kami lakukan,
20:17yang penting bagi prinsip kami adalah
20:19menolong masyarakat.
20:21Demikian,
20:21ada lagi mungkin?
20:22ya?
20:30Baik, terima kasih pertanyaannya.
20:31Jadi,
20:32rencana nanti akan kita plotting
20:33di beberapa,
20:34di beberapa wilayah,
20:37di Polres-Polis,
20:38yang tentunya ya,
20:39yang paling parah itu ya
20:41Manggarai,
20:41Manggarai Timur,
20:42maupun Nagikyo.
20:43Tapi,
20:44nanti akan dinamis juga,
20:45apabila perkembangan situasi
20:46diperlukan di suatu titik,
20:48kita akan kirim juga.
20:52Informasi sore ini
20:55Sesuai jadwal sore ini tiba di Labuan Baju
20:5810 ekor anjing tersebut
20:59Karena sudah berangkat tadi siang
21:01Dari Jakarta
21:02Dengan pesawat Polri sendiri
21:04Dengan pesawat CN295
21:17Sampai saat ini kami belum mendapat
21:19Informasi ya
21:21Tapi kami ya menunggu dari Mabes saja
21:24Kalau ada membantu ya tentunya
21:26Kita akan senang juga
21:28Akan memperkuat kita
21:29Yang penting intinya adalah kita menolong masyarakat
21:32Supaya penanganan bencana ini
21:34Bisa cepat selesai
21:35Dan masyarakat bisa cepat terbantu
21:38Ada lagi?
21:39Cukup ya?
21:40Terima kasih rekan-rekan nanti kita secara periodik
21:43Terima kasih sebelumnya
21:44Selamat malam
21:45Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
21:48Salom, salve, om santi, santi, santi, om
21:51Terima kasih
21:52Boleh?
21:55Boleh?
21:55Boleh?
21:56Boleh?
21:56Jadi di ini ya
21:57Ini sementara
21:58Nah di poskok itu di ini
21:59Pak B. Tumas
22:01Jadi sementara Pak B. Tumas lagi
22:03Emrok
22:03Pak B. Tumas
22:04P. H. ya?
22:06Iya P. H. ya?
22:08Pasti kasihan nanti
22:09Kalau K. B. Tumas diganggung
22:10Nanti ya lagi
22:11Dibadang
22:16Tumas lagi
22:43Sampai jumpa di video selanjutnya
22:43Sampai jumpa di video selanjutnya
22:46Sampai jumpa di video selanjutnya
22:46Sampai jumpa di video selanjutnya
22:51Sampai jumpa di video selanjutnya
22:51Terima kasih.
23:21Terima kasih.
23:51Terima kasih.
24:21Terima kasih.
24:51Terima kasih.
25:21Terima kasih.
25:51Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan