00:01Intro
00:06Saudara, untuk mengetahui situasi dan juga kebutuhan masyarakat
00:13khususnya di wilayah Nagikeo sudah bergabung dengan Breaking News Kompas TV
00:17ada Bapak Marcelo Seladuh, selamat sore
00:21Selamat sore Ibu
00:23Pertama tentu saya sampaikan prihatin atas apa yang terjadi
00:30dan kami juga ingin mengetahui untuk saat ini
00:35apa yang paling Anda ataupun juga masyarakat di Nagikeo butuhkan
00:39Baik, terima kasih
00:41Memang untuk saat ini kami masyarakat yang kemudian terdampak dari gempa
00:48yang terjadi saat ini
00:50kehilangan pertinggal saat ini berada di tenda-tenda yang didirikan seadanya
00:57didirikan seadanya di halaman rumah masing-masing dan sampai dengan saat ini
01:04kami belum mendapat sentuhan bantuan dari pihak manapun saat ini
01:10sehingga yang kami butuhkan saat ini adalah tenda-tenda yang lebih baik
01:19dari yang saat ini yang kami sediakan seadanya
01:21dari terpel-terpel bekas maupun
01:25ada yang kemudian bernaung di bawah pohon kayu saat ini
01:28dan ini sangat memprihatinkan sekali Ibu
01:33Agar juga tergambar begitu bagaimana situasi terbaru di Nagikeo
01:38bisa Anda gambarkan Pak Marcelus situasi di sana seperti apa
01:43saya lihat di belakang Anda salah satu rumah yang nampak juga sudah rusak ya Pak ya
01:48baik ya ibu benar
01:50jadi saat ini masyarakat Nagikeo yang terdampak ini
01:56mengalami trauma yang sangat begitu besar
02:01dimulai pagi tadi gempa begitu besar
02:04dan sampai saat ini masih terjadi gempa susulan
02:07dan ini menjadi trauma yang sangat besar buat masyarakat
02:12dan sampai saat ini ada yang belum menikmati makan
02:16minum karena trauma
02:17mau kembali ke dalam rumah
02:20takut karena gempa susulan masih begitu intens
02:23bahkan dalam satu jam itu hampir dengan 3-4 kali
02:27ini saat ini yang kondisi real yang bisa kami sampaikan
02:30sesuai dengan fakta yang ada di lapangan
02:32boleh kami lihat bagaimana situasi di kiri dan kanan Anda
02:38apakah rumah yang lain juga mengalami kerusakan yang sama
02:42atau justru lebih parah Pak
02:44baik ini di belakang saya ini
02:47merupakan salah satu rumah yang bisa dilihat
02:50kondisinya sangat-sangat parah
02:52dan beberapa juga di sekitar kampung ini
02:57tepatnya di kampung Lambo, Desa Labolewa
03:00kampung adat Lambo di Desa Labolewa
03:03Kecamatan SSA Kabupaten Nagikeo
03:05di sekitaran ini Bu, memang rumahnya cukup berjarak
03:09satu sama lain
03:10tetapi rata-rata rumah yang ada di sini
03:14mengalami kerusakan yang cukup parah Bu
03:19di sekitar lokasi ini
03:21baik, tadi Anda sampaikan bahwa sampai dengan saat ini
03:25belum ada bantuan sama sekali
03:27yang sampai kepada masyarakat
03:30apakah tenda-tenda dari pemerintah daerah
03:33atau dari TNI, Polri, ataupun juga dari BNPB
03:38ini sudah ada yang dibangun di sana sebagai posko?
03:41baik, mungkin untuk di sekitaran Ibu Kota Kabupaten
03:45mungkin sudah bangun
03:46tetapi kami yang berada di kampung-kampung
03:49di desa-desa yang terpencil
03:50sampai saat ini belum ada sama sekali
03:53bantuan dari pihak manapun
03:54baik sebasta maupun pemerintah
03:56saat ini tenda-tenda yang ada
03:58ini merupakan swadaya dari masyarakat sendiri
04:01menggunakan terpal dan bahan lain yang seadanya
04:05bahkan ada sebagian yang harus bernaung di bawah pohon
04:08dan terjadi gempa susulan ini sangat berbahaya
04:11ketika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan
04:14jadi melalui kompositif ini
04:16kami minta supaya
04:18pemerintah menjangkau semua wilayah yang ada di Nagekeo ini
04:21kami yang berada di daerah kampung-kampung ini Bu
04:26sampai dengan detik ini
04:28belum ada pemerintah yang menyentuh kami di sini
04:32bahkan himbauan
04:35himbauan yang menyangkut dengan
04:37apakah itu dari BMKG atau apapun
04:39belum kami terima
04:40yang saat ini kami terima
04:42adalah isu-isu liar
04:43yang kemudian sangat mengkhawatirkan sekali Bu
04:45sangat mengkhawatirkan
04:47mengganggu psikologi kami
04:48dan trauma yang begitu sangat mendalam
04:51buat masyarakat yang ada di desa-desa
04:53dan kampung-kampung terpencil
04:54itu fakta Bu
04:57itu tentu saja mengganggu ya
05:00bagaimana kemudian informasi ini tidak berjalan juga dengan baik
05:03disampaikan kepada masyarakat dan menimbulkan kepanikan
05:07apakah tadi Anda sampaikan bahwa
05:09banyak yang kemudian menggunakan
05:12tenda seadanya
05:13dan ini swadaya masyarakat
05:14apakah salah satunya ada berada di dekat Anda Pak?
05:18ada Bu, ya bisa saya tunjukkan
05:22situasi saat ini
05:23yang terjadi
05:26boleh ditunjukkan dengan
05:28kamera belakang ponsel Anda?
05:31baik
05:36ini situasi saat ini Bu
05:38bisa saya laporkan dari
05:39kampung Adat Lambo
05:41Desa Labu
05:43Kecamatan SSA Kabupaten Nagi Keo
05:46ini bisa dilihat Bu
05:47rumah
05:49yang sebelumnya
05:50lantai 2
05:52saat ini
05:53sisa puing-puing saja Bu
05:55dan
05:56tenda-tenda darurat
05:57yang dibangun
05:58warga seperti ini Bu
05:59ini kondisi yang
06:00real saat ini
06:01yang kami rasakan
06:02dan
06:03sampai dengan detik ini
06:04memang belum ada
06:06bantuan dari pihak manapun
06:08baik swasta maupun
06:09pemerintah yang kami terima
06:11dan
06:11masyarakat
06:12lebih memilih untuk tinggal di luar
06:15dan
06:15kena gempa susulan yang terus-menerus terjadi ini
06:18sehingga membuat trauma
06:20untuk kembali ke dalam
06:21rumah Bu
06:23tadi sempat
06:24terganggu
06:25sinyalnya Pak
06:27boleh disampaikan sekali lagi
06:28tepatnya ada di
06:29daerah mana?
06:31baik
06:33ini
06:34merupakan
06:36tempat yang namanya
06:37kampung Adat Lambo
06:38yang berada di
06:39Desa La Bolewa
06:40Kecamatan Aisesa
06:42Kabupaten Nagekeo
06:43yang radiusnya
06:45kurang lebih
06:4520
06:46kilometer
06:47menuju ke pusat
06:48ibu kota kabupaten Bu
06:49tetapi
06:50dengan radius yang
06:51kurang lebih
06:52cukup dekat
06:52menurut kami
06:53tetapi
06:54sentuhan pemerintah
06:55belum
06:55apalagi di daerah-daerah
06:57terisolir
06:58yang ada di
06:58Kabupaten Nagekeo
07:00lainnya
07:00misalnya di bagian
07:01Pantai Selatan
07:01dan lain-lain
07:02sedangkan kami yang
07:03kemudian radiusnya
07:04cukup dekat dengan
07:04ibu kota kabupaten saja
07:06sampai saat ini
07:07belum ada sentuhan pemerintah
07:08ini kondisi rilu
07:11sampai dengan
07:12saat ini
07:13artinya
07:13belum ada
07:14alas yang bisa
07:15kemudian dipakai
07:16untuk beristirahat
07:17ya Pak
07:17di sana
07:18hanya tenda
07:19dari terpal saja
07:21benar Bu
07:22ini
07:22ibu
07:22kami bisa laporkan
07:24dari
07:24lapangan
07:25sesuai fakta
07:25ini bisa dilihat
07:26bahwa
07:27masyarakat menggunakan
07:28alas
07:29dari terpal
07:30yang
07:30kemudian ini
07:32mempunyai gotong royong
07:33dari mereka
07:33untuk mengumpulkan bahan
07:34kemudian mendirikan
07:35tenda seadanya
07:37dan
07:37mereka
07:39saat ini
07:40enggan
07:41untuk kembali rumah
07:42karena memang
07:43gempa susulan itu
07:44terus terjadi
07:45sampai dengan detik ini
07:46di dalam satu tenda itu
07:49bisa berapa
07:50kepala keluarga Pak
07:51yang kemudian
07:52tinggal di sana
07:53baik
07:54ini salah satu contoh
07:56di salah satu tenda
07:57yang didirikan
07:57bersama-sama
07:58kurang lebih
07:59ada
07:59empat kakak
08:01mereka
08:02mendirikan
08:03satu tenda
08:04dan saat ini
08:04mereka bergabung
08:05dalam satu tenda itu
08:06kalau untuk
08:10akses
08:10menuju
08:11ke lokasi Anda
08:12yaitu
08:13di
08:13kampung adat
08:14Lambo
08:15apakah
08:15aksesnya terputus
08:17atau
08:17tidak bisa diakses
08:19karena ada
08:20gempa dan
08:20juga
08:21longsor
08:21di beberapa daerah Pak
08:23kalau untuk
08:24akses
08:25transportasi
08:26sampai saat ini
08:27tidak
08:27tidak masalah
08:28tetapi memang
08:29saat ini
08:29kami mengalami
08:30gangguan
08:31pemadaman listrik
08:32yang terjadi
08:33dan
08:35kalau ini
08:36hampir harus terjadi
08:37sampai di malam hari
08:38bu
08:38kemudian gempa susulan
08:40itu terus terjadi
08:40ini yang
08:41mengkhawatirkan bagi kami
08:43bu
08:43karena
08:43di tengah kegelapan
08:44kemudian
08:45rasa trauma
08:46psikis masyarakat
08:47yang masih terganggu
08:48ini yang
08:49sangat mengkhawatirkan
08:50bagi kami bu
08:54di tenda tersebut
08:56ada jumlah
08:58pria dewasa
08:59kemudian
08:59ibu dan juga
09:00anak
09:00ini kira-kira
09:01bisa disampaikan Pak
09:03jumlahnya ada berapa
09:04baik
09:05di tenda
09:07yang didirikan
09:07di kampung
09:08Lambo ini
09:09kurang lebih
09:10ada
09:11dua pria dewasa
09:12kemudian
09:13ada
09:13empat ibu-ibu
09:15dan
09:15saat ini
09:17ada
09:17kurang lebih
09:18lima anak-anak
09:19yang ada di dalam
09:20satu tenda
09:24kalau di
09:25secara keseluruhan
09:27untuk di kampung
09:28adat Lambo
09:29ada berapa
09:30kepala keluarga Pak?
09:33untuk kami
09:34di dalam
09:35satu
09:36kampung ini
09:37menjadi
09:38wilayah satu dusun
09:39kurang lebih
09:3986 kakak
09:41bu
09:42kurang lebih
09:4386 biji rumah
09:44dan 86 kakak
09:46yang ada di sini
09:46oke
09:47dan
09:47itu tersebar
09:49di berapa
09:50tenda Pak?
09:52rata-rata
09:53mendirikan tenda
09:553-4 rumah
09:56mereka mendirikan
09:57satu tenda
09:58bu
09:58saat ini
10:00kalau tadi
10:02disampaikan
10:03begitu ya
10:03listrik
10:04belum kemudian
10:05kembali beroperasi
10:06di sana
10:06untuk air bersih
10:08sendiri
10:08seperti apa Pak?
10:09apakah
10:09masih beroperasi
10:10secara normal
10:11atau juga
10:12masih
10:13padam di sana
10:14saluran airnya?
10:17baik
10:17untuk saluran air
10:18tidak kalau di tempat lain
10:19tapi kalau untuk di
10:20kampung adat
10:21kami
10:21masih
10:23lancar
10:23tetapi saat ini
10:24memang yang
10:25menjadi kendala itu
10:27di
10:27listrik saja Bu
10:29oke
10:30baik
10:31saya mau
10:31memastikan sekali lagi
10:33Anda sudah menunjukkan
10:34begitu ya
10:35kalau yang paling
10:36sangat dibutuhkan
10:36tentu saja tempat
10:37untuk beristirahat
10:38kemudian juga tempat
10:39yang aman
10:40untuk kemudian
10:42warga
10:43masyarakat ini
10:44mengungsi
10:45tapi selain itu
10:45apalagi yang paling
10:46dibutuhkan Pak?
10:47apakah
10:48makanan cepat saji
10:49atau juga
10:50obat-obatan
10:50apakah ada yang sakit
10:51di sana?
10:53baik Bu
10:54saya pikir
10:55selain tenda
10:56yang kami butuhkan
10:57makanan
10:58tentu saja
10:58karena memang
10:59saat ini
11:00masyarakat
11:00akan kembali
11:01ke dapur rumah
11:01masing-masing
11:02dan mereka
11:02mendirikan tenda
11:03dan situasi saat ini
11:05memang
11:05anginnya cukup kencang
11:06sehingga mereka
11:07tidak bisa
11:09mendirikan tungku
11:10untuk masak Bu
11:11di sekitar tenda ini
11:12jadi masyarakat
11:13sangat membutuhkan
11:14makanan
11:14kemudian
11:15obat-obatan
11:17karena memang
11:18ada
11:19sebagian masyarakat
11:21yang mengalami
11:22sakit
11:23dan sampai saat ini
11:23juga
11:24pihak pemerintah
11:25belum
11:25bahkan belum ada
11:27himboan
11:28kepada kami
11:29supaya
11:29misalnya
11:30informasi dari BMKG
11:33itu simpang siur
11:34yang terjadi
11:35isu disputer masyarakat
11:36tidak ada informasi
11:37resmi kepada kami
11:39mengenai
11:40gempa ini
11:40sehingga
11:41menjadi trauma
11:42bagi masyarakat
11:43itu yang paling penting
11:44penyebaran informasi
11:46yang secara pasti
11:47dari pihak
11:48yang berbewenang
11:49itu yang paling
11:49kami butuhkan juga
11:51saat ini
11:51sehingga tidak
11:52menimbulkan isu-isu liar
11:53yang terjadi
11:54di masyarakat ini
11:55sehingga menjadi trauma
11:57sama sekali
11:58trauma
11:58trauma sekali
11:59buat masyarakat
12:00di sini
12:00pasti
12:01pasti
12:02ketika informasi
12:03kemudian tidak bisa
12:04diakses
12:04tentu ini juga
12:05membuat
12:06masyarakat menjadi
12:07bingung
12:07dan tadi kami
12:10sempat mencoba
12:11berkomunikasi
12:11dengan beberapa
12:12kepala daerah
12:13begitu ya
12:14bupati yang menyampaikan
12:15bahwa sebetulnya
12:16poskop pengungsian itu
12:18ada di area-area
12:20kantor
12:22kecamatan
12:23begitu dan juga
12:24di kantor
12:26bupati
12:26kantor-kantor
12:27pemerintahan
12:28apakah informasi ini
12:29sudah sampai kepada
12:30masyarakat pak?
12:32terus terang
12:33soal informasi
12:34sampai dengan detik ini
12:35kami masyarakat
12:37tidak mendapatkan
12:37informasi yang pasti
12:38bahkan informasi
12:40dari pemerintah
12:40terdekat
12:42misalnya pemerintah desa
12:43itu belum
12:44tersampaikan kepada
12:44kami masyarakat
12:45tentang informasi ini
12:47ini sehingga
12:48yang terjadi saat ini
12:49adalah informasi
12:50simpeng siur
12:51yang diantara
12:52masyarakat bu
12:53yang kebenarannya
12:54sangat tidak pasti
12:54ini yang kami
12:56kecewakan
12:56dari pihak pemerintah
12:57oke baik
12:59dan kalau bicara
13:00soal akses
13:01dari kampung
13:02adat lambung
13:03menuju
13:04kantor pemerintahan
13:05terdekat
13:06itu jaraknya
13:07berapa jauh pak?
13:09kurang lebih
13:1020an kilometer
13:1125 kilometer
13:12menuju ke
13:13pusat ibu kota
13:14kabupaten bu
13:14tapi kami
13:15melihat dengan jarak
13:17itu cukup dekat
13:18sebenarnya
13:18tetapi saat ini
13:19tidak tersentuh
13:20apalagi yang
13:22terjadi di kampung-kampung
13:23yang ada di pedalaman
13:24Nagekeo
13:25yang aksesnya cukup sulit
13:26itu pasti sangat
13:28memprihatin
13:28kami saja yang
13:29aksesnya lebih dekat
13:30dengan ibu kota
13:31kabupaten
13:31sampai dengan detik
13:32ini tidak ada
13:33informasi resmi
13:34dari pemerintah
13:34apalagi yang
13:35berada di kampung-kampung
13:37terpencil bu
13:39artinya banyak
13:40juga wilayah-wilayah
13:42lain yang
13:42juga punya nasib
13:43serupa begitu ya
13:44dengan kampung
13:45adat Lambo
13:46saya juga ingin
13:47mengetahui
13:48dan melihat
13:49bagaimana
13:50akses
13:51jalan di
13:52kampung adat
13:53Lambo
13:54nanti mohon
13:54ditunjukkan
13:55tapi ditahan
13:55terlebih dahulu
13:56Bapak
13:57karena nanti
13:58kami akan jeda
13:59sejenak
14:00nanti kami
14:01memohon
14:01bantuan
14:02Bapak juga
14:03untuk kesediaannya
14:04menunjukkan bagaimana
14:05aksesnya
14:06kita akan kembali
14:06usai jeda
14:07di Breaking News
14:08Kompas TV
14:08kembali
14:11kembali
14:12kembali
14:13kembali
14:15Terjemahan
14:16kembali
14:16kembali
14:16kembali
14:16Terima kasih.
Komentar