Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 hari yang lalu
NTT, KOMPASTV - Korban meninggal dunia akibat gempa magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) bertambah.

Wakil Bupati Sikka Simon Subandi Supriadi mengatakan hingga Sabtu (15/8/2026), tercatat empat orang meninggal dunia akibat dampak gempa.

Tiga korban meninggal dilaporkan berada di wilayah Sikka. Sementara satu korban lainnya berasal dari Pulau Palue, salah satu kecamatan di Kabupaten Sikka.

"Kondisi terkini di Sikka, korban meninggal sampai saat ini ada tiga orang dan ada tambahan satu lagi dari Pulau Palue, satu kecamatan, jadi empat orang," ujar Simon dalam wawancara bersama Kompas TV, Sabtu (15/8/2026).

Selain korban meninggal, sejumlah warga yang mengalami luka juga telah mendapatkan penanganan medis.

Simon mengatakan kebutuhan mendesak yang diperlukan saat ini adalah logistik, tenda, dan air minum.

Simon menyarankan bantuan bagi warga terdampak gempa dikirimkan melalui jalur udara maupun laut.

Produser: Yuilyana

Thumbnail Editor: Vila

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/685747/dampak-gempa-ntt-korban-meninggal-di-sikka-bertambah-jadi-empat-orang
Transkrip
00:00Dari pores-poresan tempatnya, kita masih mendatakan, ini masih berkembang.
00:41Oke, kalau terkait dengan korban yang luka ataupun juga yang mengungsi, apakah sudah ada juga Pak?
00:57Ada sementara ditangani di rumah sakit T. C. Hiles Maumere dan rumah sakit Santu Gabriel Kewapante.
01:05Jadi beberapa korban yang terdampak tadi sudah ditangani dari sejak pagi tadi, dibangunkan tenda,
01:16baik pasien yang ada di rumah sakit maupun yang korban, sudah dibangunkan tenda di depan ruang perawatan.
01:24Apa yang paling dibutuhkan oleh para pengungsi sampai dengan saat ini Pak?
01:30Yang paling dibutuhkan barangkali mungkin logistik ya, tenda, kemudian air minum,
01:36karena beberapa tempat menjadi lokasi pengungsian oleh masyarakat, ada di kantor bupati,
01:44kemudian ada di beberapa tempat lagi, sehingga yang dibutuhkan saat ini adalah mungkin air minum dan juga tenda untuk bisa
01:55mengatasi dulu.
01:56Dan sementara kami berada di kantor badan penunggulangan bencana daerah sambil menunggu kedatangan Kapolda bersama rombongan dari Kupang.
02:07Dengan gempa magnetode 7,7 ini ada sejumlah fasilitas yang rusak, akses juga pasti juga terganggu.
02:16Kalau untuk menuju ke kawasan Sika, sebetulnya aksesnya apakah masih bisa dilalui dengan normal atau ada akses yang tertutup Pak?
02:26Untuk akses sementara ini masih normal, hanya di bandara normal, masih jalan juga.
02:34Tapi kalau lewat jalan darat dari ND, dari Kabupaten ND, maupun dari Flores ini mungkin agak terganggu karena ada beberapa
02:42longsoran di sepanjang jalan.
02:43Tapi kalau untuk udara, kalau laut tadi pagi memang gedung ruang punggung penumpangnya hamruk,
02:51tapi kapalnya tadi setelah gempa ya tetap jalan, jadi sementara aksesnya bisa.
02:58Oke, artinya ketika ada bantuan yang bisa dikirimkan ke sana, dengan kondisi yang ada, baiknya melalui jalur apa Pak bisa
03:07diberikan ya?
03:08Baiknya mungkin melalui udara atau melalui laut.
03:13Laut mungkin masih bisa, di pelabuhan laut ini masih bisa, karena yang rusakannya gedung ruang tunggu, tapi yang lainnya masih
03:21bisa.
03:22Jadi laut dan udara bisa.
03:23Oke, terkait data kerusakan permukiman ataupun juga fasilitas umum sampai dengan siang hari ini, bagaimana situasinya di sana Pak?
03:32Sampai saat ini data kerusakan masih kami inventarisir, kena laporan dari tiap-tiap desa dan kecamatan masih sementara di update.
03:44Jadi ada beberapa kerusakan, mungkin puluhan bangunan di beberapa desa yang agak rusak, ada yang parah, ada yang rusak ringan.
03:58Coba BPBD bisa sampaikan data pastinya.
04:06Ya, Bapak sekalian.
04:09Baik, sekalian menunggu data pasti dari BPBD Pak, sampai dengan saat ini apakah masih ada gempa susulan yang dirasakan di
04:17sana?
04:18Karena kalau peringatan tsunami sudah dicabut ya Pak ya, betul?
04:21Gempa susulannya baru beberapa menit yang lalu juga masih goyak.
04:24Nah, untuk datanya ini nanti Ibu Segda yang sampaikan data pastinya kerusakan bangunan.
Komentar

Dianjurkan