00:00Terima kasih, Yang Mulia Ketua Sidang. Terima kasih Ibu Inalim atas keterangan ahlinya.
00:07Saya sedikit saja, supaya kita terrefresh atas fakta-fakta yang ada.
00:18Jadi kalau kita lihat perjalanan Pak Gibran, perjalanan pendidikan itu,
00:24kan tadi dikatakan setelah SMP, maka ke Orjit School.
00:30Ini kan programnya O-Level, Bu.
00:34Ketika beliau itu O-Level, tapi GCA O-Levelnya itu kan sebetulnya harusnya kan kalau completed kan bukannya,
00:44kalau O-Level kan 4 tahun, kalau N-Level kan 5 tahun.
00:49Itu yang saya pahami kan begitu.
00:51Begitu enggak, Bu? Itu dulu, supaya sama.
00:54Begitu ya.
00:55Nah, Pak Gibran ini 2 tahun di Orjit.
01:01Orjit 2 tahun.
01:02Dan kemudian, supaya dia setara, itu kan memang harus mengikuti,
01:10kalau dia O-Levelnya hanya 2 tahun, ya bukan 4 tahun,
01:14berarti kan harus mengikuti pathway program.
01:17Dan itulah yang sebetulnya paling tidak dari yang bacaan yang ada di UTS Insert itu,
01:27itu pathway programnya dilakukan.
01:31Nah, sepengetahuan Ibu, gitu ya,
01:34sebagai konsultan pendidikan saya lihat,
01:37ini pathway program itu mestinya berapa tahun?
01:41Ya, kalau yang saya lihat kan banyak juga anak-anak Indonesia
01:45yang tidak menyelesaikan SMA, ya,
01:49artinya kelas 12-nya itu kemudian dia pindah,
01:54dia melakukan pathway program, ya,
01:57apakah di Mones atau di UTS atau di manapun,
02:02itu kan 1 tahun.
02:03Baru setelah itu dia masuk, ya,
02:05program yang disebut dengan Bachelor Degree itu, ya.
02:09Nah, ini dari penelitian Ibu,
02:13Pak Gibran ini kemudian pathway programnya apa,
02:18berapa lama,
02:19dan kemudian apakah kemudian lulus atau tidak.
02:23Karena yang menarik pertanyaan itu adalah
02:26suketnya itu tidak mengatakan sama,
02:30tetapi karena telah menyelesaikan grade 12,
02:35ini kemudian dianggap setara dengan SMA.
02:40Nah, penelitian Ibu, hasilnya apa soal ini,
02:43yang bisa Ibu jelaskan kepada kami di Persidang.
02:45Terima kasih, Yang Mulia Pak Tua.
02:47Terima kasih, silakan Ali.
02:50Ya, mungkin kalau boleh saya jawab,
02:53Yang Mulia Arsul Sani terlebih dahulu,
02:56kebetulan saya ada diagramnya,
02:58bisa tolong ditampilkan.
03:01Tolong ditampilkan diagram.
03:02Jadi kalau O-level atau N-level,
03:06itu bagi anak-anak di Singapura,
03:07jadi saya pakai kasus,
03:09bukan yang diagram lulus SMP Indonesia,
03:14ya.
03:15Nah, ini untuk biasanya anak-anak Indonesia,
03:18jadi kita tidak perlu membahas sistem pendidikan di Singapura,
03:21mulai dari TK, SD, SMP bagi orang Singapura,
03:25tapi bagi anak-anak Indonesia,
03:27itu banyak sekali yang setelah lulus SMP di Indonesia,
03:31kemudian melanjutkan studi ke Singapura.
03:34Jadi biasanya mereka mengambil 4 tahun,
03:38tapi 2 tahun itu O-level,
03:40kemudian 2 tahun itu A-level.
03:42Nah, tapi dari O-level,
03:44sebetulnya ada beberapa opsi.
03:46Opsi yang umum memang melanjutkan A-level 2 tahun,
03:50atau sebetulnya ada satu cabang lagi di Singapura,
03:52itu politeknik 3 tahun.
03:54Tapi dari politeknik di Singapura,
03:56itu bisa lanjut lagi,
03:57nambah 1,5 atau sampai 2,5 tahun,
04:00itu mendapatkan gelar S1.
04:03Nah, tapi ada satu opsi lagi,
04:06yaitu pathway program study,
04:08bisa lanjut ke foundation diploma,
04:10atau advanced diploma,
04:12kemudian lanjut lagi ke S1.
04:14Jadi ini biasanya jenjang yang diambil anak-anak dari Indonesia.
04:20Seperti yang mulia Arsul tadi katakan,
04:23di Indonesia juga banyak yang tidak menyelesaikan SMA.
04:26Setelah kelas 11,
04:27mereka kemudian tidak mengambil ujian A-level,
04:30meskipun di sini mereka mengambil kurikulum Cambridge.
04:33Mereka keluar dan mengambil pathway programs.
04:36Berapa lama pathway programs ini,
04:38tergantung dari masing-masing institusi,
04:41mungkin bisa ditampilkan contoh dari
04:46brosur InSearch yang ini,
04:51bukan yang In2InSearch,
04:53UTS.
04:59Terus?
05:01Ya.
05:02Nah, untuk di sini mungkin kecil,
05:06tidak kelihatannya,
05:07tapi nanti saya bisa lampirkan.
05:10Di situ terlihat,
05:11di zaman Pak Gibran ke InSearch,
05:15saya sudah teliti zaman itu
05:16belum ada foundation untuk bisnis.
05:20Sedangkan yang kita ketahui
05:21dari surat keterangan dari Kemdikbud,
05:24dikatakan Pak Gibran
05:26disetarakan dengan SMK,
05:28dengan jurusan akuntansi keuangan.
05:31Nah, berarti masuk di dalam bisnis.
05:33Di zaman itu hanya ada diploma of business,
05:37tidak ada foundation bisnis.
05:39Supaya clear ya,
05:41foundation di zaman itu hanya untuk
05:43bidang studi seperti STEM,
05:47misalnya.
05:48Nah, itu ada semua di brosur InSearch.
05:52Nah, diploma of business.
05:54Jadi yang diikuti Pak Gibran di UTS InSearch itu program apa?
05:58Diploma of business.
05:59Diploma of business.
06:02Dan itu bisa hanya berpekal O-level yang dua tahun dari Singapura tadi
06:10without completion of E-level.
06:14Bisa, justru yang dari Indonesia yang mengambil program yang sama,
06:19setelah kelas 10 di Indonesia,
06:22mereka bisa ikut ujian O-level.
06:24Dari O-level,
06:26ya sepertinya mereka kan masih kelas 10 ya,
06:28tapi dari O-level mereka bisa langsung ke pathway program.
06:32Nah, di program diploma zaman itu,
06:35itu ada yang dua semester,
06:37ada yang tiga semester,
06:40empat semester,
06:41hingga lima semester di zaman itu.
06:46Jadi memang bervariasi durasinya tergantung dari kualifikasi
06:51yang dinilai oleh InSearch UTS itu sendiri.
06:55Tapi apakah selesai saya tidak punya data atau bukti untuk itu?
07:01Tapi perkiraan saya,
07:02ini termasuk mungkin kasus salah jurusan,
07:06karena dari analisis saya,
07:08dari Suket Kemendikbud menyatakan program akuntansi keuangan.
07:12Padahal kita tahu Bapak Gibran lulus S1 Marketing.
07:16Jadi sangat biasa bagi saya apabila anak pindah-pindah jurusan.
07:21Karena tidak cocok, mungkin juga tidak,
07:25ada yang fail begitu ya,
07:27beberapa subjek itu wajar sekali.
07:29Saya sudah handle hampir 7 ribu clients,
07:33ada yang pindah-pindah sampai empat negara,
07:36nggak selesai,
07:37pindah sana sini.
07:38Ada juga yang,
07:39bukan berarti bodoh,
07:41ada yang pintar sekali,
07:43diterima computer science di NUS,
07:46NUS sangat susah untuk masuk,
07:47tapi setelah satu semester pulang,
07:52kemudian masuk ke kedokteran.
07:55Jadi tetap pintar.
07:56Jadi tidak selesai di NUS,
07:58bukan karena bodoh,
07:59tapi karena salah jurusan.
08:02Jadi itu analisis saya dari semua.
08:05Bu Ali, Bu Ina,
08:06saya timpalin sedikit,
08:07kalau orang menamatkan setiap program itu,
08:10selalu diberi sertifikat kan atau ijazah?
08:13Kalau selesai.
08:14Kalau selesai ya?
08:16Maka yang kata-kata,
08:17kalau orang menamatkan,
08:19selalu diberi sertifikat kan?
08:20Betul.
08:21Oke, terima kasih.
08:23Silahkan dilanjutkan.
08:24Untuk Pak Lili.
08:25Tapi karena saya melihat,
08:27ada statement dari MDIS,
08:30ada program advanced diploma,
08:32oleh sebab itu kesimpulan saya,
08:35berarti mungkin Pak Gribran
08:36tidak selesai diploma di in search UTS.
08:40Karena oleh sebab itu,
08:41masih harus dilanjutkan lagi
08:43dengan advanced diploma,
08:44dengan transfer kredit.
08:47Karena advanced diploma di MDIS
08:51itu tidak bisa menerima langsung dari O-level.
08:54Berarti dari O-level,
08:56pasti Pak Gribran ada sesuatu sebelumnya
08:59yang membuat bisa diterima di advanced diploma.
09:02Oleh sebab itu,
09:03analisis saya mungkin ada beberapa kredit
09:05atau modul yang bisa ditransfer ke advanced diploma.
09:09Nah, kalau tamat di advanced diploma itu,
09:12tamat, itu tetap ada sertifikat?
09:14Tetap ada sertifikat.
09:15Oke, terima kasih.
09:17Silahkan dilanjutkan.
09:19Ya, kemudian menjawab untuk yang mulia,
09:23Lili.
09:25Seperti tadi sudah saya sampaikan,
09:27sebetulnya mana yang diselesaikan,
09:30tadi grade 12 UTS in search,
09:33UTS in search tidak punya program grade 12.
09:36Jadi menurut saya,
09:38ya saya tidak ingin mengatakan kemendikbud lalai,
09:42mungkin kurang teliti gitu ya,
09:43tapi sekali lagi saya menghormati tim penilai,
09:47mungkin bisa diklarifikasi sendiri ke kemendikbud,
09:51mungkin staff adminnya saya tidak tahu kenapa
09:55dan saya tidak mau berasumsi,
09:57tapi menurut saya itu memang kurang tepat.
10:00Tapi sekali lagi,
10:01karena pihak pemohon berkali-kali mengatakan
10:03secara substantif,
10:04sampai lebih dari lima kali saya hitungin kemarin,
10:08jadi secara substantif yang ditanyakan oleh pihak pemohon,
10:12apakah ada, tamat,
10:14ya diulang lagi tadi,
10:16tamat, tamat, tamat, ada, tamat,
10:19dari advanced diploma.
10:25Cukup, Ahli?
10:26Ada yang mau ditambahkan lagi?
10:28Cukup, ada yang lain?