Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 7 menit yang lalu


JAKARTA, KOMPAS.TV - Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Arsul Sani mencecar ahli pendidikan Ina Liem soal kepastian waktu studi Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming di luar negeri dalam sidang lanjutan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) terkait syarat pendidikan Gibran, Kamis (1/10/2026).

"Jadi kalau kita lihat perjalanan Pak Gibran, perjalanan pendidikan itu, kan tadi dikatakan setelah SMP maka ke Orchid ya, Orchid School. Ini kan programnya O-Level Bu ya. Nah, ketika beliau itu O-Level, tapi kan GCE O-Level-nya itu kan sebetulnya harusnya kan kalau completed kan bukannya kalau O-Level kan 4 tahun, kalau N-Level kan bukannya 5 tahun, itu yang saya pahami kan begitu," kata Arsul dalam sidang di Gedung MK, Jakarta.

Arsul kemudian mempertanyakan masa belajar Gibran di Orchid School Singapura yang hanya berlangsung selama dua tahun.

Baca Juga Denny Indrayana Yakin Ada 'Manipulasi' Akali Ijazah SMA Wapres Gibran | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/nasional/694051/denny-indrayana-yakin-ada-manipulasi-akali-ijazah-sma-wapres-gibran-kompas-petang



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/694117/hakim-mk-arsul-sani-pertanyakan-durasi-pendidikan-gibran-di-singapura
Transkrip
00:00Terima kasih, Yang Mulia Ketua Sidang. Terima kasih Ibu Inalim atas keterangan ahlinya.
00:07Saya sedikit saja, supaya kita terrefresh atas fakta-fakta yang ada.
00:18Jadi kalau kita lihat perjalanan Pak Gibran, perjalanan pendidikan itu,
00:24kan tadi dikatakan setelah SMP, maka ke Orjit School.
00:30Ini kan programnya O-Level, Bu.
00:34Ketika beliau itu O-Level, tapi GCA O-Levelnya itu kan sebetulnya harusnya kan kalau completed kan bukannya,
00:44kalau O-Level kan 4 tahun, kalau N-Level kan 5 tahun.
00:49Itu yang saya pahami kan begitu.
00:51Begitu enggak, Bu? Itu dulu, supaya sama.
00:54Begitu ya.
00:55Nah, Pak Gibran ini 2 tahun di Orjit.
01:01Orjit 2 tahun.
01:02Dan kemudian, supaya dia setara, itu kan memang harus mengikuti,
01:10kalau dia O-Levelnya hanya 2 tahun, ya bukan 4 tahun,
01:14berarti kan harus mengikuti pathway program.
01:17Dan itulah yang sebetulnya paling tidak dari yang bacaan yang ada di UTS Insert itu,
01:27itu pathway programnya dilakukan.
01:31Nah, sepengetahuan Ibu, gitu ya,
01:34sebagai konsultan pendidikan saya lihat,
01:37ini pathway program itu mestinya berapa tahun?
01:41Ya, kalau yang saya lihat kan banyak juga anak-anak Indonesia
01:45yang tidak menyelesaikan SMA, ya,
01:49artinya kelas 12-nya itu kemudian dia pindah,
01:54dia melakukan pathway program, ya,
01:57apakah di Mones atau di UTS atau di manapun,
02:02itu kan 1 tahun.
02:03Baru setelah itu dia masuk, ya,
02:05program yang disebut dengan Bachelor Degree itu, ya.
02:09Nah, ini dari penelitian Ibu,
02:13Pak Gibran ini kemudian pathway programnya apa,
02:18berapa lama,
02:19dan kemudian apakah kemudian lulus atau tidak.
02:23Karena yang menarik pertanyaan itu adalah
02:26suketnya itu tidak mengatakan sama,
02:30tetapi karena telah menyelesaikan grade 12,
02:35ini kemudian dianggap setara dengan SMA.
02:40Nah, penelitian Ibu, hasilnya apa soal ini,
02:43yang bisa Ibu jelaskan kepada kami di Persidang.
02:45Terima kasih, Yang Mulia Pak Tua.
02:47Terima kasih, silakan Ali.
02:50Ya, mungkin kalau boleh saya jawab,
02:53Yang Mulia Arsul Sani terlebih dahulu,
02:56kebetulan saya ada diagramnya,
02:58bisa tolong ditampilkan.
03:01Tolong ditampilkan diagram.
03:02Jadi kalau O-level atau N-level,
03:06itu bagi anak-anak di Singapura,
03:07jadi saya pakai kasus,
03:09bukan yang diagram lulus SMP Indonesia,
03:14ya.
03:15Nah, ini untuk biasanya anak-anak Indonesia,
03:18jadi kita tidak perlu membahas sistem pendidikan di Singapura,
03:21mulai dari TK, SD, SMP bagi orang Singapura,
03:25tapi bagi anak-anak Indonesia,
03:27itu banyak sekali yang setelah lulus SMP di Indonesia,
03:31kemudian melanjutkan studi ke Singapura.
03:34Jadi biasanya mereka mengambil 4 tahun,
03:38tapi 2 tahun itu O-level,
03:40kemudian 2 tahun itu A-level.
03:42Nah, tapi dari O-level,
03:44sebetulnya ada beberapa opsi.
03:46Opsi yang umum memang melanjutkan A-level 2 tahun,
03:50atau sebetulnya ada satu cabang lagi di Singapura,
03:52itu politeknik 3 tahun.
03:54Tapi dari politeknik di Singapura,
03:56itu bisa lanjut lagi,
03:57nambah 1,5 atau sampai 2,5 tahun,
04:00itu mendapatkan gelar S1.
04:03Nah, tapi ada satu opsi lagi,
04:06yaitu pathway program study,
04:08bisa lanjut ke foundation diploma,
04:10atau advanced diploma,
04:12kemudian lanjut lagi ke S1.
04:14Jadi ini biasanya jenjang yang diambil anak-anak dari Indonesia.
04:20Seperti yang mulia Arsul tadi katakan,
04:23di Indonesia juga banyak yang tidak menyelesaikan SMA.
04:26Setelah kelas 11,
04:27mereka kemudian tidak mengambil ujian A-level,
04:30meskipun di sini mereka mengambil kurikulum Cambridge.
04:33Mereka keluar dan mengambil pathway programs.
04:36Berapa lama pathway programs ini,
04:38tergantung dari masing-masing institusi,
04:41mungkin bisa ditampilkan contoh dari
04:46brosur InSearch yang ini,
04:51bukan yang In2InSearch,
04:53UTS.
04:59Terus?
05:01Ya.
05:02Nah, untuk di sini mungkin kecil,
05:06tidak kelihatannya,
05:07tapi nanti saya bisa lampirkan.
05:10Di situ terlihat,
05:11di zaman Pak Gibran ke InSearch,
05:15saya sudah teliti zaman itu
05:16belum ada foundation untuk bisnis.
05:20Sedangkan yang kita ketahui
05:21dari surat keterangan dari Kemdikbud,
05:24dikatakan Pak Gibran
05:26disetarakan dengan SMK,
05:28dengan jurusan akuntansi keuangan.
05:31Nah, berarti masuk di dalam bisnis.
05:33Di zaman itu hanya ada diploma of business,
05:37tidak ada foundation bisnis.
05:39Supaya clear ya,
05:41foundation di zaman itu hanya untuk
05:43bidang studi seperti STEM,
05:47misalnya.
05:48Nah, itu ada semua di brosur InSearch.
05:52Nah, diploma of business.
05:54Jadi yang diikuti Pak Gibran di UTS InSearch itu program apa?
05:58Diploma of business.
05:59Diploma of business.
06:02Dan itu bisa hanya berpekal O-level yang dua tahun dari Singapura tadi
06:10without completion of E-level.
06:14Bisa, justru yang dari Indonesia yang mengambil program yang sama,
06:19setelah kelas 10 di Indonesia,
06:22mereka bisa ikut ujian O-level.
06:24Dari O-level,
06:26ya sepertinya mereka kan masih kelas 10 ya,
06:28tapi dari O-level mereka bisa langsung ke pathway program.
06:32Nah, di program diploma zaman itu,
06:35itu ada yang dua semester,
06:37ada yang tiga semester,
06:40empat semester,
06:41hingga lima semester di zaman itu.
06:46Jadi memang bervariasi durasinya tergantung dari kualifikasi
06:51yang dinilai oleh InSearch UTS itu sendiri.
06:55Tapi apakah selesai saya tidak punya data atau bukti untuk itu?
07:01Tapi perkiraan saya,
07:02ini termasuk mungkin kasus salah jurusan,
07:06karena dari analisis saya,
07:08dari Suket Kemendikbud menyatakan program akuntansi keuangan.
07:12Padahal kita tahu Bapak Gibran lulus S1 Marketing.
07:16Jadi sangat biasa bagi saya apabila anak pindah-pindah jurusan.
07:21Karena tidak cocok, mungkin juga tidak,
07:25ada yang fail begitu ya,
07:27beberapa subjek itu wajar sekali.
07:29Saya sudah handle hampir 7 ribu clients,
07:33ada yang pindah-pindah sampai empat negara,
07:36nggak selesai,
07:37pindah sana sini.
07:38Ada juga yang,
07:39bukan berarti bodoh,
07:41ada yang pintar sekali,
07:43diterima computer science di NUS,
07:46NUS sangat susah untuk masuk,
07:47tapi setelah satu semester pulang,
07:52kemudian masuk ke kedokteran.
07:55Jadi tetap pintar.
07:56Jadi tidak selesai di NUS,
07:58bukan karena bodoh,
07:59tapi karena salah jurusan.
08:02Jadi itu analisis saya dari semua.
08:05Bu Ali, Bu Ina,
08:06saya timpalin sedikit,
08:07kalau orang menamatkan setiap program itu,
08:10selalu diberi sertifikat kan atau ijazah?
08:13Kalau selesai.
08:14Kalau selesai ya?
08:16Maka yang kata-kata,
08:17kalau orang menamatkan,
08:19selalu diberi sertifikat kan?
08:20Betul.
08:21Oke, terima kasih.
08:23Silahkan dilanjutkan.
08:24Untuk Pak Lili.
08:25Tapi karena saya melihat,
08:27ada statement dari MDIS,
08:30ada program advanced diploma,
08:32oleh sebab itu kesimpulan saya,
08:35berarti mungkin Pak Gribran
08:36tidak selesai diploma di in search UTS.
08:40Karena oleh sebab itu,
08:41masih harus dilanjutkan lagi
08:43dengan advanced diploma,
08:44dengan transfer kredit.
08:47Karena advanced diploma di MDIS
08:51itu tidak bisa menerima langsung dari O-level.
08:54Berarti dari O-level,
08:56pasti Pak Gribran ada sesuatu sebelumnya
08:59yang membuat bisa diterima di advanced diploma.
09:02Oleh sebab itu,
09:03analisis saya mungkin ada beberapa kredit
09:05atau modul yang bisa ditransfer ke advanced diploma.
09:09Nah, kalau tamat di advanced diploma itu,
09:12tamat, itu tetap ada sertifikat?
09:14Tetap ada sertifikat.
09:15Oke, terima kasih.
09:17Silahkan dilanjutkan.
09:19Ya, kemudian menjawab untuk yang mulia,
09:23Lili.
09:25Seperti tadi sudah saya sampaikan,
09:27sebetulnya mana yang diselesaikan,
09:30tadi grade 12 UTS in search,
09:33UTS in search tidak punya program grade 12.
09:36Jadi menurut saya,
09:38ya saya tidak ingin mengatakan kemendikbud lalai,
09:42mungkin kurang teliti gitu ya,
09:43tapi sekali lagi saya menghormati tim penilai,
09:47mungkin bisa diklarifikasi sendiri ke kemendikbud,
09:51mungkin staff adminnya saya tidak tahu kenapa
09:55dan saya tidak mau berasumsi,
09:57tapi menurut saya itu memang kurang tepat.
10:00Tapi sekali lagi,
10:01karena pihak pemohon berkali-kali mengatakan
10:03secara substantif,
10:04sampai lebih dari lima kali saya hitungin kemarin,
10:08jadi secara substantif yang ditanyakan oleh pihak pemohon,
10:12apakah ada, tamat,
10:14ya diulang lagi tadi,
10:16tamat, tamat, tamat, ada, tamat,
10:19dari advanced diploma.
10:25Cukup, Ahli?
10:26Ada yang mau ditambahkan lagi?
10:28Cukup, ada yang lain?

Dianjurkan