00:00Terima kasih. Saya sampaikan bahwa operasi ini kita sesuaikan, bahkan bisa dikatakan diperluas dengan dasar-dasar yang saya sampaikan.
00:13Adanya temuan sebarang korban yang sampai di wilayah Kalimantan Tengah, bahkan ditemukan perahu karet ada di wilayah Kalimantan Barat.
00:26Dan juga korban yang ada di, sudah masuk dari perbatasan Kalimantan Tengah, Palangkar Raya, ke wilayahnya Kalimantan Barat.
00:43Karena itu operasi tetap terpusatnya ada di Banjarmasin ini, tapi dalam pengerahan kekuatan, tidak mungkin kita mengerahkan dari sini, kita
00:58menuju ke sana.
00:59Karena itu kita melibatkan kantor SAR yang ada di wilayah-wilayah tersebut.
01:04Soal nanti ada potensi yang akan dilibatkan di sana, tentunya kantor SAR yang ada di wilayah tersebut, selaku OEC akan
01:14melibatkan potensi yang ada di wilayah.
01:17Kemudian memang kalau kita melihat ke depan seperti apa, saya sampaikan ini hanya secara visual operasi yang kita laksanakan bahwa
01:36Tentunya dalam kurun waktu yang sekian lama dari medis menyampaikan bahwa struktur tubuh itu ada masanya kapan korban itu akan
01:48terapung di permukaan dan sekian lama dia juga akan tenggelam kembali.
01:54Kenapa korban-korban ini ditemukan?
01:57Karena memang posisinya itu sudah dari mungkin ombak atau arus sampai akhirnya korban ini berada di dalam, termasuk kapalnya itu
02:12sendiri, dalam kondisi yang sangat labil.
02:15Dalam satu hari perubahan kemiringan itu sangat ekstrim dari kondisi normal.
02:21Karena itu ada bagian-bagian tertentu yang memang belum kita sentuh atas dasar, itu tadi, safety.
02:32Karena itu kita mengharapkan salvage inilah untuk bisa membuat bahwa korban-korban yang masih berada itu nanti benar-benar ada
02:44di situ.
02:45Soal bagaimana kondisinya tentunya nanti bagaimana.
02:49Dan itu yang sangat mungkin kita lakukan.
02:55Terakhir juga pernah kita laksanakan evakuasi.
03:01Pada saat beberapa hari pertama itu, kalau misalkan teman-teman melihat, karena memang kondisi korban ini masih dalam kondisi yang
03:13sangat memungkinkan untuk ngakung, dari dalam memang ada kesulitan untuk bisa mengeluarkan.
03:18Pada saat begitu dikeluarkan, saat itulah dilepas baru diterima di atas dengan komunikasi yang dia miliki.
03:25Nah sekarang sudah berubah struktur itu.
03:29Kalau yang hari-hari sebelumnya bisa naik dengan sendirinya, ini pada saat kita keluarkan terurai, itu sempat ada kondisi seperti
03:40itu.
03:40Karena itu tidak efektif kalau operasi underwater ini kita teruskan dalam kondisi sekarang.
03:47Jadi itu sebenarnya rapat evaluasi inilah melibatkan semuanya, termasuk dari teman-teman penyelam yang memimpin di TNIAL, kemudian kita di
04:00DSG juga melakukan evaluasi utuh.
04:04Seperti itu.
04:36Bapak, izin Pak, mungkin ini untuk DVI Pak, mengingat kondisi yang menurut ini, apakah 5.5 korban lagi masih belum
04:43ketentukan oleh makhluk berdasarkan secara negris.
04:46Seperti apa nanti kemungkinan-kemungkinan kondisi korban-korban ini, apakah itu memungkinkan masih untuk direkterasi, apakah kemungkinan nanti banyak jendara
04:55-jendara yang dihadapi oleh tim dokus ini,
04:58Seperti apa, pokok berdasarkan identifikasi nanti, terlebih, sebelum pergi sampaikan tadi, proses salvek bisa memakan maksimal sampai 180 hari.
05:06Jika kemungkinan waktu terlamanya nanti bisa sampai 180 hari, kemungkinan korban yang bisa dilakukan dalam kondisi itu masih bisa teridentifikasi
05:15dalam muda.
05:15Kita juga terima kasih.
05:18Terima kasih.
05:31Terima kasih.
05:59Terima kasih.
06:30Terima kasih.
07:00Terima kasih.
07:15Terima kasih.
07:18Terima kasih.
07:44Terima kasih.
07:46Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
07:48Selamat malam.