Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV Jelang laga Indonesia kontra Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026, Senin malam (5/10/2026), Pelatih Timnas Thailand Anthony Hudson memuji atmosfer, antusiasme suporter, dan gaya permainan Timnas Indonesia. Ia optimistis pertandingan akan berlangsung seru dan menghibur.

Lalu, bagaimana peluang Timnas Indonesia menghadapi Timnas Thailand dalam babak final FIFA ASEAN Cup 2026 besok malam? Kita bahas bersama analis sepak bola Firzie Idris yang sudah bergabung melalui sambungan daring.

#timnasindonesia #timnasthailand #aseancup2026 #fifaaseancup #sepakbola #indonesia

Baca Juga FULL! Herdman Bidik Trofi Perdananya Bersama Timnas Indonesia, Begini Analisis Anton Sanjoyo di https://www.kompas.tv/olahraga/694067/full-herdman-bidik-trofi-perdananya-bersama-timnas-indonesia-begini-analisis-anton-sanjoyo

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/694129/full-firzie-idris-bahas-pola-main-garuda-di-final-fifa-asean-cup-optimistis-bisa-juara-perdana
Transkrip
00:00Jelang laga Indonesia kontra Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026 pada Senin malam,
00:06pelatih timnas Thailand Anthony Hudson memuji atmosfer, atusiasmo supporter, dan gaya permainan timnas Indonesia.
00:13Ia optimis pertandingan akan berlangsung seru dan juga menghibur.
00:30Terima kasih telah menonton!
01:00Terima kasih telah menonton!
01:09Terima kasih telah menonton!
01:36Terima kasih telah menonton!
02:21Terima kasih telah menonton!
02:31Terima kasih telah menonton!
02:42Terima kasih telah menonton!
03:11Terima kasih telah menonton!
03:26Terima kasih telah menonton!
03:32Terima kasih telah menonton!
04:02Terima kasih telah menonton!
04:21Terima kasih telah menonton!
04:33Terima kasih telah menonton!
04:37Terima kasih telah menonton!
04:42Terima kasih telah menonton!
05:00Terima kasih telah menonton!
05:02Terima kasih telah menonton!
05:04Terima kasih telah menonton!
05:05Terima kasih telah menonton!
05:15Terima kasih telah menonton!
05:19Terima kasih telah menonton!
05:21Terima kasih telah menonton!
05:23Terima kasih telah menonton!
05:29Terima kasih telah menonton!
05:30Itu yang harus diwaspadai, nah celah kelemahannya yang kira-kira bisa kemudian dieksploitasi oleh tim Nas Indonesia, oleh Garuda, ini
05:39apa kalau dari Thailand?
05:41Ya mungkin kita bicara momentum kali ya, memang Thailand kemarin bisa mengistirahatkan hampir semua pemain tim utama mereka ketika menghadapi
05:50Filipina.
05:51Mereka sudah lolos, iya, tapi kan itu berarti momentum mereka terputus ya dari yang mereka bangun di awal kompetisi.
05:59Seperti ini mungkin bisa jadi hal yang kita bisa mengatakan Singapura, terus kemudian kita, menurut saya hasil 0-0 lawan
06:10Malaysia dalam kondisi Malaysia yang kita lihat sekarang, mereka bisa menang 6-0 lawan Singapura, itu 0-0 dengan menahan
06:1610 pemain, itu moral pemain pasti terangkat sekali.
06:19Walaupun mungkin persepsi di publik akan beda ya setelah pertandingan kemarin, tapi dalam internal squad itu pasti akan sangat baik
06:26sekali.
06:26Kemudian kemenangan tentu saja lawan Bangladesh dengan dua gol yang sangat-sangat dramatis pada menit 90 plus itu pasti akan
06:36meningkatkan semua adrenalin dan momentum yang mereka bawa.
06:41Jadi saya harap ini momentum yang kita punya sekarang, apalagi bermain di hadapan SUGBK yang katanya sekarang sudah terjual lebih
06:48dari 50 ribu tiket plus.
06:51Tadi teman-teman saya coba nyari lagi tiketnya untuk beberapa kategori sudah sold out.
06:56Jadi harapannya memang Timnas bisa memberikan yang terbaik di penutupan FIFA ASEAN Cup ini.
07:04Oke, kalau terkait dengan formasi, apakah ini akan cocok juga melihat kemarin kita Pesta Goal begitu ya, bisa mendapatkan 9
07:14gol dengan 3-4-3.
07:16Apakah itu juga cocok untuk dimainkan di pertandingan nanti atau justru harus ada ramuan yang berbeda dari John Hartman?
07:24Ya, John Hartman sudah dikonvers, dia menjelaskan bahwa memang sepanjang turnamen ini dia mainnya 3-4-3 slash 4-4
07:34-2 ya, 4-4-2.
07:35Kalau bertahan 3-2-5 sebenarnya, kalau menyerang 3-2-5, 3-4-3 adalah menyerang.
07:40Jadi pemilihan personelnya saja yang sedikit berbeda, misalnya kemarin Kelvin ditaruh lebih ke kiri,
07:46terus si Ifar bermain di tengah, terus dengan tidak adanya Tom Hai, pemain lain masuk Ragnar Ole mendukung si Mitch.
07:57Mitch yang tampil begitu luar biasa, 5 gol ya di era modern, kayaknya belum pernah ada yang mencetak 5 gol
08:02dalam satu pertandingan bagi Timnas Senior.
08:06Jadi, apalagi di turnamen resmi FIFA ya.
08:08Jadi ini adalah suatu modal yang sangat berharga baginya untuk memimpin lini depan lawan.
08:14Cuma kita harus lihat juga seberapa draining ya pertandingan lawan Bangladesh itu bagi anak-anak.
08:21Karena memang kan kondisi berat sekali bagi para pemain.
08:25Pressure mentally, Justin Hoopner, Ole Romani bilang di Mixon bahwa itu adalah pertandingan tergila yang pernah mereka ikuti.
08:35Tinggal bagaimana mereka mengatasi beban pikiran itu agar bisa mencapai peaknya pada laga nanti ya,
08:43apalagi akan didatangnya oleh Presiden FIFA juga Gian Infantino dan rencananya Pak Presiden Prabowo.
08:50Dan juga beberapa legend FIFA ya yang akan datang di closing ceremony yang kita kalau lihat ini kayaknya sedikit akan
08:58meriah ini seperti pertandingan pembuka kemarin.
09:02Oke, nah tapi kalau kita bicara tadi soal formasi pertandingan, kemudian juga kalau kita lihat Thailand ini kan sebenarnya seringkali
09:12cair begitu ya pada saat permainan.
09:14Nah apakah artinya John Hetman ini juga harus pandai melihat perubahan-perubahan itu untuk kemudian kita juga harus sesuai begitu
09:22menentukan kira-kira formasi apa atau pemain siapa yang harus ditaruh di lapangan hijau?
09:27Ya pasti saya sih nggak ragu ya terhadap kemampuan para pemain kita mengubah things on the fly, mengubah skema penempatan
09:37posisi.
09:39Bahkan kemarin kan Kelvin diwawancara dengan official broadcaster setelah pertandingan juga dia cerita bahkan pada akhirnya saya bermain di posisi
09:47nomor 10 gitu.
09:48Karena kebutuhan kita untuk mencari goal. Jadi berapa kali kita lihat Coach John mengubah formation tinkering dari posisi pemain dalam
09:58pertandingan berjalan.
10:00Kalau di FIFA Matchday kemarin Donitri main di kanan awalnya terus kemudian menyelesaikan laga di sisi kiri.
10:06Kemarin Ole Romani main di support attack bagian kanan, half-face kanan terus selesai pertandingan di wing kiri.
10:16Kevin Dix juga bahkan meminta kepada staff kepelatihan agar dia bisa maju ke depan mendukung serangan.
10:23Amin. Hal-hal kayak gini sudah dilakukan dan seakan terus dilakukan timnas tergantung melihat game state ya.
10:31Game state, game situation, konteks pertandingan, apa yang dibutuhkan pada saat tertentu, apa yang dibutuhkan pada 15 menit.
10:41Kan pertandingan bisa dibagi dalam sektor 15 menit, 15 menit, 15 menit.
10:44Apa yang bisa dilakukan dan apa yang perlu dipertahankan di skema seperti itu.
10:49Karena Thailand kita tahu punya cana tip, kita tahu mereka juga nomor tujuhnya bagus ya kakak nakam yok.
10:57Jadi ini berbahaya juga bagi kita gitu dalam transisi.
11:00Mereka bisa bermain cepat dalam transisi dengan son sub bell di depan dan supacai-caidat.
11:06Itu juga menurut saya akan jadi ancaman dalam transisi bagi timnas yang harus diwaspadai oleh para barisan belakang kita.
11:14Yang kemarin beberapa kali sebenarnya sempat terekspos ya ketika melakukan transisi bertahan seperti itu mbak.
11:21Nah itu juga terkait dengan trio back kita yang kemarin dimainkan ketika melawan Bangladesh ini kan ada Rizky Rido, ada
11:28Ilkan Bagot dan juga Justin Hoepner.
11:30Ini komposisi yang mungkin untuk yang biasa menonton agak sedikit berbeda karena biasanya ada Kapten Jayizas begitu ya yang ada
11:38di posisi itu.
11:39Nah melihat komposisi trio back ini seperti apa?
11:42Karena kalau di Bangladesh kemarin kan nampaknya gol yang tercipta dari Bangladesh ini juga muncul karena kesalahan-kesalahan dari Ilkan
11:52Bagot.
11:53Ya kalau kita lihat memang kemarin itu situasinya sedikit abnormal mungkin ya.
12:01Untuk gol kedua kita kebobolan.
12:04Gol kedua kebobolan kita kan datang ketika para pemain konsentrasinya lagi buyar setelah mereka melihat papan penunjuk dari wasit keempat
12:13untuk injury time hanya 2 menit gitu.
12:15Persis setelah itu kita lihat para pemain bertahan belum berada dalam posisinya ketika Bangladesh melakukan transisi cepat sehingga gawang Emil
12:26bisa kebobolan dengan relatif mudah ya.
12:30Jadi memang untungnya situasi seperti itu kan nggak terjadi tiap kali ya.
12:35Ada gol, ada kisru pada akhir, ada papan penunjuk skor yang soal injury time tadi yang ternyata kemudian ditambah.
12:43Itu kan game situation yang sangat menyita bagi para pemain.
12:46Belum lagi mereka masih harus mengejar gol.
12:48Untuk normalnya saya sih melihat ini komposisi yang ideal ya.
12:54Hoopner, Rido, dan Elkan.
12:58Elkan itu menurut saya memainkan laga terbaiknya bagi tim nasi Indonesia ketika menghadapi kemarin Malaysia ya.
13:05Kita bertahan mati-matian dan Elkan mainnya luar biasa sekali.
13:09Dan dia bahkan kemarin menyediakan asis juga ya untuk golnya si Kevin Dix lewat tandukan.
13:14Jadi pemain yang growing di tim kita, pemain yang bertumbuh, yang commanding.
13:20Dan dengan adanya dia at least kita belum terlalu terdampak dengan absensinya sang Kapten Jaijes ya.
13:28Jadi ini membuktikan bahwa memang ketebalan kita luar biasa untuk di sektor center back itu mbak.
13:34Terutama center back yang left sided ya karena dia kan kaki kidal juga.
13:38Jadi itu memang sangat luar biasa kedalaman yang kita miliki.
13:42Oke kita harapkan bentengnya begitu tinggi ya supaya besok tidak kebobolan.
13:47Kalaupun iya ya angkanya jangan terlalu banyak.
13:50Jangan dibalas.
13:50Ya betul.
13:51Nah kalau di lini serangnya Mas Virzi ini kan kemarin ya ini bahkan di media sosial juga ramai begitu ya
14:00bahwa Michelle Becker ini bisa menciptakan gol dengan tangan kanan, tangan kiri, dengan kepala, dengan kaki kiri, kaki kanan begitu
14:11ya.
14:11Anda melihat potensinya seperti apa? Apakah memang dengan hadirnya Becker, kemudian ada Fikri juga, kemudian ada Ole, ini bisa membuat
14:24kita lebih banyak atau lebih kuat di lini serangnya?
14:29Ya pasti emang kehadiran Mitch ini kan menjawab kerinduan kita juga ya akan striker nomor 9 yang benar-benar tajam
14:39tulen bagi tim Nas.
14:41Kita ya tadi udah kelihatan tuh di TV ya, 7 penampilan bagi tim Nas, 9 mencetak gol adalah jumlah yang
14:48sangat fantastis.
14:49Walaupun lagi-lagi kita harus menekankan bahwa pemain ini baru 19 tahun, baru bermain di level University, bermain di level
14:58NCAA-nya Amerika ya mereka, dia itu belum bermain bagi level profesional loh.
15:05Dia kalau kita lihat rangkaian perjalanan yang dia jalani di sepanjang 2026 itu semuanya bagi tim Nas Indonesia.
15:14Jadi kita boleh euforia terhadap apa yang dia berikan oke, tapi ya masih harus, kita harus standby, kita harus mendukung
15:22dia, kita harus selalu support dia.
15:24Karena bagi pemain muda seperti ini yang belum bermain bagi level profesional itu pasti akan naik turun.
15:30Dan harapannya sih sekarang puji-pujian datang kepada dia ketika dia mencetak gol.
15:34Tapi saya harap ketika dia lagi kesulitan depan gawang, kita juga semua harus selalu support dia ya.
15:41Kita harus selalu support dia, jangan-jangan memaki-maki dia apabila keadaan tidak berjalan sempurna.
15:48Karena itu sangat normal bagi seorang pemain untuk naik turun.
15:51Dan Vickery itu juga pemain yang sangat cepat, sangat lincah, sangat dinamik.
15:57Ini pemain yang kita miliki dan Coach John sendiri profilnya suka ya dengan Vickery.
16:02Karena dia pemain yang bermain wide, bisa menembus, suka membuat lari-lari ke belakang area pertahanan lawan.
16:08Kemarin juga mencetak gol pertamanya bagi Garuda setelah bikin asis pada laga pertama.
16:13Tapi lagi-lagi dibutuhkan kesabaran, dibutuhkan para supporter dan kita semua untuk tetap support dia.
16:20Kalau keadaan mungkin tidak semeriah sekarang.
16:24Karena dia, musim lalu dia bermain 24 pertandingan di Liga Australia.
16:28Tapi itu baru musim pertamanya di level internasional.
16:32Jadi ini adalah pemain yang benar-benar baru, benar-benar mentah.
16:36Dan Coach John mencoba mengintegrasikan mereka untuk menanggung beban mencetak gol dari Ole.
16:41Karena kita kan kelihatan tim ini sangat tergantung mencetak gol dalam diri Ole.
16:45Dan kemarin sudah terbukti itu Ole gak nyetak gol, tapi tim Nas bisa membobol gawang lawan 9 kali.
16:52Menurut saya itu jawaban yang sangat luar biasa dalam peran tim membagi gol-gol di dalam tim ini.
16:58Jadi tidak hanya bergantung ke satu pemain saja, Mbak, seperti itu.
17:01Oke, baik. Pertanyaannya kira-kira skornya bisa berapa-berapa ya?
17:05Yang adil tapi ditahan dulu.
17:07Mas Firzin, nanti kita akan bahas.
17:09Usai Jodha masih di Breaking News, Kompas TV.
17:14Kita akan lanjutkan perbincangan kita dengan analis sepak bola, Firzi Idris yang masih bergabung melalui saluran daring.
17:22Mas, kalau bicara soal head-to-head, ini kan yang menjadi kesempatan pertama begitu ya bagi John Hartman untuk kemudian
17:30membawa trofi bagi Indonesia.
17:31Tapi kalau kita lihat head-to-head ini dari datanya, setidaknya kalau Thailand itu sudah pernah yang menang 10,
17:43sementara kita lebih banyak, bahkan seri pun kita lebih sedikit daripada Thailand dan kita sama-sama pernah kalah 3 kali.
17:51Melihat tadi kita sudah berbicara soal siapa pemain-pemain andalannya, tapi ini juga tidak dipungkiri bahwa masing-masing tim punya
17:59komposisi yang berbeda,
18:01pelatihnya pun berbeda, baru begitu ya.
18:04Indonesia dengan John Hartman, kemudian Thailand dengan Anthony Hudson.
18:08Bacaannya akan seperti apa, Mas?
18:11Ya secara head-to-head memang pertama tadi juga sudah dibilang ya soal Coach John bahwa mereka ini sudah kenal
18:19satu sama lain.
18:20Ketika Coach John melatih Timnas Kanada kan Anthony Hudson ada di staff kepelatihannya Greg Berhalter ya di Timnas Amerika Serikat.
18:29Jadi sedikit banyak mereka yang kompatriot ya sama-sama orang Inggris kan ini mereka sudah tahu lah satu sama lain,
18:37mengenal.
18:37Tapi tadi kita juga sudah lihat komentarnya Hudson ya, yaitu dulu sekarang saya bersama Timnas Thailand, sekarang akan berbeda.
18:46Memang secara head-to-head ya terakhir kita menang lawan mereka Desember 2016 ya itu di Piala AFF.
18:53Itu susah juga, kalau nggak salah waktu itu kita ketinggalan lebih dulu deh baru kita ngejar jadi 2-1.
19:00Dan setelah itu kita main 7 kali, kita nggak bisa menang ya, hanya 3 kali seri.
19:06Tapi kan terakhir kita bertemu mereka juga udah di Piala AFF 2022 itu sudah lama sekali gitu.
19:13Jadi segala hal akan berbeda, segala hal akan tidak mengacu kepada histori, tapi kita mengacu kepada apa yang ada di
19:24depan mata ya.
19:25Terutama adu strategi antara 2 pelatih ini yang punya flair, punya rasa dari petualangan mereka di Amerika Serikat.
19:35Dan kita akan lihat siapa yang bisa menjadi lebih unggul dalam pertandingan nanti, apakah itu 90 menit atau perlu perpanjangan
19:42waktu.
19:43Oke nanti semuanya akan diputuskan dalam lapangan hijau begitu ya besok malam.
19:48Tapi kalau di sisi lain begitu selain di lapangan hijaunya, di bangku pemain ini juga ada yang menarik begitu.
19:55Dimana nanti Presiden FIFA rencananya akan hadir di final, sebelumnya ada rencana juga hari ini untuk kemudian bertemu dengan Presiden
20:03Prabowo Subianto.
20:04Anda melihatnya apa yang kemudian bisa dibicarakan khususnya terkait dengan kompetensi, kemudian juga pertandingan kompetisi, pertandingan-pertandingan di dalam negeri,
20:16sepak bola di dalam negeri?
20:17Ya tentu akan ada banyak ya perbincangan, Pak Eri kan PSSI juga dekat dengan FIFA ya, terutama dengan Infantino.
20:27Bahkan ketika kemarin Infantino yang dapat segala serangan ya dari berbagai belahan dunia soal keinginan menjual saham sepak bola,
20:36kan salah satu yang mendukung adalah federasi kita ya, dan beberapa federasi lainnya tentu.
20:42Jadi memang kita punya kedekatan itu sama FIFA, jadi tidak heran berkat kedekatan itu kita juga jadi tuan rumah nih
20:51di turnamen yang baru pertama kalinya diadakan ini.
20:54Dan kalau kita lihat juga nanti akan ada FIFA Legends yang datang ya itu Dimitar Barbatov dan juga Pedro Rodriguez
21:02ya dari Sepanyol.
21:03Jadi ini rencananya mereka datang dan ini adalah suatu lagi-lagi kesempatan luar biasa bagi kita untuk unjuk diri di
21:10ajang internasional ya.
21:13Dengan kehadiran Presiden FIFA langsung yang sebelum ini juga dia ada di Hong Kong ya untuk memberikan trofi kepada Hong
21:20Kong setelah menjadi juara di Challenge League-nya mereka di Divisi 2.
21:24Jadi memang ini adalah part of dari kita karena FIFA juga memendirikan FIFA Hub kan di Indonesia itu bukti bahwa
21:33peran yang dimainkan Indonesia di kawasan itu penting.
21:38Dan ini yang akan kita terus lakukan ke depannya untuk menjadikan Indonesia ya lebih baik lagi ke depannya secara pengelolaan
21:46sepak bola.
21:47Dan juga dengan adanya FIFA di sini kalau ada apa-apa ya kita bisa meminta semua dukungan bantuan dari mereka
21:55juga seperti itu.
21:57Oke baik terakhir pertanyaan Pak Mungkas yang bukan Bambang kira-kira berapa-berapa nih Mas yang bisa kita peroleh dan
22:06ya harusnya sih kalau saya harapannya manis memang.
22:09Iya siapa sih yang nggak pingin harapan manis itu ya karena memang akan sulit pertandingan akan sangat sengit di semua
22:18lini ya bukan hanya di depan tengah belakang sektor flank juga akan sangat menentukan.
22:23Ya kita pinginnya Indonesia mau bagaimanapun itu caranya tipis menang besar atau gol menit akhir itu yang penting kita bisa
22:33menang bisa melanjutkan tren positif bagus kita dan berharap pada akhirnya at the end of the day kita bisa mengangkat
22:42trofi itu pada selesai laga 90 menit nanti Mbak Puto.
22:48Oke baik jadi kita harapkan trofinya dibawa pulang begitu ya jangan hanya mampir doang tapi dibawa ke negara yang lain
22:56tapi stay di Indonesia.
22:58Terima kasih analisa Pak Bola, Firzi Idris sudah berbagi bersama Breaking News Kompas TV sehat selalu selamat menonton nanti malam
23:05atau boleh nanti kita nobara.

Dianjurkan