- 4 jam yang lalu
- #febrio
- #kejaksaan
- #sutrimo
- #febrieadriansyah
JAKARTA, KOMPAS.TV - Munculnya nama pegawai Kejaksaan, Febrio Adiono, dalam formulir kronologi saat Sutrimo dibawa ke RS Muhammadiyah usai tak sadarkan diri menjadi sorotan.
Sosok yang muncul sebagai penanggung jawab Sutrimo di rumah sakit ini diketahui sempat bekerja sebagai staf eks Jampidsus Febri Adriansyah.
Lantas, apakah polisi harus memeriksa Febrio untuk mengungkap penyebab kematian Sutrimo?
Kita bahas bersama Guru Besar Universitas Bhayangkara, Hermawan Sulistyo atau biasa disapa Prof. Kiki, dan praktisi hukum dan aktivis antikorupsi Saor Siagian.
Baca Juga Susno Ingatkan Presiden soal Desakan Ganti Kapolri: Tunggu Perkembangan Kasus Febrie di https://www.kompas.tv/nasional/684622/susno-ingatkan-presiden-soal-desakan-ganti-kapolri-tunggu-perkembangan-kasus-febrie
#febrio #kejaksaan #sutrimo #febrieadriansyah
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/684634/blak-blakan-prof-kiki-saor-siagian-soal-misteri-peran-pegawai-kejaksaan-febrio-di-kasus-sutrimo
Sosok yang muncul sebagai penanggung jawab Sutrimo di rumah sakit ini diketahui sempat bekerja sebagai staf eks Jampidsus Febri Adriansyah.
Lantas, apakah polisi harus memeriksa Febrio untuk mengungkap penyebab kematian Sutrimo?
Kita bahas bersama Guru Besar Universitas Bhayangkara, Hermawan Sulistyo atau biasa disapa Prof. Kiki, dan praktisi hukum dan aktivis antikorupsi Saor Siagian.
Baca Juga Susno Ingatkan Presiden soal Desakan Ganti Kapolri: Tunggu Perkembangan Kasus Febrie di https://www.kompas.tv/nasional/684622/susno-ingatkan-presiden-soal-desakan-ganti-kapolri-tunggu-perkembangan-kasus-febrie
#febrio #kejaksaan #sutrimo #febrieadriansyah
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/684634/blak-blakan-prof-kiki-saor-siagian-soal-misteri-peran-pegawai-kejaksaan-febrio-di-kasus-sutrimo
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:00Munculnya nama pegawai kejaksaan Febrio Adiono dalam formulir kronologis saat Sutrimo dibawa ke rumah sakit Muhammadiyah Taman Puring
00:06usai tak sedarkan diri, menjadi sorotan.
00:08Sosok yang muncul sebagai penanggung jawab Sutrimo di rumah sakit ini diketahui sempat bekerja
00:14sebagai staff ex-jampitsus Febri Adriancia.
00:17Lantas apakah polisi harus memeriksa Febrio untuk mengungkap penyebab kematian Sutrimo?
00:22Kita bahas bersama grup besar Universitas Bayangkara Hermawan Sulistio
00:26atau yang kerap disapa Prof. Kiki dan praktisi hukum dan aktivis anti-korupsi Bung Saur Siagian.
00:32Prof. Kiki dan Bung Saur, selamat petang semua.
00:35Selamat petang Mas Pipo.
00:37Baik. Saya ingin langsung ke Prof. Kiki bahwa Kejagung membenarkan Febrio ini adalah pegawai kejaksaan dan staff dari ex-jampitsus.
00:45Menurut Anda Prof. Kiki, seberapa krusial peran Febrio untuk mengungkap penyebab kematian Sutrimo?
00:50Ya, sangat krusial. Dari sejak awal ditemukan mayat itu kan saya udah bilang,
00:59ini serius ini, serius, pasti bisa membuka jaring-jaring tentaklenya gurita ini gitu loh.
01:07Jadi, sekarang baru terbukti. Nanti kejahatan itu, seserapi apapun disembunyikan,
01:16pasti akan terbuka juga gitu loh.
01:20Mungkin hanya masalah waktu gitu.
01:23Oke. Tapi menurut Anda, siapa yang dalam tanah kutip menahan sampai akhirnya Febrio ini,
01:29mohon maaf, tapi belum diperiksa oleh polisi?
01:33Kalau polisi ini kan, ini antara instansi gitu ya, ada keengganan, ada masalah-masalah,
01:39tapi mereka kan bekerja terus, bekerja terus.
01:43Saya lihat, ini dikumpulin ini data, dikumpulin, nanti kalau harus berhadapan,
01:49digebrak, bawa masuk, datanya lengkap gitu.
01:53Jadi, masalahnya adalah publik itu meminta transparansi seluruh proses dari awal.
02:01Jadi, kalau ditemukan, dibuka, ditemukan, dibuka.
02:05Nah, sementara polisi menyimpannya, menyimpannya terus,
02:09supaya tidak kecolongan yang lain ditutupi.
02:13Ini contoh aja nih, karena mayat itu ketika ditemukan,
02:18ada foto tangan, ada foto tangan dan sebagainya.
02:21Itu kan berusaha ditutupi, supaya Febrio ini nggak ketahuan.
02:25Akhirnya ketahuan, nanti Febrio nyangkut kemana lagi,
02:28itu akan ditutupi lagi kayak gitu.
02:31Nah, polisi berusaha supaya itu jangan terjadi gitu.
02:35Tapi Prof Kiki, apakah punya informasi atau mungkin mendapat informasi
02:38apakah sosok Febrio ini sebelumnya sudah diperiksa oleh polisi atau belum?
02:41Karena dari inisial yang disebutkan oleh Kami Tumas Polda, Metro Jaya,
02:45tidak ada inisial FA.
02:46Itu kalau diumumkan, diperiksa,
02:50itu pasti bocor kemana-mana,
02:53dan rangkaian berikutnya itu akan ditentarkan tertutup gitu.
02:58Jadi, memang kejar-kejaran polisi ini
03:02dengan opini publik yang minta secepatnya gitu loh.
03:06Sementara polisi kan, kalau saya nilai,
03:10ini belum cukup untuk melanjutkan ke rangkaian berikutnya gitu.
03:17Jadi, memang belum diperiksa, belum diumumkan gitu hasilnya.
03:24Ya, belum diperiksa, belum diumumkan hasilnya.
03:26Saya ingin ke Bung Saur.
03:27Apa yang kemudian harus dilakukan oleh polisi, Bung Saur,
03:30agar bisa leluasa untuk mengungkap kasus kematian Sutrimo ini?
03:34Karena tadi, seperti yang disebutkan oleh Profiki,
03:36bahwa kasus ini sangat krusial untuk membuka tentakel jaringan gurita
03:40yang kemudian mungkin saja terkait korupsi dan juga TPPU.
03:44Yang paling kurang mental, apa yang dilindungi di QH pasal 133,
03:53bahwa polisi berhak melakukan penyelidikan,
03:56dan tadi seperti Pro Kiki bilang,
03:58bahwa sekarang polisi telah melakukan penyelidikan,
04:00yang paling segera dilakukan itu ekshumasi.
04:03Yaitu adalah segera kemudian menggali mayat daripada Sutrimo,
04:10kemudian melakukan, apa namanya,
04:12otopsi,
04:14apa dukaan kematian daripada almarhum.
04:17Karena begini, kalau menurut saya,
04:18kalau kita lihat dulu,
04:20Pebriardiansyah ini,
04:21Pebriardiansyah seperti Pro Kiki mengatakan,
04:24bahwa dia ini kan bukan saja,
04:27apa namanya,
04:28dilindungi khusus,
04:30bahkan tentara,
04:31kemudian hasil daripada perlindungan presiden,
04:35kemudian juga dilindungi dia.
04:37Artinya adalah,
04:38ada sebenarnya kehatian-hatian daripada teman-teman penyidik di kepolisian
04:42untuk membongkar ini.
04:44Namun menurut saya,
04:45ini justru tantangan teman-teman penyidik,
04:47karena ketika teman-teman penyidik meletapkan Sudara Pebriardiansyah,
04:51Pebriardiansyah tersadah kemudian,
04:53entah apalah,
04:54ada presiden bahkan,
04:55kalau kita lihat,
04:56berita sudah berudar,
04:57ada Sapri Samsudin,
04:59bahkan yang sampai juga menawarkan supaya Kapolri juga.
05:02Ini adalah bagaimana semua mau terlibat dalam kasus ini,
05:06bisa saja mereka juga ini melakukan penutupan.
05:09Oleh karena itu,
05:10kita dorong teman-teman penyidik kepolisian,
05:12yang menurut saya sangat cerdas,
05:14ya sangat cerdas,
05:16supaya segera jangan lagi ada gangguan BG psikologis,
05:20karena apa?
05:21Tidak ada lagi panggung mereka,
05:22karena mereka harus juga membantu tim sembilan,
05:26ya untuk memborkan dugaan korupsi,
05:29gurita korupsi,
05:30yang dilakukan oleh Pebriardiansyah dan kawan-kawan.
05:33Nah oleh karena itu,
05:34tanpa harus teman-teman penyidik,
05:36tanda kutip,
05:37terlalu hati-hati,
05:38yang paling standar dalam dua minggu ini,
05:40misalnya hari Senin atau minggu depan,
05:43sudah harus segera dilakukan eksumasi,
05:45karena itu hak dari penyidik,
05:46tidak perlu itu,
05:47katakanlah,
05:48izin daripada keluarga itu tidak ada,
05:51karena ini adalah delik biasa,
05:54karena itu sekaligus perlindungan kepada keluarga juga,
05:58dan supaya dugaan kematian ini apa pun menyebabnya,
06:01karena kan buktinya cukup kuat ya,
06:05ada busa keluar,
06:07kemudian lupa siapapun,
06:09termasuk juga teman penyidik,
06:10ada jenera,
06:11ada siapa,
06:12kemudian segera ditetapkan obstruksi,
06:14objese sebilan perut.
06:15Tapi pertanyaannya Bung Salor,
06:16bahwa kita tahu kematian Sutriomo ini diketahui pada tanggal 23 Juli,
06:20artinya sudah berjalan lebih dari dua pekan,
06:23apakah menjadi hal yang wajar ketika terlalu lama,
06:25atau apa yang membuat polisi ekstra hati-hati,
06:28atau mungkin seperti yang tadi Anda sebutkan,
06:30ada upaya dari sejumlah pihak yang menutupi,
06:32sosok dari Febrio ini?
06:35Sekarang aja masih ada,
06:36mungkin Mas Kiki dan juga kita tahu,
06:38sampai sekarang masih ada dorongan supaya Kapolri itu diganti,
06:41itu pasti berkaitan tentang penutupan Sudara Febrio Adiasa sebagai tersangka,
06:47artinya itu masih dikaitkan,
06:48artinya bagaimana teman-teman penyidik begitu sangat,
06:52apa namanya dapat tekanan,
06:53nah, oleh karena itu menurut saya,
06:55satu-satunya karena nggak ada lagi beban kepada mereka,
06:59mereka harus call out supaya beban ini,
07:01jangan kepada mereka,
07:02ini seakan-akan beban kepada mereka,
07:04padahal mustinya mereka sebagai pembantu,
07:07supaya teman-teman ini serius,
07:10kalau memang ada dalang di belakangnya Febri Diansen,
07:13entah siapapun harus diungkap,
07:15apakah jenderal, apakah polisi,
07:17apakah tentara,
07:18yang dulu juga di Polda Metro,
07:20kita lihat ada juga tentara,
07:21misalnya pakai laras panjang,
07:23nah, itu kan sudah petunjuk dalam,
07:25apa namanya,
07:26KUHAP,
07:27mau petunjuk-petunjuk satu dengan yang lain ini,
07:29bahwa banyak yang mengganggu,
07:31nah, kita dorong teman-teman polisi bersama dengan masyarakat,
07:34juga dorongan presiden,
07:35nggak ada bongkar,
07:36siapa bongkar,
07:37pasti publik,
07:38kemudian,
07:39apa namanya,
07:40negara,
07:41juga akan bersama-sama teman-teman penyidik,
07:43gitu loh,
07:44saya ingin minta analisa dari Profiki,
07:46bahwa tadi ada,
07:47pemikiran yang sangat tajam,
07:48dari Bung Saur,
07:49bahwa penetapan tersangka,
07:50dari Febri Adriansya ini,
07:52justru bahkan,
07:53sampai berdampak,
07:54dalam tanah kutip,
07:55kemungkinan,
07:56isu penggantian pucuk tertinggi Polri,
07:58pergantian Kapolri,
07:59analisa Anda, Profiki,
08:02ya,
08:03pasti yang disalahkan ke atas,
08:05itu artinya apa,
08:06kok polisi berani,
08:08ya mereka tidak berpulisikan,
08:11harus berani,
08:12karena dia penegakan hukum,
08:13artinya Anda menduga betul,
08:15ada kaitannya Prof?
08:16Hah?
08:17Artinya Anda betul,
08:18menduga ada kaitannya?
08:20Iyalah,
08:21oke,
08:22itu,
08:23semua orang tahu itu,
08:26masalahnya kan bukan di situ,
08:27masalahnya,
08:28seperti,
08:29yang disampaikan Saur tadi,
08:31iya,
08:33polisi ini bekerja ya,
08:34bekerja profesional aja,
08:36anggap aja itu,
08:37nggak ada yang melindungi,
08:38tapi,
08:39bagaimana kita punya asumsi,
08:41seperti itu,
08:42kalau,
08:42secara jelas,
08:44juga Metro digeruduk,
08:46tentara,
08:48rumah-rumah dijaga tentara,
08:50bagaimana kita bisa,
08:53menghilangkan kesan,
08:54bahwa,
08:56kasus Trimo ini juga,
08:57tidak dilindungi oleh tentara,
08:59kenapa?
09:00Oke,
09:01makin,
09:02lama,
09:03ditangani,
09:05kasus,
09:06kasus Trimo ini,
09:08akan makin sulit,
09:09mencari kaitannya,
09:11dengan TPPU,
09:12gitu lah,
09:13oke,
09:13jadi harus,
09:13memang harus bergerak cepat,
09:15dan nggak usah takut polisi,
09:17oke,
09:17tadi Anda menyebutkan,
09:18Prof Vicky,
09:18bahwa polisi,
09:19silahkan saya bekerja secara profesional,
09:21profesional,
09:21tapi pertanyaannya,
09:23siapa yang harus memegang kendali,
09:24Prof,
09:25agar polisi,
09:25betul-betul bisa bergerak,
09:27leluasa,
09:27untuk mengungkap kasus ini?
09:29begini,
09:30di polisi itu kan berlaku diskresi,
09:32diskresi itu,
09:33setiap,
09:35anggota polisi,
09:37itu punya kewenangan,
09:38untuk,
09:39mengambil langkah-langkah,
09:40tindakan,
09:40yang nantinya,
09:41akan dipertanggungjawabkan,
09:43gitu,
09:43jadi,
09:44artinya apa?
09:45ini level brigadier pun,
09:47kalau dia,
09:48punya pengetahuan teknis,
09:50ekshumasi misalnya,
09:51dokter,
09:53ya dia bisa lakukan,
09:54nah,
09:54sekarang,
09:55bola kan di tangan,
09:56di tangan,
09:57timnya polisi,
09:58di sini,
09:59untuk,
10:00kasus trimonya sendiri,
10:02itu,
10:03ke,
10:04dokter Hersri,
10:05ketua asosiasi forensik Indonesia itu,
10:08itu,
10:09sudah siap dia,
10:11jadi,
10:11kalau begitu,
10:12ada perintah,
10:13dari,
10:14apa ya,
10:16dari penyidik,
10:18untuk ekshumasi,
10:19berangkat,
10:20mereka,
10:20bisa melakukan itu,
10:22tetapi,
10:23kalau asumsi dasarnya,
10:24adalah,
10:24bahwa,
10:25ini berkaitan,
10:27langsung dengan,
10:29dukaan,
10:29kematian,
10:31kalau berbusa,
10:32segala macam,
10:33itu kan,
10:33biasanya diracun,
10:35dan,
10:36ya,
10:36kalau tidak diracun,
10:38mati mendadak,
10:39seperti itu,
10:40jantung,
10:40dia tidak punya,
10:41riwayat jantung,
10:43dan itu bisa,
10:44di,
10:45otopsi nanti,
10:46bisa ketahuan,
10:47dia punya sakit jantung,
10:48atau tidak,
10:48nah,
10:50oke,
10:50tetapi,
10:51kalau dikaitkan,
10:52dengan diracun,
10:54oke,
10:54dan racun,
10:55yang digunakan itu,
10:57arsenikum,
10:58atau cyanida,
11:00itu punya,
11:00waktu,
11:02untuk,
11:03di,
11:03ketahuan,
11:05baik,
11:06paling lama,
11:07itu,
11:07empat jam,
11:08baik,
11:08baik,
11:09saya ingin ke,
11:09Bung Saur,
11:10bahwa,
11:10tadi dikatakan,
11:12ini,
11:13Anda menganalisa,
11:14bahwa,
11:14ada implikasi,
11:15keterkaitan,
11:16dengan penetapan,
11:17tersangkah,
11:18ex-jampitsus,
11:19febri adriansyah,
11:20dan begitu banyak,
11:20dalam tanda kutip,
11:22tekanan,
11:22yang kemudian,
11:23dialami oleh polisi,
11:24pertanyaannya,
11:24siapa yang harus,
11:25memegang kendali,
11:26agar polisi,
11:27bisa mengungkap,
11:28kasus ini,
11:28secara terang beneran,
11:30saya kira,
11:31beban polisi,
11:31sudah tidak ada,
11:32karena sudah beberapa kali,
11:33kapol itu digubukin,
11:35kita lihat,
11:36misalnya,
11:36ada orang tawaran,
11:37supaya,
11:38pas,
11:38itu diganti,
11:39baru,
11:40rangel ini sekarang,
11:41kenapa,
11:41jaksagung,
11:41tidak diganti,
11:42kenapa,
11:45justru menurut saya,
11:47teman-teman penyidik sekarang,
11:48teman saya,
11:49Mas Sigit,
11:51kita doang mereka,
11:52jangan sampai,
11:53lagi ada beban,
11:54nah,
11:55tadi,
11:55Mas Kiki sudah mengatakan,
11:56sebenarnya,
11:57ahli-ahli forensik kita,
11:58karena Mas Kiki mengajar di,
11:59di,
12:00apa namanya,
12:02di Bayangkara,
12:04sangat mudah,
12:05mengatakan,
12:05mengapa sekarang,
12:07seperti ada beban,
12:08malah,
12:09kalau teman-teman penyidik,
12:10ini menunda-nunda lagi,
12:12ini beban,
12:13kepada teman-teman polisi sendiri,
12:14bahkan,
12:15bisa menimak,
12:17kecurigian kepada publik,
12:18setidaknya dua,
12:20mereka apakah takut,
12:21atau,
12:22katakanlah,
12:23kemudian ada seperti itu,
12:24tutupi,
12:25tidak ada lagi,
12:26sekarang saatnya,
12:27mau itu tutupi,
12:29demi,
12:29wibawa,
12:30dengan kerja-kerja awal,
12:31yang dilakukan penyidik poli,
12:33yang cerdas,
12:34menurut saya,
12:35sementara ini,
12:36disepakati,
12:37diserahkan kepada,
12:38tim sembilan kejaksana,
12:39yang sekarang debat-debal,
12:41apakah mereka bisa objekti,
12:42apa tidak,
12:43nah,
12:43ini saatnya,
12:44yang soal penyidikan,
12:45kematian sutrimo itu,
12:47all out,
12:47teman-teman penyidik,
12:48memberikan,
12:49yang kores,
12:50kepada teman,
12:50juga jaksa,
12:51jangan sampai Anda,
12:52coba-coba juga lindungi,
12:54teman-teman,
12:54di satu kores,
12:55bahwa siapapun nanti,
12:57atas,
12:59sekelas kompas,
13:00terus menjaga ini,
13:01mas kekik,
13:02tentang menjaga ini,
13:03nah,
13:03saya kira ini juga,
13:05sudah modal sosial,
13:06dan juga kapital,
13:07kepada teman penyidik,
13:08bahwa mereka tidak ada,
13:09beban moral lagi,
13:10mereka telah diminta,
13:11untuk diserahkan,
13:12sudah,
13:13namun,
13:14ada,
13:14satu kejadian,
13:15di mana penyidikan ini,
13:17soal dugaan,
13:18kematian ini,
13:18masih misterius,
13:19mereka sudah,
13:20walau,
13:21dua kali,
13:21TKP,
13:22namun,
13:22jangan juga,
13:23terlalu lama,
13:24ditunda-tunda,
13:25segera-segera,
13:26lakukan ekshumasi,
13:27itu adalah jawaban,
13:29bukan saja,
13:30kepada publik,
13:31tapi juga,
13:31endorsing,
13:32teman-teman di kejaksaan,
13:33tapi sekaligus juga,
13:34pada harapan kita,
13:35masih,
13:35penegakan hukum itu,
13:36berjalan,
13:38imparsial,
13:38gitu loh,
13:39oke,
13:40tapi yang menjadi menarik,
13:41juga bahwa,
13:42ekshumasi ini kan,
13:43harus dengan,
13:44persetujuan,
13:45pihak keluarga,
13:46tetapi,
13:46pihak keluarga,
13:47nampak juga,
13:48melihat,
13:49kejadian ini,
13:50sebagai suratan takdir,
13:51bagaimana kemudian,
13:52proses ekshumasi,
13:53bisa berlangsung,
13:53ketika keluarga,
13:54juga tidak mengizinkan,
13:56Mas Dipo,
13:57tidak ada,
13:58kewajiban di Kulha,
13:59bahwa itu,
14:01adalah,
14:01harus dapat izin,
14:02daripada keluarga,
14:03di pasang,
14:03tapi bisa dilakukan,
14:04oleh polisi,
14:05itu bisa,
14:06karena kan ada,
14:07dugaan ini,
14:08bahwa,
14:08kematian itu,
14:09adalah,
14:11kematian,
14:11yang diduga,
14:12tindak pidana,
14:13apakah adalah,
14:14proses penyelidikan,
14:15penyelidikan,
14:16itu adalah,
14:17uang daripada penyelidik,
14:19namun nanti,
14:20ketika di otopsi,
14:22ke penyelidik,
14:23akan memberitahukan,
14:24kepada keluarga,
14:25namun,
14:25dalam konteks,
14:26melakukan ekshumasi,
14:27dalam Kuan Pasang 133,
14:29tidak ada,
14:30saya kira ini,
14:31yang sudah clear kepada,
14:32malah menurut saya,
14:34ini adalah,
14:35kemenang,
14:35kepada keluarga,
14:36menurut saya,
14:37karena mereka terlindungi,
14:39sutrimu itu,
14:40sutrimu itu meninggal,
14:40karena apa,
14:41ini adalah,
14:42bukan saja,
14:43melindungi,
14:43daripada keluarga,
14:45korban,
14:45tetapi juga,
14:46apa namanya,
14:47masyarakat,
14:48sebagai,
14:49tidak mengganggu,
14:50ketertibannya,
14:51namun,
14:51yang jauh lebih penting,
14:53gurita,
14:54jugaan,
14:55pencucian,
14:56uang,
14:56dan juga,
14:56korupsi,
14:57yang dilakukan,
14:57gengnya,
14:58pebri,
14:58ardiansa,
14:59itu bisa,
15:00dimongkar secara total,
15:02dengan teman-teman,
15:03biji juga serius,
15:04jangan lagi,
15:05ratakum,
15:05tidak lagi,
15:06saya kira,
15:06pesan kita,
15:07semuanya,
15:07kepada situ,
15:08jadi,
15:08tidak ada,
15:09katakanlah,
15:10izin daripada keluarga,
15:11malah,
15:11sebaliknya,
15:12keluarga,
15:12akan sangat diuntung,
15:13karena,
15:13karena mereka,
15:14dalam keadaan,
15:14tekanan ini,
15:15kenapa mereka,
15:16dibilang,
15:17tidak ada laporan,
15:17gitu loh,
15:18Bipo.
15:18Oke,
15:18baik,
15:18digaris bawahi,
15:19bahwa,
15:20untuk mengungkap,
15:20apa yang sesungguhnya terjadi,
15:21terkait penyebab,
15:22kematian Sutrimo,
15:23polisi bisa,
15:23melakukan ekshumasi,
15:25kepada jenazah Sutrimo,
15:26tanpa izin keluarga,
15:28terima kasih,
15:28Bung Saur Siagian,
15:29dan juga,
15:30Prof Kiki,
15:30telah memberikan pandangan,
15:32di kompas petang.
Komentar