00:00Bapak, Pak Sisno, menurut pendapat Anda, tadi ini kita memperdebatkan ada program proses presiden.
00:05Harusnya, ya jangan dibebankan, karena masalah angka kriminalitas juga masih tinggi, begitu.
00:10Baik, saya sekarang berbicara sebagai rakyat sekarang, karena saya udah persiun ya.
00:16Polri itu milik rakyat.
00:19Ini, digaji oleh rakyat.
00:23Diberi kewenangan oleh rakyat.
00:27Dipersenjatai oleh rakyat.
00:30Siapa pemilik Polri? Rakyat.
00:33Presiden digaji oleh rakyat, dipilih oleh rakyat, diberi kewenangan berdasarkan konstitusi yang dibuat oleh rakyat melalui perwakilan.
00:45Jadi karena ini milik rakyat semua, kita negara demokrasi, baik presiden maupun Polri,
00:53sebetulnya Polri ya, harus menuruti apa maunya rakyat.
00:58Artinya, Pak Sigit sebagai Kapolri, bisa meminta yang tadi disampaikan oleh Bang Reh,
01:05ngomong, jawab presiden, Pak Presiden, ini bukan, jangan kami, gitu, untuk ngerjain.
01:10Kalau presidennya orang Sumatera seperti saya, nggak bisa ngomong gitu.
01:14Pak, nggak boleh gitu, Pak. Saya, dia nggak mau dah. Besok saya udah lengser, gitu.
01:20Tapi...
01:21Mungkin Bang Reh ya?
01:23Dia Kapolri peran itu.
01:24Mungkin gaya bahas aja, tidak begitu.
01:27Jadi, Kamu Reh Kabinet Bayangan.
01:30Baik, Pak Arianto, yang diperdebatkan di sini adalah harusnya tugas dasarnya dulu,
01:35termasuk soal pelayanan masyarakat, kita lihat angka kriminal segi tinggi.
01:38Harusnya kan boleh.
01:39Belum, sebentar dulu ya, kalau gitu.
01:41Kesini dulu deh.
01:42Belum cepat. Belum selesai, depan koma kan.
01:44Semua yang ada di Republik ini diatur oleh peraturan perundang-undangan.
01:49Presiden diatur oleh konstitusi, Kapolri diatur oleh undang-undang tentang Polri,
01:55merupakan turunan daripada undang-undang dasar.
01:59TNI diatur juga demikian, termasuk kabinet kita.
02:03Nah, jelas beliau ahli tata negaranya, adik saya ini.
02:06Dia atur situ, sepanjang kita melaksanakan tugas dan tanggung jawab keundangan sesuai itu,
02:13tidak menyimpang, insya Allah Republik ini akan mengalahkan Amerika.
02:17Amin.
02:18Pak Arianto, masalah kriminalitas ataupun yang lain, masalah dasar yang harus diselesaikan itu sudah banyak, Pak.
02:26Bukankah harusnya, ini kan tugas prioritas Pak Presiden dalam bidang ekonomi ini kan cukup berat juga.
02:31Bukankah harusnya Pak Listio, boleh gitu, ngomong begitu.
02:35Fokus saja ke keamanan, bukan saya menolak, tapi bolehkah saya menyelesaikan masalah keamanan dulu ke Pak Presiden?
02:40Saya kira Pak Sikit sudah pernah ngomong gitu juga.
02:43Oh gitu?
02:44Ya pasti dong, tugas saya begini.
02:46Tetapi Presiden adalah atasan beliau, kalau dia ngasih tugas yang lain, ya dia sepanjang yang tugas ini tidak.
02:53Tidak bisa nolak?
02:53Ya tidak bisa nolak dong.
02:55Kan bosnya polisi rakyat.
02:56Bisa beliau nolak, bisa beliau nolak Pak Presiden.
03:00Kalau saya tetap dipaksa untuk menengani MBG, menengani Cikguhan, saya akan mundur.
03:06Mana bisa seorang perempuan mundur, kalau tidak ada perempuan birokrasi.
03:10Ya itu makanya, saya akan mundur.
03:12Karena itu tidak sesuai dengan tugas Pak Polisnya.
03:14Nah itu makanya, itu Kapolri di dalam negara bayangan.
03:20Republik bayangan ini.
03:21Oke, baik Pak Jayadi, jadi Kapolri itu jabatan politik sampai harus tunduk kepada Presiden?
03:29Atau sebenarnya jabatan profesional yang tadi disampaikan oleh Pak Susno?
03:34Tuhan adalah rakyat.
03:35Ya seharusnya jabatan profesional.
03:37Harusnya jabatan profesional, jadi lebih patuh kepada rakyat.
03:40Posisi Polri langsung dibawa Presiden gitu kan Pak?
03:43Jadi mau tidak mau dia bersifat politis jadinya.
03:46Akibatnya proses kemungkinan politisasi menjadi sangat besar.
03:50Apalagi kan mau tidak mau kan harus berhubungan dengan partai juga, harus berhubungan dengan DPR.
03:57Apalagi dengan lembaga-lembaga yang lain.
04:00Jadi profesionalismenya menjadi sangat tergantung kepada usernya.
04:07Usernya itu adalah Presiden gitu.
04:09Nah sekarang apakah dia ingin tetap di posisi profesionalnya atau tidak ketika berhadapan dengan usernya adalah menjadi Presiden?
04:18Nah itu tergantung kepada jadinya si yang bersangkutan kan gitu.
04:23Bukan hanya struktur jadinya.
04:25Misalnya kan, kalau dia enjoy dengan posisi seperti itu tidak masalah, ya akhirnya ikut kan.
04:31Maka muncullah tuduhan seperti parcok misalnya.
04:34Terusnya begini juga.
04:35Pol Dok everywhere.
04:35Polito.
04:35Poliberisan sih queww.
04:36Polidirisan sih gitu.
04:36Mm.
04:36selamat menikmati
Komentar