Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Dampak kebakaran, ASN yang bekerja di Gedung Bapenda DKI Jakarta di Gambir, Jakarta Pusat, akan bekerja dari rumah atau WFH.

Inilah visual dari udara pascakebakaran Gedung Teknis Bapenda DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Gambir, Jakarta Pusat. Tampak sisi gedung di lantai 11 hingga 15 hangus dan sejumlah kaca pecah akibat kebakaran.

Meski api sudah padam, tidak terlihat aktivitas di gedung ini. Pemprov DKI akan mencarikan gedung pengganti untuk sekitar 1.000 ASN yang terdampak kebakaran. Untuk sementara, ASN Bapenda DKI bekerja dari rumah atau WFH.

Sementara, Proses olah tempat kejadian perkara (TKP) kembali menjadi fokus polisi untuk mengungkap penyebab kebakaran yang terjadi di Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta, khususnya pada lantai 11 hingga lantai 16.

Hingga saat ini, waktu pelaksanaan olah TKP lanjutan masih belum diketahui. Polisi juga belum terlihat berada di sekitar Gedung Bapenda DKI Jakarta.

Sebelumnya, polisi telah melakukan olah TKP pada Sabtu malam. Polisi juga mengambil sejumlah sampel berupa abu dan arang dari lantai 11, 12, dan 16 untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di laboratorium.

#bapendajakarta #kebakaran #olahtkp

Baca Juga Terbaru! Muncul Titik Api Baru di Kawasan Gunung Bromo | SAPA PAGI di https://www.kompas.tv/regional/684785/terbaru-muncul-titik-api-baru-di-kawasan-gunung-bromo-sapa-pagi



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/684788/pasca-kebakaran-polisi-olah-tkp-gedung-bapenda-dki-dan-periksa-sampel-abu-sapa-pagi
Transkrip
00:00Saudara kita keserotan lainnya, dampak kebakaran ASN yang bekerja di gedung Bapenda DKI Jakarta di Gambir Jakarta Pusat akan bekerja
00:08dari rumah atau WFH.
00:12Saudara inilah visual dari udara pasca kebakaran gedung teknis Bapenda DKI Jakarta yang terletak di jalan Abdul Muiz Gambir Jakarta
00:20Pusat.
00:21Tampak sisi gedung di lantai 11 hingga 15 hangus terbakar saudara dengan sejumlah kaca pecah kibat kebakaran.
00:28Meski api sudah padam, tidak terlihat aktivitas di gedung ini.
00:32Pemprov DKI Jakarta akan mencarikan gedung pengganti untuk sekitar seribu ASN yang terdampak kebakaran.
00:39Untuk sementara ini ASN Bapenda DKI Jakarta bekerja dari rumah atau WFH.
00:47Untuk sementara ini ASN yang ada di tempat itu kita pindahkan di sudin masing-masing
00:55dan kami sudah merencanakan di Cikini salah satu gedung yang akan digunakan sebagian besar yang ASN yang akan kita pindahkan.
01:05Sampai dengan ini bisa berjalan maka kita melakukan yang disebut dengan work from womb atau work from everywhere.
01:15Untuk mengetahui olah TKP lanjutan kebakaran gedung Bapenda DKI Jakarta
01:19sudah ada jurnalis Kompas TV Zahwa Majid dan juru kamera Julian Fernando.
01:24Zahwa selamat pagi.
01:25Apa yang menjadi fokus polisi dalam olah TKP lanjutan kali ini?
01:33Ya Nanda dan juga Saudara, ada pun yang menjadi fokus terhadap olah TKP yang akan dilakukan hari ini
01:40adalah untuk menemukan titik penyebab dari kebakaran yang terjadi di gedung lantai 11 hingga lantai 16
01:49badan pendapatan daerah DKI Jakarta.
01:52Ada pun sampai saat ini masih belum ditentukan.
01:55masih belum diketahui maksud saya pukul berapa olah TKP akan dimulai
02:00karena hingga saat ini masih belum terlihat ada polisi di sekitaran gedung Bapenda DKI Jakarta.
02:06Ada pun setelah sebelumnya pihak polisi telah melakukan olah TKP pada Sabtu malam
02:12dan olah TKP dimulai dari observasi umum mulai dari lantai 1 hingga lantai 16
02:18lalu observasi secara khusus dari mulai lantai 11 hingga lantai 16
02:23dan polisi juga mengambil sejumlah sampel begitu untuk dilakukan observasi lebih lanjut di laboratorium.
02:35Ada pun sejumlah sampel yang diambil berupa abu dan arang yang diambil dari 3 lantai yang terbakar
02:43yakni lantai 11, 12 dan juga lantai 16 Nanda.
02:46Oke setelah olah TKP awal pada Sabtu malam kemudian akan dilanjutkan oleh TKP lanjutan yang rencananya hari ini.
02:54Zahwa kita tahu selama proses ini dilakukan WFH diberlakukan untuk ASN di Bapenda.
03:02Anda mendapatkan informasi sampai dengan kapan kebijakan WFH ini akan diberlakukan?
03:09Ya Nanda untuk kebijakan sampai kapan WFH ini diberlakukan masih belum diketahui tentunya sampai kondisi akan semakin membaik.
03:19Tadi juga sejak Kompas TV berada di lokasi sejak pagi tadi sekitar pukul setengah 7 pagi waktu Indonesia bagian Barat
03:27terlihat ada beberapa ASN yang bekerja di badan pendapatan daerah ini berlalu lalang di sekitaran lokasi
03:33namun nampaknya mereka juga tidak memasuki ke area gedung begitu.
03:38Seketika dari tim Kompas TV berusaha bertanya apakah mereka akan dipindahkan ke gedung yang sudah disiapkan
03:45atau akan melakukan WFH, mereka mengatakan bahwa hingga saat ini mereka masih menunggu kebijakan
03:51atau keputusan dari pemimpin masing-masing begitu Nanda.
03:54Oke, berarti kita akan tunggu bagaimana olah teka pelanjutan yang akan dilaksanakan hari ini.
03:59Terima kasih atas laporan Anda, Jurnalist Kompas TV Zahwa Majid dan Juru Kamera Julian Fernando.
04:04Selamat bertugas kembali.
Komentar

Dianjurkan