00:01Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
00:06Terima kasih pada bahwa saya berkesempatan untuk sedikit menjelaskan visi dan misi daripada yayasan yang kita kirikan ini.
00:19Dahulu pada waktu tahun-tahun 1979, saya yaitu kami berlima, saya sendiri, Pak Mawardi Labai, sehaku pusat kami.
00:40Pak Mawardi Labai, awalnya itu dari pengajian, jadi kami pada waktu itu berguru kepada Pak Ustadz Mawardi Labai,
00:52kemudian beliau katakan bagaimana kalau kita bikin sekolah, kalau sekolah itu kan kita harus perlu dana, perlu modal,
00:59coba kita ke Pak Adam, kemudian kita sama-sama ke Pak Adam, sampai di sana, diarahkan oleh beliau bahwa beliau
01:07selaku wakil presiden pada waktu itu,
01:10dan diarahkan bahwa ada tanah kami di sana, di Kebayoran, di Pontok Pinang, nah itu bisa dimanfaatkan.
01:21Nah setelah itu mulailah kita buat yayasan itu, dengan visi dan misi untuk mencerdaskan anak-anak bangsa,
01:32dan kita berkeinginan agar anak-anak bangsa itu dapat betul-betul menjadi manusia yang sebetulnya,
01:39yaitu yang beragama, yang berbentikan, dan juga mudah-mudahan dapat menjadi pemimpin bangsa kemudian hari.
01:45Nah setelah kami mencerdikan pada waktu itu, visi dan misi yaitu untuk mencerdaskan anak-anak bangsa,
01:54dan kemudian berjalan waktu, sedikit demi sedikit kami mulai membangun,
02:00sedikit demi sedikit kami mulai membangun,
02:03memulailah pada waktu itu, satu, dua, terus akhirnya banyak juga siswa yang kami terima pada waktu itu.
02:13Dan pada hari ini, saat ini, hanya saya sendiri yang tinggal sebagai pendiri.
02:20Pendiri awal itu kami berlima, jadi yang berempat itu Ustaz Mawadilabai,
02:27Pak Mawadilabai, Pak Mawadilabai, Pak Hadidahlan Syafri,
02:31kemudian Pak Otomali, dan saya, hanya saya yang masih hidup saat ini.
02:38Dan Alhamdulillah, bahwa masih melihat sekolah yang kita didikan itu bisa berjalan dengan baik.
02:46Memang pada awalnya, pada waktu itu, siswa kami itu sampai sempat banyak juga.
02:52Mungkin sejumlah kurang lebih sampai 2.500 orang sempat sampai siswa itu.
02:58Alhamdulillah, mungkin ya sekarang ini, mungkin tinggal sekitar 500 orang sempat.
03:05Karena banyak juga sekolah sekolah.
03:09Nah, keinginan juga seperti yang tadi diutarakan oleh Yau,
03:15bahwa bagaimana perasaan kami pada saat ini mendengar adanya masalah yang terjadi di sekolah kita,
03:22memang sangat sedih sekali.
03:25Karena apa? Karena betul-betul kita mendirikan sekolah itu betul-betul dengan rasa keinginan untuk menjadikan anak-anak kita menjadi
03:35anak-anak bangsa yang soleh dan solehlah.
03:38Yang juga memimpin bangsa yang betul-betul menjadi,
03:43keinginan menjadi, tahu kan, menjadi harapan kita sekalian bangsa Indonesia.
03:48Dan juga saya dengar, juga adanya hal-hal yang kurang menarik di situ.
03:53Di samping adanya, ada senjata api juga, kemudian ada segera soft gun dan lain-lain gitu.
04:03Dan juga, ada juga, ditemui juga hal yang kurang menarik lah untuk diutarakan di sini.
04:12Ya, seperti misalnya, ada beberapa hal yang kurang menarik.
04:17Yang tidak baik, itu sekolah kita sebagai sekolah Islam.
04:21Ya, mudah-mudahan itu semua bisa diselesaikan dengan cara yang sebaik mungkin.
04:26Karena harapan kami, ya mudah-mudahan sekolah kita ini dapat kembali sesuai dengan tujuan daripada kami pada waktu itu untuk
04:34mendirikannya,
04:35yaitu ingin mencatat anak-anak daripada sekolah kita ini menjadi anak-anak yang soleh dan solehlah.
04:41Dan juga menjadi pemimpin-pemimpin bangsa di kemudian hari.
04:44Jadi, kami yakin pula mungkin diantara siswa-siswa itu mungkin ada yang juga sudah menjadi pemimpin saat ini.
04:51Ya, mudah-mudahan.
04:52Ya, semoga kita semua bergandang dan bertinginan agar mulai-mudahan seperti apa yang kami harapkan.
04:58Nah, kemudian tentunya kami selaku pendiri yang mendirikan sekolah ini merasa bersetih sekali dengan adanya hal seperti ini.
05:10Tetapi, seolah-olah seperti yang tadi saya utarakan, mudah-mudahan semua itu dapat diperbaiki dengan sebaik-baiknya.
05:17Sehingga kita akan kembali kepada tujuan awal daripada kami untuk mendirikannya,
05:24yaitu mencatat anak-anak siswa kita ini menjadi anak-anak murid yang soleh dan solehlah,
05:29dan juga seolah menjadi pemimpin bangsa di negeri yang kita cintai ini.
05:35Itulah Pak, sedikit.
05:36Terima kasih.
05:38Baik.
05:39Terima kasih Pak Yang Sofian, selaku salah satu pendiri.
05:43Selanjutnya silakan Pak Alfon Kurnia Palma.
05:50Baik, terima kasih teman-teman semua.
05:54Pada saat ini mungkin kami ingin menekankan beberapa hal yang perlu diklarifikasi gitu ya.
06:01Agar tidak adanya simpang siur terkait dengan permasalahan yang pada saat ini.
06:11Nah, pertama-tama tidak ada konflik dalam artian pendiri ya, dayasa itu sendiri.
06:22Itu terbukti pada saat ini sudah ada salah satu pendirinya.
06:26Selain dari Bapak Adam Malik, mantan Wapres, dan kemudian juga dengan Bapak Mawadilabai, beliau, dan kemudian Bapak Suru yang dituduh
06:40kemarin-kemarin itu.
06:43Tapi intinya pada saat ini kita mau bilang bahwa, bahwa IWD itu hadir dari konflik.
06:51Begitu.
06:52Tapi pada saatnya tidak ada konflik diantara pendiri itu sendiri.
06:55Nah, oleh sebab itu makanya kita ingin mengatakan bahwa visi, misi dari pendiri itu tetap.
07:08Bagaimana mencetak dari anak yang soleh sebagai suatu harapan.
07:15Itu visinya sebenarnya gitu.
07:17Nah, dalam konteks itu, makanya patut diduga apakah memang kehadiran orang yang lahir dari konflik itu memang akan mengacu kepada
07:32visi dan misi dari pendirian kelembagaan itu.
07:36Itu menjadi suatu pertanyaan sebenarnya gitu.
07:39Nah, pada saat ini yang perlu dielaborasi adalah bahwa tujuan pada saat ini untuk mengembalikan sebagaimana khidrohnya.
07:52Nah, kebetulan pada saat itu ditemukanlah sesuatu yang sebenarnya tidak diketahui.
08:01Ini yang perlu digasibu alahi gitu kan.
08:03Sesuatu yang tidak diketahui itu apa?
08:05Ya, ini salah satu tentang menjata.
08:08Nah, concern kami pada saat ini adalah ini kan sekolah.
08:15Karena ini sekolah, kepentingannya itu adalah untuk anak-anak atau the best interest of the child sebenarnya.
08:22Bukan malah memasukkan senjata kepada sekolah, ke dalam sekolah.
08:28Nah, apabila itu dilakukan, apakah memang itu sesuai dengan visi misi dari seorang pendiri atau seorang pendidik?
08:37Enggak juga.
08:39Nah, oleh soal itu makanya ini menjadi sesuatu sesuatu yang penting.
08:45Kedepan, dan ini juga harus menjadi perhatian.
08:47Tidak hanya oleh aparat penggang hukum, kita dorong, kita support gitu ya, untuk bisa memastikan anak-anak itu bisa belajar
08:59dengan aman.
09:01Dan kemudian juga itu bisa mendorong dari, ya, dalam artian pemerintahan di daerah pada saat ini.
09:13Ya, kemarin kan gubernur sudah mengatakan, tidak boleh yang namanya sekolah ditempatkan senjata.
09:23Itu suatu aplikasi kita sebenarnya kepada pemintaan daerah.
09:29Dan seharusnya begitu juga dengan dinas-dinas, dia harus mendukung untuk itu.
09:33Nah, dengan demikian, jaminan kepentingan terbaik bagi anak itu bisa terpenuhi.
09:41Di samping ada persoan-persoan lainnya sebagaimana adanya laporan-laporan kepolisian yang kami duga.
09:47Yang kami duga ada penggelapan dalam jabatan di situ.
09:52Dan kemudian juga ada beberapa, apa ya, diduga terkait dengan ada semacam persetujuan secara fiktif di situ.
10:05Nah, ini beberapa hal yang perlu kami sampaikan.
10:09Bahwa di sini, yang melatuk belakang ini bukan karena adanya persetujuan.
10:16Bukan.
10:17Tapi lebih kepada bagaimana memastikan bahwa sekolah ini kembali sesuai dengan kitonya.
10:24Itu saja sebenarnya.
10:25Dan kebetulan setelah ini, apa, dikembalikan, ditemukanlah beberapa persoalan-persoalan yang kami nilai bertentangan dengan hukum.
10:37Patutlah bagi kami untuk mengatakan bahwa ini ada persoalan.
10:41Patutlah bagi semua orang untuk mengungkap ini.
10:44Patutlah bagi negara untuk memastikan bahwa namanya siswa-siswa itu mendapatkan pendidikan yang aman di situ.
10:52Nah, itu satu soal.
10:53Nah, kemudian yang kedua, terkait dengan ekstrakulikuler, sebagaimana di sini gitu ya, dapat dikatakan bahwa orang yang mengatakan itu harus
11:10membuktikan.
11:11Apakah memang benar yang namanya ketua pembina lama, Pak Suryo yang dikatakan waktu itu ya, itu memang sudah mendapatkan persetujuan.
11:22Nah, perlu diketahui bahwa ketika itu Pak Suryo sudah berumur 104 tahun, bukan menafikan kemampuan, tetapi pada saat itu untuk,
11:40Pak Suryo sendiri ya, untuk memahami, memahami, mengetahui, dan mengetahui suatu usulan, itu ada persoalan.
11:50Ada keterbatasan ketika itu, makanya ketika ada yang mengatakan bahwa ini merupakan kegiatan ekstrakulikuler, dan itu sudah setujui, tolong dibuktikan.
12:01Tolong dibuktikan.
12:03Jangan sampai ini menjadi sesuatu hal-hal yang melegitimasi sesuatu hal yang sebenarnya tidak benar.
12:09Ini menurut kami jadi penting.
12:13Jangan mencari alasan-alasan yang sebenarnya tidak ada.
12:17Nah, dengan demikian, makanya,
12:20tolong dibuktikan nantinya.
12:25Dan kemudian, yang keempat,
12:30kami juga ingin mengatakan, perlu disampaikan juga kali ya, tentang PJJ itu sekarang.
12:37Iya, sekali, atau nanti dibacakan.
12:39Sekarang aja.
12:41Nah, atas kondisi itu,
12:43pada hari Jumat yang lalu,
12:46mungkin ya beberapa teman-teman juga ke sana gitu ya,
12:50orang tua itu meminta kepada sekolah gitu kan.
12:55Dan kita semua sebenarnya memiliki konser,
12:58bahwa untuk menjamin keaman bagi anak-anak,
13:03sementara waktu,
13:05sekolah itu di PJJ.
13:06Atau pendidikan jarak jauh.
13:09Apa tujuannya?
13:11Lebih kepada memastikan,
13:13anak-anak itu belajar secara aman.
13:16Nah, seiring dengan ini sebenarnya ya,
13:20seiring dengan ini,
13:21kami sangat mendorong,
13:23sangat mendorong,
13:25agar apar kepolisian,
13:26itu untuk segera,
13:29bisa melakukan sterilisasi kepada tempat-tempat,
13:35yang mungkin kami tidak ketahui.
13:39Tapi memang secara umum,
13:41itu sudah diketahui,
13:45bahwa di mana saja ada persoalan-persoalan,
13:49misalnya kemarin kayak contohnya adalah senjata gitu ya.
13:52Tapi kita tidak tahu.
13:53Kami tidak tahu.
13:55Ada tempat-tempat yang lain.
13:57Nah, untuk menjamin dan memberikan kepastian,
14:00nah, kami mendorong tuh,
14:01kepada apar kepolisian,
14:02khususnya Polres Jakarta Selatan,
14:04apa Ketupel,
14:05apa Polda,
14:06atau Timur Despori,
14:08itu kan terkait dengan keamanan ini sendiri.
14:09Terutama yang berkaitan dengan Intel Cup.
14:13Jangan sampai ini dikait-kaitkan,
14:15dan kemudian memberikan suatu image yang negatif kepada anak-anak.
14:19Itu makanya dari awal kami sangat menjaga.
14:22Sangat menjaga.
14:24Agar ini tidak tersangkut dengan anak.
14:28Karena yang sangat penting bagi kita pada saat ini adalah
14:32bagaimana anak-anak itu bisa mendapatkan pendidikan
14:36aman, layak,
14:39dan tidak ada ketakutan
14:42di ruang-ruang sekolah.
14:45Nah, oleh sebab itu makanya pada saat ini
14:48sangat baik sekali ya.
14:50Kalau semisal ke depan,
14:52dalam jangka waktu proses PJJ ini,
14:55apar kepolisian yang memang memiliki kekomendian,
14:57kewenangan itu untuk menetralisir,
15:01menesterilisasi.
15:02Karena itu adalah kewenangannya.
15:04Berdasarkan undang-undang kepolisian.
15:07Nah, jadi,
15:08bagi kami sebenarnya pada saat ini
15:10ingin mengklarifikasi beberapa hal tersebut
15:13agar tidak terjadi kesimpang siuran.
15:17Agar tidak lagi terjadi suatu
15:19hal-hal yang sebenarnya
15:21tidak ada, tetapi diadakan.
15:25Nah, mungkin itu dari saya.
15:27Terima kasih.
15:28Bilahi Tafiq walidahya.
15:29Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
15:30Saya akan kembalikan kepada Pak Hermawanto.
15:36Baik, terima kasih.
15:38Tadi sudah disampaikan oleh Pak Iyan Sofyan,
15:41disampaikan oleh Pak Alfon,
15:42itu adalah fakta bahwa
15:44betapa mulianya
15:46tentang jayasan ini didirikan
15:49untuk ikut serta mencerdaskan
15:51anak-anak bangsa.
15:53Agar ke depan anak-anak menjadi
15:55anak-anak yang soleh dan soleha.
15:56Namun fakta hari ini
15:58sudah menunjukkan bahwa
16:01ada penyalahgunaan
16:03yayasan
16:05yang dilakukan oleh IWD
16:07yang potensial
16:09itu hanyalah untuk kepentingan pribadi
16:11dan kepentingan keluarganya.
16:14Fakta penemuan senjata
16:16adalah fakta yang tidak bisa dibantah
16:18bahwa sekolah telah dijadikan sebagai
16:21gudang
16:22dari bisnis-bisnis mereka
16:25yang kemudian merugikan sekolah,
16:28merugikan misi mulia,
16:30merugikan marwah pendiriannya.
16:32Sehingga patut
16:33kami juga ikut bersedih
16:35ketika pendiri hadir hari ini
16:37menyampaikan kesedihannya
16:38dan kami ikut turut prihatin
16:41atas fakta tersebut.
Komentar