00:00Kepori yang menurut saya bagus itu adalah Kepori yang mengatakan,
00:04Pak Presiden, saya sebetulnya sebagai Kepori tidak punya kewenangan untuk ngurusin SPPG dan juga tanam jagung.
00:14Secara profesional kewenangan saya sudah diatur di undang-undang.
00:17Oleh karena itu, sebagai Kepori saya tidak menyatakan menolak,
00:22tapi baiknya Presiden memikirkan terlebih dahulu apakah polisi harus dilibatkan ngurusin tanam jagung.
00:29Dan juga ngurusin SPPG, mengingat tugas-tugas kami saat ini sangat berat.
00:35Begalnya makin merajalela, pencuriannya makin merajalela, korupsinya makin merajalela,
00:44lalu macam-macam hal yang ditangani.
00:47Itu pula yang harus kita sampaikan kepada TNI.
00:50TNI itu juga jangan ngurusin soal KDMP, ngurusin hal masing-masing.
00:56Anggarannya gede Bang Reh.
00:57Itu dia, itu yang saya mau katakan.
01:00Kalau cara berpikir kita bahwa polisi boleh masuk ke jagung tentara, masuk ke KDMP,
01:07ya kalau begitu ngapain juga kita buat ada komisi tiga, ada komisi satu.
01:13Coba Pak Sisno, menurut pendapat Anda, tadi ini kita memperdebatkan ada program protos Presiden.
01:18Harusnya ya jangan dibebankan, karena masalah angka kriminalitas juga masih tinggi, begitu.
01:24Baik, saya sekarang berbicara sebagai rakyat sekarang, karena saya sudah pensiun ya.
01:30Polri itu milik rakyat.
01:31Ini, digaji oleh rakyat, diberi kewenangan oleh rakyat, dipersenjatai oleh rakyat.
01:43Siapa pemilik Polri? Rakyat.
01:46Presiden digaji oleh rakyat, dipilih oleh rakyat, diberi kewenangan berdasarkan konstitusi yang dibuat oleh rakyat melalui perwakilan.
01:58Jadi, karena ini milik rakyat semua, kita negara demokrasi, baik Presiden maupun Polri,
02:07bukan Kapolri ya, Polri, harus menuruti apa maunya rakyat.
02:12Artinya, Pak Sigit sebagai Kapolri bisa meminta yang tadi disampaikan oleh Bang Reh,
02:18ngomong, jawab Presiden, Pak Presiden ini bukan, jangan kami, gitu, untuk ngerjain.
02:24Kalau Presidennya orang Sumatera seperti saya, nggak bisa ngomong gitu.
02:28Pak, nggak boleh gitu, Pak. Saya, dia nggak mau dah. Besok saya udah lengser, gitu.
02:34Tapi...
02:35Mungkin Bang Reh, ya?
02:37Dia Kapolri berani, tuh.
02:38Gaya bahas aja, tidak begitu.
02:40Ya, dia, Kamu, di Kabinet, bayangan.
02:44Pak Arianto, yang diperdebatkan di sini adalah harusnya tugas dasarnya dulu,
02:49termasuk soal pelayanan masyarakat, kita lihat angka kriminal segi-tinggi.
02:52Jadi, belum, sebentar dulu, ya, kalau gitu.
02:55Kesini dulu, deh.
02:56Belum, belum selesai, pada koma, kan?
02:58Semua yang ada di Republik ini diatur oleh peraturan perundang-undangan.
03:03Oke.
03:03Presiden diatur oleh konstitusi,
03:06Kapolri diatur oleh undang-undang tentang Polri,
03:09merupakan turunan daripada undang-undang dasar.
03:13PNI diatur juga demikian,
03:15termasuk Kabinet kita.
03:17Jelas, beliau ahli tata negara, ini adik saya, ini.
03:19Dia diatur situ, sepanjang kita melaksanakan tugas dan tanggung jawab keunangan sesuai itu,
03:26tidak menyimpang, insya Allah Republik ini akan mengalahkan Amerika.
03:30Sekarang.
03:30Amin.
Komentar