Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 4 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV - Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti mengungkap 10 alasan kenapa Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo layak diganti.

"Saya punya 10 alasan untuk mengatakan bahwa sebaiknya memang kapolri yang sekarang ini segera diganti oleh presiden gitu. Tapi kalaupun disebut cek ombak, cek ombaknya saya kira bukan ke rakyat tapi ke lingkaran istana," katanya di sela diskusi Bola Liar, Jumat (7/8/2026).

Ia pun mengungkap asumsi bahwa ada lebih dari 60% rakyat mau supaya kapolri yang sekarang diganti.

Sementara itu Eks Kabareskrim Polri Susno Duadji menyampaikan terkait timing tepat untuk mengganti Kapolri di tengah konsentrasi penanganan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah.

"Kalau ini tepat ganti Kapolri, ini apa yang beredar rumor di masyarakat bahwa ada pejabat yang dekat dengan Presiden menghendaki Kapolri diganti agar FA ini aman," katanya.

Menurut Susno, jika pergantian Kapolri dilakukan sekarang, masyarakat bisa mengaitkannya dengan upaya meloloskan pihak tertentu dari jerat hukum.

"Jadi Presiden kalau ngecek ombak ini untuk orang Istana jangan sekarang. Kalau sekarang selesaikan dulu FA ini kepastiannya," ujarnya.

Produser: Yuilyana

Thumbnail Editor: Frashiza Rizaldi

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/684622/susno-ingatkan-presiden-soal-desakan-ganti-kapolri-tunggu-perkembangan-kasus-febrie
Transkrip
00:00Di floor Bang Rerangkuti, Direktur Eksekutif Lingkar Madani.
00:03Halo Bang.
00:04Halo Bang.
00:05Anda di bawah tapi yang pertama yang saya tanya.
00:08Oke, rumut pergantian Kapolri begitu kencang setelah kunjungan PEM Thailand,
00:13lalu kemudian kita lihat ada peristiwa hukum dan dinamika politik.
00:16Ini cuma cek ombak atau sebenarnya memang mau ganti Kapolri?
00:20Piling saya iya mau diganti.
00:22Mau diganti?
00:24Indikasinya apa Bang? Sudah bolak-balik soalnya, tahun lalu juga kan?
00:26Oh iya, sudah banyak sih sebenarnya. Tapi ini kebutuhannya sih menurut saya sudah mendesak lah ya.
00:30Mendesak?
00:31Mendesak. Saya punya 10 alasan untuk mengatakan bahwa sebaiknya memang Kapolri yang sekarang ini segera diganti oleh Presiden.
00:38Tapi kalau pun disebut cek ombak, cek ombaknya saya kira bukan ke rakyat, tapi ke lingkaran istana.
00:44Diantara mereka aja nih sebetulnya yang mau dicek nih, siapa yang kira-kira masih setuju Pak Sigit dipertahankan, tidak-tidak
00:51gitu.
00:51Sebab kita tanya nanti Bung Jayadi ya, kalau sekiranya disurpeni hari ini, orang lebih suka kalau Pak Sigit diganti atau
01:00tetap dipertahankan.
01:01Saya sih punya feeling mungkin 60 persen lebih orang mengatakan sebaiknya diganti.
01:05Oke, jadi lingkaran istana yang abang maksud siapa aja?
01:08Ya lingkaran istana ini kan banyak lah ya yang berkepentingan gitu.
01:11Untuk tetap mempertahankan yang bersangkutan gitu.
01:14Itulah kenapa kita melihat misalnya buru-buru DPR mengatakan, kami belum terima surpresnya.
01:20Lalu pemerintah juga mengatakan hal yang sama gitu.
01:23Nah oleh karena itulah menurut saya ya diantara mereka aja nih, sebetulnya yang masih ingin mempertahankan atau tidak.
01:29Kalau rakyatnya sih, ya itu yang saya sebut tadi, kalau Bung Jayadi mau lakukan survei, besok aja dilakukan survei.
01:36Saya sih hak kuliakin ya, bukan hak kuliakin, saya punya asumsi lebih dari 60 persen rakyat ini mau mengatakan supaya
01:44Kapolri yang sekarang itu diganti.
01:48Saya kan acara ini saya buat di media sosial saya, ya kan acara kita malam ini, itu komentarnya kebanyakan mengatakan
01:55setuju, setuju, setuju, setuju diganti gitu.
01:57Jarang kita yang menemukan orang yang mengatakan sebaiknya dipertahankan, kecuali tentu orang-orang dekat dari Kapolri ini gitu.
02:04Nah saya tadi menyebut ada sekitar 10 alasan saya untuk mendorong supaya Kapolri ini ganti.
02:11Perlu gak saya bacakan satu-satu?
02:13Oke, yang paling, diringkas dulu, yang paling penting, paling ngerjain menurut Anda?
02:16Semuanya penting.
02:17Udah, 3 poin, 3 poin, 3 poin.
02:193 poin itu tahun 2025, 2026 ini udah bertambah jadi 10.
02:24Nah yang mau 2024 dulu, kalau 2024 itu ada 3 alasan.
02:29Alasan pertama adalah soal, kali pertama dalam sejarah Republik, Kepolisian itu diistilahkan dengan Parcok.
02:37Ya, Partai Coklat, kita ingat tuh, 2024 yang lalu gitu ya.
02:40Nah, yang kedua adalah ada, kalau 2025 ini yang paling besar salah satu adalah penahanan terhadap lebih dari seribuan, bahkan
02:49mungkin tiga ribuan ya,
02:50aktivis yang, ya kasus tahun Agustus 2025 yang lalu gitu.
02:55Saya bacakan sedikit-sedikit aja lah, nanti penjelasannya ya.
02:58Satu, sudah menjabat lebih dari 5 tahun, 6 bulan tepatnya sebetulnya gitu ya.
03:05Dua, kesempatan untuk regenerasi di lingkaran polisi.
03:09Nah ini penting, karena kalau kita tanya sekarang misalnya, siapa kira-kira pengganti Pak Kapolri?
03:14Agak bingung, karena gak muncul tokoh-tokohnya.
03:16Kenapa gak muncul tokoh-tokohnya?
03:17Karena Pak Sigit sudah seperti tokoh sendiri gitu loh.
03:21Nah yang ketiga adalah, munculnya Caparcok itu yang saya sebut tadi itu ya.
03:25Yang keempat, banyaknya anggota Polri yang menduduki jabatan di luar institusi kepolisian,
03:30bahkan ketika putusan MK nomor 114 2025 melarang jabatan anggota polisi,
03:38tetap berlaku dan lebih banyak lagi sejak tahun 2023 sampai sekarang.
03:43Hampir lebih dari sekitar 3 ribuan sampai 4 ribuan anggota polisi yang menjabat di jabatan sivil.
03:49Lima, ribuan aktifis ditahan, saya sudah sebutkan itu tadi.
03:53Enam, peristiwa Agustus 2025 yang lalu.
03:56Ketujuh, pernyataan siap sampai titik darah penghabisan dirapat dengan Komisi 3 saat itu.
04:03Kedelapan, mandeknya amanah reformasi.
04:05Saya kira undang-undang yang sekarang, undang-undang nomor 5 tahun 2026 tidak begitu banyak membuat pesan-pesan reformasi.
04:12Sembilan, rendahnya perhatian polisi terhadap kasus korupsi, khususnya yang berada di lingkaran kepolisian sendiri.
04:20Yang ke-10, ketegangan institusional antara kepolisian dan kejaksaan.
04:25Karena ada 10, saya menyatakan memang CBN-nya diganti karena lebih banyak alasan menggantinya daripada mempertahankannya.
04:32Oke, baik. Saya ke Pak Susno.
04:34Pak Susno, ada 10-an yang disampaikan oleh Bang Rai.
04:38Anda sendiri melihat apakah memang benar Kapolri harus mendesak diganti itu, kata Bang Rai tadi. Anda setuju nggak?
04:44Pertama, saya tentunya akan jawab sebagai seorang polisi ya.
04:48Mantan polisi.
04:50Jelas kita konstitusional.
04:52Itu hak perrogatif presiden, yes.
04:55Kemudian, yang kedua, apakah jabatan Kapolri ini adalah pejabat lembaga negara yang terlama?
05:02Di bidang penegakan hukum? Saya kira tidak.
05:05Yang paling lama itu Jaksa Agung.
05:072019.
05:08Jaksa Agung 7 tahun.
05:09Nah, kemudian dalam undang-undang untuk Kapolri memang tidak ada ketentuan selain kalau dia pensiun.
05:17Nah, tetapi ini tergantung karena ini hak perrogatif presiden, terserah Pak Presiden.
05:23Apakah yang sekarang ini presiden benar-benar mau mengganti?
05:27Jadi, saya kira, ini saya sependapat dengan beliau.
05:30Ini cek ombak.
05:31Siapa yang dicek ombaknya?
05:33Ya, yang berkepentingan.
05:34Kalau rakyat, nggak perlu dicek lagi ya.
05:36Karena rakyat ini objeknya ya.
05:40Jadi, kalau cek ombak, beliau sudah penelitian.
05:43Nah, kalau di internal Polri, saya yakin bahwa sebagian daripada junior-junior itu ingin juga merasakan gimana.
05:52Dia berbintang 8, 4 di kiri, 4 di kanan.
05:57Jadi, ini artinya suara-suara dari bawah memang harus begitu.
06:03Tetapi persoalannya adalah, apakah saat ini tepat ganti Kapolri?
06:08Saya kira digeser sedikit.
06:10Mengapa?
06:11Kalau ini tepat ganti Kapolri, ini apa yang beredar rumor di masyarakat?
06:16Bahwa ada pejabat yang dekat dengan presiden, menghendaki Kapolri diganti, agar FA ini aman, ini akan klub gitu.
06:28Jadi, presiden kalau ngecek ombak ini untuk orang istana, jangan sekarang.
06:34Kalau sekarang, selesaikan dulu FA ini, kepastiannya.
06:38Apalagi tanggal 18, 19 itu adalah pra-peradilan.
06:42Nah, jangan-jangan ini pergeseran.
06:46Jadi, orang akan menyangka desakan ganti Kapolri ini adalah agar meloloskan FA ini berserta kroninya dari jerat hukum.
06:59Pasti ke situ.
07:00Pasti ke sana.
07:01Dan orang menduga bahwa kasus FA ini, FA ini bagian kecil daripada perkara ini.
07:07Orang saja sudah bertanya, kenapa perkara ini baru digleda, disita, membuat berita acara hasil penggledaan dan menghitung barang bukti dan
07:20membuktikan barang bukti ini asli apa palsu saja belum sempat.
07:25Hari Jumat, hari Sabtu itu hari libur.
07:28Walaupun polisi 24 jam.
07:30Kok diserahkan?
07:32Ini ada suatu kekuatan.
07:34Nah, jangan-jangan nanti kekuatan inilah yang menghendaki pergantian Kapolri.
07:38Kalau soal ganti Kapolri, sangat sependapat diganti.
07:42Tapi mungkin timingnya yang perlu dicari.
07:45Kalau sekarang, pasti akan mengarahnya.
07:47Lebih banyak merugikan kalau diganti sekarang.
07:49Lebih banyak merugikan Pak Presiden kalau begitu.
07:51Tapi Anda setuju bahwa harusnya diganti.
07:53Entah minggu depan, entah minggu besok, tunggu dulu perkembangan perkara FA.
Komentar

Dianjurkan