00:00Di floor Bang Rerangkuti, Direktur Eksekutif Lingkar Madani.
00:03Halo Bang.
00:04Halo Bang.
00:05Anda di bawah tapi yang pertama yang saya tanya.
00:08Oke, rumut pergantian Kapolri begitu kencang setelah kunjungan PEM Thailand,
00:13lalu kemudian kita lihat ada peristiwa hukum dan dinamika politik.
00:16Ini cuma cek ombak atau sebenarnya memang mau ganti Kapolri?
00:20Piling saya iya mau diganti.
00:22Mau diganti?
00:24Indikasinya apa Bang? Sudah bolak-balik soalnya, tahun lalu juga kan?
00:26Oh iya, sudah banyak sih sebenarnya. Tapi ini kebutuhannya sih menurut saya sudah mendesak lah ya.
00:30Mendesak?
00:31Mendesak. Saya punya 10 alasan untuk mengatakan bahwa sebaiknya memang Kapolri yang sekarang ini segera diganti oleh Presiden.
00:38Tapi kalau pun disebut cek ombak, cek ombaknya saya kira bukan ke rakyat, tapi ke lingkaran istana.
00:44Diantara mereka aja nih sebetulnya yang mau dicek nih, siapa yang kira-kira masih setuju Pak Sigit dipertahankan, tidak-tidak
00:51gitu.
00:51Sebab kita tanya nanti Bung Jayadi ya, kalau sekiranya disurpeni hari ini, orang lebih suka kalau Pak Sigit diganti atau
01:00tetap dipertahankan.
01:01Saya sih punya feeling mungkin 60 persen lebih orang mengatakan sebaiknya diganti.
01:05Oke, jadi lingkaran istana yang abang maksud siapa aja?
01:08Ya lingkaran istana ini kan banyak lah ya yang berkepentingan gitu.
01:11Untuk tetap mempertahankan yang bersangkutan gitu.
01:14Itulah kenapa kita melihat misalnya buru-buru DPR mengatakan, kami belum terima surpresnya.
01:20Lalu pemerintah juga mengatakan hal yang sama gitu.
01:23Nah oleh karena itulah menurut saya ya diantara mereka aja nih, sebetulnya yang masih ingin mempertahankan atau tidak.
01:29Kalau rakyatnya sih, ya itu yang saya sebut tadi, kalau Bung Jayadi mau lakukan survei, besok aja dilakukan survei.
01:36Saya sih hak kuliakin ya, bukan hak kuliakin, saya punya asumsi lebih dari 60 persen rakyat ini mau mengatakan supaya
01:44Kapolri yang sekarang itu diganti.
01:48Saya kan acara ini saya buat di media sosial saya, ya kan acara kita malam ini, itu komentarnya kebanyakan mengatakan
01:55setuju, setuju, setuju, setuju diganti gitu.
01:57Jarang kita yang menemukan orang yang mengatakan sebaiknya dipertahankan, kecuali tentu orang-orang dekat dari Kapolri ini gitu.
02:04Nah saya tadi menyebut ada sekitar 10 alasan saya untuk mendorong supaya Kapolri ini ganti.
02:11Perlu gak saya bacakan satu-satu?
02:13Oke, yang paling, diringkas dulu, yang paling penting, paling ngerjain menurut Anda?
02:16Semuanya penting.
02:17Udah, 3 poin, 3 poin, 3 poin.
02:193 poin itu tahun 2025, 2026 ini udah bertambah jadi 10.
02:24Nah yang mau 2024 dulu, kalau 2024 itu ada 3 alasan.
02:29Alasan pertama adalah soal, kali pertama dalam sejarah Republik, Kepolisian itu diistilahkan dengan Parcok.
02:37Ya, Partai Coklat, kita ingat tuh, 2024 yang lalu gitu ya.
02:40Nah, yang kedua adalah ada, kalau 2025 ini yang paling besar salah satu adalah penahanan terhadap lebih dari seribuan, bahkan
02:49mungkin tiga ribuan ya,
02:50aktivis yang, ya kasus tahun Agustus 2025 yang lalu gitu.
02:55Saya bacakan sedikit-sedikit aja lah, nanti penjelasannya ya.
02:58Satu, sudah menjabat lebih dari 5 tahun, 6 bulan tepatnya sebetulnya gitu ya.
03:05Dua, kesempatan untuk regenerasi di lingkaran polisi.
03:09Nah ini penting, karena kalau kita tanya sekarang misalnya, siapa kira-kira pengganti Pak Kapolri?
03:14Agak bingung, karena gak muncul tokoh-tokohnya.
03:16Kenapa gak muncul tokoh-tokohnya?
03:17Karena Pak Sigit sudah seperti tokoh sendiri gitu loh.
03:21Nah yang ketiga adalah, munculnya Caparcok itu yang saya sebut tadi itu ya.
03:25Yang keempat, banyaknya anggota Polri yang menduduki jabatan di luar institusi kepolisian,
03:30bahkan ketika putusan MK nomor 114 2025 melarang jabatan anggota polisi,
03:38tetap berlaku dan lebih banyak lagi sejak tahun 2023 sampai sekarang.
03:43Hampir lebih dari sekitar 3 ribuan sampai 4 ribuan anggota polisi yang menjabat di jabatan sivil.
03:49Lima, ribuan aktifis ditahan, saya sudah sebutkan itu tadi.
03:53Enam, peristiwa Agustus 2025 yang lalu.
03:56Ketujuh, pernyataan siap sampai titik darah penghabisan dirapat dengan Komisi 3 saat itu.
04:03Kedelapan, mandeknya amanah reformasi.
04:05Saya kira undang-undang yang sekarang, undang-undang nomor 5 tahun 2026 tidak begitu banyak membuat pesan-pesan reformasi.
04:12Sembilan, rendahnya perhatian polisi terhadap kasus korupsi, khususnya yang berada di lingkaran kepolisian sendiri.
04:20Yang ke-10, ketegangan institusional antara kepolisian dan kejaksaan.
04:25Karena ada 10, saya menyatakan memang CBN-nya diganti karena lebih banyak alasan menggantinya daripada mempertahankannya.
04:32Oke, baik. Saya ke Pak Susno.
04:34Pak Susno, ada 10-an yang disampaikan oleh Bang Rai.
04:38Anda sendiri melihat apakah memang benar Kapolri harus mendesak diganti itu, kata Bang Rai tadi. Anda setuju nggak?
04:44Pertama, saya tentunya akan jawab sebagai seorang polisi ya.
04:48Mantan polisi.
04:50Jelas kita konstitusional.
04:52Itu hak perrogatif presiden, yes.
04:55Kemudian, yang kedua, apakah jabatan Kapolri ini adalah pejabat lembaga negara yang terlama?
05:02Di bidang penegakan hukum? Saya kira tidak.
05:05Yang paling lama itu Jaksa Agung.
05:072019.
05:08Jaksa Agung 7 tahun.
05:09Nah, kemudian dalam undang-undang untuk Kapolri memang tidak ada ketentuan selain kalau dia pensiun.
05:17Nah, tetapi ini tergantung karena ini hak perrogatif presiden, terserah Pak Presiden.
05:23Apakah yang sekarang ini presiden benar-benar mau mengganti?
05:27Jadi, saya kira, ini saya sependapat dengan beliau.
05:30Ini cek ombak.
05:31Siapa yang dicek ombaknya?
05:33Ya, yang berkepentingan.
05:34Kalau rakyat, nggak perlu dicek lagi ya.
05:36Karena rakyat ini objeknya ya.
05:40Jadi, kalau cek ombak, beliau sudah penelitian.
05:43Nah, kalau di internal Polri, saya yakin bahwa sebagian daripada junior-junior itu ingin juga merasakan gimana.
05:52Dia berbintang 8, 4 di kiri, 4 di kanan.
05:57Jadi, ini artinya suara-suara dari bawah memang harus begitu.
06:03Tetapi persoalannya adalah, apakah saat ini tepat ganti Kapolri?
06:08Saya kira digeser sedikit.
06:10Mengapa?
06:11Kalau ini tepat ganti Kapolri, ini apa yang beredar rumor di masyarakat?
06:16Bahwa ada pejabat yang dekat dengan presiden, menghendaki Kapolri diganti, agar FA ini aman, ini akan klub gitu.
06:28Jadi, presiden kalau ngecek ombak ini untuk orang istana, jangan sekarang.
06:34Kalau sekarang, selesaikan dulu FA ini, kepastiannya.
06:38Apalagi tanggal 18, 19 itu adalah pra-peradilan.
06:42Nah, jangan-jangan ini pergeseran.
06:46Jadi, orang akan menyangka desakan ganti Kapolri ini adalah agar meloloskan FA ini berserta kroninya dari jerat hukum.
06:59Pasti ke situ.
07:00Pasti ke sana.
07:01Dan orang menduga bahwa kasus FA ini, FA ini bagian kecil daripada perkara ini.
07:07Orang saja sudah bertanya, kenapa perkara ini baru digleda, disita, membuat berita acara hasil penggledaan dan menghitung barang bukti dan
07:20membuktikan barang bukti ini asli apa palsu saja belum sempat.
07:25Hari Jumat, hari Sabtu itu hari libur.
07:28Walaupun polisi 24 jam.
07:30Kok diserahkan?
07:32Ini ada suatu kekuatan.
07:34Nah, jangan-jangan nanti kekuatan inilah yang menghendaki pergantian Kapolri.
07:38Kalau soal ganti Kapolri, sangat sependapat diganti.
07:42Tapi mungkin timingnya yang perlu dicari.
07:45Kalau sekarang, pasti akan mengarahnya.
07:47Lebih banyak merugikan kalau diganti sekarang.
07:49Lebih banyak merugikan Pak Presiden kalau begitu.
07:51Tapi Anda setuju bahwa harusnya diganti.
07:53Entah minggu depan, entah minggu besok, tunggu dulu perkembangan perkara FA.
Komentar