Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV Kepala BGN Sudaryono mengungkap sebanyak 66 kepala dapur SPPG dihentikan tidak hormat.

Hal ini disampaikan Sudaryono dalam konferensi pers di Jakarta pada Jumat (7/8/2026).

Beberapa penyebab penghentian tidak hormat diantaranya karena tidak berada di tempat kerja selama 10 hari berturut-turut, kejadian phising hingga terlibat judi online.

"Karena tindakan indisipliner, tidak berada di tempat lebih dari 10 hari secara berturut-turut. Kemudian ada kejadian phising yaitu tadi mengaku duitnya hilang karena scam dan lain-lain. Kemudian ada juga yang terlibat judi online dan juga ada yang kemudian terbukti melakukan tindak pidana hengki pengki," ujar Sudaryono.

66 orang tersebut diproses pemberhentian sebagai ASN PPPK.

Produser: Theo Reza

#mbg #badangizinasional #kepalabgn #breakingnews

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/684603/bgn-pecat-66-orang-kepala-dapur-sppg-terlibat-judi-online-hingga-ngaku-kena-phising
Transkrip
00:00Kepada publiknya, per hari ini kami telah memproses pemberhentian dan pembinaan SPPI atau Kepala Dapur
00:26Di 66 kasus dalam proses pemberhentian, jadi diberhentikan secara tidak hormat
00:34Karena apa? Karena tindakan indisipliner tidak berada di tempat lebih dari 10 hari secara berturut-turut
00:42Kemudian ada kejadian pising, yaitu tadi mengaku duitnya hilang karena skam dan lain-lain
00:50Kemudian ada juga yang terlibat judi online
00:53Dan juga ada yang kemudian terbukti melakukan tindak pidana hengki-pengki dan kemudian itu tadi
01:05Ada yang minta duit lah, inilah permainan ini
01:0966 sudah kami proses pemberhentian sebagai ASN P3K
01:15Jadi kepada Badan Kepala Negara kami sudah proses 66 Kepala Dapur
01:21Dan sisanya ada 60 yang kasus yang dalam pembinaan internal
01:27Pembinaan internal ini sebagian besar itu adalah karena terjadinya konflik antara mitra yang punya dapur
01:33Berkonflik dengan Kepala Dapurnya
01:36Siapa yang salah dan siapa yang keliru itu yang kita lagi cek
01:40Apakah Kepala Dapurnya neken-neken mitra minta fee
01:44Atau mitranya yang neken-neken Kepala Dapurnya misalnya minta untuk pengurangan
01:49Atau minta keuntungan lebih sehingga ada pengurangan kualitas dari makanan yang disediakan
01:54Ini kami cek semua
01:56Jadi ada 66, ini tersebar di Jawa Barat 29, Jakarta 19, Jawa Tengah 12, Jawa Timur 27, Sumatera 21, Kalimantan
02:079, 4 di Sulawesi dan 5 di tempat-tempat lainnya
02:18Indisipliner, kemudian tidak hadir
02:21Ada juga kasus keracunan yang berulang juga menjadi salah satu alasan kami melakukan proses pemberhentian secara tidak hormat kepada Kepala
02:31Dapur yang melakukan perlanggaran
02:33Ini kemudian kami berhentikan status ASN P3K-nya di Badan Kebagaian Negara
02:39Sekali lagi menanggapi masih adanya kasus keracunan
02:47Kami terus untuk meningkatkan layanan fungsi kontrol kami
02:53Kami kasih contoh saja adalah kasus keracunan di Jayapura
02:58Melalui sistem namanya POP yang kemarin saya sampaikan itu dari nyacah kol sampai dengan diserahkan itu ada lognya, ada logbooknya,
03:11bisa ditampilkan enggak?
03:13Aku kemarin minta screenshotnya itu ada?
03:19Kenapa? Kenapa enggak ada?
03:25Aku sudah minta screenshotnya itu
03:28Bagaimana sih?
03:31Enggak ada?
03:34Mana ada pus datin di sini?
03:38Mana datin enggak ada?
03:41Udah minta dari siang tadi
03:43Ya jadi nanti saya tampilkan lah
03:46Intinya dari kasus di Jayapura kita bisa memahami
03:49Bahwa dia mulai masak jam 7 malam
03:53Kemudian diserahkan
03:55Ya dikirim sampai di sekolah itu jam 11 siang besoknya
03:59Itulah juga menjadi salah satu penyebab
04:01Adanya keracunan
04:03Ya jadi
04:04Dan juga ada sebagian juga yang
04:07Misalnya ini kan yang paling baru kemarin
04:09Atau tadi malam itu di Bogor
04:11Itu kita lagi cek apakah keracunan karena MBG atau tidaknya
04:15Belum ada
04:16Belum ada
04:17Keterangan ya
04:18Tapi yang jelas ada orang tua yang juga
04:21Ikut keracunan
04:23Nah ini yang ya
04:24Di beberapa tempat juga sama
04:27Ada juga yang keracunan bukan hanya anak didiknya
04:30Tapi orang tuanya ikut keracunan
04:31Bukannya yang di Bogor
04:33Aku cerita yang tempat lain
04:35Karena ada
04:37Ada siswa yang membawa pulang MBG-nya
04:43Ya sudah Surawak Media
04:46Jadi hati dari anak-anak ini hatinya baik
04:50Dia makan telur, makan ayam, makan ikan
04:54Dia enggak tega
04:55Dia ingat keluarganya yang ada di rumah
04:58Maka dia sisihkan sebagian lauknya
05:01Itu kemudian dibawa pulang
05:03Sebagian nasi yang dibawa pulang
05:05Ini
05:06Ini
05:07Aduh menyedihkan
05:09Mohon maaf ini
05:12Ya
05:12Anak SD
05:14Ya kemarin saya ke Bogor yang sidak itu
05:17Itu dibelah
05:18Bergernya
05:20Setengah saya bilang kenapa enggak dihabisin
05:22Dia bilang saya mau kasih ke ibu saya
05:26Karena ibu saya belum pernah makan burger
05:30Jadi
05:32Ini
05:34Ini sedih
05:37Namun demi keamanan
05:38Demi keamanan pangan
05:40Demi keamanan supaya enggak kerajuran ini
05:42Juga menjadi penting ya
05:43Maka kami
05:44Akan menambah
05:46Ya
05:47Akan menginstruksikan lebih keras
05:49Terkait
05:50SOP yang harus dijalankan
05:52Jam berapa harus mulai masak
05:55Jam berapa matang
05:57Plus
05:57Matang plus
05:58Maksimal 4 jam setelah matang
06:01Jadi nanti akan
06:03Diberi label
06:04Kami sudah
06:05Instruksikan ke semuanya
06:06Harus dibeli label di omprengnya itu
06:09Setiap hari
06:10Harus dimakan
06:13Sebelum jam
06:14Maka
06:16Kalau sudah lewat jam
06:17Sebaiknya tidak
06:19Dimakan
06:20Harus dimakan
06:22Sebelum jam
06:24Apalagi kalau dibawa
06:26Pulang
06:26Ini
06:27Kami terus koordinasi dengan
06:29Kementerian
06:30Dik Dasmen
06:31Bagaimana guru
06:32Jadi begini
06:34Awam media semua
06:35Dan Bapak Ibu semua
06:36Di seluruh Indonesia
06:37Ada anggapan bahwa
06:39Seolah-olah guru itu
06:40Terganggu
06:41Jam belajar
06:42Mengajarnya
06:42Karena harus
06:43Mengurusi ompreng
06:44Itu
06:45Harusnya tidak
06:47Karena
06:47Di setiap sekolah
06:48Ada PIC
06:49Yang kemudian
06:50Ada insentif dari kami
06:52Untuk membantu
06:53Proses
06:54Distribusi
06:55Makan berisi gratis
06:57MBG ini
06:57Di kelas-kelas
06:58Ada PIC-nya
06:59Dua orang
07:00Lantas
07:01Guru ini apa
07:02Tugas atau
07:04Tambahan tugasnya
07:05Adalah
07:06Ikut
07:07Menyertai
07:08Makan bersama
07:10Murid-muridnya
07:11Dalam rangka apa
07:13Dalam rangka
07:14Untuk
07:15Edukasi
07:16Kepada
07:17Murid-murid siswa
07:18Di kelas itu
07:18Sudah cuci tangankah
07:21Antri
07:22Ngambil
07:23Ompreng
07:23Duduk
07:24Berdoa
07:25Makan dengan baik
07:26Dijelaskan
07:28Kandungan gisinya
07:29Termasuk
07:29Dimakan
07:31Sebelum jam
07:32Atau harus
07:33Dimakan
07:33Sebelum jam
07:34Berapanya
07:34Nah
07:35Manakala
07:36Nanti ada yang
07:37Membawa pulang
07:37Maka kita
07:38Beri anjuran
07:39Jangan
07:40Dibawa pulang
07:40Takutnya
07:42Ada kasus
07:43Menjadi
07:44Penyebab
07:44Kasus
07:45Keracunan
07:45Di banyak tempat
07:47Saudara-saudara
07:48Itu
07:48Misalnya
07:49Ada yang
07:49Membawa
07:50Kenyak generations
07:50Kapan
Komentar

Dianjurkan