00:01Saudara, musim kemarau yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia berdampak pada minimnya air bersih bagi warga.
00:07Di Cirebon, warga terpaksa menyedot air dari selokan demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.
00:17Sejumlah sumur warga di Desa Selangit, Kecamatan Kelangenan, Kabupaten Cirebon mengering.
00:22Demi memenuhi kebutuhan mandi dan mencuci, warga terpaksa menyedot air dari selokan untuk diisi ke dalam sumur mereka.
00:30Meski air berwarna keruh dan berbau, cara ini menjadi satu-satunya pilihan agar aktivitas sehari-hari tetap berjalan.
00:37Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan minum dan memasak, mereka memilih membeli air galon dari jasa isi ulang.
00:45Setengah bulan sebutnya tepung, sebutnya beli, setengah bulan.
00:49Bau nggak sih, Bu, airnya?
00:51Ya, di anu dikiteng kok, pakai selurong dina, tolim dina, tolim daun.
00:55Diendapin dulu?
00:56Iya.
00:57Terus gatel nggak ke ibu badannya?
00:59Ya, sebut gatel sebut beli, airnya sendiknya gatel.
01:03Biasa ya, Bu?
01:04Iya.
01:04Iya.
01:07Pemerintah desa Selangit bilang kondisi kegeringan ini terjadi hampir setiap tahun saat musim kemarau.
01:12Akibatnya, sekitar 80 persen warga terpaksa memanfaatkan air dari saluran imigrasi maupun selokan untuk memenuhi kebutuhan mandi, mencuci, dan kakus.
01:24Warga mungkin karena sudah biasa ya, jadi tidak ada keluhan, karena tidak ada pilihan lain sih.
01:30Jadi, pilihannya hanya kalau buat mandi sama mencuci itu dapatnya dari sini.
01:35Selokan ya, Pak?
01:36Selokan.
01:37Kalau buat minum, mungkin masyarakat beli diisi ulang.
01:41Kalau menurut masyarakat kami memang bau ada, gatel-gatel juga ada.
01:46Cuman mau bagaimana lagi gitu, adanya seperti ini.
01:49Ini rata-rata setiap rumah pakenya air selokan, Pak?
01:53Rata-rata.
01:54Rata-rata.
01:55Karena kebetulan desa Selangit sumber mata air tanahnya itu berkurang atau sedikit.
02:01Hingga kini, bantuan air bersih masih menjadi solusi sementara bagi warga desa Selangit.
02:07Warga menunggu hadirnya sumber air bersih yang permanen.
02:10Tim Liputan Kompas TV
Komentar