Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 54 menit yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan bahwa dirinya tidak segan-segan untuk turun tangan mengatasi teriakan rakyat, apabila para kepala daerah tidak mampu menyelesaikannya.

Hal tersebut Prabowo sampaikan saat menghadiri acara peluncuran buku bertajuk "10 Karya Nyata untuk Negeri: Setengah Abad Bahlil Lahadalia" di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Jumat (7/8/2026).

"Kalau gubernur, kalau bupati, kalau camat, kalau kepala desa tidak bisa mengatasi teriakan rakyat di desa, kita tidak segan-segan, presiden turun tangan, kita memenuhi apa yang diteriakkan oleh rakyat," ujar Prabowo (2:53).

Baca Juga Canda Bahlil Saat Luncurkan Buku Ditandatangani Prabowo: Cak Imin Belum Tentu Punya di https://www.kompas.tv/nasional/684560/canda-bahlil-saat-luncurkan-buku-ditandatangani-prabowo-cak-imin-belum-tentu-punya



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/684566/prabowo-ultimatum-kepala-daerah-tak-bisa-penuhi-teriakan-rakyat-saya-tak-segan-turun-tangan
Transkrip
00:00Juga karena Menteri ESDM dan Pertamina bagus mengelola energi kita, kita bisa menjaga BBM yang disubsidi masih kita tidak naikkan.
00:17Walaupun banyak negara lain sudah agak panik, Indonesia masih cool, masih tenang.
00:23Bukan tidak menghadapi kesulitan, kita juga tadi disinggung dalam satu tahun beroperasi dan danantara kita, saya dapat laporan bahwa revenue
00:44penghasilan dari danantara sudah naik 400% kurang lebih.
00:53Ini terus harus kita audit, terus harus kita cek, tapi kalaupun tidak 400%, 300% atau 200% ini signifikan,
01:05peningkatan signifikan dalam satu tahun bekerja.
01:09Saudara-saudara sekalian, prestasi-prestasi kita real, sekian ribu jembatan yang kita bangun, jembatan yang dirasakan oleh rakyat.
01:22Rakyat, rakyat teriak dan melalui teknologi kita segera tangkap, kita segera tanggap, kita reaksi.
01:35Dan hari ini kita sudah mendekati 2.500 jembatan seluruh desa-desa di Indonesia.
01:48Yang banyak tidak diingat oleh banyak elit Indonesia.
01:56Sudara-saudara, dana desa sudah kita berikan, sudah berjalan 10 tahun, 1 miliar, 1 desa, 1 tahun.
02:13Jembatan di desa harganya mungkin 400 juta, rata-rata, 700 juta, 800 juta, yang besar mungkin 2M, 3M.
02:30Dan sesungguhnya semua desa, semua pimpinan desa bisa memenuhi jembatan-jembatan itu.
02:40Tapi oke, kita tidak mengeluh, tidak cari kambing hitam, tidak mempersoalkan masa lalu, selesaikan hari ini.
02:52Jadi, kalau Gubernur, kalau Bupati, kalau Camat, kalau Kepala Desa tidak bisa mengatasi teriakan rakyat di desa, kita tidak segen
03:09-segen.
03:09Presiden turun tangan, kita memenuhi apa yang diteriakin oleh rakyat.
03:18Jadi, saya kira sangat banyak hasil yang kita lakukan, perbaikan yang kita lakukan.
03:26Puluhan ribu sekolah sudah kita perbaiki.
03:31Akhir tahun ini, mungkin lebih 70 ribu.
03:36Tahun depan, target kita 100 ribu.
03:41Dan kita akan selesaikan dalam 3 tahun yang akan datang.
03:45Semua sekolah di Indonesia akan kita perbaiki.
03:47Semua push cash mask Indonesia yang sudah 30 tahun lebih tidak diperbaiki, kita akan perbaiki.
03:55Sudah-sudah sekalian.
03:58Jadi, sudah-sudah, ini juga tadi akibat kerjasama yang baik.
04:05Kerja keras yang baik.
04:08Keberanian oleh hampir semua menteri, saya lihat.
04:12Percaya diri.
04:15Orientasi kepada kebenaran.
04:17Orientasi kepada rakyat.
04:20Kita akan bergerak lebih cepat lagi.
04:25Saya kira itu dari saya, saudara-saudara.
04:29Pak Bahlil, ya kan?
04:32Teruskan pengabdianmu dengan sebaik-baiknya.
04:36Ambil manfaat dari apa yang sudah kau pelajari.
04:42Saya terus menilai pekerjaan beliau dan saya menilai sampai sekarang beliau harus saya kasih rapor.
04:57MAMUASKAN.
04:59Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan