Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 hari yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Polda Metro Jaya mengungkap perkembangan terbaru terkait penemuan 996 pucuk yang diduga senjata di sebuah yayasan di Jakarta Selatan.

Dari hasil pendalaman, polisi menyatakan sebanyak 995 pucuk merupakan senapan angin, sedangkan satu pucuk adalah senjata api jenis Franchi SPA SPAS-15 kaliber 12 GA yang kini diamankan sebagai barang bukti.

Berdasarkan hasil penelusuran, kepemilikan senjata api tersebut tercatat atas nama seorang berinisial DS.

Baca Juga FULL! 995 Senjata Ditemukan di Sekolah Swasta Jakarta Selatan, Temuan Narkoba & Kaset Pornografi di https://www.kompas.tv/video/684370/full-995-senjata-ditemukan-di-sekolah-swasta-jakarta-selatan-temuan-narkoba-kaset-pornografi

Kabid Humas Polda Metro Jaya menjelaskan bahwa hasil pendalaman Direktorat Intelkam menunjukkan DS telah meninggal dunia pada tahun 2020. Karena itu, penyidik masih melakukan penelusuran lebih lanjut untuk mengungkap asal-usul kepemilikan, legalitas, tujuan penyimpanan, serta pihak yang menguasai senjata tersebut setelah pemiliknya meninggal.

Polisi juga akan meminta keterangan mantan pengurus yayasan berinisial IW sebagai bagian dari proses penyelidikan yang masih berlangsung.

Produser: Prayogi Haro

Editor: Lintang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/684461/polda-metro-ungkap-pemilik-996-senjata-di-yayasan-sekolah-jaksel-sudah-meninggal-sejak-2020
Transkrip
00:00Dari 996 pucuk yang diduga senjata tadi, kami sampaikan bahwa 995 pucuk merupakan senapan angin, bukan senjata api.
00:16Dan satu pucuk merupakan senjata api jenis Franchi SPA SPA S15 kaliber 12GA.
00:27Ini sudah diamankan oleh penyidik dari Pores Metro Jakarta Selatan.
00:34Saat pendalaman satu pucuk diduga senjata api, ini setelah didalami kepemilikan atas nama saudara DS.
00:46Dari hasil pendalaman, Direkturat Intelkam Subdit Wasendak menemukan bahwa saudara DS sudah meninggal dunia tahun 2020.
01:01Sehingga senjata ini diamankan untuk penelusuran lebih lanjut.
01:06Sementara untuk 995 pucuk diduga senjata angin, ini kami sampaikan pada rekan-rekan bahwa
01:23Ada empat pucuk 995 tadi, terdiri dari empat pucuk senapan angin kaliber 4,5 mm,
01:34215 pucuk pistol angin kaliber 4,5 mm,
01:42776 pucuk revolver angin kaliber 4,5 mm.
01:50Ini diamankan dan ditempatkan di gudang Subdit Wasendak di Intelkam Polda Metro Jaya.
01:56Terkait tentang proses penelusuran pendalaman oleh Direkturat Intelkam dan Pores Metro Jakarta Selatan,
02:07pada Rabu 5 Agustus pihak yayasan kembali melakukan pemeriksaan.
02:13Jadi ada pemeriksaan-pemeriksaan, ini kalau ditemukan terkait tentang surat import,
02:22terkait surat import RSI 548312-2008.
02:27Ini ada import terkait tentang softgun ataupun senapan angin.
02:33Nah, tetapi kenapa penyimpanan bukan kepada tempat yang semestinya,
02:39tetapi di dalam satu yayasan.
02:41Yang bersangkutan, Saudara Iwe.
02:45Saudara Iwe merupakan dulu pengurus dari suatu yayasan,
02:52sehingga mungkin melihat, menempatkan barang-barang tadi dalam suatu gudang.
02:57Tapi setelah 2026, yang bersangkutan sudah tidak menjadi pengurus kembali di dalam suatu yayasan,
03:04dan pihak pengolah yayasan yang baru,
03:07meminta untuk seluruh barang dipindahkan ataupun dikeluarkan.
03:12Dan melihatlah ada dalam bentuk wujud-wujud senjata,
03:17diduga senjata api ataupun senjata lainnya,
03:20ini melaporkan kepada Porex Metro Jakarta Selatan dan dilakukan pendalaman dan penindakan.
03:26Kita akan melakukan, mengundang Saudara Iwe dalam hal ini untuk memberikan keterangan,
03:31termasuk akan melakukan pendalaman terkait tentang asal-usul, kepemilikan, perizinan, penguasaan,
03:39lokasi penyimpanan, dan tujuan penyimpanan.
03:42Penyelidikan sampai saat ini masih dilakukan oleh Direkturat Intelkam Subdit Wah Sendak,
03:49bekerjasama dengan Porex Metro Jakarta Selatan.
03:52Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan