00:03Saudara Konsil Kesehatan Indonesia menyesalkan peristiwa perundungan di media sosial terhadap pasien yang mengeluhkan pelayanan kesehatan.
00:11Ironisnya, sebagian pelaku perundungan tersebut adalah tenaga kesehatan dan pegawai rumah sakit.
00:18Konsil Kesehatan Indonesia berharap para tenaga kesehatan lebih bijak menggunakan media sosial dan menghindari pernyataan yang bisa melukai dan menyinggung
00:28pasien dari masyarakat.
00:30Konsil Kesehatan Indonesia menegaskan langsung melakukan penelusuran terhadap peristiwa perundungan dan akan segera menindaklanjuti jika ditemukan pelanggaran.
00:39Koordinasi juga berkoordinasi dengan institusi pendidikan dan faskes tempat bekerja tenaga kesehatan yang melakukan perundungan.
00:50Sikap empati merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari profesionalisme tenaga medis dan tenaga kesehatan.
01:00Oleh karena itu, penghormatan terhadap martabat manusia termasuk pasien dan keluarganya harus sentiasa dijaga dalam setiap bentuk komunikasi.
01:11Saat ini, Konsil Kesehatan Indonesia bersama organisasi profesi yang terkait sedang melakukan penelusuran terhadap peristiwa tersebut sesuai dengan kewenangan masing
01:27-masing.
01:31Tak kunjung mendapat ruangan di rumah sakit, seorang pasien pengguna BPJS Kesehatan mencurahkan isi hatinya di media sosial.
01:42Namun unggahannya tersebut justru mendapat tanggapan negatif dari sejumlah orang.
01:47Bahkan, diantaranya adalah tenaga kesehatan.
01:53Kemudian unggahan lainnya muncul dari warga net yang mengakus sebagai sepupu pasien tersebut.
02:01Ia menjelaskan, sang pasien sudah meninggal dunia dan meminta agar tidak ada lagi yang menyampaikan komentar negatifnya.
02:09Kisah tentang pasien bernama Yurizal Trihairawan ini pun menuai sorotan publik yang juga mengecam keras tindakan tenaga kesehatan yang mengunggah
02:21komentar negatif terhadap Yurizal.
02:24Salah satu tenaga kesehatan yang melakukan hal itu merupakan peserta program pendidikan dokter spesialis atau PPDS DRSUP Dr. Sajidto, Yogyakarta.
02:35Dokter yang terlibat kini telah meminta maaf di media sosial.
02:40Namun, pihak RSUP Dr. Sajidto telah menonaktifkan dokter tersebut untuk penanganan lebih lanjut atas tindakannya itu.
02:48Dokter yang memberikan komentar tersebut, yang mengunggah tersebut, merupakan dokter peserta didik dari FKKM KUGM dan RSUP Dr. Sajidto.
03:02Jadi, ini murni peserta didik yang melakukan, mengunggah di media sosial secara personal.
03:11Yang bersantutan nanti akan kita proses di dalam pendidikan bermakabat terkait dengan apa yang telah dilakukannya.
03:21Kemudian, mulai hari ini, yang bersantutan sudah dimamakibkan untuk mengikuti proses-proses yang terkait dengan pendidikan bermakabat.
03:32Salah satu yang juga diduga melakukan perundungan di media sosial terhadap pasien BPJS.
03:38Diketahui bekerja di rumah sakit Dr. Soekarjo, Tasikmalaya.
03:44Pihak RSUD telah memeriksa bersangkutan dan pegawai tersebut telah mengundurkan diri secara tertulis.
03:52Dan yang bersangkutan sudah datang menghadap pada atasan langsung.
03:57Kemudian sudah dilakukan pemeriksaan dan dibuatkan berita acara pemeriksaan oleh atasan langsung.
04:04Dan informasi terakhir bahwa hari ini yang bersangkutan mengajukan surat pengunduran diri.
04:13Wakil Ketua Komisi 9 Charles Honoris mendorong sanksi kepada seluruh nages yang terlibat perundungan terhadap pasien.
04:21Di sisi lain, kasus itu juga dianggap sebagai bukti layanan kesehatan belum sepenuhnya merata.
04:27Sehingga anggaran negara perlu diprioritaskan agar kasus serupa tidak terulang.
04:35Namun yang lebih penting, peristiwa ini juga menjadi potret bahwa kapasitas pelayanan kesehatan kita masih belum memadai.
04:43Saat ini ketersediaan fases kesehatan dan juga tenaga kesehatan di banyak daerah masih jauh dari kebutuhan masyarakat.
04:50Karena itu saya juga berharap anggaran negara harus benar-benar diprioritaskan untuk bisa memperkuat pelayanan dasar.
04:56Jangan sampai masyarakat kita kesulitan untuk mendapatkan layan kesehatan yang layak.
05:03Sementara terkait apa yang terjadi pada almarhum Yurizal, terkait curhatannya mengenai pelayanan kesehatan pasien BPJS.
05:12Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut dirinya gagal setiap kali ada pasien meninggal dan berusaha membenahi pelayanan.
05:22Dari Bapak Presiden menaikkan rata-rata angka harapan hidup rakyat Indonesia dari 72 ke 76.
05:29Jadi setiap ada yang meninggal itu hati saya sedih.
05:32Apalagi kalau meninggalnya muda, saya merasa saya sebagai main cash itu gagal kok teman-teman kita itu ada yang meninggal
05:40muda.
05:40Jadi harusnya memang kita usahakan memberikan layanan terbaik lah agar mereka bisa usianya lanjut sampai ke 76.
05:49Kekurangan itu ada, itu yang harus kita perbaiki.
05:52Baik di fasilitas kesehatannya, di alat-alat kesehatannya maupun di SDM kesehatannya.
05:57Apa yang dialami Yurizal ini, hendaknya menjadi alarm peringatan.
06:04Baik untuk pembendahan pelayanan kesehatan maupun terhadap etika tenaga kesehatan dalam berkomentar di media sosial.
06:12Terutama menyangkut pasien.
06:15Tim Liputan Kompas TV
Komentar