00:00Saya terutama mengajak tim saya dan saudara-saudara sekalian kalau saya memimpin,
00:12saya sukanya itu memimpin dengan fakta, facts, realita, dengan keadaan yang sebenarnya.
00:30Kadang-kadang fakta itu ya tidak enak. Kadang-kadang melihat realita itu tidak enak. Terus senang saja.
00:48Contoh yang kecil saja, kita negara jumlah penduduk keempat terbesar di dunia.
00:59300, ya hampir 300 juta ya. 287 juta. Tapi saya sangat sedih. Terus senang saja.
01:09Masalah sepak bola saja. Kita tidak mampu masuk piala dunia.
01:18Ini fakta yang tidak enak.
01:24Masa negara kecil seperti Cape Verde?
01:31Cape Verde masuk? Saya tidak tahu itu.
01:35Mungkin jumlah penduduknya dengan kabupaten Sumedang mungkin lebih banyak Sumedang.
01:45Ya, Cape Verde, apa lagi ya. Banyak negara-negara kecil yang masuk ke situ.
01:53Ini harus kita introspeksi. Kita harus lihat.
01:59And tidak gunanya kita mengeluh.
02:03Menurut saya, ini saya ambil contoh sepak bola.
02:08Tapi nanti saya bisa ambil contoh banyak sekali, ya kan?
02:12Tapi ini contoh sepak bola saja.
02:14Kalau sepak bola, tidak ada yang tersinggung di antara kalian, kan?
02:18Benar tidak? Ya kan?
02:20Mungkin yang tersinggung...
02:24Menpora, mungkin.
02:26Tapi beliau juga baru main ponanya.
02:31Atau enggak? Beliau kan sudah PSAC juga lumayan.
02:34Tapi beliau sudah berjuang luar biasa.
02:37Dan kita hampir masuk kemarin, ya.
02:41Hampir masuk.
02:45Mungkin strateginya harus lebih pintar, kita.
02:48Maksud saya begini.
02:53Lihat fakta itu.
02:55Negara sebesar kita.
03:01Tidak bisa ikut piala dunia.
03:06Satu yang saya bilang, jangan mengeluh.
03:10Jangan mencari kambing hitam.
03:13Jangan...
03:14Karena itu tidak akan membantu.
03:16Nah sekarang, belajar.
03:18Bagaimana?
03:20Kenapa kok bisa?
03:25Negara itu masuk, umpamanya?
03:28Ya kan?
03:29Kenapa?
03:31Apa yang dilakukan?
03:32Pelatihnya dari mana?
03:34Guru-gurunya dari mana?
03:38Jadi...
03:38500 ribu.
03:41Ya benar.
03:41Sumber dang lebih banyak.
03:45Bogor apalagi?
03:47Oh.
03:47Oh enggak.
03:48Ya.
03:49Sumber dang lebih banyak dari...
03:51Cape Verde.
03:56Jadi kita cari penyebabnya apa.
04:02Baru kita berani berbuat.
04:06Sains dan teknologi.
04:10Kita butuh orang-orang pintar.
04:15Banyak orang pintar.
04:18Saya ingat...
04:20Profesor Habibie...
04:23Mengatakan, oke...
04:25Kita enggak usah takut.
04:26Satu persen saja orang pintar di Indonesia.
04:31Satu persen saja.
04:33Itu hampir tiga juta orang.
04:36Ya.
04:39Jadi...
Komentar