00:00Kita ke sorotan lainnya, saudara, dugaan keracunan usai menyantap makanan bergizi gratis di distrik Depare,
00:06Kabupaten Jayapura, menyebabkan lebih dari 80 orang siswa dan guru harus mendapatkan penanganan medis.
00:13Kasus tersebut merupakan satu dari sekian banyak kasus keracunan MPG
00:16yang menurut Badan Gizi Nasional, sebagian besar dipicu pelanggaran standar prosedur operasional.
00:26Satu persatu siswa paut, SD, SMP, dan juga guru dari distrik Depare mendatangi RSUD Yowari di Jayapura, Papua
00:36untuk mendapatkan perawatan lantaran dugaan keracunan makanan yang mereka alami.
00:41RSUD Yowari bahkan mendirikan tenda darurat di halaman untuk menangani para pasien.
00:46Jumlah pasien dugaan keracunan makanan ini kurang lebih sebanyak 80 orang
00:51yang tersebar di RSUD Yowari, Puskesmas Harapan, Puskesmas Sentani, Puskesmas Waibu, dan RSUP Jayapura.
00:59Menurut Bupati Jayapura, kondisi ini dialami para siswa usai menyantap makanan bergizi gratis di sekolah.
01:06Kita makan, dan setelah makan, kita sudah pulang ke rumah.
01:12Setelah tinggal, setelah pulang ke rumah, baru terjadi reaksi.
01:18Reaksi melalui perut sakit, bunta, bunta, banyak dinamika di situ.
01:26Dinamika yang berkalami.
01:29Puskesmas Waibu, Waibu, dan Ampung Harapan.
01:33Tapi jumlah terbanyak ada di sini.
01:35Hanya jumlah secara keseluruhan kami belum bisa sampaikan,
01:38karena kami masih tunggu terus-tunggu terus, masih bertahan.
01:41Bupati menyebut, hingga kini pemerintah daerah masih melakukan pendataan jumlah korban.
01:47Dugaan keracunan MBG yang terjadi di Jayapura,
01:49merupakan satu dari banyak kasus serupa yang terjadi di Indonesia.
01:54Dari hasil evaluasi, Badan Gizi Nasional mengungkap,
01:58sebagian besar kasus keracunan MBG dipicu pelanggaran standar prosedur operasional.
02:03Kami melihat beberapa sebab gitu ya, ini kita ngomong lebih umum gitu,
02:10ada yang misalnya SOP-nya dia masaknya kecepatan.
02:14Kalau di Papua, kita lihat dari lok, lok dapurnya itu kan kita ada sistem loknya,
02:18dia kapan persiapan, kapan nyacah, kapan apa, kapan dimasak itu ada.
02:22Jadi memang memulai masaknya kecepatan, kalau nggak salah jam 7 atau setengah 8 hari sebelumnya
02:29untuk diberi makan di hari berikutnya di jam 11.
02:32Jadi itu sudah melanggar, termasuk yang di Semarang juga sama,
02:36dia mulai masak jam 9 malam.
02:38Ini sekarang tinggal bagaimana?
02:40Ini kan masalah kedisiplinan, ya kan?
02:44Nah ini kita lagi cari formula.
02:47BGN pun meminta semua dapur SPPG untuk memenuhi standar
02:51dengan adanya sertifikat laik higiene sanitasi atau SLHS
02:56sebagai salah satu langkah untuk MBG yang lebih baik.
02:59Tim Liputan, Kompas TV.
Komentar