Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Tiga pekan penyelidikan tewasnya dokter PPDS di Riau, polisi akhirnya mengungkap penyebab kematian mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi.

Polisi mengungkap ditemukan zat mematikan pada tubuh dokter tersebut.

Hal itu dipastikan setelah pemeriksaan toksikologi di Laboratorium Forensik Polda Riau dan autopsi jenazah di RS Bhayangkara.

Pada tubuh dokter ditemukan kandungan rocuronium pada sampel urine, darah, dan ginjal korban.

Ahli forensik menyimpulkan, kematian korban disebabkan oleh efek rocuronium.

Selain autopsi, polisi juga memeriksa CCTV dan telepon genggam milik korban.

Pihak keluarga membantah adanya permasalahan ekonomi yang menimpa dokter tersebut.

Keluarga mengatakan, dokter tetap beraktivitas seperti biasa sebelum ditemukan tewas di samping RSUD Tengku Rafian Siak pada 14 Juli 2026 lalu.

#PPDS #RSUD #DOKTERPPDS

Baca Juga Mensos Tangguhkan 1,49 Juta Penerima Bansos Terindikasi Main Judol, Naik 2 Kali Lipat dari 2025 di https://www.kompas.tv/nasional/684283/mensos-tangguhkan-1-49-juta-penerima-bansos-terindikasi-main-judol-naik-2-kali-lipat-dari-2025



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/684286/dokter-ppds-di-riau-tewas-polisi-ditemukan-zat-mematikan-di-tubuh-dokter-alex-sapa-siang
Transkrip
00:00Kita ke kasus lainnya, saudara.
00:02Tiga pekan penyelidikan tewasnya dokter PPDS di Riau,
00:05polisi akhirnya mengungkap penyebab kematian mahasiswa kedokteran
00:09program pendidikan dokter spesialis anestesi.
00:11Polisi mengungkap ditemukan zat mematikan pada tubuh dokter tersebut.
00:18Hal itu dipastikan setelah pemeriksaan toksikologi
00:22di laboratorium forensik Polda Riau dan otopsi jenazah di rumah sakit Bayangkara.
00:28Pada tubuh dokter ditemukan kandungan rocuronium
00:32pada sampel urin, darah, dan ginjal korban.
00:36Ahli forensik menyimpulkan kematian disebabkan efek rocuronium.
00:40Selain otopsi, polisi juga memeriksa CCTV dan handphone milik korban.
00:44Pihak keluarga membantah adanya permasalahan ekonomi yang menimpa dokter tersebut.
00:49Keluarga bilang dokter tetap berkegiatan seperti biasa
00:52sebelum ditemukan tewas di samping RS UD Tengkurafian, Siak, 14 Juli 2026 lalu.
01:01Dimana dari semua hasil pemeriksaan tersebut dapat disimpulkan bahwa
01:08telah ditemukan meninggal dunianya
01:12almarhum dokter Alex Kristoloris disebabkan oleh
01:15ditemukannya zat yang mematikan di dalam tubuh korban.
01:21Di hari terakhir sebelum dia di jatah tanggungan,
01:24dia masih pergi kerja, dia masih pergi otopsi,
01:27dia masih ada bermain game,
01:29dia masih sempat mengerjakan tugas,
01:31dan kami masih sempat berbincang,
01:33kami bersanda-sanda menceritakan keseharian hari itu.
01:35Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan