Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Polisi Slovakia berhasil menghancurkan ranjau udara terbesar peninggalan Perang Dunia Kedua yang pernah ditemukan di negara itu. Ranjau seberat 700 kilogram tersebut muncul setelah permukaan Sungai Danube surut akibat kekeringan.

Rekaman video menunjukkan petugas polisi dan ahli penjinak bom mengangkat ranjau dari dasar sungai sebelum membawanya ke lokasi aman untuk dimusnahkan.

Ranjau itu diidentifikasi sebagai ranjau udara anti-kapal milik Inggris yang dijatuhkan pada 1944. Pemusnahan dilakukan melalui ledakan terkendali yang membentuk kawah besar.

Kekeringan dan gelombang panas yang melanda Eropa Tengah turut menurunkan permukaan air Sungai Danube. Kondisi ini memunculkan berbagai peninggalan bersejarah sekaligus benda berbahaya yang selama ini tersembunyi di dasar sungai.

Selain itu, penurunan drastis permukaan air Sungai Danube di Serbia juga memunculkan kembali bangkai kapal perang Jerman era Perang Dunia Kedua.

Fenomena ini mengganggu jalur pelayaran dan memicu kekhawatiran akan dampak kekeringan.

Sekitar 20 bangkai kapal kini terlihat di dekat Kota Prahovo setelah surutnya permukaan air sungai.

Kapal-kapal yang ditenggelamkan pasukan Nazi saat mundur pada akhir perang itu kini muncul kembali ke permukaan.

Kondisi tersebut mempersempit jalur pelayaran di Sungai Danube, sekaligus menyebabkan pembangkit listrik tenaga air utama di Serbia hanya beroperasi sekitar 20 persen dari kapasitasnya.

Fenomena langka ini juga menarik perhatian wisatawan yang datang untuk melihat langsung bangkai kapal. Sementara itu, upaya evakuasi bangkai kapal masih terus dilakukan meski berjalan lambat.

#perangduniaII #slovakia #ranjau

Baca Juga Kehabisan Oksigen, 1 Orang Meninggal Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/regional/684257/kehabisan-oksigen-1-orang-meninggal-akibat-kebakaran-hutan-dan-lahan-kompas-siang



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/684259/penampakan-ranjau-di-permukaan-sungai-di-slovakia-peninggalan-perang-dunia-ii-kompas-siang
Transkrip
00:00Kita ke Slovakia, polisi Slovakia berhasil menghancurkan ranjau udara terbesar peninggalan Perang Dunia Kedua yang pernah ditemukan di negara itu.
00:10Ranjau seberat 700 kg tersebut muncul setelah permukaan sungai dan ube surut akibat kekeringan.
00:18Rekaman video menunjukkan petugas polisi dan ahli penjinak bom mengangkat ranjau dari dasar sungai sebelum membawanya ke lokasi untuk dimusnahkan.
00:28Ranjau itu diidentifikasi sebagai ranjau udara antikapal milik Inggris yang dijatuhkan pada tahun 1944.
00:37Pengusnahan dilakukan melalui ledakan terkendali yang membentuk kawah besar.
00:42Kekeringan dan gelombang panas yang melanda Eropa tengah turut menurunkan permukaan air sungai dan ube.
00:49Kondisi ini memunculkan berbagai peninggalan bersejarah sekaligus benda berbahaya yang selama ini tersembunyi di dasar sungai.
01:05Penurunan drastis permukaan air sungai dan ube di Serbia memunculkan kembali bangkai kapal perang Jerman era perang dunia kedua.
01:14Fenomena ini mengganggu jalur pelayaran dan memicu kekhawatiran akan dampak kekeringan.
01:22Sekitar 20 bangkai kapal kini terlihat di dekat kota Prahovo setelah surutnya permukaan air sungai.
01:29Kapal-kapal yang ditenggelamkan pasukan Nazi saat mundur pada akhir perang itu kini muncul kembali ke permukaan.
01:36Kondisi tersebut mempersempit jalur pelayaran di sungai dan ube sekaligus menyebabkan pembangkit listrik tenaga air utama di Serbia hanya beroperasi
01:46sekitar 20% dari kapasitasnya.
01:49Fenomena langka ini juga menarik perhatian wisatawan yang datang untuk melihat langsung bangkai kapal.
01:56Sementara upaya evakuasi bangkai kapal masih terus dilakukan meski berjalan lambat.
02:11Jeste, jako je mala voda ove godine.
02:152004. je bila voda minus 180 i evo sad 2026. trenutno je minus 117 ili minus 120.
02:23I po svemu sudeći još će voda da ide dole.
02:26Još uvek ljudi ne znaju kako da dođu do samih olupina.
02:31Postoji veliko interesovanje, ali još uvek nemaju ljudi mogućnost da dođu.
Komentar

Dianjurkan