Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Pemilik kontrakan tidak menduga salah satu penghuni kontrakannya adalah pelaku mutilasi. Ia mengaku tidak mengetahui aktivitas sehari-hari pelaku.

Pemilik kontrakan di Gang Belimbing, Kelurahan Cipayung, tidak mengira salah satu penyewanya merupakan pelaku mutilasi yang jasad korbannya ditemukan di tanah kosong, Kavling Depkes, Depok, Jawa Barat.

Pemilik kontrakan mengatakan, pelaku menyewa satu unit kontrakan bersama seorang temannya.

Ia mengaku kaget karena pelaku menghabisi nyawa korban di rumah kontrakan miliknya.

Polda Metro Jaya bersama Puslabfor telah menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menyita sejumlah barang bukti.

#cipayung #tkp #mutilasi

Baca Juga Lowongan Kerja BBAP di BUMN BRI Agustus 2026, Ini Link dan Cara Daftarnya di https://www.kompas.tv/ekonomi/684253/lowongan-kerja-bbap-di-bumn-bri-agustus-2026-ini-link-dan-cara-daftarnya



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/684256/pemilik-kontrakan-ungkap-pelaku-mutilasi-di-depok-tinggal-di-kontrakan-bersama-temannya
Transkrip
00:00Pemilik kontrakan tidak menduga salah satu orang penghuni kontrakan adalah pelaku mutilasi.
00:05Ia mengaku tidak mengetahui aktivitas sehari-hari pelaku.
00:10Pemilik kontrakan di Gang Belimbing, Kelurahan Cipayung tidak mengira salah satu penyewa kontrakan merupakan pelaku mutilasi
00:19yang jasadnya ditemukan di Tanah Kosong dan berada di Kafling, Depkes, Depok, Jawa Barat.
00:25Pemilik kontrakan bilang pelaku menyewa satu kontrakan bersama dengan satu temannya.
00:30Ia mengaku kaget rumah yang pelaku menghabisi nyawa korban di rumah kontrakannya.
00:36Polda Metro Jaya bersama Pus Lafford telah menggelar olah tempat kejadian perkara dan menyita sejumlah barang bukti.
00:53Kalau usahanya saya nggak tahu dia bilangnya itu kerjanya di Depok gitu aja, jadi deket kalau di sini.
00:59Kalau usahanya itu saya nggak tahu, soalnya saya pas dia udah kasih DP, terus kita kasih boncinya udah selebihnya kaget
01:08-kaget.
01:09Nah, pas saya tahu begini gimana bu?
01:13Ya, pasti saya shock ya, karena namanya saya milih punya rumah gitu kan, pas tiba-tiba saya ditelepon gitu kan,
01:19ada yang baru ngontrak tuh, yaudah saya langsung ke sini.
01:23Pas bersih-bersih rumahnya sudah kosong, gimana bu pandasinya?
01:26Ya, saya biasa aja.
01:28Rumah bersih nggak ada apa-apa?
01:29Nggak ada apa-apa. Kaya ya paling kayak tisu.
01:36Lebih lengkap soal kasus mutilasi di Depok, Jawa Barat kita tanyakan langsung.
01:41Pada jurnalis Kompas TV, Jihan Jufri dan juru kamera Yanivan Prapta di Depok, Jawa Barat.
01:47Jihan, untuk saat ini polisi telah menggelar olah tempat kejadian perkara, lalu fakta-fakta apa saja yang telah ditemukan oleh
01:54kepolisian.
01:58Ya, benar sekali Juno dan juga saudara olah TKP telah dilakukan oleh penyidik dan tim Inavis Polda Metro Jaya.
02:08Namun, sebelum kita membahas terkait dengan temuan yang berhasil diamankan oleh polisi,
02:14saya akan menggambarkan terlebih dahulu bagaimana situasi di area kontrakan dua lantai yang berada di wilayah Gang Belimbing Cipayung.
02:26Seperti yang Anda bisa lihat, sudah terpasang garis polisi di rumah kontrakan berlantai dua dan tidak ada aktivitas yang terlihat
02:37dilakukan.
02:37Kalau kami pantau sejak siang tadi, memang kondisi kontrakan yang sempat dilakukan olah TKP di kemarin,
02:47ini terlihat tidak berpenghuni lagi begitu ya, yakni di lantai satu ini terlihat kosong.
02:54Lalu juga kalau tadi kami melihat di area lantai dua, ini ada seperti satu buah kamar dengan ruangan tamu ataupun
03:06ruang keluarga.
03:08Nah, olah TKP sebenarnya sudah dilakukan dan kalau dari temuan polisi, ini ditemukan bercak darah,
03:16lalu garis polisi masih terbentang dan kasusnya ini sebenarnya bermula dari penemuan mayat di salah satu lokasi lahan kosong di
03:28kafling Depkes Pancoran Mas Depok
03:32oleh warga yang hendak membangkar sampah.
03:36Nah, memang sampai dengan saat ini kami juga tadi sempat bertanya dengan warga sekitar, yakni tetangga dari lokasi ini,
03:43memang mereka tidak mengetahui begitu ya pada saat kejadian ini terjadi seperti apa di tanggal 23 Juli lalu.
03:51Namun, kalau berdasarkan informasi yang kami terima begitu ya dari berita-berita yang beredar,
03:59bahwa kronologi peristiwa ini berawal dari adanya perselisihan antara korban dan juga pelaku yang mana
04:10akhirnya eksekusi ini terjadi di area lantai dua ataupun di lantai atas kontrakan ini.
04:17Nah, memang kemudian berakhir dengan cekcok dan juga penusukan begitu ya pelaku terhadap atau pelaku menusuk korban begitu ya
04:27yang mana jasadnya ini dibuang ke lokasi yang juga berada di Depok.
04:33Nah, ini ditemukan oleh warga yang hendak membakar sampah di tanggal 4 Juli lalu,
04:40yang mana warga tersebut ini juga sudah dimintai keterangan oleh polisi sebagai saksi.
04:47Jadi, untuk saat ini apa yang telah diungkap oleh pihak Kepulih terkait dengan motif dari pembunuhan dengan mutilasi
04:54dan kemudian keterkaitan antara pelaku dengan korban informasinya berkenalan melalui media sosial?
05:05Ya, benar sekali Juno bahwa memang korban dan juga pelaku ini berkenalan melalui media sosial,
05:12namun motif sampai dengan saat ini masih didalami oleh polisi,
05:17yakni ini disampaikan langsung oleh Polda Metro Jaya melalui Kabit Humas Polda Metro Jaya,
05:23Kombes Pol Budi Hermanto.
05:25Namun memang ada dugaan bahwa ada perselisihan dan juga cekcok sebelum terjadinya pembunuhan dan juga mutilasi begitu ya.
05:34Sampai dengan saat ini juga sudah ada sejumlah saksi yang diperiksa oleh polisi,
05:40yakni ini meliputi saksi penemu jasad korban di lokasi penemuan,
05:46yang mana korban ini terbungkus dengan karung beras,
05:50selalu juga ada pemilik kontrakan, lalu istri korban, lalu tersangka.
05:59Sampai dengan saat ini kami juga berusaha menanyai sejumlah tetangga begitu ya dari area tempat kejadian perkara ini,
06:08namun memang kebanyakan, maksud kami kebanyakan tetangga di sini ini tidak mengetahui kejadian perkara,
06:16maka dari itu memang kondisi ini juga masih didalami oleh pihak Polda Metro Jaya dalam hal ini tim penyidik.
06:25Terima kasih atas laporan Anda, Jurnus Kompasivi, Jihan Jufri, dan Juru Kamera Yanivan Prapta dari Depok, Jawa Barat.
Komentar

Dianjurkan