00:00Sistem baru siap diluncurkan, orang tua bisa pantau menu MBG anak di sekolah.
00:04Sistem digital baru tengah dipersiapkan Badan Gizi Nasional, BGN,
00:08untuk memungkinkan orang tua memantau pelaksanaan program makan bergizi gratis, MBG, secara langsung.
00:14Melalui sistem tersebut, orang tua dapat mengetahui sekolah penerima manfaat,
00:19menu makanan yang disajikan, kandungan gizi, hingga dapur yang memasak makanan untuk anak mereka.
00:24Kepala BGN Sudaryono mengatakan sistem tersebut ditargetkan mulai dapat diakses dalam waktu dekat.
00:30Kami sedang menyiapkan satu skema atau sistem, nanti akan kami umumkan.
00:34Insya Allah mungkin minggu depan gitu kira-kira, paling lambat dua minggu lagi,
00:38atau minggu depan kami upayakan sudah bisa diakses,
00:41kata Sudaryono dalam konferensi pers di kantor BGN, Jakarta, Selasa, 28 Juli 2026.
00:48Ia menjelaskan bahwa akses ke sistem akan menggunakan nomor induk kependudukan,
00:52NIK, siswa penerima manfaat MBG agar informasi yang ditampilkan sesuai dengan data.
00:57Sistem tersebut nantinya akan menampilkan data nama siswa, sekolah, nama satuan pelayanan pemenuhan gizi, SPPG, yang melayani,
01:06serta menu MBG beserta kandungan gizinya.
01:09Juga kepala SPPG-nya siapa itu bisa diakses oleh orang tua, terangnya.
01:13Menurut Sudaryono, akses tidak hanya diberikan kepada orang tua,
01:17melainkan juga guru, kepala sekolah, pemerintah daerah, hingga dinas terkait sesuai dengan kewenangan masing-masing.
01:24BGN menyebut penggunaan NIK diperlukan karena sistem akan memuat data penerima manfaat yang bersifat pribadi.
01:30Sementara itu, masyarakat umum tetap dapat mengakses informasi yang bersifat umum mengenai pelaksanaan MBG di daerah masing-masing.
01:37Misalnya, titik SPPG di kabupaten situ di mana saja, menu yang tersaji di mana, dan layanan sekolah yang dilayani di
01:44mana saja.
01:44Paparnya, Sudaryono mengatakan digitalisasi dilakukan untuk meningkatkan transparansi sekaligus memudahkan pengawasan terhadap program MBG yang kini telah menjangkau puluhan ribu
01:54dapur di seluruh Indonesia.
Komentar