00:00Ini 12 kabupaten kota penyumbang investasi di Riau,
00:03Pekanbaru, Kampar, dan Pelalawan Teratas.
00:05Realisasi investasi Provinsi Riau pada triwulan,
00:082020-26 mencapai Rp20,23 triliun,
00:12naik 59,62% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
00:16Capaian ini menempatkan Riau di peringkat ke-8 nasional
00:19dan tertinggi di Sumatera.
00:20PMDN mendominasi Rp15,56 triliun atau 77%,
00:25sedangkan PMA Rp4,67 triliun atau 23%.
00:29Investasi tersebut terrealisasi melalui 8.354 proyek di 12 kabupaten kota.
00:35Kepala DPM PTS Periau, Vera Angelica menyebut pertumbuhan investasi
00:39turut mendorong ekonomi daerah.
00:41Pekanbaru berada di peringkat pertama dengan Rp4,7 triliun dari 3.911 proyek.
00:46Sebagai pusat aktivitas ekonomi di Provinsi Riau,
00:49Pekanbaru menjadi daerah dengan jumlah proyek investasi terbanyak pada triwulan 2-2026,
00:55ungkapnya Kamis, 23 Juli 2026.
00:58Kampar menempati posisi kedua dengan Rp4,7 triliun dari 647 proyek,
01:03disusul pelalawan Rp2,5 triliun dari 403 proyek.
01:07Dumai berada di posisi keempat dengan Rp2,5 triliun dari 829 proyek,
01:11Bengkalis ke-52, Rp1 triliun dari 723 proyek,
01:15Indragiri Hulu ke-6,944,791 miliar dari 319 proyek,
01:21Siak ke-7,903,8 miliar dari 483 proyek,
01:26Indragiri Hilir ke-8,461,13 miliar dari 214 proyek,
01:31Rokan Hulu ke-9,450, 5,9 miliar dari 208,
01:35Puluh proyek Rokan Hilir ke-10,265,30 miliar dari 281 proyek,
01:41Kuantan Singingi ke-11, 260, 2,425 miliar dari 207 proyek,
01:47dan Kepulauan Meranti ke-12, 153,18 miliar dari 57 proyek.
01:53Pemprov Riau melalui DPM PTSP akan menjaga iklim investasi
01:56dengan penyederhanaan perizinan dan peningkatan kualitas pelayanan.
01:59Pemerintah Provinsi Riau melalui DPM PTSP berkomitmen
02:03untuk terus menjaga iklim investasi yang kondusif.
02:05Langkah ini dilakukan dengan menyederhanakan proses perizinan
02:08dan memberikan pelayanan terbaik bagi para investor
02:10agar terjaga pertumbuhan ekonomi daerah Ujarvera.
02:13Selain kemudahan berusaha,
02:15Pemprov Riau memperkuat hilirisasi
02:17dengan mengidentifikasi dan mendata produk hilir perusahaan PMA dan PMDNN.
02:22Pemerintah Provinsi Riau dalam upaya pengembangan hilirisasi
02:24melakukan identifikasi dan pendataan terhadap produk-produk hilir
02:27yang telah diproduksi oleh perusahaan PMA dan PMDN di Provinsi Riau.
02:32Hal ini dilakukan guna meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan.
02:35Diharapkan kiranya dapat menjadikan Riau sebagai motor penggerak ekonomi nasional
02:39dengan fokus kepada pengembangan industri hilir dan ekonomi hijau yang berkelanjutan,
02:43tutup Vera.
Komentar