Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
BOGOR, KOMPAS.TV - Cek Kesehatan Gratis merupakan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) dari pemerintah sebagai bentuk kepedulian kesehatan terhadap 280 juta penduduk Indonesia. Program yang digagas sejak bulan Februari 2025 lalu ini mulai terasa manfaatnya di masyarakat.

Salah satu penerima manfaat langsung Cek Kesehatan Gratis adalah Sri Witari. Warga Batu Tulis, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, ini mempunyai riwayat obesitas. Awalnya, berat badannya mencapai 130 kilogram.

Namun, setelah hampir setahun melakukan Cek Kesehatan Gratis di Puskesmas Bogor Selatan, Sri mampu menurunkan berat badannya hingga di angka 95 kilogram.

Sri merasa senang karena selain bisa menurunkan berat badan, dia juga bisa memeriksa secara rutin kesehatan tubuhnya.

Ada juga Karina Rahmawati, penyintas tuberkulosis (TB), yang saat ini masih berjuang menuntaskan pengobatan. Beberapa bulan lalu, Karina mengalami sesak napas yang tak kunjung sembuh. Ia pergi ke puskesmas dan mengikuti skrining CKG, dirujuk, sampai penyebab sesak napasnya adalah kuman TB.

Ketika tegak diagnosis, Karina justru melapor kepada puskesmas dan meminta keluarganya untuk diskrining juga untuk memutus mata rantai penularan.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Bogor Selatan, Maria Yuliana, berharap masyarakat yang memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis semakin banyak setiap harinya.

Agar masyarakat mengetahui CKG tidak hanya sekadar cek kesehatan, tetapi juga tahu status kesehatannya. Sementara mereka yang ketahuan memiliki risiko kesehatan akan langsung ditindaklanjuti, baik itu berupa pemeriksaan kesehatan lanjutan, pendampingan, hingga pengobatan.

Data Kementerian Kesehatan, per akhir Juli 2026, sudah lebih dari 70 juta masyarakat yang menerima manfaat Cek Kesehatan Gratis.

Jawa Barat sebagai provinsi dengan penduduk terbanyak, sudah 8,8 juta lebih masyarakat ikut. Di Kota Bogor, CKG sudah menjangkau 734 ribu lebih penduduknya.

#cekkesehatangratis #ckg

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/683369/manfaat-program-cek-kesehatan-gratis-mulai-dirasakan-masyarakat-kota-bogor-sapa-pagi
Transkrip
00:00Cek Kesehatan Gratis merupakan program hasil terbaik cepat atau PHTC dari pemerintah
00:05sebagai bentuk kependulian kesehatan terhadap 280 juta penduduk Indonesia.
00:10Program yang digagas sejak bulan Februari 2025 lalu ini mulai terasa manfaatnya di masyarakat.
00:22Salah satu penerima manfaat langsung cek kesehatan gratis adalah Sriwitari,
00:26warga Batu Tulis Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor ini mempunyai riwayat obesitas.
00:32Awalnya berat badannya mencapai 130 kg.
00:36Namun, setelah hampir setahun melakukan cek kesehatan gratis di Puskesmas Bogor Selatan,
00:42Sri mampu menurunkan berat badannya hingga di angka 95 kg.
00:47Sri merasa senang karena selain bisa menurunkan berat badan,
00:51dia juga bisa memeriksa secara rutin kesehatan tubuhnya.
00:56Kok bisa gitu, kok bisa sih, ya hitungannya nggak satu tahun ya,
01:01kalau saya berat badan turunin nggak satu tahun.
01:04Cuman kok bisa kayak gini, saya cuman bilang,
01:06coba deh nyobain ke posyandu, terus tanya-tanya tentang CKG,
01:12nanti manfaatnya juga kerasa sendiri, saya cukup bilang gitu doang.
01:16Ada juga Karina Rahmawati, penyintas tuberkulosis TB,
01:21yang saat ini masih berjuang menuntaskan pengobatan.
01:24Beberapa bulan lalu, Karina mengalami sesak nafas yang tak kunjung sembuh.
01:28Ia pergi ke Puskesmas dan mengikuti screening CKG,
01:31dirujuk sampai penyebab sesak nafasnya adalah kuman TB.
01:35Ketika tegak diagnosis, Karina justru melapor kepada Puskesmas
01:39dan meminta keluarganya untuk di-screening juga
01:41untuk memutus mata lantai penularan.
01:44Pendampingannya, ada kunjungan rumah,
01:47ada kunjungan rumah, lalu ada screening kesehatan,
01:51lalu ada juga pemantauan peminuman obat
01:56selama 3 bulan ini.
02:00Pendampingan itu dilakukan ke seluruh anggota keluarga juga, ibu ya?
02:03Betul, yang terkena, yang positif TB, dan yang negatif TB.
02:10Sementara itu, Kepala Puskesmas Bogor Selatan,
02:14Maria Yuliana berharap masyarakat yang memanfaatkan program
02:17cek kesehatan gratis semakin banyak setiap harinya.
02:20Agar masyarakat mengetahui, CKG tidak hanya sekedar pemeriksaan,
02:25tapi juga tahu status kesehatannya.
02:27Sementara mereka yang ketahuan memiliki risiko kesehatan
02:30akan langsung ditindak lanjuti,
02:32baik itu berupa pemeriksaan kesehatan lanjutan,
02:35pendampingan, hingga pengobatan.
02:38Nah, bagaimana sih prosesnya di Puskesmas Bogor Selatan
02:41sepuluhnya sama Maria seluruh Indonesia.
02:43Jadi, pasien itu bisa mendapatkan CKG
02:46lewat satu sehat mobile, daftar, begitu,
02:50atau langsung datang ke Puskesmas,
02:52atau bisa juga Puskesmas melakukan layanan CKG
02:55baik dalam gedung maupun luar gedung, begitu ya.
02:58Jadi, ketika mereka datang, itu kan ada screening kesehatan mandiri.
03:01Nah, screening kesehatan mandirinya itu kemudian diisi baik secara mandiri
03:06ataupun diisikan oleh petugas bisa pada saat datang.
03:09Lalu kemudian dari resiko-resiko apa yang ada di screening kesehatan mandiri itu,
03:13lalu kami tindak lanjuti.
03:17Data Kementerian Kesehatan per akhir Juli 2026
03:20sudah lebih dari 70 juta masyarakat yang menerima manfaat cek kesehatan gratis.
03:25Jawa Barat sebagai provinsi dengan penduduk terbanyak
03:28sudah 8,8 juta lebih masyarakat ikut.
03:31Di kota Bogor, CKG sudah menjangkau 734 ribu lebih penduduknya.
03:37Mulan Sabto Hadi, Kompas TV, Bogor, Jawa Barat.
03:41Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan