00:00Kita selamatkan warahmatullahi wabarakatuh.
00:02Yang saya ingin sampaikan, nomor satu adalah bahwa
00:05di mata Pementerian Kesehatan,
00:09masalah gisi adalah masalah,
00:12salah satu masalah utama kesehatan.
00:16Jadi kalau program ini berhasil,
00:19banyak sekali masalah kesehatan yang bisa selesai.
00:23Saya kasih beberapa data.
00:25Empat desil terbawah berdasarkan data susainas
00:302024, sekitar 1,5 juta sampel,
00:35itu kekurangan gisi.
00:39Jadi kalau satu desil itu 10%, 28 juta,
00:42empat desil itu 100 juta masyarakat Indonesia,
00:45data susainas kita terakhir,
00:47itu kekurangan gisi.
00:55Jadi 28 kali 4, 100 juta lebih,
01:00100 berapa juta, 24 juta.
01:03100 juta lebih, 28, 10% dari desil itu 28 juta.
01:08Jadi kali 4, 112 juta.
01:13Nah, itu nomor satu.
01:15Nomor dua, Bapak-Ibu tahu stuntingnya kita kan dikisahkan sedikit di bawah 20%.
01:2220% dari 25 juta.
01:25Bapak tahu kira-kira berapa angkannya.
01:28Itu juga kekurangan gisi,
01:30dan gisi ini berpengaruh untuk masa depannya dia.
01:35Yang ketiga,
01:36hasil cek kesehatan gratis kita sudah keluar.
01:40Sampai dengan SMA,
01:42itu sebagian besar anak-anak gisi kurang.
01:46Ada catatan sedikit,
01:48yang gisi yang lebih juga ada.
01:51Terutama kalau SMA ke atas dan dewasa,
01:53diperpantaran gisi yang lebih.
01:55Itu juga tidak baik.
01:57Ya, tapi sebagian besar masih gisi yang kurang.
02:00Oleh karena itu, saya keterangkan,
02:01program ini sangat bagus di mata Kementerian Kesehatan.
02:05Program Bapak Presiden ini sangat bagus.
02:08Kita mengakui bersama Kepala BGN,
02:11bahwa ada kekurangan implementasinya.
02:14Nah, itu yang saya terima kasih sekali Kepala BGN,
02:17sudah mau melibatkan kita.
02:20Ada tiga hal yang saya ingin sampaikan di sini.
02:23Nomor satu,
02:24sebelum 5 Agustus,
02:27Kementerian Kesehatan dan BGN
02:29akan duduk bersama dengan
02:31ahli-ahli gisi terkemuka Indonesia.
02:34Sudah ada daftaran di Kepala BGN.
02:36Kita akan duduk menentukan dua hal.
02:39Nomor satu,
02:41targetnya ini kita mau refine.
02:44Sekolah mana yang mereka kasih?
02:46Usia mana?
02:47SD-nya di mana?
02:48Lokasinya di mana?
02:50Fokusnya ke daerah stunting?
02:51Dan lain sebagainya.
02:52Ibu hamil?
02:53Ibu hamil yang bagaimana?
02:55Balita gimana?
02:56Itu kita harapkan tanggal 5 Agustus
02:59sudah selesai.
03:00Semua ahli gisi memberikan masukan
03:03ke Kementerian Kesehatan dan BGN.
03:05Untuk satu tentukan target,
03:08yang satu B-nya menentukan standarnya.
03:11Karena standarnya hilangnya.
03:12Mau kasih kacang, mau kasih susu, mau kasih apa.
03:15Itu nanti masuk.
03:17Saya sangat yakin dengan standarnya Kepala BGN yang baru ini,
03:21dia akan cepat ngecek itu bensin itu dengan tegas.
03:24Sehingga berikan kesempatan kita untuk membagi program yang sangat,
03:28menurut saya yang sangat penting buat kesehatan ini.
03:31Yang nomor dua,
03:33yang akan kita lakukan,
03:35karena beliau yang mau cepat,
03:36khusus untuk starting.
03:38Beliau itu sudah punya beberapa SPPG,
03:40Pak, ini mau dibuka apa enggak?
03:42Mau dibuka apa enggak?
03:42Berapa masih buat?
03:443.000an.
03:45Nah, kita sudah lihat, Pak, ini ada petanya.
03:47Yang starting itu, saya baru WA,
03:49termasuk sampai lokasi-lokasinya sudah ada.
03:52Kabupatenya, kotanya.
03:53Itu nanti akan segera diputuskan oleh Bapak Kepala BGN,
03:57sebelum tanggal 5,
03:59segera SPPG yang sudah siap itu dibuka langsung
04:02di daerah-daerah yang memang starting-nya tinggi.
04:05Itu kesepakatan kita yang kedua.
04:07Kesepakatan kita yang ketiga.
04:09Kembali lagi di kesehatan,
04:11kita membutuhkan outcome hasil.
04:13Gizinya kan mesti membaik,
04:15mesti sehat.
04:16Nah, kita sudah setuju dari Kepala BGN,
04:18kita akan melakukan analisa
04:22atau melakukan riset outcome-nya.
04:25Sekarang kita sudah mulai kekecilan,
04:27cuma masih belum bersama.
04:29Nanti kita akan bersama lakukan.
04:30Semua anak yang starting,
04:33kita ada by Nika,
04:35by name, by address,
04:36sudah ada,
04:37kita tag,
04:38dia dapat NBG apa-apa.
04:40Kita akan bisa ikuti setiap bulan,
04:42karena bersakutan ditimbang di posendu.
04:45Benar-benar naik, ya?
04:46Kalau tidak, kita tahu.
04:47Oh, ini tadi dikasihnya karbohidrat semua.
04:50Nah, itu kan butuhnya protein,
04:52hewani.
04:53Nah, itu bisa perbaiki.
04:54Kita akan lakukan lati untuk seluruh sekolah.
04:58Saya sudah ngomong sama bapak,
04:59meditas men.
05:00Semua sekolah ada UKS,
05:02sekarang CKG setahun sekali ditimbang.
05:04Saya lagi mau bikin beliau,
05:06boleh nggak setahun dua kali?
05:07Jadi bisa ada waktu cukup
05:09untuk kita feedback balik ke BGN.
05:12Pak, ya sekolah ini bapak kirim baik,
05:14tapi kok yang ininya,
05:15yang berbisinya nggak pembaik-pembaik.
05:17Sehingga kita bisa melakukan
05:19perbaikan polisi
05:21atau integrasi program berbasis data.
05:23Jadi tiga itu, ya.
05:25Yang pertama,
05:25dan semuanya sebelum tanggal 5.
05:27Sebelum tanggal 5,
05:29kita harus duduk dalam sebuah Ligisi
05:30untuk memberikan masukan
05:31mengenai perbaikan pemindahan lokasi,
05:34targeting, dan juga standar makanannya.
05:37Nomor dua,
05:38sebelum tanggal 5,
05:39kita akan memutuskan Pak Bapak BGN
05:41segera membuka SPPG-SPPG
05:43di daerah-daerah yang stuntingnya tadi.
05:45Dan yang ketiga,
05:47sebelum tanggal 5,
05:49kita akan segera memutuskan
05:50bagaimana kita melakukan riset
05:52dengan lembaga-lembaga
05:53atau universitas
05:54melihat hasil outcome-nya
05:56untuk seluruh penerima SPPG.
05:58Terima kasih banyak, Pak Bapak.
05:59Baik.
06:00Pak Menak, silakan.
06:02Pak Nazarudin.
06:05Tunggu, Pak Dapur.
06:06Pertama-tama,
06:07saya memberikan apresiasi yang cukup
06:10kepada penguruh MPPG yang baru, ya.
06:15walaupun berhitung hanya beberapa hari,
06:19tetapi kami merasakan adanya perubahan data yang sangat relevan
06:23dengan data yang kami miliki dibandingkan dengan sebelumnya.
06:26Nah, saya anggap ini suatu hal yang sangat presidius, ya.
06:31Karena dalam waktunya yang sangat singkat,
06:33kita bisa melakukan pencocokan data.
06:35Dan dengan pikiran,
06:37kalau data kita tepat,
06:38maka saya kira,
06:39kapan sekali kita murai permasalahan.
06:41Tapi kalau datanya tidak valid,
06:44itu pasti susah untuk menyelesaikan persoalan.
06:46Nah, kemudian kita berharap dalam waktunya yang sangat singkat ini
06:51juga ada target-target untuk kita lakukan bekerjasama.
06:56Kami, Kementerian Anggama dengan polo pesantrennya,
07:00dengan madrasahnya,
07:01dan kelompok-kelompok dan mahkamah lainnya,
07:05insya Allah akan lebih proaktif untuk bekerjasama
07:07dengan lembaga-lembaga kita nanti, ya.
07:12Dan insya Allah diharapkan persoalan-persoalan yang dihadapi,
07:17terutama di polo pesantrennya.
07:18Polo pesantren ini,
07:19kan boleh dikatakan,
07:20ini yang paling memerlukan sentuhan.
07:22Tapi ternyata,
07:24baru satu persen yang bisa tersentuh
07:26pada polo pesantren ini.
07:28Dan terima kasih kepada Pak Mengko,
07:31bersama untuk proaktif juga untuk menyelesaikan
07:33persoalan-persoalan yang sangat basic ini.